Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 10. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 91
Link Soal
Manakah di antara kalimat berikut yang merupakan kalimat efektif yang benar?
A
Para hadirin sekalian dimohon berdiri.
B
Bagi semua peserta diharapkan segera berkumpul.
C
Ia masuk ke dalam ruangan rapat.
D
Rapat itu membahas rencana kerja tahunan.
E
Hadirin dimohon untuk berdiri.
NO. 92
Link Soal
Sebuah instansi pemerintah akan mengeluarkan pengumuman resmi mengenai perubahan prosedur layanan publik. Tim penyusun naskah sedang merancang kalimat pembuka pengumuman tersebut. Dari lima opsi di bawah ini, manakah kalimat yang paling efektif, baku, dan sesuai dengan kaidah kebahasaan resmi menurut PUEBI untuk menyampaikan informasi tersebut?
A
Dengan ini diumumkan, bahwa mulai Senin depan, prosedur layanan publik akan mengalami pembaharuan kebijakan.
B
Kami informasikan kepada publik bahwasanya ada kebijakan baru tentang prosedur layanan publik yang akan diberlakukan efektif mulai Senin mendatang.
C
Diinformasikan kepada masyarakat bahwa kebijakan baru terkait prosedur layanan publik akan mulai berlaku pada Senin depan.
D
Pemerintah memberitahukan kepada seluruh warga masyarakat bahwa mulai hari Senin kebijakan prosedur layanan publik akan diimplementasikan.
E
Sehubungan dengan adanya perubahan prosedur layanan publik, maka kebijakan baru akan diberlakukan dari Senin mendatang.
NO. 93
Link Soal
Manakah di antara kalimat berikut yang menggunakan kata baku sesuai dengan PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia)?
A
Kita harus menganalisa masalah ini dengan cermat.
B
Ibu membeli obat di apotik dekat rumah.
C
Atlet itu memiliki nafas yang sangat panjang.
D
Pemerintah sedang menggalakkan standarisasi produk lokal.
E
Risiko investasi saham memang cukup tinggi.
NO. 94
Link Soal
Penulisan gelar akademik yang paling tepat sesuai dengan aturan ejaan yang berlaku adalah...
A
Dosen Anda, Prof. Dr. Abdullah, S.S., M.Pd ialah paman Saya
B
Dosen Anda, Prof. DR. Abdullah, S.S, M.Pd ialah paman Saya.
C
Dosen Anda, Prof. Dr. Abdullah, SS., MPd. ialah paman Saya.
D
Dosen Anda, Prof. DR. Abdullah, S.S., M.Pd. ialah paman Saya.
E
Dosen Anda, Prof. Dr. Abdullah, S.S., M.Pd. ialah paman Saya.
NO. 95
Link Soal
Dalam penulisan naskah dinas atau surat resmi pemerintah, prinsip efektivitas komunikasi, kejelasan, dan kepatuhan terhadap kaidah Bahasa Indonesia baku, termasuk Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), merupakan hal yang esensial. Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini. Manakah kalimat yang paling tepat dan memenuhi kaidah penulisan dokumen resmi?
A
Sehubungan dengan permasalahan yang timbul, maka diharapkan partisipasi Bapak/Ibu sekalian.
B
Berdasarkan dari hasil evaluasi, dapat kami simpulkan bahwasannya kinerja proyek belum optimal.
C
Kami ingin menyampaikan informasi terkait akan diselenggarakannya rapat pada hari Senin depan.
D
Untuk diketahui dan dilaksanakan, seluruh jajaran pegawai diwajibkan mengikuti pelatihan tersebut.
E
Bersama ini disampaikan perihal penundaan jadwal rapat koordinasi yang sedianya akan dilaksanakan hari ini.
NO. 96
Link Soal
Sebuah cerpen mengisahkan Sri yang berubah watak dari lembut menjadi keras karena suaminya yang egois dan pemarah. Cerita berakhir dengan perpisahan mereka di tengah perjalanan. Nilai moral utama dari kutipan tersebut adalah...
A
Perubahan tabiat dan ketidakharmonisan
B
Masalah yang dihadapi keluarga pejabat
C
Ketundukan perempuan terhadap laki-laki
D
Istri yang tertinggal di tengah perjalanan
E
Perlunya memperhitungkan setiap perjalanan jauh
NO. 97
Link Soal
Dalam teks yang membahas tentang naskah kuno Lampung yang tersimpan di luar negeri, unsur 'apa' (what) yang paling tepat menggambarkan isi informasi tersebut adalah...
A
Penyebab kerusakan naskah kuno di Lampung
B
Lokasi museum negeri Lampung Ruwai Jurai
C
Kenyataan bahwa sebagian naskah kuno Lampung berada di lembaga asing
D
Biaya perawatan benda bersejarah di Lampung
E
Jumlah bahasa asing yang digunakan naskah kuno
NO. 98
Link Soal
Seorang auditor internal menemukan bahwa beberapa dokumen resmi penting yang diterbitkan oleh sebuah direktorat jenderal di salah satu kementerian memiliki inkonsistensi serius dalam penggunaan ejaan, tanda baca, dan tata bahasa baku, meskipun Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) telah diimplementasikan secara luas. Inkonsistensi ini tidak hanya ditemukan pada dokumen internal, tetapi juga pada surat-menyurat dengan lembaga lain. Mengapa konsistensi dalam penerapan PUEBI oleh ASN dan lembaga negara, selain sebagai kepatuhan pada kaidah bahasa, merupakan cerminan esensial dari nilai integritas dan profesionalisme aparatur negara?
A
Menunjukkan bahwa ASN memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap perubahan aturan dan pedoman yang dikeluarkan pemerintah pusat.
B
Mencerminkan ketelitian, ketertiban, dan tanggung jawab ASN dalam menjalankan tugas administratif, yang fundamental untuk membangun kepercayaan publik terhadap kredibilitas dan kapabilitas institusi pemerintah.
C
Mempermudah proses audit dan verifikasi dokumen oleh pihak eksternal, karena adanya standarisasi bahasa yang jelas dan seragam.
D
Mengurangi potensi kesalahpahaman atau ambiguitas dalam interpretasi kebijakan, yang dapat berujung pada inefisiensi atau perselisihan hukum.
E
Memperkuat citra Bahasa Indonesia sebagai bahasa yang teratur, modern, dan dihormati di mata komunitas internasional.
NO. 99
Link Soal
Bacalah paragraf berikut dengan saksama:
'Pada era globalisasi ini, banyak sekali masyarakat khususnya para milenial yang sudah mulai melupakan bahasa ibu. Padahal, bahasa daerah dan bahasa nasional (bahasa Indonesia) merupakan identitas bangsa yang harus dijunjung tinggi dan dilestarikan. Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam setiap kesempatan.'
Analisis paragraf tersebut dan tentukan bagian kalimat yang mengandung ketidakefektifan paling signifikan berdasarkan kaidah Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dan prinsip keefektifan kalimat, serta bagaimana perbaikan yang paling tepat untuk bagian tersebut.
A
Kalimat pertama: Frasa 'banyak sekali masyarakat khususnya para milenial' sebaiknya diperbaiki menjadi 'banyak masyarakat, terutama milenial'. Perbaikan ini menghilangkan pemborosan kata dan membuat kalimat lebih formal.
B
Kalimat kedua: Penulisan 'bahasa nasional (bahasa Indonesia)' sebaiknya diganti menjadi 'bahasa Nasional (Bahasa Indonesia)' untuk mengikuti kaidah kapitalisasi nama bahasa dan istilah kenegaraan.
C
Kalimat ketiga: Frasa 'bahasa Indonesia yang baik dan benar' sebaiknya diubah menjadi 'bahasa Indonesia sesuai kaidah' untuk lebih memperjelas standar penggunaan bahasa.
D
Kalimat pertama: Frasa 'melupakan bahasa ibu' sebaiknya diganti menjadi 'mengabaikan bahasa daerah dan nasional' untuk menghindari ambiguitas makna 'bahasa ibu' dalam konteks ini.
E
Kalimat ketiga: Bagian 'sudah sepatutnya kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga' sebaiknya diperbaiki menjadi 'sudah sepatutnya kita sebagai warga negara Indonesia bangga' atau 'kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga'. Perbaikan ini menghilangkan redundansi penggunaan dua penanda kewajiban sekaligus ('sudah sepatutnya' dan 'harus'), sehingga kalimat lebih efektif dan sesuai PUEBI.
NO. 100
Link Soal
Kecamatan Bima Sakti menunjukkan fenomena menarik dalam evolusi penggunaan Bahasa Indonesia untuk komunikasi publik di lingkungan kelurahan. Pada era 1980-an, kepemimpinan Bapak Lurah Jaya secara konsisten mendorong penerapan Bahasa Indonesia baku, struktur kalimat yang rapi, penghindaran serapan asing yang tidak perlu, serta ketatnya kaidah PUEBI, mencerminkan semangat kebangsaan yang kuat. Kontrasnya, di masa kini, Ibu Lurah Lestari dan staf muda kelurahan cenderung mengadopsi gaya yang lebih kasual, banyak menggunakan istilah serapan langsung dari bahasa Inggris ('urgent call', 'deadline submission'), dan singkatan populer dalam pengumuman via media sosial, dengan dalih kemudahan pemahaman bagi generasi milenial. Namun, praktik ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga senior akan kelunturan standar kebahasaan.
Dari perspektif sosiolinguistik, perbandingan praktik komunikasi kebahasaan di Kecamatan Bima Sakti ini paling tepat mengilustrasikan dinamika yang mendasari...
A
Pergeseran paradigma dari penegakan kaidah preskriptif kebahasaan menuju adaptasi fungsional demi inklusivitas komunikasi publik.
B
Perubahan preferensi demografi masyarakat terhadap media komunikasi daring yang lebih interaktif.
C
Peningkatan kapasitas linguistik staf kelurahan dalam mengadopsi kosakata asing secara fleksibel.
D
Evolusi peran pemerintahan lokal dalam menanggapi tuntutan globalisasi dan modernisasi birokrasi.
E
Dilema antara pelestarian identitas budaya melalui bahasa dan kebutuhan untuk efisiensi pesan di era digital.