PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal SOSIOKULTURAL CPNS 2026: Kemampuan Berhubungan Sosial

Halaman 1. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

Anda adalah seorang ASN PPPK baru di sebuah instansi yang memiliki tim dengan keberagaman usia, latar belakang, dan gaya kerja. Dalam tim Anda, ada seorang rekan senior (Pak Budi) yang cenderung konservatif terhadap perubahan dan sering menunjukkan keraguan tentang ide-ide baru, terutama yang berkaitan dengan teknologi. Di sisi lain, ada rekan junior (Ibu Ani) yang sangat antusias mengusulkan implementasi sistem digital baru untuk meningkatkan efisiensi, namun usulannya kerap berbenturan dengan pandangan Pak Budi, menyebabkan suasana tegang dalam rapat. Pada suatu rapat tim, Pak Budi secara terbuka mengkritik keras proposal Ibu Ani, menyatakan bahwa itu 'terlalu rumit' dan 'tidak perlu,' sementara Ibu Ani tampak sangat frustrasi dan membela diri. Sebagai anggota tim, bagaimana Anda akan menyikapi situasi ini untuk menjaga keharmonisan dan produktivitas tim?
A
Mengajak Pak Budi dan Ibu Ani untuk mendiskusikan perbedaan pandangan mereka secara pribadi setelah rapat, dengan tujuan mencari titik temu dan saling memahami.
B
Mengambil inisiatif untuk menengahi dengan mengakui kekhawatiran Pak Budi tentang kompleksitas, sekaligus menyoroti potensi manfaat dari sudut pandang Ibu Ani, lalu mengusulkan uji coba terbatas atau pendekatan bertahap.
C
Mendukung Ibu Ani secara langsung dengan memberikan data dan fakta tentang keberhasilan implementasi sistem serupa di instansi lain, berharap dapat meyakinkan Pak Budi dan anggota tim lainnya.
D
Memilih untuk diam dan tidak ikut campur karena Anda adalah anggota baru dan tidak ingin terlibat dalam konflik internal tim, serta menunggu atasan yang menengahi.
E
Mengalihkan topik pembicaraan untuk sementara waktu agar ketegangan mereda, dan menyarankan agar pembahasan dilanjutkan di lain waktu setelah kedua belah pihak lebih tenang.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Anda adalah seorang PPPK yang baru ditempatkan di sebuah kantor cabang di daerah pedalaman yang memiliki budaya dan adat istiadat yang sangat kental serta cara berkomunikasi yang cenderung tidak langsung. Suatu hari, Anda mengusulkan sebuah inovasi dalam pelayanan publik yang menurut Anda akan sangat efektif dan efisien. Namun, saat presentasi, Anda menyadari beberapa rekan kerja senior tampak kurang nyaman, bahkan salah satu dari mereka tersenyum tipis dan menggelengkan kepala secara halus saat Anda menjelaskan poin tertentu, tanpa memberikan sanggahan langsung. Anda merasa ide Anda tidak diterima dengan baik dan ada ketegangan yang tidak terucap. Tindakan terbaik yang seharusnya Anda lakukan adalah...
A
Langsung menanyakan kepada rekan senior tersebut mengapa ia tidak setuju dengan ide Anda di depan forum rapat, menuntut penjelasan.
B
Mengabaikan respons non-verbal mereka dan tetap melanjutkan presentasi dengan keyakinan bahwa ide Anda adalah yang terbaik dan pasti akan diterima.
C
Setelah rapat, mencari tahu secara diam-diam melalui rekan kerja lain yang lebih dekat dengan mereka tentang alasan di balik reaksi tersebut, kemudian menyesuaikan pendekatan Anda di kemudian hari.
D
Mengajak rekan senior tersebut berdiskusi secara personal setelah rapat, menanyakan pandangannya dengan hormat, dan mencoba memahami perspektif budaya atau kekhawatiran mereka terkait inovasi yang Anda usulkan.
E
Menyimpulkan bahwa ide Anda memang tidak cocok untuk lingkungan kerja tersebut dan memutuskan untuk tidak mengajukannya lagi di kemudian hari, demi menghindari potensi konflik.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Anda bekerja di sebuah kantor dengan ruang kerja terbuka. Rekan kerja Anda, Pak Arman, memiliki keyakinan agama yang mengharuskan beliau melaksanakan ibadah salat zuhur dan asar tepat waktu. Terkadang, hal ini memerlukan penggunaan area kosong di sudut ruangan atau musala yang agak jauh. Beberapa rekan lain mulai merasa sedikit terganggu karena Pak Arman terkadang meminta mereka menggeser kursi sedikit atau suaranya terdengar samar saat berdoa, meskipun Pak Arman selalu berusaha tidak mengganggu. Sebagai ASN yang menjunjung tinggi toleransi dan harmoni sosial, bagaimana Anda menyikapi situasi ini?
A
Mendekati Pak Arman secara pribadi untuk memahami lebih lanjut kebutuhannya dan bersama-sama mencari solusi alternatif yang paling nyaman bagi semua pihak, seperti menyarankan penggunaan ruangan khusus atau mengatur jadwal agar tidak mengganggu fokus kerja rekan lain tanpa mengurangi hak Pak Arman beribadah.
B
Membiarkan Pak Arman beribadah sesuai keyakinannya dan mengingatkan rekan kerja lain untuk bersikap maklum dan menghargai perbedaan, karena setiap individu berhak melaksanakan ibadahnya.
C
Fokus pada pekerjaan Anda sendiri dan tidak ikut campur dalam urusan ibadah Pak Arman atau keluhan rekan lain, menganggapnya sebagai masalah pribadi masing-masing.
D
Menyampaikan secara tidak langsung kepada pimpinan atau bagian SDM agar membuat kebijakan yang lebih ketat mengenai penggunaan fasilitas kantor untuk ibadah, untuk menghindari gangguan.
E
Mengajak rekan-rekan lain untuk secara terbuka meminta Pak Arman agar tidak lagi melaksanakan ibadah di area kerja terbuka karena dinilai mengganggu konsentrasi.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Anda adalah seorang ASN di sebuah instansi pemerintah. Tim Anda sedang menghadapi deadline proyek penting yang membutuhkan koordinasi intensif. Salah satu rekan kerja Anda, sebut saja Pak Budi, adalah seorang muslim yang taat dan rutin menjalankan salat lima waktu. Jadwal salat zuhur dan asar kadang bertepatan dengan waktu diskusi atau saat Anda dan tim sedang fokus menyelesaikan bagian tertentu dari proyek. Anda mengamati bahwa rekan kerja lain, Ibu Santi, seringkali menunjukkan ekspresi kurang senang dan kadang melontarkan komentar seperti, "Wah, Pak Budi istirahat lagi ya, padahal kita lagi dikejar waktu." atau "Kira-kira berapa lama lagi ya Pak Budi salatnya, saya ada yang mau ditanyakan." Bagaimana Anda menyikapi situasi ini untuk menjaga harmoni tim dan profesionalisme kerja?
A
Secara proaktif menawarkan untuk mencari solusi bersama tim agar waktu ibadah Pak Budi tetap terlaksana tanpa menghambat progres proyek, misalnya dengan mengatur ulang jadwal diskusi atau pembagian tugas yang lebih fleksibel, serta berbicara empat mata dengan Ibu Santi mengenai pentingnya saling menghargai keyakinan.
B
Mengingatkan Ibu Santi secara halus di waktu yang tepat tentang pentingnya toleransi dan menghargai keyakinan orang lain, sembari tetap menjaga fokus pada penyelesaian proyek.
C
Fokus pada penyelesaian tugas Anda sendiri dan memastikan kontribusi Anda maksimal, dengan keyakinan bahwa perbedaan adalah hal wajar dalam tim kerja.
D
Sesekali memberikan senyum atau anggukan simpatik kepada Pak Budi saat ia beranjak untuk salat, berharap Ibu Santi melihat dan belajar dari sikap Anda.
E
Diam saja dan merasa bahwa Ibu Santi ada benarnya, karena waktu ibadah Pak Budi memang sering mengganggu fokus tim di tengah deadline.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Anda adalah seorang ASN di sebuah unit kerja yang mayoritas pegawainya memiliki latar belakang agama yang serupa. Baru-baru ini, unit Anda kedatangan seorang ASN baru, Pak Budi, yang menganut agama minoritas. Pak Budi memiliki jadwal ibadah harian yang sedikit berbeda dengan kebiasaan umum di kantor, yaitu setiap siang hari ia meluangkan waktu sekitar 15-20 menit untuk ritual doa khusus di area mushola/ruang hening yang terkadang bersamaan dengan jam istirahat atau jam kerja ringan. Beberapa rekan kerja lain mulai berbisik-bisik, menganggap Pak Budi terlalu 'eksklusif' atau 'mengganggu alur kerja' meskipun sebenarnya Pak Budi selalu menyelesaikan tugasnya tepat waktu. Anda melihat situasi ini mulai menciptakan sedikit ketegangan pasif di antara tim. Sebagai rekan kerja dan bagian dari tim, bagaimana Anda akan menyikapi situasi ini?
A
Berinisiatif membuka diskusi santai dengan rekan-rekan yang berbisik, menjelaskan pentingnya toleransi, hak setiap individu untuk beribadah, dan menunjukkan bahwa kinerja Pak Budi tetap prima, sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
B
Mendekati Pak Budi secara pribadi, menanyakan bagaimana perasaannya dan apakah ia membutuhkan dukungan, serta meyakinkan bahwa haknya untuk beribadah akan selalu dihormati di kantor.
C
Memilih untuk tidak terlalu menanggapi bisikan-bisikan tersebut dan fokus pada pekerjaan Anda, dengan harapan isu tersebut akan mereda dengan sendirinya seiring waktu.
D
Melaporkan situasi bisikan-bisikan ini kepada atasan atau bagian SDM agar mereka dapat mengeluarkan kebijakan atau teguran tentang toleransi di lingkungan kerja.
E
Menyarankan secara halus kepada Pak Budi untuk menyesuaikan jadwal atau lokasi ibadahnya agar tidak terlalu menarik perhatian dan menimbulkan persepsi negatif dari rekan kerja lain.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Anda adalah seorang ASN yang baru ditempatkan di sebuah daerah dengan latar belakang masyarakat yang sangat majemuk, terdiri dari penduduk asli dengan tradisi kuat dan kelompok pendatang dengan kebiasaan yang berbeda. Anda mengamati adanya potensi kesalahpahaman atau bahkan ketegangan kecil dalam interaksi sehari-hari yang berpotensi menghambat pelaksanaan program kerja pemerintah di bidang pelayanan publik. Sebagai ASN yang bertanggung jawab, apa langkah paling strategis yang akan Anda ambil untuk membangun hubungan sosial yang harmonis dan efektif demi kelancaran tugas Anda?
A
Mengadakan pertemuan formal dengan perwakilan dari kedua belah pihak untuk menyampaikan bahwa semua harus mematuhi kebijakan dan aturan pemerintah yang berlaku tanpa pengecualian.
B
Mencari tahu terlebih dahulu tokoh-tokoh kunci dari masing-masing kelompok masyarakat, lalu menjalin silaturahmi personal dengan mereka untuk memahami perspektif dan menjembatani komunikasi.
C
Menginisiasi program pelatihan tentang keragaman budaya dan sensitivitas sosial bagi staf kantor serta mengedarkan panduan etika interaksi agar pelayanan lebih adaptif.
D
Membentuk forum dialog multi-pihak yang berkelanjutan, melibatkan tokoh adat, pemuka agama, perwakilan pendatang, serta akademisi lokal, untuk secara rutin membahas isu sosial, mencari solusi bersama, dan merumuskan pedoman interaksi yang menghargai keberagaman.
E
Mengabaikan perbedaan tersebut dan hanya berfokus pada pelaksanaan tugas teknis pelayanan sesuai prosedur standar yang sudah ada, karena merasa isu sosial adalah tanggung jawab aparat keamanan atau kepala desa.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Anda adalah seorang ASN baru yang ditempatkan di sebuah desa dengan keragaman suku dan adat istiadat yang sangat kental. Beberapa warga menunjukkan sikap tertutup dan cenderung enggan bekerja sama dengan program pemerintah yang Anda bawa, karena adanya perbedaan pandangan dan pengalaman buruk di masa lalu dengan birokrasi. Bagaimana pendekatan terbaik yang Anda lakukan untuk membangun kepercayaan dan memastikan program dapat berjalan efektif?
A
Memaksa penerapan program sesuai jadwal dan aturan yang telah ditetapkan, mengabaikan resistensi karena fokus pada pencapaian target.
B
Mengadakan pertemuan formal dengan tokoh adat dan kepala desa untuk menjelaskan program secara rinci, berharap mereka dapat meyakinkan warganya.
C
Secara aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial masyarakat, mendengarkan keluhan dan aspirasi mereka tanpa menghakimi, dan secara bertahap memperkenalkan program dengan menyesuaikannya pada nilai-nilai lokal.
D
Meminta bantuan rekan kerja yang lebih senior atau atasan untuk ikut melakukan sosialisasi program, karena mereka mungkin lebih berpengalaman dalam menghadapi masyarakat adat.
E
Mencari tahu terlebih dahulu tokoh informal yang memiliki pengaruh kuat di masyarakat, kemudian mendekati mereka secara personal untuk meminta dukungan dan saran.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Anda adalah seorang ASN yang ditugaskan untuk menginisiasi program penanggulangan stunting di sebuah daerah pedalaman yang kental dengan adat istiadat dan kepercayaan lokal. Salah satu aspek penting dari program ini adalah edukasi tentang gizi seimbang yang terkadang bertentangan dengan praktik pemberian makanan tradisional pada anak-anak. Anda menghadapi tantangan besar dalam memastikan program diterima dan berhasil tanpa menimbulkan konflik sosial. Bagaimana strategi terbaik yang akan Anda terapkan untuk membangun hubungan baik dengan masyarakat dan mencapai tujuan program?
A
Menyelenggarakan sosialisasi besar-besaran yang menekankan kesalahan praktik tradisional dan keunggulan gizi modern berdasarkan data ilmiah, tanpa melibatkan tokoh masyarakat setempat terlebih dahulu.
B
Mengundang tokoh adat dan pemuka agama untuk sesi edukasi intensif mengenai pentingnya gizi seimbang, lalu meminta mereka untuk menyebarkan informasi dan mendukung perubahan dalam komunitas.
C
Memberikan insentif berupa paket makanan bergizi dan suplemen kepada keluarga yang bersedia mengikuti program, sembari menyediakan edukasi dasar tentang gizi.
D
Melakukan serangkaian pertemuan dialogis dengan masyarakat, tokoh adat, dan pemangku kepentingan lokal untuk memahami perspektif mereka, mengidentifikasi titik temu antara kearifan lokal dan prinsip gizi, serta merumuskan strategi program bersama-sama.
E
Membuat tim kecil dari luar daerah untuk melakukan survei dan intervensi langsung kepada keluarga yang memiliki anak stunting, dengan fokus pada pemberian edukasi dan bantuan teknis.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Anda adalah seorang PPPK baru di sebuah instansi pemerintah. Dalam beberapa pertemuan tim, Anda mengamati seorang rekan senior (sebut saja Pak Agung) seringkali melontarkan komentar-komentar yang terkesan meremehkan atau menghakimi ide-ide yang disampaikan oleh rekan-rekan yang lebih muda atau baru, termasuk Anda. Hal ini menyebabkan suasana rapat menjadi tegang, dan rekan-rekan lain tampak enggan untuk berpartisipasi aktif. Anda merasa perlu ada perubahan agar lingkungan kerja lebih inklusif dan kolaboratif. Tindakan paling tepat yang sebaiknya Anda lakukan adalah...
A
Mengajak beberapa rekan junior lainnya untuk secara kolektif berbicara dengan Pak Agung setelah rapat, menyampaikan keberatan mereka mengenai gaya komunikasinya.
B
Membiarkan saja perilaku Pak Agung dan berharap ia akan menyadari sendiri atau masalah ini akan hilang seiring waktu.
C
Secara pribadi mendekati Pak Agung di luar rapat, menyampaikan observasi Anda secara konstruktif tentang bagaimana komentar tersebut memengaruhi partisipasi tim, dan menawarkan diri untuk mencari cara agar semua anggota tim merasa nyaman berekspresi.
D
Lebih fokus pada pekerjaan Anda sendiri dan berusaha mengabaikan komentar Pak Agung, sambil tetap menyampaikan ide-ide Anda seoptimal mungkin.
E
Mengajukan masalah ini kepada atasan langsung (Kepala Unit) untuk meminta mediasi atau intervensi resmi.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Anda adalah seorang ASN yang baru bertugas di unit kerja yang memiliki keberagaman latar belakang suku, agama, dan budaya. Suatu hari, Anda menyaksikan seorang rekan kerja melontarkan komentar yang bernada stereotip negatif terhadap salah satu kelompok minoritas di depan beberapa rekan kerja lainnya. Rekan-rekan lain tampak canggung dan kurang nyaman, namun tidak ada yang berani menegur. Bagaimana Anda akan menyikapi situasi ini?
A
Menemui rekan kerja tersebut secara personal setelah kejadian, menjelaskan dengan tenang bahwa komentar semacam itu dapat menyinggung dan tidak sejalan dengan nilai-nilai inklusivitas di lingkungan kerja, serta mengajak untuk lebih menghargai keberagaman.
B
Mengajak rekan-rekan kerja yang ada di sana untuk berdiskusi secara umum tentang pentingnya menjaga etika komunikasi dan menghargai perbedaan pada waktu yang berbeda, tanpa menunjuk langsung pelaku atau kejadian tersebut.
C
Melaporkan kejadian tersebut kepada atasan atau unit kepegawaian agar mereka dapat menindaklanjuti dan memberikan pembinaan sesuai prosedur.
D
Mengabaikan komentar tersebut karena tidak ingin terlibat dalam konflik, namun dalam hati merasa tidak nyaman dan berharap tidak terulang lagi.
E
Ikut tertawa atau tersenyum menanggapi komentar tersebut agar tidak dianggap berbeda dan menjaga suasana agar tetap "cair" di antara rekan kerja.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.