PRIVAT ASN FAJAR

Pembahasan Soal TIU - Numerik - Perbandingan Kuantitatif 2026

Fokus membahas soal nomor ID: 7898. Lihat semua soal

Jika dua per tiga dari X adalah 1.5, dan 0.4 dari Y adalah 1/5, maka hubungan yang tepat antara X dan Y adalah...
A
X > Y
B
X < Y
C
X = Y
D
X = 2Y
E
Hubungan X dan Y tidak dapat ditentukan

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Jika P = (0.6 - 1/5) × 2.5 dan Q = (3/4 + 0.2) / 0.5, maka hubungan yang tepat antara P dan Q adalah...
A
P > Q
B
P < Q
C
P = Q
D
P = 2Q
E
Hubungan P dan Q tidak dapat ditentukan

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Jika A = (1 + 0.5) / (1 - 1/3) dan B = (2.5 - 0.5) × (1/4 + 0.75), maka hubungan yang tepat antara A dan B adalah...
A
A > B
B
A < B
C
A = B
D
A = B + 0.5
E
Hubungan A dan B tidak dapat ditentukan

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Jika P adalah nilai dari 125% dari (1/5 + 0.3) dan Q adalah nilai dari 0.8 dikurangi (1/4 × 0.2), maka hubungan yang tepat antara P dan Q adalah...
A
P > Q
B
P < Q
C
P = Q
D
P = Q - 0.1
E
Hubungan P dan Q tidak dapat ditentukan

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

**Perbandingan Kuantitatif - Analisis Wacana:** PT Sejahtera Abadi memiliki dua divisi produksi utama, Divisi X dan Divisi Y, yang masing-masing bertanggung jawab atas produksi jenis produk yang berbeda. Dalam laporan kinerja kuartal terakhir, Divisi X mencatat produksi sebanyak 15.000 unit dengan tingkat kegagalan produk mencapai 4%. Sementara itu, Divisi Y berhasil memproduksi 12.000 unit, namun dengan tingkat kegagalan yang lebih rendah, yaitu 2%. Manajemen sedang mengevaluasi kontribusi kedua divisi terhadap output bersih perusahaan yang siap jual. Berdasarkan data tersebut, simpulan yang paling tepat mengenai perbandingan kontribusi output bersih kedua divisi adalah...
A
Divisi X memberikan kontribusi produk bersih siap jual yang lebih tinggi dibandingkan Divisi Y, meskipun tingkat kegagalannya lebih besar.
B
Divisi Y lebih efisien dalam menghasilkan produk karena tingkat kegagalan yang lebih rendah sehingga output bersihnya lebih banyak.
C
Perbedaan tingkat kegagalan antara kedua divisi terlalu signifikan sehingga Divisi Y dianggap lebih unggul secara keseluruhan.
D
Total produksi Divisi X yang lebih tinggi secara langsung menunjukkan kontribusi bersihnya selalu lebih besar tanpa perlu mempertimbangkan tingkat kegagalan.
E
Manajemen harus segera melakukan audit kualitas menyeluruh di Divisi X untuk menyamai kinerja Divisi Y dalam hal kualitas produk.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

**Perbandingan Kuantitatif - Analisis Wacana:** PT Sejahtera Abadi memiliki dua divisi produksi utama, Divisi X dan Divisi Y, yang masing-masing bertanggung jawab atas produksi jenis produk yang berbeda. Dalam laporan kinerja kuartal terakhir, Divisi X mencatat produksi sebanyak 15.000 unit dengan tingkat kegagalan produk mencapai 4%. Sementara itu, Divisi Y berhasil memproduksi 12.000 unit, namun dengan tingkat kegagalan yang lebih rendah, yaitu 2%. Manajemen sedang mengevaluasi kontribusi kedua divisi terhadap output bersih perusahaan yang siap jual. Berdasarkan data tersebut, simpulan yang paling tepat mengenai perbandingan kontribusi output bersih kedua divisi adalah...
A
Divisi X memberikan kontribusi produk bersih siap jual yang lebih tinggi dibandingkan Divisi Y, meskipun tingkat kegagalannya lebih besar.
B
Divisi Y lebih efisien dalam menghasilkan produk karena tingkat kegagalan yang lebih rendah sehingga output bersihnya lebih banyak.
C
Perbedaan tingkat kegagalan antara kedua divisi terlalu signifikan sehingga Divisi Y dianggap lebih unggul secara keseluruhan.
D
Total produksi Divisi X yang lebih tinggi secara langsung menunjukkan kontribusi bersihnya selalu lebih besar tanpa perlu mempertimbangkan tingkat kegagalan.
E
Manajemen harus segera melakukan audit kualitas menyeluruh di Divisi X untuk menyamai kinerja Divisi Y dalam hal kualitas produk.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Perbandingan Kuantitatif: PT Bangun Jaya sedang mengevaluasi dua proyek pembangunan perumahan. Proyek 'Harapan' menargetkan penyelesaian 240 unit rumah dalam 12 bulan dengan 60 pekerja. Namun, setelah 6 bulan pertama, hanya 90 unit yang berhasil diselesaikan karena kendala teknis dan logistik, menyebabkan efisiensi kerja menurun drastis. Untuk mengatasi keterlambatan, manajemen memutuskan untuk menambah 30 pekerja lagi dan berencana menyelesaikan sisa pekerjaan dalam 5 bulan berikutnya. Di sisi lain, Proyek 'Impian', dengan 75 pekerja, menargetkan pembangunan 270 unit rumah dalam 10 bulan. Setelah 4 bulan, 108 unit berhasil diselesaikan sesuai jadwal yang direncanakan. Manajemen Proyek 'Impian' memutuskan untuk mempertahankan jumlah pekerja dan tetap pada target waktu semula untuk sisa proyek. P: Kecepatan rata-rata penyelesaian rumah per pekerja per bulan untuk sisa Proyek 'Harapan' setelah penambahan pekerja. Q: Kecepatan rata-rata penyelesaian rumah per pekerja per bulan untuk sisa Proyek 'Impian' berdasarkan target awal yang konsisten. Berdasarkan wacana di atas, hubungan antara P dan Q adalah:
A
P > Q
B
Q > P
C
P = Q
D
Informasi yang diberikan tidak cukup untuk membandingkan P dan Q
E
P + Q = 1

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Perbandingan Kuantitatif: PT Bangun Jaya sedang mengevaluasi dua proyek pembangunan perumahan. Proyek 'Harapan' menargetkan penyelesaian 240 unit rumah dalam 12 bulan dengan 60 pekerja. Namun, setelah 6 bulan pertama, hanya 90 unit yang berhasil diselesaikan karena kendala teknis dan logistik, menyebabkan efisiensi kerja menurun drastis. Untuk mengatasi keterlambatan, manajemen memutuskan untuk menambah 30 pekerja lagi dan berencana menyelesaikan sisa pekerjaan dalam 5 bulan berikutnya. Di sisi lain, Proyek 'Impian', dengan 75 pekerja, menargetkan pembangunan 270 unit rumah dalam 10 bulan. Setelah 4 bulan, 108 unit berhasil diselesaikan sesuai jadwal yang direncanakan. Manajemen Proyek 'Impian' memutuskan untuk mempertahankan jumlah pekerja dan tetap pada target waktu semula untuk sisa proyek. P: Kecepatan rata-rata penyelesaian rumah per pekerja per bulan untuk sisa Proyek 'Harapan' setelah penambahan pekerja. Q: Kecepatan rata-rata penyelesaian rumah per pekerja per bulan untuk sisa Proyek 'Impian' berdasarkan target awal yang konsisten. Berdasarkan wacana di atas, hubungan antara P dan Q adalah:
A
P > Q
B
Q > P
C
P = Q
D
Informasi yang diberikan tidak cukup untuk membandingkan P dan Q
E
P + Q = 1

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Sebuah proyek direncanakan selesai dalam 30 hari oleh 15 pekerja. Setelah 10 hari berjalan, 5 pekerja mengundurkan diri. Agar proyek dapat selesai tepat waktu, jumlah pekerja tambahan yang harus direkrut pada hari ke-11 adalah P. Bandingkan kuantitas P dengan Q, di mana Q = 3.
A
P > Q
B
P < Q
C
P = Q
D
P = 2Q
E
Hubungan P dan Q tidak dapat ditentukan

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Diberikan `x` adalah bilangan bulat positif. P = Luas persegi dengan panjang sisi `(x+1)` cm. Q = Luas persegi panjang dengan panjang `(x+3)` cm dan lebar `x` cm. Bandingkanlah kuantitas P dan Q!
A
P > Q
B
P < Q
C
P = Q
D
Hubungan P dan Q tidak dapat ditentukan
E
P selalu merupakan bilangan ganjil

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.