Pembahasan Soal TWK - Semua Topik 2026
Fokus membahas soal nomor ID: 2444. Lihat semua soal
Ganti Topik Materi
NO. 1951
Link Soal
Di sebuah lembah subur yang dikelilingi pegunungan tinggi, berdiri Kerajaan Serenada. Selama berabad-abad, Serenada dikenal sebagai mercusuar keadilan dan kemakmuran, berkat para pemimpin dan abdi negaranya yang memegang teguh prinsip kejujuran dan dedikasi. Namun, seiring berjalannya waktu, generasi baru mulai melupakan nilai-nilai luhur tersebut. Kepentingan pribadi mulai menggerogoti tatanan birokrasi, praktik korupsi merajalela, dan kepercayaan rakyat terhadap pemerintahan Raja Adipati Jaya memudar. Proyek-proyek pembangunan terhambat, kekayaan negara menguap, dan kesenjangan sosial melebar. Melihat kemerosotan ini, penasihat bijaksana, Bhagawan Cipta, menyerukan kembali pada akar masalah: ketiadaan integritas. Beliau mengingatkan bahwa kejayaan masa lalu Serenada tidak dibangun di atas kekuatan militer atau kekayaan alam semata, melainkan pada keteguhan hati para pemimpinnya yang berpegang pada kebenaran dan tanggung jawab. Raja Adipati Jaya, menyadari kebenaran perkataan Bhagawan Cipta, kemudian memprakarsai reformasi besar-besaran, menegakkan kembali kode etik dan standar moral yang ketat bagi seluruh abdi negara, dengan harapan mengembalikan marwah dan kepercayaan rakyat Kerajaan Serenada.
Berdasarkan narasi di atas, latar belakang utama yang mendorong penegakan kembali prinsip integritas di Kerajaan Serenada paling tepat dihubungkan dengan...
NO. 1952
Link Soal
Bapak Rahmat, seorang staf pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Maju Jaya, sedang menyusun konsep surat edaran mengenai perubahan prosedur pengajuan cuti bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya. Dalam draf awalnya, ia menuliskan kalimat: "Demi untuk menghindari terjadinya penumpukan berkas pengajuan cuti yang berlebihan di akhir tahun anggaran, maka diharapkan setiap ASN segera mengajukan permohonan cuti sesuai jadwal yang telah ditentukan." Setelah meninjau kembali, Bapak Rahmat merasa kalimat tersebut mungkin terlalu panjang dan kurang efektif. Ia ingin merevisi kalimat tersebut agar lebih ringkas, jelas, dan tetap mempertahankan nuansa resmi sesuai kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar untuk surat dinas.
Bagaimana seharusnya Bapak Rahmat merevisi kalimat tersebut agar menjadi lebih efektif dan sesuai dengan standar penulisan surat dinas yang baku?
NO. 1953
Link Soal
Di Kabupaten Mandiri Jaya, salah satu pegawai di Dinas Pekerjaan Umum, Ibu Siti, dikenal sering memotong sebagian dana alokasi proyek-proyek kecil untuk kepentingan pribadi. Meskipun ia berusaha menutupi jejaknya dengan membuat laporan keuangan fiktif, praktik ini perlahan mulai tercium oleh kontraktor dan warga penerima manfaat. Lambat laun, kualitas pekerjaan proyek-proyek yang ditangani dinas tersebut menurun drastis, seperti pembangunan irigasi yang mudah rusak atau perbaikan jalan yang tidak tahan lama. Masyarakat mulai resah dan mempertanyakan efektivitas penggunaan anggaran pemerintah. Apa dampak negatif paling signifikan yang timbul akibat pengabaian nilai integritas oleh Ibu Siti dalam kasus ini?
NO. 1954
Link Soal
Di lereng Gunung Merapi, terpencil Desa Makmur tengah menghadapi krisis pangan akibat gagal panen berkepanjangan dan ancaman separatisme budaya dari kelompok asing yang berusaha memecah belah persatuan. Bapak Rahman, seorang kepala desa yang dihormati, tidak tinggal diam. Dengan semangat membara, ia mengumpulkan seluruh warga, menyusun strategi swasembada pangan dengan memanfaatkan lahan kosong, dan menggalakkan kembali tradisi gotong royong serta kesenian daerah yang telah lama pudar. Ia mengingatkan warga akan pentingnya menjaga keutuhan wilayah dan kearifan lokal sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas bangsa, bahkan di saat paling sulit sekalipun. Tindakannya berhasil menyatukan kembali masyarakat dan membangkitkan rasa cinta tanah air yang kokoh.
Semangat dan tindakan Bapak Rahman ini paling tepat merefleksikan nilai-nilai bela negara yang pernah dicontohkan oleh tokoh nasional siapa?
NO. 1955
Link Soal
Dinas Pariwisata Kota Maju Jaya baru saja meluncurkan kampanye promosi wisata bertajuk 'Pesona Kota Maju Jaya' melalui akun media sosial resminya. Kepala Dinas Pariwisata, Ibu Nurul Hidayah, menugaskan timnya untuk membuat poster digital dan teks unggahan yang menarik. Setelah unggahan tersebut tayang, banyak warganet menyoroti penggunaan bahasa yang kurang tepat pada salah satu kalimat berikut: 'Mari nikmati indahnya kota maju jaya yang penuh pesona, serta fasilitas kekinian dan gratis parkir untuk semua pengunjung. Segera datang di akhir pekan ini!'
Pelanggaran kaidah kebahasaan paling mendasar yang tampak jelas pada kalimat sorotan tersebut terletak pada aspek...
NO. 1956
Link Soal
Bapak Budi adalah seorang Kepala Bidang di Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPTSP) Kabupaten Harmoni. Suatu hari, ia menerima permohonan izin usaha dari PT Aneka Raya, sebuah perusahaan besar. Selama proses verifikasi, Bapak Budi menemukan adanya celah dalam dokumen perizinan yang berpotensi merugikan lingkungan dan masyarakat sekitar jika tidak ditangani dengan benar. Beberapa kolega menyarankan untuk mempercepat proses karena 'pentingnya investasi', dan bahkan ada tawaran 'bantuan' tidak resmi agar proses diperlancar. Bapak Budi juga mendengar bisikan bahwa perusahaan tersebut memiliki koneksi kuat. Namun, ia teringat sumpah jabatannya sebagai ASN dan nilai-nilai bela negara untuk menjaga integritas bangsa. Tindakan yang paling tepat yang menunjukkan implementasi nilai bela negara Bapak Budi sebagai seorang ASN dalam situasi tersebut adalah...
NO. 1957
Link Soal
Di Desa Mekar Jaya, yang terletak di kaki Gunung Seroja, hiduplah Pak Tulus, seorang sesepuh desa yang sangat menjunjung tinggi Bahasa Indonesia baku. Beliau selalu menekankan pentingnya penggunaan bahasa yang baik dan benar dalam setiap kesempatan, terutama saat upacara bendera atau rapat desa. Menurutnya, Bahasa Indonesia adalah tiang penyangga persatuan bangsa, dan setiap kata harus diucapkan dengan penuh hormat sesuai kaidah yang diajarkan di sekolah dahulu.
Namun, cucu Pak Tulus, Lia, yang aktif di media sosial dan sering berinteraksi dengan teman-temannya dari berbagai kota, memiliki gaya berbahasa yang jauh berbeda. Lia sering mencampur Bahasa Indonesia dengan istilah-istilah gaul, singkatan-singkatan populer di internet, bahkan terkadang menyelipkan kata-kata dari bahasa asing yang dianggapnya lebih "keren" dan ekspresif. Lia berpendapat bahwa bahasa itu hidup dan dinamis, harus mampu beradaptasi agar tidak ketinggalan zaman dan tetap relevan bagi generasi muda.
Pak Tulus merasa khawatir identitas Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan akan luntur jika terus-menerus bercampur. Sementara Lia berargumen bahwa adaptasi justru membuat Bahasa Indonesia tetap relevan dan dicintai generasi muda.
Perbedaan pandangan dan pola penggunaan Bahasa Indonesia antara Pak Tulus dan Lia, jika dikaitkan dengan fungsi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional dan perkembangan zaman, paling tepat menunjukkan bahwa...
NO. 1958
Link Soal
Di sebuah dusun terpencil di kaki Gunung Merapi, Dusun Pucuk Harapan, seorang guru muda bernama Bu Lestari menghadapi tantangan besar. Murid-muridnya lebih fasih menggunakan bahasa daerah yang kaya, dan menganggap Bahasa Indonesia sebagai mata pelajaran yang kaku serta kurang relevan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Bu Lestari seringkali merasa putus asa, namun ia teringat akan kisah perjuangan seorang tokoh bangsa yang dengan gigih meyakinkan seluruh pemuda dari berbagai suku dan pulau untuk mengikrarkan satu bahasa persatuan, di tengah keberagaman yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Tokoh tersebut berhasil menanamkan kesadaran bahwa bahasa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga fondasi utama untuk membangun identitas bangsa yang satu dan padu. Berkat inspirasi dari semangat tokoh tersebut, Bu Lestari kembali bersemangat, mencari cara-cara kreatif untuk mengajarkan Bahasa Indonesia agar lebih dicintai dan dipahami oleh murid-muridnya, sebagai jembatan yang menghubungkan mereka dengan saudara sebangsa di seluruh penjuru Nusantara.
Siapakah tokoh nasional yang paling relevan menginspirasi Bu Lestari dalam narasi tersebut, terutama mengingat perannya dalam mengukuhkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan bangsa?
NO. 1959
Link Soal
Bapak Wijoyo, seorang tokoh yang dikenal luas karena rekam jejaknya yang bersih dan dedikasinya terhadap pelayanan publik, baru saja diangkat menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Pada awal masa jabatannya, ia dihadapkan pada sebuah tawaran menggiurkan dari Konsorsium 'Nusantara Jaya' yang ingin memenangkan proyek pembangunan infrastruktur senilai triliunan di 'Pulau Khatulistiwa'. Tawaran tersebut berupa saham bernilai fantastis dan jaminan posisi strategis bagi kerabat dekat Bapak Wijoyo jika ia bersedia mempermudah proses tender proyek tersebut. Meskipun tawaran ini bisa menjamin kemewahan bagi keluarganya selama beberapa generasi, Bapak Wijoyo dengan tegas menolak tawaran tersebut, bahkan melaporkan upaya suap ini kepada pihak berwenang. Baginya, kepercayaan rakyat dan amanah jabatan adalah harga mati yang tidak bisa ditukar dengan keuntungan pribadi.
Tindakan Bapak Wijoyo dalam narasi tersebut mencerminkan nilai luhur Pancasila, khususnya sila kedua Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, serta merupakan manifestasi nyata dari salah satu pilar utama dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang esensial bagi Aparatur Sipil Negara. Nilai apakah yang paling dominan ditunjukkan oleh Bapak Wijoyo melalui keputusannya tersebut?
NO. 1960
Link Soal
Pak Roni, seorang analis kebijakan di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sukamaju, diminta untuk menyusun draf memo internal mengenai jadwal sosialisasi program baru 'Desa Mandiri Sejahtera'. Memo ini akan diedarkan kepada seluruh kepala bidang dan staf terkait. Dalam draf awalnya, Pak Roni menulis kalimat: 'Demi kelancaran acara sosialisasi yang akan datang, maka diharapkan semua pihak dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini karena akan banyak memberikan manfaat bagi kita semua.' Setelah meninjau kembali, Pak Roni menyadari kalimat tersebut terlalu panjang, kurang baku, dan tidak efektif untuk sebuah memo dinas. Jika Pak Roni ingin merevisi kalimat tersebut agar menjadi lebih efektif, baku, dan langsung pada tujuan, pilihan kalimat manakah yang paling tepat untuk menggantikan kalimat aslinya?
Luar Biasa! Semua soal terjawab.
Silakan kirim jawaban Anda untuk melihat skor akhir dari tes ini.