PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia

Halaman 11. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

NO. 101
Sumpah Pemuda pada tahun 1928 mendeklarasikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Keputusan ini merupakan tonggak penting yang melampaui kepentingan etnis dan golongan, menjadikan Bahasa Indonesia sebagai simbol perekat bangsa yang majemuk. Namun, di era otonomi daerah, muncul kembali penguatan identitas lokal yang kadang-kadang disalahartikan sebagai penyingkiran bahasa nasional demi bahasa daerah. Beberapa kepala daerah bahkan memprioritaskan penggunaan bahasa daerah dalam forum-forum resmi pemerintahan tanpa pertimbangan yang matang, meskipun mayoritas audiens tidak memahami bahasa daerah tersebut. Fenomena ini, jika tidak disikapi dengan bijak, berpotensi mengikis fungsi Bahasa Indonesia sebagai instrumen komunikasi lintas budaya dan identitas nasional. Apa implikasi paling signifikan dari kecenderungan tersebut terhadap upaya menjaga persatuan dan keutuhan NKRI, ditinjau dari peran Bahasa Indonesia?
A
Melemahnya identitas nasional dan rasa kebangsaan karena Bahasa Indonesia tidak lagi menjadi representasi utama jati diri bangsa di mata dunia, digantikan oleh identitas daerah yang lebih menonjol.
B
Terhambatnya mobilitas sosial dan ekonomi antarwilayah karena perbedaan bahasa yang semakin kentara, menyulitkan komunikasi dan koordinasi lintas daerah dalam program-program pembangunan nasional.
C
Potensi konflik horizontal akibat kesenjangan pemahaman dan akses informasi antara kelompok masyarakat yang menguasai bahasa daerah mayoritas dan minoritas, sehingga mengancam kohesi sosial.
D
Menurunnya efektivitas komunikasi dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta antarlembaga daerah yang berbeda, yang dapat berujung pada inefisiensi birokrasi dan hambatan implementasi kebijakan publik secara nasional.
E
Tergerusnya kearifan lokal dan warisan budaya yang terkandung dalam bahasa daerah, sebab penekanan pada bahasa daerah sebagai identitas justru mengabaikan perlunya standar komunikasi nasional yang mengakomodasi keberagaman.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 102
Sebagai negara kepulauan dengan ribuan suku bangsa, Indonesia memiliki kekayaan bahasa daerah yang luar biasa. Namun, di tengah modernisasi dan urbanisasi, banyak bahasa daerah, terutama yang penuturnya sedikit, terancam punah. Di sisi lain, Bahasa Indonesia, sebagai bahasa nasional, memiliki peran strategis untuk mendokumentasikan dan melestarikan warisan budaya tersebut, bahkan menjadi media bagi revitalisasi bahasa daerah. Tanggung jawab ASN dalam konteks ini adalah memastikan bahwa Bahasa Indonesia tidak hanya menjadi bahasa dominan, tetapi juga bahasa yang mendukung keberagaman dan pelestarian budaya lokal. Dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika, bagaimana peran Bahasa Indonesia dapat dioptimalkan oleh ASN untuk mendukung pelestarian dan revitalisasi bahasa daerah di era digital?
A
Mengembangkan platform digital yang memfasilitasi pendokumentasian bahasa daerah dalam bentuk teks, audio, dan video, dengan antarmuka Bahasa Indonesia, sehingga dapat diakses dan dipelajari secara luas.
B
Mewajibkan penggunaan Bahasa Indonesia dalam pendidikan formal hingga tingkat perguruan tinggi, namun tetap memberikan ruang bagi pengajaran bahasa daerah sebagai mata pelajaran pilihan.
C
Menerjemahkan karya sastra atau cerita rakyat dari bahasa daerah ke dalam Bahasa Indonesia, agar nilai-nilai lokal dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat Indonesia tanpa batas geografis.
D
Mendorong penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar di berbagai forum budaya dan festival daerah, sehingga pesan-pesan kearifan lokal dapat tersebar lebih efektif ke audiens yang lebih luas.
E
Menyelenggarakan lomba-lomba penulisan atau pidato dalam Bahasa Indonesia dengan tema kekayaan bahasa dan budaya daerah, untuk menumbuhkan kesadaran dan kecintaan generasi muda.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 103
Di wilayah kepulauan fiktif Nusantara Bahari, pemerintah daerah yang baru terpilih, dipimpin oleh Gubernur Raya, memiliki visi ambisius untuk menjadikan daerahnya pusat pariwisata dan perdagangan internasional. Untuk mencapai tujuan ini, Gubernur Raya mengeluarkan kebijakan yang sangat kontroversial: secara bertahap menggantikan penggunaan Bahasa Bahari, bahasa nasional mereka, dengan bahasa asing populer dalam segala bentuk komunikasi resmi pemerintahan, pengajaran di sekolah-sekolah, hingga rambu-rambu jalan dan informasi publik. Alasan di balik kebijakan ini adalah untuk mempermudah akses informasi bagi wisatawan dan investor asing, serta meningkatkan daya saing global penduduk lokal. Namun, setelah beberapa tahun implementasi, kebijakan tersebut justru menimbulkan gejolak sosial dan masalah kebangsaan yang serius. Dampak negatif paling signifikan yang mungkin timbul akibat pengabaian bahasa nasional tersebut, dilihat dari perspektif keutuhan bangsa, adalah...
A
Terbentuknya kesenjangan komunikasi yang mendalam antara kelompok masyarakat yang fasih berbahasa asing dan yang tidak, berujung pada fragmentasi sosial dan melemahnya semangat persatuan.
B
Penurunan drastis kualitas pendidikan karena guru-guru lokal kesulitan mengajar dalam bahasa asing yang belum mereka kuasai sepenuhnya.
C
Peningkatan jumlah investasi asing dan wisatawan mancanegara yang datang ke Nusantara Bahari karena kemudahan berbahasa.
D
Hilangnya sebagian besar warisan budaya lokal karena masyarakat lebih fokus mempelajari budaya asing melalui bahasanya.
E
Munculnya generasi muda yang sangat kompetitif di pasar kerja internasional namun memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 104
Dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang pesat, Bahasa Indonesia menghadapi tantangan signifikan. Penggunaan bahasa asing, terutama Inggris, semakin masif dalam ranah publik, komunikasi bisnis, hingga lingkungan kerja institusi pemerintah. Hal ini seringkali memunculkan dikotomi antara kebutuhan untuk bersaing secara global dengan keharusan menjaga kemurnian dan martabat Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan bahasa persatuan. Beberapa ASN bahkan cenderung menggunakan istilah asing yang sudah ada padanannya dalam Bahasa Indonesia demi terlihat 'modern' atau 'profesional'. Jika Anda seorang ASN yang bertugas di bagian komunikasi publik suatu kementerian, bagaimana Anda akan menanggapi situasi ini dengan mempertimbangkan fungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara dan nilai integritas seorang ASN?
A
Mengeluarkan surat edaran internal yang melarang penggunaan bahasa asing dalam seluruh komunikasi resmi dan mengharuskan penggunaan padanan Bahasa Indonesia, serta memberikan sanksi bagi pelanggar untuk menegakkan disiplin kebahasaan.
B
Mendorong penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar melalui pelatihan rutin bagi ASN, sekaligus memfasilitasi forum diskusi untuk membahas dan menyepakati padanan istilah asing yang relevan, tanpa melarang total penggunaan bahasa asing yang krusial untuk konteks global.
C
Mempelopori kampanye penggunaan Bahasa Indonesia yang benar di media sosial dan portal berita, dengan menyajikan konten edukatif yang menarik mengenai kekayaan kosakata Bahasa Indonesia, sambil tetap menggunakan istilah asing jika dianggap lebih efektif untuk menjangkau audiens internasional.
D
Menganalisis secara kritis konteks penggunaan bahasa asing di lingkungan kementerian dan mengusulkan pedoman yang mengatur penggunaan bahasa asing hanya untuk situasi yang memang tidak ada padanan efektifnya dalam Bahasa Indonesia atau untuk komunikasi internasional, serta memberikan penghargaan bagi ASN yang konsisten menggunakan Bahasa Indonesia.
E
Menyusun glosarium istilah-istilah asing yang umum digunakan beserta padanan Bahasa Indonesia-nya untuk disebarluaskan di lingkungan kementerian, serta mengadakan kompetisi menulis esai dalam Bahasa Indonesia sebagai upaya meningkatkan kecintaan ASN terhadap bahasa nasional.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 105
Seorang penyunting naskah sedang meninjau draf artikel ilmiah tentang inovasi teknologi. Dalam draf tersebut, ditemukan beberapa kata serapan yang merujuk pada istilah-istilah modern. Tugas penyunting adalah memastikan bahwa semua kata serapan ditulis sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia baku yang berlaku dalam PUEB. Berdasarkan analisis konteks dan ejaan baku, manakah dari kalimat berikut yang mengandung kata serapan yang penulisannya *tidak tepat* dan memerlukan koreksi?
A
Tim peneliti melakukan *analisis* mendalam terhadap data-data yang terkumpul untuk menemukan pola baru.
B
Setiap inovasi membutuhkan tahap *analisa* yang cermat sebelum diimplementasikan secara luas.
C
Pemerintah berupaya meningkatkan *kualitas* sumber daya manusia melalui program pendidikan vokasi.
D
Penerapan *sistem* baru ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja di semua departemen.
E
Perusahaan telah mengadopsi *strategi* pemasaran digital yang lebih agresif untuk menjangkau pasar global.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 106
Bacalah teks berikut: 'Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Kita harus memulainya dari diri kita sendiri dengan hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan. Setelah itu, kita bisa mengajak lingkungan terdekat seperti keluarga dan tetangga. Dengan kesadaran bersama, menjaga kebersihan bukan lagi beban berat.' Apa ide pokok yang terkandung dalam paragraf di atas?
A
Kebersihan diri harus didahulukan dibanding lingkungan
B
Menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kolektif
C
Pentingnya kesadaran untuk keberhasilan kebersihan
D
Kebersihan lingkungan adalah tugas yang ringan
E
Setiap pribadi bertanggung jawab atas kebersihan

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 107
Seorang staf ahli diminta menyusun draf laporan akhir program kerja pemerintah. Salah satu poin penting yang harus ditekankan adalah urgensi pelestarian lingkungan hidup dan partisipasi masyarakat. Staf tersebut menyusun lima draf kalimat untuk bagian tersebut. Manakah kalimat berikut yang paling tepat dan efektif untuk dicantumkan dalam laporan resmi tersebut, sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia baku dan prinsip kejelasan komunikasi?
A
Partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam upaya pelestarian lingkungan hidup agar berkelanjutan.
B
Untuk melestarikan lingkungan hidup, partisipasi aktif masyarakat merupakan sebuah keharusan.
C
Lingkungan hidup harus dilestarikan, sehingga partisipasi masyarakat mesti ditingkatkan.
D
Urgensi pelestarian lingkungan hidup membutuhkan partisipasi masyarakat yang proaktif dan berkelanjutan.
E
Diharapkan agar masyarakat mau berpartisipasi untuk pelestarian lingkungan hidup.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 108
Dalam kutipan cerpen tentang perang, seorang ayah berusaha keras melindungi anaknya dengan menjatuhkannya ke lantai dan mengimpit tubuhnya saat terjadi tembak-menembak. Nilai sosial yang dominan adalah...
A
Perjuangan seorang ayah melindungi keluarganya
B
Suasana perang yang penuh ketegangan dan keharuan
C
Perang hanya menyebabkan ketakutan bagi rakyat
D
Setiap orang harus mampu mempertahankan hidup
E
Setiap orang harus mampu mengatasi permasalahnnya

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 109
Tim redaksi jurnal ilmiah 'Paradigma Edukasi' sedang dalam tahap akhir penyuntingan naskah untuk edisi mendatang. Salah satu artikel penting ditulis oleh seorang akademisi terkemuka, Rahmawati Suryaningrat, yang memegang gelar Doktor (Dr.), Sarjana Pendidikan (S.Pd.), dan Magister Humaniora (M.Hum.). Berdasarkan pedoman gaya penulisan jurnal yang mengacu pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEB), penulisan nama dan gelar akademik kontributor harus sangat presisi. Setelah meninjau berbagai draf, manakah penulisan nama dan gelar Dr. Rahmawati Suryaningrat yang paling tepat dan sesuai dengan kaidah PUEB?
A
Dr Rahmawati Suryaningrat, S.Pd, M.Hum.
B
Dr. Rahmawati Suryaningrat, S.Pd, M.Hum.
C
DR. Rahmawati Suryaningrat, S.Pd., M.Hum.
D
Dr. Rahmawati Suryaningrat, S.Pd., M.Hum.
E
Dr. Rahmawati Suryaningrat S.Pd., M.Hum.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 110
Manakah tata cara penulisan nama beserta gelar akademik yang sesuai dengan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia (EBI)?
A
Dr. Moh. Ilham S.Pd.
B
Moh. Ilham, S.Pd.
C
Moh. Ilham. S. Pd.
D
Moh, Ilham S, Pd
E
Moh. Ilham, S, Pd.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.