Bank Soal TKPK CPNS 2026: Anti Radikalisme
Halaman 5. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 41
Link Soal
Seorang rekan kerja Anda di instansi pemerintahan mulai menunjukkan perilaku dan unggahan di media sosial yang cenderung eksklusif, sering mengkritik kebijakan pemerintah secara berlebihan dengan narasi yang provokatif, dan kerap menyebarkan informasi yang belum terverifikasi tentang kelompok minoritas. Meskipun belum mengarah pada tindakan kekerasan, Anda khawatir hal ini dapat memengaruhi lingkungan kerja dan persepsi publik terhadap instansi. Sebagai ASN yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, tindakan paling tepat yang harus Anda lakukan adalah...
A
Menasihati rekan tersebut secara personal untuk lebih berhati-hati dalam bermedia sosial dan diskusi, mengingatkan tentang etika ASN dan kode etik instansi.
B
Melaporkan langsung kepada atasan dan bagian kepegawaian mengenai dugaan penyebaran paham radikalisme dengan menyertakan bukti-bukti awal, agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur.
C
Mengamati dan mengumpulkan lebih banyak bukti terkait perilaku rekan tersebut sebelum mengambil tindakan lebih lanjut, sambil menjaga jarak agar tidak terlibat.
D
Berinisiatif untuk mengajak diskusi terbuka dengan rekan tersebut dan beberapa kolega lain mengenai pentingnya toleransi, persatuan, nilai-nilai Pancasila, dan bahaya polarisasi di lingkungan kerja, serta melaporkan secara internal jika perilaku tidak berubah setelah upaya persuasif yang terstruktur.
E
Mengabaikan perilaku tersebut karena menganggap itu adalah ranah pribadi rekan kerja, selama tidak mengganggu kinerja kantor secara langsung.
NO. 42
Link Soal
Anda adalah seorang ASN yang ditempatkan di sebuah wilayah dengan tingkat keragaman sosial yang tinggi. Belakangan, Anda mengamati adanya indikasi penyebaran paham radikalisme secara daring di kalangan pemuda setempat, ditandai dengan konten provokatif di media sosial dan diskusi tertutup yang mulai mengarah pada intoleransi. Beberapa rekan kerja Anda menganggap hal tersebut sebagai fenomena biasa di era digital. Sebagai ASN, tindakan apa yang paling tepat Anda lakukan untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme tersebut?
A
Melaporkan langsung kepada atasan dan instansi terkait untuk dilakukan penindakan hukum terhadap penyebar paham radikalisme.
B
Menginisiasi dialog terbuka dengan pemuda dan tokoh masyarakat setempat, bekerja sama dengan pemuka agama dan organisasi kepemudaan untuk menyebarkan narasi kontra-radikalisme dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
C
Mengabaikan fenomena tersebut karena Anda merasa itu bukan ranah tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Anda secara langsung, dan biarkan aparat penegak hukum yang menanganinya jika sudah ada pelanggaran.
D
Mengumpulkan bukti-bukti digital secara diam-diam dan melaporkannya kepada Badan Intelijen Negara (BIN) atau Densus 88 agar dilakukan pemantauan rahasia.
E
Mengadakan seminar atau lokakarya tentang bahaya radikalisme di lingkungan kantor Anda untuk meningkatkan kesadaran rekan kerja dan memberikan pemahaman yang benar.
NO. 43
Link Soal
Anda sedang mengantre di pelayanan publik. Tiba-tiba seorang pria berteriak-teriak menghina sistem pemerintahan kafir dan mengajak orang-orang di ruang tunggu untuk membangkang. Situasi menjadi tegang. Apa respon Anda?
A
Merekam kejadian tersebut untuk diviralkan.
B
Tetap tenang, tidak terprovokasi, dan segera memberi kode/melapor kepada petugas keamanan (satpam) terdekat untuk mengamankan orang tersebut.
C
Ikut berteriak menyuruh orang itu diam karena mengganggu ketertiban.
D
Pergi meninggalkan tempat tersebut karena takut terjadi bom bunuh diri.
E
Diam saja dan pura-pura main HP.
NO. 44
Link Soal
Anda ditugaskan ke daerah pasca-konflik untuk melakukan pendataan penduduk. Seorang warga menolak didata oleh Anda karena mengetahui Anda berbeda agama dengannya. Ia berteriak bahwa golongannya tidak butuh bantuan dari 'musuh'.
A
Marah dan memaksa warga tersebut untuk kooperatif.
B
Tetap tenang, tersenyum, dan menjelaskan dengan sabar bahwa tugas Anda adalah pelayanan negara untuk semua warga tanpa memandang latar belakang.
C
Minta rekan lain yang seagama dengannya untuk menggantikan Anda.
D
Meninggalkan warga tersebut dan mencatatnya sebagai 'menolak didata'.
E
Melaporkan penghinaan tersebut ke tokoh adat setempat.
NO. 45
Link Soal
Anda adalah panitia seleksi narasumber untuk seminar kebangsaan di kantor. Salah satu calon narasumber yang populer diusulkan oleh banyak rekan, namun Anda menemukan jejak digital bahwa ia sering menyuarakan pembubaran NKRI.
A
Tetap mengundangnya karena ia populer dan bisa menarik banyak peserta.
B
Mencoret namanya dari daftar dan mengganti dengan narasumber lain yang memiliki rekam jejak kebangsaan yang jelas (clear).
C
Mendiskusikan kembali dengan rekan pengusul dan memberikan bukti jejak digital tersebut sebagai pertimbangan.
D
Mengundangnya tapi memberikan rambu-rambu materi yang boleh disampaikan.
E
Meminta atasan yang memutuskan.
NO. 46
Link Soal
Anda adalah pimpinan tim di sebuah instansi pemerintah. Salah satu staf terbaik Anda yang cerdas tiba-tiba menolak hormat pada bendera saat upacara dan mulai menyebarkan pemahaman bahwa sistem negara ini 'kafir' kepada rekan-rekan lain saat jam istirahat. Suasana kerja mulai tidak kondusif.
A
Langsung memecat staf tersebut karena dianggap berbahaya bagi ideologi instansi.
B
Memanggil staf tersebut secara personal untuk berdialog (persuasif), menanyakan latar belakang pemikirannya, dan memberikan pembinaan wawasan kebangsaan.
C
Melaporkan staf tersebut kepada unit kepegawaian atau tim penanggulangan ekstremisme internal untuk ditangani sesuai prosedur.
D
Meminta rekan kerja lain untuk menjauhi staf tersebut agar tidak terpengaruh.
E
Membiarkan saja karena itu adalah hak kebebasan berpendapat asalkan kinerjanya bagus.
NO. 47
Link Soal
Anda ditugaskan ke daerah terpencil yang memiliki adat istiadat sangat kuat. Kepala adat meminta Anda mengikuti ritual penyambutan tamu dengan meminum air doa. Hal ini bertentangan dengan prinsip keyakinan Anda, namun penolakan bisa dianggap penghinaan. Solusi Anda?
A
Menolak dengan tegas karena akidah tidak bisa ditawar.
B
Berpura-pura meminumnya lalu membuangnya saat tidak ada yang lihat.
C
Mengomunikasikan penolakan secara halus dan santun, meminta izin hanya menyentuhkan gelas ke bibir atau mengganti dengan simbol penghormatan lain tanpa melukai hati warga.
D
Meminumnya saja demi menghormati tuan rumah, toh hanya air.
E
Meminta rekan lain menggantikan posisi Anda dalam ritual tersebut.
NO. 48
Link Soal
Saat jam istirahat kantor, Anda mendengar diskusi sekelompok rekan yang mulai menyalahkan pemerintah secara berlebihan dan mengarah pada ajakan untuk melakukan pembangkangan sipil (chaos). Diskusi semakin panas. Respon Anda?
A
Ikut mendengarkan saja sebagai bahan informasi.
B
Mengalihkan topik pembicaraan ke hal-hal yang lebih ringan dan produktif terkait pekerjaan atau hobi.
C
Langsung memarahi mereka karena berisik dan mengganggu istirahat.
D
Meninggalkan ruangan tersebut karena tidak ingin terlibat.
E
Mencatat nama-nama mereka untuk dilaporkan nanti sore.
NO. 49
Link Soal
Anda mendengar diskusi sekelompok rekan kerja di kantin yang mulai mengarah pada ujaran kebencian terhadap kelompok agama tertentu dan menjelekkan dasar negara Pancasila. Sikap Anda?
A
Ikut mendengarkan saja agar tidak dianggap antisosial.
B
Langsung mendebat mereka dengan keras di kantin.
C
Meninggalkan tempat tersebut dan melaporkan indikasi radikalisme ini kepada atasan atau unit kepatuhan internal secara rahasia.
D
Mengingatkan mereka secara persuasif bahwa topik tersebut sensitif dan tidak pantas dibicarakan di lingkungan kerja.
E
Diam saja dan pura-pura tidak dengar.
NO. 50
Link Soal
Anda adalah ketua panitia kegiatan 17 Agustus di kompleks perumahan. Sekelompok pemuda menolak ikut serta dan bahkan mengajak pemuda lain untuk memboikot acara karena menganggap hormat bendera adalah tindakan syirik.
A
Tetap menjalankan acara dengan pemuda yang tersisa dan mengabaikan kelompok tersebut.
B
Meminta aparat kepolisian untuk membubarkan kelompok pemuda tersebut.
C
Mengundang tokoh agama dan tokoh masyarakat yang disegani untuk berdialog dengan kelompok pemuda tersebut guna meluruskan pemahaman.
D
Mendatangi markas mereka dan memarahi mereka karena tidak nasionalis.
E
Membuat kegiatan alternatif yang lebih netral seperti kerja bakti agar mereka mau bergabung.