Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 11. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 101
Link Soal
Bacalah paragraf berikut dengan cermat:
"Meskipun angka pengangguran menurun secara signifikan, namun pemerintah tetap berkomitmen untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi lulusan perguruan tinggi. Hal ini dikarenakan persaingan di dunia kerja semakin ketat, sehingga banyak sarjana yang belum mendapatkan pekerjaan sesuai dengan latar belakang pendidikannya."
Manakah perbaikan yang paling tepat untuk paragraf di atas agar menjadi lebih efektif dan sesuai dengan kaidah kebahasaan baku?
A
Menghilangkan kata "namun" karena berlebihan setelah "Meskipun".
B
Mengganti frasa "Hal ini dikarenakan" menjadi "Hal ini terjadi karena".
C
Menggabungkan kedua kalimat menjadi satu kalimat majemuk yang lebih padu.
D
Mengubah "lulusan perguruan tinggi" menjadi "sarjana" untuk konsistensi.
E
Menambahkan konjungsi "dengan demikian" sebelum "sehingga" pada kalimat kedua.
NO. 102
Link Soal
Pemerintah Provinsi 'X' menginisiasi kebijakan agresif untuk mempromosikan dan menggunakan bahasa daerah dalam berbagai aspek pemerintahan, mulai dari surat-menyurat internal, pengantar rapat resmi, hingga nama-nama gedung dan acara publik, dengan tujuan melestarikan budaya lokal. Namun, dalam pelaksanaannya, seringkali Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara justru terpinggirkan atau hanya digunakan seadanya. Berdasarkan amanat konstitusi UUD 1945 dan fungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara, bagaimana seharusnya pemerintah daerah menyeimbangkan upaya pelestarian bahasa daerah dengan penguatan kedudukan Bahasa Indonesia sebagai simbol persatuan dan identitas nasional?
A
Menetapkan Bahasa Indonesia sebagai satu-satunya bahasa resmi untuk semua komunikasi pemerintahan dan melarang penggunaan bahasa daerah dalam konteks formal.
B
Mengintegrasikan bahasa daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya yang dilestarikan, namun tetap menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar utama dalam seluruh kegiatan pemerintahan dan komunikasi resmi kenegaraan.
C
Memberikan prioritas penuh pada penggunaan bahasa daerah dalam semua aspek pemerintahan di tingkat lokal untuk menjamin pelestariannya, dan membatasi Bahasa Indonesia hanya untuk komunikasi dengan pemerintah pusat.
D
Mendorong penggunaan Bahasa Indonesia dan bahasa daerah secara bergantian di setiap kesempatan, tanpa perlu ada hierarki prioritas yang jelas antara keduanya.
E
Memfokuskan pelestarian bahasa daerah melalui kurikulum pendidikan di sekolah-sekolah, tanpa perlu mengaitkannya dengan penggunaan dalam administrasi pemerintahan sehari-hari.
NO. 103
Link Soal
Cermatilah kalimat berikut: 'Meskipun sudah di revisi beberapa kali, hasil rapat tim panitia masih banyak mengandung kekeliruan fatal, diantaranya mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh ketua.'
Berdasarkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEB), manakah pilihan yang menunjukkan perbaikan paling tepat untuk kalimat di atas?
A
Meskipun sudah **direvisi** beberapa kali, hasil rapat **panitia** masih banyak mengandung kekeliruan fatal, **di antaranya** mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh ketua.
B
Meskipun sudah **direvisi** beberapa kali, hasil rapat **tim panitia** masih banyak mengandung kekeliruan fatal, **diantaranya** mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh ketua.
C
Meskipun sudah **di revisi** beberapa kali, hasil rapat **panitia** masih banyak mengandung kekeliruan fatal, **di antaranya** mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh ketua.
D
Meskipun sudah **direvisi** beberapa kali, hasil rapat **panitia** masih banyak mengandung kekeliruan fatal, **diantaranya** mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh ketua.
E
Meskipun sudah di revisi beberapa kali, hasil rapat tim panitia masih banyak mengandung kekeliruan fatal, diantaranya mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh Ketua.
NO. 104
Link Soal
Dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang pesat, Bahasa Indonesia menghadapi tantangan signifikan. Penggunaan bahasa asing, terutama Inggris, semakin masif dalam ranah publik, komunikasi bisnis, hingga lingkungan kerja institusi pemerintah. Hal ini seringkali memunculkan dikotomi antara kebutuhan untuk bersaing secara global dengan keharusan menjaga kemurnian dan martabat Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan bahasa persatuan. Beberapa ASN bahkan cenderung menggunakan istilah asing yang sudah ada padanannya dalam Bahasa Indonesia demi terlihat 'modern' atau 'profesional'.
Jika Anda seorang ASN yang bertugas di bagian komunikasi publik suatu kementerian, bagaimana Anda akan menanggapi situasi ini dengan mempertimbangkan fungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara dan nilai integritas seorang ASN?
A
Mengeluarkan surat edaran internal yang melarang penggunaan bahasa asing dalam seluruh komunikasi resmi dan mengharuskan penggunaan padanan Bahasa Indonesia, serta memberikan sanksi bagi pelanggar untuk menegakkan disiplin kebahasaan.
B
Mendorong penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar melalui pelatihan rutin bagi ASN, sekaligus memfasilitasi forum diskusi untuk membahas dan menyepakati padanan istilah asing yang relevan, tanpa melarang total penggunaan bahasa asing yang krusial untuk konteks global.
C
Mempelopori kampanye penggunaan Bahasa Indonesia yang benar di media sosial dan portal berita, dengan menyajikan konten edukatif yang menarik mengenai kekayaan kosakata Bahasa Indonesia, sambil tetap menggunakan istilah asing jika dianggap lebih efektif untuk menjangkau audiens internasional.
D
Menganalisis secara kritis konteks penggunaan bahasa asing di lingkungan kementerian dan mengusulkan pedoman yang mengatur penggunaan bahasa asing hanya untuk situasi yang memang tidak ada padanan efektifnya dalam Bahasa Indonesia atau untuk komunikasi internasional, serta memberikan penghargaan bagi ASN yang konsisten menggunakan Bahasa Indonesia.
E
Menyusun glosarium istilah-istilah asing yang umum digunakan beserta padanan Bahasa Indonesia-nya untuk disebarluaskan di lingkungan kementerian, serta mengadakan kompetisi menulis esai dalam Bahasa Indonesia sebagai upaya meningkatkan kecintaan ASN terhadap bahasa nasional.
NO. 105
Link Soal
Cermatilah paragraf berikut!
(1) Pengunjung pasti akan terpesona melihat kecantikan Gunung Rinjani.
(2) Di kawasan tersebut, kita bisa menjumpai deretan gedung pencakar langit yang megah.
(3) Pemandangan diperindah dengan langit biru dan awan putih.
(4) Gunung tersebut berdiri tegak dengan vegetasi hijau dan puncak pasir.
(5) Demikianlah indahnya panorama alam yang ditawarkan Gunung Rinjani.
Kalimat yang bersifat sumbang (tidak padu) dalam paragraf di atas adalah nomor...
A
(1)
B
(3)
C
(4)
D
(2)
E
(5)
NO. 106
Link Soal
Cermati paragraf berikut:
"Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengadakan program sosialisasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pada masyarakat. Program ini diikuti oleh ratusan warga dari berbagai kecamatan. Diharapkan, dengan adanya program ini, dapat meningkatkan kesadaran warga akan dampak positif dari lingkungan yang bersih dan sehat, demi terwujudnya tujuan pembangunan berkelanjutan."
Penggunaan kalimat "Diharapkan, dengan adanya program ini, dapat meningkatkan kesadaran warga akan dampak positif dari lingkungan yang bersih dan sehat" dalam paragraf tersebut kurang efektif dan tidak sepenuhnya sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia baku. Perbaikan yang paling tepat untuk kalimat tersebut agar lebih efektif dan baku adalah...
A
Diharapkan program ini dapat meningkatkan kesadaran warga akan dampak positif dari lingkungan yang bersih dan sehat.
B
Dengan program ini, kesadaran warga akan dampak positif dari lingkungan yang bersih dan sehat diharapkan dapat meningkat.
C
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga akan dampak positif dari lingkungan yang bersih dan sehat.
D
Peningkatan kesadaran warga akan dampak positif lingkungan yang bersih dan sehat diharapkan terjadi melalui program ini.
E
Diharapkan agar program ini mampu meningkatkan kesadaran warga akan dampak positif dari lingkungan yang bersih dan sehat.
NO. 107
Link Soal
Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) secara konsisten menggunakan terminologi asing dan frasa berbahasa Inggris yang kompleks dalam laporan resmi, presentasi publik, dan komunikasi internal, dengan argumen bahwa praktik tersebut mencerminkan modernitas dan profesionalisme institusi. Tindakan ini dilakukan meskipun ada padanan kata dalam Bahasa Indonesia yang baku dan mudah dipahami. Sebagai Pembuat Soal Standar BKN, apa implikasi *utama* dari praktik penggunaan bahasa tersebut terhadap nilai integritas ASN dan identitas nasional, sesuai dengan semangat Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara?
A
Menunjukkan kemampuan ASN dalam menguasai bahasa asing, yang esensial untuk kolaborasi internasional dan adaptasi terhadap perkembangan global.
B
Mencerminkan kurangnya kebanggaan dan kesadaran ASN akan kedudukan Bahasa Indonesia sebagai simbol pemersatu dan identitas bangsa, berpotensi mengikis kepercayaan publik terhadap komitmen menjaga nilai-nilai luhur negara.
C
Mengurangi efektivitas komunikasi internal dan eksternal karena tidak semua audiens memiliki pemahaman yang sama terhadap istilah-istilah asing tersebut.
D
Mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dan tata bahasa baku, yang seharusnya menjadi pedoman dalam penyusunan dokumen resmi.
E
Memperkuat persepsi publik bahwa ASN cenderung elitis dan kurang membumi, sehingga menciptakan jarak dengan masyarakat yang dilayani.
NO. 108
Link Soal
Cermati kalimat berikut: 'Pemerintah sedang menggalakkan program imunisasi nasional agar supaya balita terhindar daripada berbagai penyakit berbahaya.' Kalimat tersebut tidak efektif karena...
A
Penggunaan kata yang bermakna ganda (ambigu)
B
Kesalahan penulisan kata baku
C
Pemborosan kata (pleonasme) pada 'agar supaya' dan 'daripada'
D
Tidak memiliki subjek yang jelas
E
Penggunaan istilah asing yang tidak perlu
NO. 109
Link Soal
Perhatikan kalimat: 'Pemerintah Daerah menyiapkan tempat pengungsian untuk kelompok rentan, seperti: ibu hamil, lansia, dan anak difabel.' Kesalahan ejaan pada kalimat tersebut terletak pada...
A
huruf d dan k pada Pemerintah Daerah Kabupaten seharusnya kecil
B
mengevakuasi seharusnya mengefakuasi
C
tanda koma (,) setelah kata rentan dihilangkan
D
tanda titik dua (:) setelah kata seperti dihilangkan
E
anak-anak seharusnya anak anak
NO. 110
Link Soal
Manakah kalimat di bawah ini yang menerapkan penggunaan huruf kapital secara tepat sesuai pedoman umum ejaan bahasa Indonesia?
A
Bapaknya seorang brigadir jendral yang telah lama bertugas di Jayapura, Papua.
B
bapaknya seorang Brigadir Jendral yang telah lama bertugas di Jayapura, Papua.
C
Bapaknya seorang Brigadir Jendral yang telah lama bertugas di jayapura, Papua.
D
Bapaknya seorang Brigadir Jendral yang telah lama bertugas di Jayapura, Papua.
E
bapaknya seorang brigadir jendral yang telah lama bertugas di Jayapura, Papua.