Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 1. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 1
Link Soal
Di era banjir informasi, narasi hoaks dan disinformasi sering kali dikemas dengan pilihan kata yang provokatif, struktur kalimat yang ambigu, dan retorika manipulatif, sehingga mudah memperdaya masyarakat awam dan memicu perpecahan. Fenomena ini mengancam stabilitas sosial dan ketahanan nasional. Dalam konteks upaya menjaga ketahanan bangsa dan mengedukasi publik, bagaimana penguasaan dan pemanfaatan Bahasa Indonesia yang baik dan benar oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat menjadi benteng pertahanan *paling efektif* terhadap ancaman disinformasi?
A
Dengan secara proaktif menyebarkan informasi yang benar dalam Bahasa Indonesia baku melalui saluran resmi untuk meng-counter narasi hoaks yang beredar.
B
Dengan mengajarkan masyarakat luas cara mengidentifikasi ujaran provokatif dan struktur kalimat ambigu melalui program literasi Bahasa Indonesia.
C
Dengan menjadi teladan dalam penggunaan bahasa yang lugas, jelas, faktual, dan tidak memecah belah dalam setiap komunikasi resmi maupun pribadi, sehingga membangun kepercayaan publik terhadap informasi pemerintah dan meningkatkan daya kritis masyarakat.
D
Dengan mengembangkan aplikasi pendeteksi hoaks berbasis analisis linguistik Bahasa Indonesia untuk membantu masyarakat memverifikasi kebenaran informasi.
E
Dengan mengeluarkan regulasi ketat yang melarang penggunaan Bahasa Indonesia yang menyesatkan atau provokatif di media sosial.
NO. 2
Link Soal
Perhatikan kalimat berikut: 'Anda boleh ngebut, tetapi jangan di jalan ini!' Kalimat tersebut memiliki maksud yang sama dengan...
A
Anda diperbolehkan mengebut, asalkan bukan di jalan ini
B
Anda boleh ngebut, jangan hanya terpaku di jalan ini
C
Anda hanya boleh ngebut khusus di jalan ini saja
D
Anda boleh ngebut, hanya boleh dilakukan di jalan ini
E
Anda dilarang ngebut di jalan manapun
NO. 3
Link Soal
Berikut ini adalah kalimat yang menggunakan kata kerja transitif (memerlukan objek), KECUALI...
A
Polisi menangkap pencuri itu
B
Ibu membeli sayuran di pasar
C
Ban mobil itu meledak di jalan tol
D
Pemulung itu memungut barang bekas
E
Kakak membacakan adik sebuah dongeng
NO. 4
Link Soal
Perhatikan kalimat berikut: (1) Ibu rumah tangga harus kreatif. (2) Prinsip itulah yang mengilhami Sri Sumarni warga Jangli untuk menggeluti konpeksi rumahan. (3) Dia membuat berbagai kerajinan tangan cantik. Kesalahan penulisan kata sesuai EYD terdapat pada kalimat nomor...
A
Kalimat (1)
B
Kalimat (2)
C
Kalimat (3)
D
Kalimat (4)
E
Kalimat (5)
NO. 5
Link Soal
Manakah di antara kalimat berikut yang merupakan kalimat efektif yang benar?
A
Para hadirin sekalian dimohon berdiri.
B
Bagi semua peserta diharapkan segera berkumpul.
C
Ia masuk ke dalam ruangan rapat.
D
Rapat itu membahas rencana kerja tahunan.
E
Hadirin dimohon untuk berdiri.
NO. 6
Link Soal
Pada masa perjuangan kemerdekaan, khususnya selama pendudukan Jepang, Bahasa Indonesia dihadapkan pada situasi yang kompleks. Belanda telah dilarang, dan Jepang berusaha mempromosikan bahasanya sendiri. Namun, justru dalam kondisi ini, Bahasa Indonesia mengalami percepatan perkembangan dan secara aktif digunakan oleh para pejuang kemerdekaan sebagai alat perlawanan dan konsolidasi. Mengapa, dalam konteks sosial-politik yang penuh tantangan tersebut, penggunaan Bahasa Indonesia menjadi instrumen paling efektif dalam membangun kesadaran nasional dan mempersatukan perlawanan, dibandingkan dengan upaya menggunakan bahasa daerah atau menolak penggunaan bahasa kolonial secara pasif?
A
Bahasa Indonesia menawarkan medium komunikasi yang netral, melampaui sekat-sekat etnis dan kedaerahan, sehingga mampu menyatukan berbagai kelompok pejuang dari seluruh Nusantara.
B
Penggunaan Bahasa Indonesia oleh para tokoh pergerakan nasional secara simbolis menunjukkan kemandirian budaya dan politik di hadapan penjajah, tanpa harus menunggu kemerdekaan formal.
C
Bahasa Indonesia merupakan satu-satunya bahasa yang dipahami secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat terpelajar dan rakyat biasa, memfasilitasi penyebaran ide-ide perjuangan.
D
Pemerintah pendudukan Jepang, secara tidak sengaja, memberikan ruang bagi pengembangan Bahasa Indonesia dengan melarang bahasa Belanda dan tidak sepenuhnya berhasil memaksakan bahasa Jepang.
E
Ketersediaan kamus dan literatur berbahasa Indonesia pada masa itu sudah cukup memadai untuk mendukung komunikasi dan pendidikan dalam skala nasional.
NO. 7
Link Soal
Manakah tata cara penulisan nama beserta gelar akademik yang sesuai dengan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia (EBI)?
A
Dr. Moh. Ilham S.Pd.
B
Moh. Ilham, S.Pd.
C
Moh. Ilham. S. Pd.
D
Moh, Ilham S, Pd
E
Moh. Ilham, S, Pd.
NO. 8
Link Soal
Di kota fiktif Puspanegara pada era 1980-an, Bapak Suryo, seorang pegawai administrasi kelurahan, sering kali menulis surat edaran atau pengumuman dengan gaya bahasa yang cenderung santai, banyak menggunakan akronim lokal, dan terkadang mencampuradukkan bahasa daerah dengan Bahasa Indonesia tanpa memperhatikan struktur kalimat baku. Sebagai contoh, sebuah pengumuman kerja bakti bisa berbunyi: 'Warga dimohon kumpul di balai besok pagi jam 7, ada gawean bersih-bersih'. Empat puluh tahun kemudian, di kelurahan yang sama, Ibu Sari, yang kini menjabat posisi serupa, selalu memastikan setiap dokumen resmi, baik surat, laporan, maupun pengumuman di media sosial kelurahan, disusun dengan mengacu pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEB) dan kaidah tata bahasa baku. Kalimat yang digunakan pun formal, lugas, dan terstruktur sesuai standar Bahasa Indonesia. Contohnya: 'Seluruh warga diimbau untuk berkumpul di balai kelurahan pada hari Sabtu, 20 Mei 2023, pukul 07.00 WIB dalam rangka kegiatan kerja bakti kebersihan lingkungan.'
Perbandingan penerapan Bahasa Indonesia antara Bapak Suryo di masa lalu dan Ibu Sari di masa kini dalam narasi di atas paling tepat menggambarkan perubahan fokus pada aspek...
A
Penggunaan diksi yang lebih puitis dan emotif dalam komunikasi formal.
B
Peningkatan urgensi untuk menyesuaikan bahasa dengan tren global dan kata serapan asing.
C
Penekanan pada standardisasi, kebakuan, dan formalitas bahasa dalam ruang publik dan administratif.
D
Kebebasan ekspresi yang lebih besar dalam penggunaan bahasa untuk menyampaikan pesan yang efektif.
E
Pergeseran dari komunikasi tertulis ke lisan yang lebih efisien dan langsung.
NO. 9
Link Soal
Baca paragraf berikut dengan saksama:
"Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah meluncurkan program Merdeka Belajar. Program ini bertujuan untuk memberikan keleluasaan lebih besar kepada siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Sasaran utama dari program ini adalah agar tercipta ekosistem pendidikan yang lebih inovatif serta relevan dengan kebutuhan zaman yang terus berkembang. Diharapkan, lulusan akan memiliki kompetensi yang kuat dan siap menghadapi tantangan masa depan."
Identifikasi kalimat yang paling kurang efektif atau kurang tepat dari segi kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam konteks tulisan formal.
A
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah meluncurkan program Merdeka Belajar.
B
Program ini bertujuan untuk memberikan keleluasaan lebih besar kepada siswa dan guru dalam proses pembelajaran.
C
Sasaran utama dari program ini adalah agar tercipta ekosistem pendidikan yang lebih inovatif serta relevan dengan kebutuhan zaman yang terus berkembang.
D
Diharapkan, lulusan akan memiliki kompetensi yang kuat dan siap menghadapi tantangan masa depan.
E
Tidak ada kalimat yang kurang efektif atau kurang tepat.
NO. 10
Link Soal
Di sebuah federasi kepulauan yang baru merdeka bernama Bhinneka Raya, dengan lebih dari 300 suku bangsa dan beragam bahasa daerah, para pemimpin muda dari berbagai organisasi kebangsaan berkumpul dalam sebuah Kongres Pemuda di kota Harmoni pada tahun 1928. Mereka menghadapi tantangan besar: bagaimana menyatukan identitas bangsa yang baru lahir agar tidak terpecah belah oleh perbedaan yang ada. Salah satu agenda krusial adalah penetapan bahasa nasional. Berbagai opsi dipertimbangkan, termasuk bahasa dengan jumlah penutur terbanyak dan bahasa-bahasa dengan tradisi literatur yang kaya. Namun, setelah perdebatan panjang, mereka sepakat untuk mengangkat sebuah bahasa yang telah lama berfungsi sebagai bahasa perdagangan dan komunikasi antarpulau, sebuah bahasa yang netral dan relatif mudah dipelajari oleh berbagai kelompok etnis, meskipun bukan merupakan bahasa ibu dari kelompok etnis terbesar. Keputusan memilih bahasa tersebut sebagai bahasa nasional Bhinneka Raya, sebagaimana tercermin dalam narasi, paling erat kaitannya dengan pertimbangan historis Bahasa Indonesia yang menekankan pada...
A
Peran strategisnya sebagai bahasa pergaulan (lingua franca) yang telah diterima luas di seluruh wilayah kepulauan.
B
Kekayaan kosa kata dan struktur gramatikalnya yang lebih kompleks dibandingkan bahasa daerah lainnya.
C
Jumlah penutur aslinya yang mendominasi populasi Bhinneka Raya sejak zaman dahulu kala.
D
Dukungan kuat dari kekuatan kolonial untuk mempermudah administrasi pemerintahan.
E
Kemudahannya dalam menerjemahkan teks-teks keagamaan dari bahasa-bahasa Timur Tengah dan Barat.