Bank Soal TWK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 55. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 541
Link Soal
Di masa perjuangan kemerdekaan negara fiktif 'Nusantara Makmur', nasionalisme diwujudkan melalui semangat membara untuk persatuan dan perlawanan kolektif terhadap penjajah. Rakyat dari berbagai suku dan agama bersatu padu, mengesampingkan perbedaan demi cita-cita kemerdekaan. Lagu kebangsaan dinyanyikan dengan penuh haru, bendera diarak sebagai simbol pemersatu mutlak, dan pengorbanan jiwa raga demi kedaulatan bangsa adalah hal yang lumrah.
Satu abad kemudian, Nusantara Makmur telah menjadi negara maju dengan tantangan yang berbeda. Arus globalisasi membawa invasi budaya dan ekonomi, teknologi informasi menghubungkan warga dengan dunia luar, dan isu-isu seperti korupsi, kesenjangan sosial, serta keberlanjutan lingkungan mendominasi diskusi publik. Semangat cinta tanah air tetap membara, namun manifestasinya jauh lebih kompleks dan beragam. Nasionalisme kini seringkali diartikan sebagai upaya memajukan bangsa melalui inovasi, menjaga integritas digital, atau bahkan melalui kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah demi perbaikan.
Berdasarkan narasi di atas, pergeseran esensi dan implementasi nasionalisme di Nusantara Makmur dari masa lalu ke masa kini paling tepat digambarkan sebagai perubahan dari:
A
Fokus utama pada pertahanan terhadap ancaman eksternal dan persatuan primordial menuju penguatan identitas melalui inovasi, kritik konstruktif, serta pembangunan internal yang berkelanjutan.
B
Kepatuhan buta terhadap pemimpin dan tradisi menuju individualisme ekstrem dan penolakan terhadap nilai-nilai luhur bangsa.
C
Ekspresi emosional yang murni dan spontan menuju pragmatisme ekonomis yang semata-mata berorientasi pada keuntungan pribadi.
D
Ideologi yang kaku dan tidak adaptif terhadap perubahan global menuju pembiaran terhadap pengaruh asing tanpa filter.
E
Semangat juang militan yang bersifat fisik menuju pasifisme absolut yang menolak segala bentuk bela negara.
NO. 542
Link Soal
Salah satu peristiwa ketatanegaraan krusial pasca-proklamasi yang dilakukan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 18 Agustus 1945 adalah...
A
Pembubaran BPUPKI
B
Pembentukan tentara keamanan rakyat
C
Pengesahan UUD 1945
D
Pemilihan anggota legislatif
E
Penetapan ibu kota negara
NO. 543
Link Soal
Pada Pemilihan Umum pertama tahun 1955, Partai Komunis Indonesia (PKI) berhasil muncul sebagai salah satu dari empat partai besar. Faktor penyebab berkembangnya pengaruh ideologi tersebut pada masa itu dikaitkan dengan...
A
Adanya sentralisasi kekuasaan
B
Keberhasilan program ekonomi kerakyatan
C
Dukungan penuh dari militer
D
Stabilitas politik yang sangat kuat
E
Penerapan sistem demokrasi liberal murni
NO. 544
Link Soal
Berdasarkan Aturan Peralihan UUD 1945 pada masa awal kemerdekaan, sebelum terbentuknya MPR, DPR, dan DPA, presiden menjalankan kekuasaannya dengan dibantu oleh sebuah komite, yaitu...
A
Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP)
B
Badan Keamanan Rakyat (BKR)
C
Panitia Sembilan
D
Dewan Konstituante
E
Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS)
NO. 545
Link Soal
Pada masa pemerintahan Orde Baru, terjadi penyimpangan terhadap pelaksanaan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. Kritik terhadap kebijakan ekonomi yang merugikan rakyat sering dikaitkan dengan pelanggaran terhadap Pasal...
A
Pasal 33 dan 34
B
Pasal 23 dan 33
C
Pasal 31 dan 32
D
Pasal 27 dan 28
E
Pasal 29 dan 30
NO. 546
Link Soal
Periode pemerintahan transisi di bawah Presiden B.J. Habibie (21 Mei 1998 - 19 Oktober 1999) diwarnai oleh peristiwa penting, yaitu lepasnya salah satu provinsi dari NKRI melalui referendum. Provinsi tersebut adalah...
A
Irian Jaya
B
Aceh Darussalam
C
Timor Timur
D
Kalimantan Utara
E
Maluku Utara
NO. 547
Link Soal
Dekrit Presiden 5 Juli 1959 merupakan tonggak sejarah kembalinya Indonesia ke UUD 1945. Salah satu poin utama dari isi dekrit tersebut adalah...
A
Pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI)
B
Pengangkatan Soekarno sebagai Presiden seumur hidup
C
Berlakunya kembali UUD 1945 dan tidak berlakunya UUDS 1950
D
Pembentukan kabinet Dwikora
E
Pelaksanaan pemilihan umum yang dipercepat
NO. 548
Link Soal
Konflik yang terjadi selama Perang Aceh (1873-1904) menarik perhatian negara-negara besar dunia. Akar konflik yang melibatkan kepentingan asing tersebut terutama berkaitan dengan aspek...
A
Sosial dan Budaya
B
Militer dan Pertahanan
C
Agama dan Kepercayaan
D
Teknologi dan Industri
E
Pendidikan dan Kesehatan
NO. 549
Link Soal
Dalam menghadapi agresi militer Belanda yang ingin menjajah kembali, Indonesia menggunakan jalur diplomasi internasional. Salah satu bentuk penyelesaian sengketa yang melibatkan pihak ketiga netral disebut...
A
Arbitrase negara ketiga
B
Intervensi militer asing
C
Embargo ekonomi
D
Aliansi pertahanan
E
Konfrontasi terbuka
NO. 550
Link Soal
Di sebuah kepulauan bernama "Bumipura," selama berabad-abad, rakyat hidup di bawah dominasi imperium asing yang memecah belah mereka berdasarkan suku dan wilayah. Pada awal abad ke-20, setelah bertahun-tahun penindasan dan eksploitasi, sekelompok intelektual muda yang terdidik di luar negeri, seperti Pangeran Arsa dan Putri Sani, mulai menyadari adanya persamaan nasib dan identitas budaya yang kuat di antara seluruh penduduk Bumipura. Mereka menginisiasi pertemuan-pertemuan rahasia, menyebarkan pamflet, dan mengorganisir forum diskusi yang menekankan bahwa "Kita adalah satu bangsa, Bumipura, bukan sekadar kumpulan suku-suku yang terpisah." Gerakan ini perlahan namun pasti membangkitkan kesadaran kolektif untuk bersatu melawan penjajah demi kemerdekaan penuh.
Peristiwa di Bumipura ini paling tepat menggambarkan latar belakang terbentuknya konsep nasionalisme, yaitu...
A
Kesadaran akan identitas bersama dan keinginan untuk menentukan nasib sendiri setelah mengalami penindasan kolonial.
B
Dorongan untuk memperluas wilayah kekuasaan dan pengaruh budaya ke negeri tetangga.
C
Munculnya ideologi komunisme yang menuntut persamaan hak bagi seluruh warga negara.
D
Kebutuhan untuk meningkatkan perekonomian negara melalui perdagangan bebas internasional.
E
Pembentukan aliansi militer untuk mempertahankan diri dari ancaman invasi luar.