PRIVAT ASN FAJAR

Pembahasan Soal TWK - Bela Negara 2026

Fokus membahas soal nomor ID: 2150. Lihat semua soal

NO. 161
Desa Makmur, sebuah wilayah perbatasan yang strategis, sedang dihadapkan pada ancaman multidimensional yang menguji ketahanan nasional. Kampanye disinformasi masif yang bersumber dari luar negeri, menyebarkan narasi provokatif dan hoaks melalui media sosial, bertujuan merongrong persatuan dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Bersamaan dengan itu, praktik ekonomi ilegal berupa penyelundupan barang dan dumping produk dari negara tetangga telah melemahkan sektor pertanian lokal, memicu kesulitan ekonomi dan keresahan sosial. Di tengah situasi ini, Ibu Siti (guru), dr. Budi (kepala puskesmas), dan Pak Rahman (aparat sipil negara di kantor desa) berkoordinasi untuk mengimplementasikan Bela Negara sesuai peran profesionalnya. Berdasarkan skenario tersebut, bentuk implementasi Bela Negara yang paling komprehensif, strategis, dan berkontribusi signifikan terhadap penguatan Ketahanan Nasional dalam menghadapi ancaman gabungan ini adalah...
A
Ibu Siti menginisiasi program pendidikan kewarganegaraan berbasis literasi digital untuk menangkal hoaks dan radikalisme, dr. Budi menggalakkan gerakan ketahanan pangan lokal serta edukasi gizi masyarakat, dan Pak Rahman mengkoordinasikan penguatan ekonomi kreatif desa dan pengawasan barang ilegal di perbatasan secara partisipatif.
B
Ibu Siti membentuk kelompok diskusi untuk mengkaji kembali nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945, dr. Budi memimpin upaya penanganan masalah kesehatan mental akibat tekanan ekonomi, dan Pak Rahman mengajukan permohonan bantuan dana darurat kepada pemerintah pusat untuk stimulus ekonomi.
C
Ibu Siti menyelenggarakan lomba cerdas cermat tentang sejarah perjuangan bangsa, dr. Budi memberikan penyuluhan tentang pentingnya vaksinasi dan kebersihan lingkungan, dan Pak Rahman fokus pada peningkatan kualitas pelayanan administrasi publik desa agar masyarakat merasa terlayani dengan baik.
D
Ibu Siti memimpin aksi damai penolakan terhadap narasi disinformasi dan produk asing di media sosial, dr. Budi mendirikan posko pengobatan gratis untuk warga terdampak, dan Pak Rahman bekerja sama dengan aparat keamanan untuk menindak penyebar hoaks dan penyelundup.
E
Ibu Siti mengembangkan kurikulum lokal yang menekankan identitas budaya dan kearifan lokal, dr. Budi melatih kader kesehatan desa untuk respons cepat bencana non-alam, dan Pak Rahman membangun sistem informasi desa untuk mempercepat penyebaran informasi positif dan akurat.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 162
Desa Makmur Jaya, sebuah desa yang terletak di perbatasan negara, menghadapi berbagai tantangan multidimensional. Beberapa waktu lalu, muncul isu ketegangan di perbatasan yang memicu kekhawatiran warga. Namun, ancaman yang lebih halus dan persisten belakangan ini mulai terasa: sistem informasi desa yang mengelola data kependudukan diretas, menyebabkan kekacauan administrasi; masifnya hoaks di media sosial mengenai krisis pangan dan kebijakan pemerintah memicu keresahan; serta upaya infiltrasi ideologi radikal yang menjanjikan solusi instan atas masalah sosial. Di tengah situasi ini, Ibu Siti, seorang guru SD, secara aktif menggalakkan literasi digital dan nilai-nilai Pancasila di sekolah. Bapak Budi, Kepala Puskesmas, tidak hanya fokus pada kesehatan fisik, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan mental dan membendung informasi kesehatan palsu. Sementara itu, Pak Arya, seorang ASN di kantor kecamatan, berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memulihkan sistem yang diretas dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya verifikasi informasi. Berdasarkan narasi di atas, tindakan yang paling tepat menggambarkan esensi Bela Negara kontemporer dan paling efektif dalam memperkuat Ketahanan Nasional Desa Makmur Jaya di tengah kompleksitas ancaman yang dihadapi adalah...
A
Mengaktifkan siskamling dan pelatihan milisi rakyat sebagai respons utama terhadap ancaman di perbatasan, sembari menunggu bantuan dari aparat keamanan pusat.
B
Kolaborasi sinergis antara Ibu Siti (guru), Bapak Budi (dokter), dan Pak Arya (ASN) dalam membangun ketahanan masyarakat melalui literasi digital, edukasi kesehatan mental, serta pemulihan dan edukasi sistem informasi, sebagai respons terhadap ancaman non-militer.
C
Memprioritaskan pembangunan firewall dan sistem keamanan siber yang canggih untuk melindungi data desa, serta mengadakan seminar anti-radikalisme yang melibatkan tokoh agama.
D
Pembentukan gugus tugas khusus penanggulangan hoaks dan radikalisme yang beranggotakan perwakilan tokoh masyarakat, pemuda, dan aparat desa untuk melakukan filter informasi dan penindakan.
E
Peningkatan alokasi anggaran desa untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan diversifikasi sumber penghasilan guna membentengi diri dari manipulasi isu ekonomi.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 163
Provinsi Harmoni sedang menghadapi berbagai tantangan kompleks yang mengancam integritas bangsa. Sektor ekonomi lokal tertekan oleh dominasi aplikasi digital asing yang menawarkan produk dan layanan dengan harga sangat kompetitif, menyebabkan banyak usaha mikro kecil menengah (UMKM) gulung tikar. Di sisi lain, media sosial dibanjiri konten budaya pop asing yang masif, menggeser nilai-nilai luhur kearifan lokal di kalangan generasi muda. Bersamaan dengan itu, kelompok-kelompok tertentu secara sistematis menyebarkan hoaks dan propaganda radikal yang merusak persatuan, memanfaatkan isu-isu sensitif untuk memecah belah masyarakat. Menanggapi situasi ini, Ibu Ratna, seorang guru sejarah, aktif mengedukasi murid-muridnya tentang bahaya disinformasi dan pentingnya literasi digital. Dokter Budi menggalang kampanye kesehatan yang juga menyisipkan nilai-nilai kebangsaan, sementara Pak Joni, seorang ASN di Dinas Komunikasi dan Informatika, berupaya memperkuat sistem pertahanan siber daerah dan berkolaborasi dengan komunitas dalam melawan narasi negatif. Berdasarkan narasi tersebut, ancaman yang paling dominan dihadapi Provinsi Harmoni serta wujud bela negara yang paling strategis untuk diintensifkan secara sinergis adalah...
A
Ancaman non-militer multidimensional (ekonomi, budaya, siber) yang merongrong ketahanan nasional, dengan wujud bela negara paling strategis melalui penguatan literasi digital oleh guru, peningkatan kesadaran kebangsaan oleh dokter, dan penanggulangan siber oleh ASN, semuanya bersinergi dalam membangun imunitas sosial terhadap hoaks dan radikalisme.
B
Ancaman dominasi ekonomi digital dan erosi budaya lokal, dengan upaya bela negara melalui pembatasan akses platform asing dan revitalisasi program kebudayaan daerah secara massal oleh pemerintah provinsi.
C
Ancaman disinformasi dan propaganda radikal yang memecah belah bangsa, dengan fokus bela negara pada penegakan hukum siber yang ketat dan penguatan pemahaman Pancasila di semua jenjang pendidikan.
D
Ancaman terhadap kedaulatan informasi dan moralitas bangsa, dengan respons bela negara melalui peningkatan sensor media dan pembentukan milisi siber yang beranggotakan sukarelawan tanpa struktur formal.
E
Ancaman globalisasi yang menyebabkan ketertinggalan teknologi dan perubahan nilai, dengan upaya bela negara melalui investasi besar pada riset teknologi dan pengembangan kurikulum pendidikan adaptif untuk bersaing di kancah internasional.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 164
Kabupaten Makmur sedang menghadapi serangkaian tantangan kompleks. Produksi pertanian lokal menurun drastis setelah beredarnya hoaks tentang kontaminasi produk melalui media sosial, mengakibatkan kerugian ekonomi yang signifikan bagi petani. Di sisi lain, kelompok-kelompok radikal aktif menyebarkan ideologi anti-Pancasila di kalangan remaja melalui platform daring, mengancam persatuan bangsa. Bersamaan dengan itu, tim keamanan siber nasional mendeteksi adanya upaya peretasan sistem informasi vital pemerintah daerah yang diduga berasal dari aktor non-negara. Dalam situasi ini, Ibu Siti, seorang guru sejarah, aktif menginisiasi diskusi kritis di sekolahnya tentang nilai-nilai Pancasila dan bahaya radikalisme. Bapak Budi, seorang ASN di Dinas Kominfo, bekerja keras mengedukasi masyarakat tentang literasi digital dan mengidentifikasi penyebar hoaks. Sementara itu, Dokter Lia dari Puskesmas setempat, menggerakkan kader kesehatan untuk meningkatkan imunisasi dan edukasi gaya hidup sehat, menjaga kesehatan publik di tengah ketidakpastian. Dari narasi di atas, tindakan kolektif para profesional tersebut paling tepat merefleksikan esensi Bela Negara dalam konteks ancaman kontemporer, yaitu:
A
Penguatan Ketahanan Nasional melalui partisipasi aktif masyarakat sipil dalam menghadapi ancaman non-militer yang multidimensional.
B
Kesiapsiagaan menghadapi agresi militer tersembunyi dengan mengedepankan peran pertahanan sipil dan keamanan siber.
C
Upaya mitigasi dampak perang informasi dan budaya dengan fokus pada pendidikan karakter dan kesehatan publik.
D
Peran strategis aparatur negara dan guru dalam menjaga stabilitas keamanan internal dari ancaman disintegrasi bangsa.
E
Transformasi konsep Bela Negara dari pertahanan fisik ke pertahanan berbasis ekonomi digital dan kebudayaan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 165
Indonesia sedang menghadapi gelombang ancaman non-militer yang kompleks dan simultan. Sebuah serangan siber skala besar telah melumpuhkan beberapa sistem perbankan vital, menyebabkan kekacauan ekonomi dan kepanikan di masyarakat. Di saat yang sama, penetrasi budaya asing yang masif melalui platform digital mulai mengikis identitas lokal di kalangan generasi muda, ditambah lagi dengan masifnya penyebaran hoaks dan narasi radikal yang bertujuan memecah belah bangsa serta meruntuhkan kepercayaan publik terhadap institusi negara. Dalam konteks ini, beragam elemen masyarakat berupaya menunjukkan aksi bela negara mereka. Melihat kompleksitas ancaman tersebut, tindakan bela negara yang paling strategis dan komprehensif untuk membangun ketahanan nasional dalam jangka panjang adalah...
A
Mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, pakar siber, pendidik, dan tokoh masyarakat untuk merancang dan mengimplementasikan program literasi digital nasional, penguatan infrastruktur siber proaktif, serta pengarusutamaan narasi kebangsaan di semua lini kehidupan.
B
Pemerintah segera membentuk tim khusus penanggulangan siber nasional dengan anggaran besar, sekaligus mengaktifkan kembali badan sensor untuk memblokir konten-konten negatif dan provokatif di media sosial.
C
Para guru dan dosen secara masif mengadakan seminar dan lokakarya tentang bahaya hoaks, radikalisme, serta pentingnya menjaga identitas budaya bangsa, yang didukung oleh kampanye publik melalui media massa.
D
Setiap profesi, mulai dari dokter yang memastikan layanan kesehatan, ASN yang menjaga stabilitas birokrasi, hingga jurnalis yang menyajikan informasi akurat, menjalankan perannya secara optimal sebagai garda terdepan bela negara.
E
Mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) berbasis komunitas untuk deteksi dini ancaman radikalisme, serta menggalakkan program UMKM berbasis digital untuk memperkuat ekonomi kerakyatan secara mandiri.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 166
Desa Makmur, sebuah desa terpencil yang kaya akan sumber daya alam, tiba-tiba dihadapkan pada serangkaian tantangan kompleks. Kelompok-kelompok tak bertanggung jawab mulai menyebarkan informasi palsu (hoaks) melalui media sosial tentang hasil tambang ilegal yang konon dilakukan oleh pejabat desa, memicu kemarahan warga dan konflik horizontal. Di sisi lain, muncul pula ajaran radikal yang mengatasnamakan agama, memecah belah kerukunan antarwarga dan menggerus nilai-nilai kearifan lokal. Bersamaan dengan itu, beberapa kasus penyakit menular muncul yang disebabkan oleh pencemaran lingkungan akibat aktivitas penambangan liar di dekat sungai, namun informasi mengenai penyebab dan penanganannya juga simpang siur karena hoaks yang beredar. Dalam situasi ini, Pak Budi (seorang Guru), Ibu Sita (seorang Dokter Puskesmas), dan Pak Amir (Kepala Desa sekaligus ASN) berdiskusi mengenai langkah terbaik untuk menjaga keutuhan dan keberlangsungan Desa Makmur. Berdasarkan narasi di atas, manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan bentuk Bela Negara esensial yang harus diprioritaskan oleh ketiga profesi tersebut dalam menghadapi ancaman multidimensional di Desa Makmur?
A
Pak Budi aktif mengedukasi siswa dan orang tua tentang literasi digital dan bahaya radikalisme; Ibu Sita proaktif memberikan edukasi kesehatan dan menangani dampak lingkungan sambil meluruskan hoaks medis; Pak Amir memimpin koordinasi lintas sektor, memastikan penegakan hukum terhadap penambangan ilegal, dan menggalakkan dialog kerukunan antarwarga.
B
Pak Budi fokus mengajar mata pelajaran Pancasila dan Kewarganegaraan secara intensif; Ibu Sita menggalang dana untuk pengobatan massal bagi warga terdampak; Pak Amir melaporkan seluruh insiden kepada aparat keamanan pusat untuk penanganan militer dan non-militer.
C
Pak Budi mengadakan kegiatan bakti sosial untuk meningkatkan kebersamaan; Ibu Sita mendirikan posko kesehatan darurat di area penambangan; Pak Amir membentuk satgas khusus untuk memburu penyebar hoaks di media sosial.
D
Ketiganya membentuk unit pertahanan sipil swakarsa untuk menjaga keamanan desa dari ancaman pihak luar; seraya menunggu bantuan militer datang untuk menumpas kelompok radikal dan penambang ilegal.
E
Pak Budi menyelenggarakan seminar tentang sejarah perjuangan bangsa; Ibu Sita menyosialisasikan pentingnya pola hidup bersih dan sehat; Pak Amir meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya pada isu yang beredar tanpa melakukan klarifikasi ke kantor desa.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 167
Di sebuah kota kecil, "Makmur Jaya", sedang dihadapkan pada gelombang ancaman non-militer yang kompleks. Sektor ekonomi lokal tertekan akibat serbuan produk impor ilegal yang merajalela di pasar daring, mengakibatkan banyak UMKM gulung tikar. Di sisi lain, konten-konten radikal berbasis ideologi transnasional semakin masif menyebar melalui grup-grup media sosial yang menargetkan kaum muda, mengikis nilai-nilai Pancasila. Bersamaan dengan itu, berita-berita palsu (hoax) mengenai vaksinasi, kebijakan pembangunan daerah, dan bahkan integritas tokoh masyarakat setempat, terus-menerus membanjiri lini masa, menciptakan keresahan dan polarisasi di masyarakat. Dalam situasi ini, Bapak Budi, seorang guru sejarah Pahlawan Nasional (ASN) di SMP setempat, merasa resah melihat beberapa muridnya mulai menunjukkan sikap intoleran dan sering membagikan konten meragukan. Ibu Rina, seorang dokter di Puskesmas, juga kewalahan menghadapi pasien yang menolak pengobatan medis berdasarkan informasi hoax. Sementara itu, Pak Arman, seorang Kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi di Pemda, sedang berupaya keras menggerakkan kembali ekonomi lokal dan melawan narasi negatif tentang produk dalam negeri. Jika Pemerintah daerah bersama tokoh masyarakat dan elemen sipil berdiskusi untuk merumuskan strategi Bela Negara yang paling efektif dan komprehensif guna mengatasi multidimensionalitas ancaman tersebut, manakah strategi Bela Negara yang paling fundamental dan mencerminkan esensi Ketahanan Nasional untuk jangka panjang, serta bagaimana peran profesi Bapak Budi, Ibu Rina, dan Pak Arman dapat diintegrasikan secara optimal?
A
Memperkuat pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan serta literasi digital oleh guru (Bapak Budi) untuk membentengi generasi muda dari radikalisme dan hoax, disokong oleh edukasi kesehatan berbasis sains oleh dokter (Ibu Rina) untuk melawan misinformasi kesehatan, dan penguatan ekonomi lokal melalui kebijakan pro-UMKM dan edukasi konsumen oleh pejabat (Pak Arman) untuk menjaga kedaulatan ekonomi, semua terintegrasi dalam upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat sebagai pilar utama Ketahanan Nasional dalam menghadapi ancaman non-militer.
B
Melibatkan aparat keamanan untuk melakukan penindakan hukum terhadap penyebar hoax dan pelaku ekonomi ilegal, sambil meminta guru dan dokter untuk fokus pada tugas pokok mereka di bidang pendidikan dan kesehatan, karena Bela Negara utama adalah tanggung jawab militer dan penegak hukum.
C
Membangun pusat-pusat informasi tandingan yang menyebarkan narasi positif dan menangkis setiap hoax secara langsung, serta mengadakan pelatihan bela negara fisik bagi seluruh elemen masyarakat, sementara profesi guru, dokter, dan ASN tetap menjalankan tugas utamanya.
D
Mengadakan forum-forum dialog antarumat beragama dan lintas budaya untuk mencegah radikalisme, serta memboikot produk impor dan melaporkan semua konten negatif di media sosial, sambil mengandalkan peran aktif tokoh masyarakat dan aktivis sebagai garda terdepan Bela Negara.
E
Fokus pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui bantuan langsung tunai dan subsidi, dengan harapan masyarakat tidak mudah terpengaruh hoax dan radikalisme, dan profesi ASN seperti guru dan dokter cukup mendukung program pemerintah di bidangnya masing-masing tanpa perlu intervensi khusus.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 168
Indonesia menghadapi ancaman multidimensional. Gelombang disinformasi masif dan narasi radikal berbasis suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) menyebar cepat di platform digital, memecah belah persatuan. Di sisi lain, serangan siber terencana menargetkan infrastruktur ekonomi vital, sementara penetrasi budaya asing yang masif melalui media populer global mulai mengikis nilai-nilai kearifan lokal. Dalam situasi ini, Bapak Haris, seorang guru SMA di daerah perbatasan; Ibu Siti, seorang dokter di sebuah rumah sakit daerah; dan Bapak Joko, seorang Analis Kebijakan di Kementerian Komunikasi dan Informatika, dihadapkan pada tantangan untuk mengimplementasikan nilai-nilai Bela Negara sesuai profesi masing-masing. Sebagai wujud Bela Negara yang komprehensif dan terkoordinasi dalam menghadapi ancaman di atas, tindakan kolektif paling efektif dan strategis yang dapat dilakukan oleh Bapak Haris, Ibu Siti, dan Bapak Joko adalah...
A
Bapak Haris mengorganisir kegiatan ekstrakurikuler literasi digital dan kebangsaan bagi siswa, Ibu Siti secara aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan persatuan di daerahnya, sementara Bapak Joko berkolaborasi dengan lembaga siber nasional untuk mengembangkan sistem deteksi dini ancaman siber dan memblokir konten radikal secara cepat.
B
Bapak Haris mengajar materi Bela Negara secara intensif dan melaporkan penyebar hoax yang ditemukannya, Ibu Siti menjadi relawan kesehatan di daerah konflik potensial, dan Bapak Joko mengawasi secara ketat peredaran informasi di internet serta menindak tegas akun-akun yang menyebarkan provokasi.
C
Bapak Haris membentuk tim siswa untuk memantau media sosial, Ibu Siti menganalisis dampak psikologis dari hoax di masyarakat, dan Bapak Joko mengajukan proposal undang-undang baru tentang keamanan siber dan informasi.
D
Bapak Haris menggalang dana untuk korban serangan siber, Ibu Siti mengadakan seminar tentang bahaya radikalisme, dan Bapak Joko melakukan penelusuran identitas pelaku serangan siber untuk diserahkan ke penegak hukum.
E
Bapak Haris mengedukasi masyarakat tentang ancaman budaya asing, Ibu Siti memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada seluruh warga tanpa memandang latar belakang, dan Bapak Joko membangun firewall nasional yang kuat untuk melindungi semua data pemerintah.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 169
Di Kabupaten Jaya Bhakti, Negara Persatuan, sebuah entitas daring bernama 'Kelompok Pecah Belah' secara aktif menyebarkan narasi-narasi provokatif dan informasi palsu melalui berbagai platform media sosial. Konten yang mereka unggah sering kali mengeksploitasi perbedaan suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA), serta menyudutkan kebijakan pemerintah yang sah. Tujuan utama mereka adalah menciptakan polarisasi yang tajam di masyarakat, memicu kebencian, dan meruntuhkan kepercayaan publik terhadap institusi negara. Akibatnya, ketegangan sosial meningkat, dialog antarwarga menjadi sulit, dan potensi konflik horizontal semakin mengkhawatirkan. Tindakan 'Kelompok Pecah Belah' ini, jika dibiarkan terus-menerus, paling utama merupakan bentuk pelanggaran terhadap esensi Bela Negara dalam aspek apa?
A
Mengancam keutuhan wilayah dan kedaulatan negara dari ancaman eksternal.
B
Melemahkan pengamalan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara.
C
Mengikis kesadaran untuk rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara.
D
Menghambat partisipasi masyarakat dalam pembangunan nasional secara kolektif.
E
Melanggar hukum positif terkait ujaran kebencian dan penipuan daring.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 170
UUD 1945 mengamanatkan bahwa upaya pembelaan negara bukan hanya tugas militer semata, melainkan menjadi hak dan kewajiban dari...
A
TNI dan Polri
B
Seluruh rakyat Indonesia
C
Generasi muda penerus bangsa
D
Pemerintah pusat dan daerah
E
Organisasi kemasyarakatan

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.