Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 1. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 1
Link Soal
Kalimat: 'Akar tanaman bakau melengkung besar-besar.' Kata reduplikasi 'besar-besar' pada kalimat tersebut memiliki kesamaan makna dengan kata reduplikasi dalam kalimat...
A
Jumlah anak-anak dalam satu keluarga dibatasi.
B
Ia sering menelepon saya pada waktu malam-malam.
C
Mahasiswa dalam negeri juga pintar-pintar dalam bidang teknologi.
D
Kami membeli makanan kecil di kantin saat istirahat.
E
Anak itu senang bermanja-manja kepada orang tuanya.
NO. 2
Link Soal
Di antara kata-kata serapan berikut, manakah yang penulisannya tidak baku atau salah?
A
Genetik
B
Varitas
C
Silinder
D
Hemoglobin
E
Plaza
NO. 3
Link Soal
UUD 1945 Pasal 36 menyatakan, 'Bahasa Negara adalah Bahasa Indonesia'. Pernyataan singkat ini memiliki implikasi hukum dan politis yang sangat mendalam, membedakannya dari status 'bahasa nasional' yang dideklarasikan dalam Sumpah Pemuda. Mengapa pengangkatan Bahasa Indonesia menjadi 'bahasa negara' dalam konstitusi pasca-kemerdekaan merupakan pilar paling vital dalam konsolidasi ideologi dan administrasi Republik Indonesia, melampaui perannya sebagai bahasa persatuan?
A
Pengukuhan sebagai bahasa negara secara otomatis menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa wajib dalam seluruh jenjang pendidikan, memastikan pemerataan pengetahuan.
B
Status bahasa negara memberikan landasan hukum yang tak terbantahkan bagi penggunaan Bahasa Indonesia dalam segala aspek kehidupan kenegaraan, menjamin efektivitas pemerintahan dan legislasi.
C
Penetapan dalam konstitusi menegaskan kedaulatan linguistik Indonesia di mata internasional, memperkuat posisi negara dalam diplomasi dan hubungan antar-bangsa.
D
Dengan menjadi bahasa negara, Bahasa Indonesia difungsikan sebagai satu-satunya bahasa resmi dalam dokumen-dokumen kenegaraan, mencegah ambiguitas dan konflik interpretasi hukum.
E
Pengangkatan ini secara simbolis menempatkan Bahasa Indonesia sebagai instrumen utama dalam pembangunan karakter bangsa, merefleksikan cita-cita kemerdekaan yang telah dicapai.
NO. 4
Link Soal
Di Negeri Pelita yang baru saja merdeka, Perdana Menteri Bayu menghadapi tantangan besar. Meskipun kaya akan keberagaman budaya dan bahasa daerah di antara Suku Mentari, Suku Gemilang, dan Suku Bintang, komunikasi lintas suku seringkali terhambat. Bayu melihat bahwa keberadaan banyak bahasa daerah, tanpa bahasa pengikat, dapat menghambat persatuan dan pembangunan bangsa. Dengan semangat kebangsaan yang membara, ia gigih memperjuangkan agar "Bahasa Persatuan Nusantara" diangkat sebagai bahasa resmi dan pengantar di seluruh penjuru negeri. Ia berhasil meyakinkan rakyat bahwa bahasa persatuan ini bukan untuk menghilangkan bahasa daerah, melainkan sebagai jembatan komunikasi dan identitas kolektif yang kokoh.
Sosok Perdana Menteri Bayu, dengan perjuangannya dalam mengukuhkan "Bahasa Persatuan Nusantara" demi persatuan bangsa, paling mencerminkan semangat dan kontribusi tokoh nasional Indonesia pada masa perjuangan kemerdekaan, yaitu...
A
Mohammad Yamin
B
Soekarno
C
Wage Rudolf Supratman
D
Ki Hajar Dewantara
E
Jenderal Soedirman
NO. 5
Link Soal
Manakah di antara kalimat berikut yang menggunakan kata baku yang tepat sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI)?
A
Ibu membeli obat di apotik dekat rumah.
B
Kakak sedang menyusun jadwal praktek dokter.
C
Kita harus berpikir positif dalam menghadapi masalah.
D
Atlet itu sangat handal dalam cabang lari.
E
Nasehat orang tua harus selalu didengarkan.
NO. 6
Link Soal
Penggunaan tanda baca yang kurang tepat ditemukan pada kalimat...
A
Di rak bukunya terdapat novel, majalah, dan koran.
B
Dika bukan ingin membeli sepatu melainkan ingin membeli tas baru.
C
Alat tulis yang ia bawa: pulpen, penggaris, dan buku.
D
Ia akan berlibur jika mendapatkan izin dari kantor.
E
Jika hujan turun, ia tidak akan berangkat bekerja.
NO. 7
Link Soal
Di penghujung tahun 1920-an, tepatnya pada sebuah kongres besar yang diselenggarakan di Gedung Persatuan Nusa, Kota Merdeka, perwakilan dari berbagai organisasi kepemudaan seperti Gerakan Pemuda Bhinneka, Persatuan Pelajar Jayakarta, dan Ikatan Mahasiswa Nusantara berkumpul. Mereka disatukan oleh satu visi: kemerdekaan bangsa. Namun, realitas keberagaman bahasa daerah yang ada seringkali menjadi penghalang komunikasi dan persatuan. Setelah melalui serangkaian diskusi dan perdebatan yang intens, dengan semangat kebangsaan yang membara, para pemuda tersebut mencapai sebuah kesepakatan monumental. Mereka menyepakati untuk mengangkat sebuah bahasa yang telah lama menjadi lingua franca di seluruh kepulauan, menamainya ulang, dan menjadikannya bahasa persatuan serta identitas nasional yang kokoh. Peristiwa ini menjadi tonggak penting dalam sejarah pergerakan nasional Indonesia.
Konsep yang disepakati dan diikrarkan oleh para pemuda dalam narasi di atas, yang kemudian menjadi dasar kuat bagi persatuan bangsa, secara historis merujuk pada penetapan apa?
A
Ikrar Sumpah Pemuda yang menetapkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
B
Deklarasi Jakarta mengenai pentingnya penggunaan bahasa daerah dalam pembangunan nasional.
C
Pengesahan Undang-Undang Dasar 1945 yang menjadikan Bahasa Melayu sebagai bahasa negara.
D
Peresmian Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) sebagai pedoman tata bahasa baku.
E
Pembentukan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa pada era modern.
NO. 8
Link Soal
Sebuah kementerian meluncurkan kampanye nasional antikorupsi dengan slogan-slogan yang sangat formal, menggunakan jargon birokrasi, dan struktur kalimat yang kompleks. Meskipun secara substansi pesannya baik, hasil evaluasi menunjukkan bahwa kampanye tersebut kurang efektif menjangkau masyarakat luas, terutama di daerah pedesaan dan kelompok pendidikan rendah, yang kesulitan memahami makna pesan-pesan tersebut. Akibatnya, pemahaman dan partisipasi publik dalam gerakan antikorupsi tidak optimal. Dalam perspektif optimalisasi fungsi Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi negara yang berintegritas dan akuntabel, apa kesalahan fundamental yang dilakukan dalam kampanye tersebut?
A
Kegagalan dalam memanfaatkan teknologi digital dan media sosial secara maksimal untuk memperluas jangkauan kampanye.
B
Menunjukkan bahwa lembaga tersebut tidak memiliki anggaran yang memadai untuk melakukan riset audiens secara komprehensif.
C
Mengabaikan prinsip komunikasi yang efektif dan inklusif, sehingga pesan integritas dan akuntabilitas negara tidak tersampaikan secara merata kepada seluruh lapisan masyarakat.
D
Terlalu fokus pada aspek formalitas dan estetika bahasa hukum, mengesampingkan esensi keterjangkauan pesan bagi khalayak umum.
E
Menciptakan kesan bahwa isu korupsi adalah masalah yang hanya dapat dipahami dan diselesaikan oleh kalangan profesional atau berpendidikan tinggi.
NO. 9
Link Soal
Manakah di antara kalimat berikut yang menggunakan kata baku sesuai dengan Kaidah Bahasa Indonesia yang benar?
A
Kami sedang menganalisa data survei tersebut.
B
Apotik itu menjual obat generik dengan harga murah.
C
Jadwal praktek dokter gigi dimulai pukul lima sore.
D
Ijazah asli harus dilampirkan saat pendaftaran.
E
Ia membeli cindera mata untuk keluarganya.
NO. 10
Link Soal
Seorang kepala daerah di Provinsi X meluncurkan gerakan "Cinta Bahasa Indonesia". Gerakan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama dalam komunikasi publik dan media sosial, mengingat maraknya penggunaan istilah asing dan bahasa gaul yang tidak baku. Namun, gerakan ini mendapat kritik dari sebagian masyarakat yang menganggapnya membatasi kreativitas berbahasa dan mengabaikan kekayaan bahasa daerah. Di sisi lain, para pegiat bahasa dan budayawan mendukung penuh inisiatif ini sebagai upaya menjaga identitas bangsa.
Berdasarkan narasi di atas, bagaimana seharusnya Kepala Daerah Provinsi X menyeimbangkan upaya pelestarian dan pengembangan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan tanpa mengesampingkan dinamika kebahasaan di masyarakat?
A
Melakukan sosialisasi masif tentang pentingnya Bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa, sekaligus membuka ruang diskusi publik untuk mengakomodasi perkembangan bahasa dan menyerap istilah lokal yang relevan.
B
Mengeluarkan peraturan daerah yang mewajibkan penggunaan Bahasa Indonesia baku di semua ranah publik dan mengenakan denda bagi pelanggar.
C
Memfokuskan program pada pengembangan literasi Bahasa Indonesia di sekolah-sekolah dan membiarkan penggunaan bahasa di masyarakat berkembang secara mandiri.
D
Mendorong penggunaan bahasa daerah secara lebih luas sebagai bentuk pelestarian budaya, sementara Bahasa Indonesia cukup digunakan dalam konteks formal kenegaraan saja.
E
Menanggapi kritik dengan mengurangi intensitas gerakan "Cinta Bahasa Indonesia" dan lebih fokus pada penyerapan kosakata asing yang populer agar Bahasa Indonesia tetap relevan.