Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 11. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 101
Link Soal
Manakah di antara kalimat berikut yang menggunakan kata baku sesuai dengan PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia)?
A
Kita harus menganalisa masalah ini dengan cermat.
B
Ibu membeli obat di apotik dekat rumah.
C
Atlet itu memiliki nafas yang sangat panjang.
D
Pemerintah sedang menggalakkan standarisasi produk lokal.
E
Risiko investasi saham memang cukup tinggi.
NO. 102
Link Soal
Dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang pesat, Bahasa Indonesia menghadapi tantangan signifikan. Penggunaan bahasa asing, terutama Inggris, semakin masif dalam ranah publik, komunikasi bisnis, hingga lingkungan kerja institusi pemerintah. Hal ini seringkali memunculkan dikotomi antara kebutuhan untuk bersaing secara global dengan keharusan menjaga kemurnian dan martabat Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan bahasa persatuan. Beberapa ASN bahkan cenderung menggunakan istilah asing yang sudah ada padanannya dalam Bahasa Indonesia demi terlihat 'modern' atau 'profesional'.
Jika Anda seorang ASN yang bertugas di bagian komunikasi publik suatu kementerian, bagaimana Anda akan menanggapi situasi ini dengan mempertimbangkan fungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara dan nilai integritas seorang ASN?
A
Mengeluarkan surat edaran internal yang melarang penggunaan bahasa asing dalam seluruh komunikasi resmi dan mengharuskan penggunaan padanan Bahasa Indonesia, serta memberikan sanksi bagi pelanggar untuk menegakkan disiplin kebahasaan.
B
Mendorong penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar melalui pelatihan rutin bagi ASN, sekaligus memfasilitasi forum diskusi untuk membahas dan menyepakati padanan istilah asing yang relevan, tanpa melarang total penggunaan bahasa asing yang krusial untuk konteks global.
C
Mempelopori kampanye penggunaan Bahasa Indonesia yang benar di media sosial dan portal berita, dengan menyajikan konten edukatif yang menarik mengenai kekayaan kosakata Bahasa Indonesia, sambil tetap menggunakan istilah asing jika dianggap lebih efektif untuk menjangkau audiens internasional.
D
Menganalisis secara kritis konteks penggunaan bahasa asing di lingkungan kementerian dan mengusulkan pedoman yang mengatur penggunaan bahasa asing hanya untuk situasi yang memang tidak ada padanan efektifnya dalam Bahasa Indonesia atau untuk komunikasi internasional, serta memberikan penghargaan bagi ASN yang konsisten menggunakan Bahasa Indonesia.
E
Menyusun glosarium istilah-istilah asing yang umum digunakan beserta padanan Bahasa Indonesia-nya untuk disebarluaskan di lingkungan kementerian, serta mengadakan kompetisi menulis esai dalam Bahasa Indonesia sebagai upaya meningkatkan kecintaan ASN terhadap bahasa nasional.
NO. 103
Link Soal
Manakah tata cara penulisan nama beserta gelar akademik yang sesuai dengan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia (EBI)?
A
Dr. Moh. Ilham S.Pd.
B
Moh. Ilham, S.Pd.
C
Moh. Ilham. S. Pd.
D
Moh, Ilham S, Pd
E
Moh. Ilham, S, Pd.
NO. 104
Link Soal
Di era banjir informasi, narasi hoaks dan disinformasi sering kali dikemas dengan pilihan kata yang provokatif, struktur kalimat yang ambigu, dan retorika manipulatif, sehingga mudah memperdaya masyarakat awam dan memicu perpecahan. Fenomena ini mengancam stabilitas sosial dan ketahanan nasional. Dalam konteks upaya menjaga ketahanan bangsa dan mengedukasi publik, bagaimana penguasaan dan pemanfaatan Bahasa Indonesia yang baik dan benar oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat menjadi benteng pertahanan *paling efektif* terhadap ancaman disinformasi?
A
Dengan secara proaktif menyebarkan informasi yang benar dalam Bahasa Indonesia baku melalui saluran resmi untuk meng-counter narasi hoaks yang beredar.
B
Dengan mengajarkan masyarakat luas cara mengidentifikasi ujaran provokatif dan struktur kalimat ambigu melalui program literasi Bahasa Indonesia.
C
Dengan menjadi teladan dalam penggunaan bahasa yang lugas, jelas, faktual, dan tidak memecah belah dalam setiap komunikasi resmi maupun pribadi, sehingga membangun kepercayaan publik terhadap informasi pemerintah dan meningkatkan daya kritis masyarakat.
D
Dengan mengembangkan aplikasi pendeteksi hoaks berbasis analisis linguistik Bahasa Indonesia untuk membantu masyarakat memverifikasi kebenaran informasi.
E
Dengan mengeluarkan regulasi ketat yang melarang penggunaan Bahasa Indonesia yang menyesatkan atau provokatif di media sosial.
NO. 105
Link Soal
Dalam proses perubahan naskah proklamasi dari tulisan tangan menjadi teks ketikan (otentik), terdapat beberapa perubahan redaksional. Manakah perubahan yang benar?
A
Kata 'Tempoh' diubah menjadi 'Tempo'
B
Kata 'Sukarno' diubah menjadi 'Soekarno'
C
Format tanggal '17-08-1945' diubah menjadi '17-08-05'
D
Kata 'Atas nama bangsa Indonesia' diubah menjadi 'Wakil-wakil bangsa Indonesia'
E
Kata 'Kemerdekaan' diubah menjadi 'Kebebasan'
NO. 106
Link Soal
Pak Budi, seorang Analis Kebijakan di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Makmur Jaya, ditugaskan untuk menyusun draf memo internal tentang “Prosedur Pengajuan Izin Limbah Cair yang Diperbarui”. Memo ini akan diedarkan kepada seluruh staf terkait untuk memastikan pemahaman yang seragam dan implementasi yang akurat. Dalam draf awalnya, Pak Budi menuliskan beberapa kalimat yang terasa kurang efektif atau tidak sesuai dengan kaidah bahasa resmi yang diharapkan dalam lingkungan kerja ASN. Salah satu kalimat yang ia tulis berbunyi:
“Kita harusnya cepet proses permohonan izin dari masyarakat biar mereka gak nunggu lama.”
Agar kalimat tersebut terdengar lebih formal, lugas, dan sesuai dengan gaya bahasa standar BKN/ASN untuk komunikasi internal yang resmi, bagaimana seharusnya Pak Budi merevisi kalimat tersebut?
A
Permohonan izin dari masyarakat perlu segera diproses untuk menghindari waktu tunggu yang berlebihan.
B
Kita mesti secepatnya memproses permohonan izin masyarakat agar tidak terjadi antrean yang panjang.
C
Harap proses permohonan izin warga dengan cepat supaya tidak membuat mereka lama menunggu.
D
Penting untuk memproses izin masyarakat secara kilat agar tidak ada keluhan yang muncul.
E
Tolong segera urus semua izin masyarakat agar mereka tidak protes dan lebih puas.
NO. 107
Link Soal
Dalam era globalisasi, fenomena penggunaan istilah asing, terutama bahasa Inggris, semakin marak dalam berbagai ranah publik di Indonesia, mulai dari penamaan produk, slogan iklan, bahkan hingga dalam komunikasi resmi dan akademik. Kondisi ini seringkali menimbulkan perdebatan antara kebutuhan untuk 'go global' dan kekhawatiran akan terkikisnya kedudukan Bahasa Indonesia. Jika kita mengevaluasi dampak paling signifikan dari tren ini terhadap kedaulatan bahasa dan ketahanan budaya bangsa Indonesia dalam jangka panjang, apa yang menjadi ancaman paling fundamental?
A
Tergerusnya pemahaman masyarakat umum terhadap makna asli istilah Bahasa Indonesia yang relevan, sehingga menciptakan kesenjangan komunikasi antargenerasi.
B
Meningkatnya ketergantungan intelektual bangsa pada bahasa asing sebagai sumber utama inovasi dan pengetahuan, menghambat kemandirian berpikir dan berkreasi dalam Bahasa Indonesia.
C
Melemahnya identitas nasional karena Bahasa Indonesia tidak lagi sepenuhnya merefleksikan kemajuan zaman, membuat masyarakat merasa 'kurang modern' jika menggunakan padanan kata lokal.
D
Pengurangan minat terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dan perguruan tinggi, karena dianggap kurang relevan dalam persaingan global.
E
Pergeseran fungsi Bahasa Indonesia dari bahasa ilmu pengetahuan menjadi sekadar bahasa komunikasi sehari-hari, kehilangan kapasitasnya sebagai medium diskursus tingkat tinggi.
NO. 108
Link Soal
Lengkapi kalimat berikut agar menjadi kalimat efektif: 'Kakek tua itu ... pengalamannya semasa kecil kepada cucu-cucunya.'
A
Bercerita
B
Menceritakan
C
Menceritakan tentang
D
Cerita hal
E
Menceritai
NO. 109
Link Soal
Perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia yang terus disempurnakan, mulai dari Ejaan van Ophuijsen hingga Ejaan Bahasa Indonesia (EBI), mencerminkan upaya sistematis untuk membakukan dan menstandardisasi Bahasa Indonesia demi kemudahan komunikasi, pendidikan, dan administrasi negara. Namun, di era digital, banyak ASN yang kerap abai terhadap kaidah EBI dalam korespondensi resmi, penulisan laporan, maupun komunikasi publik di media sosial. Alasan yang sering dikemukakan adalah kepraktisan atau anggapan bahwa hal tersebut tidak esensial dibandingkan substansi pesan. Padahal, penggunaan bahasa yang baku dan benar adalah cerminan profesionalisme dan integritas.
Dalam sudut pandang integritas seorang ASN dan prinsip good governance, apa implikasi jangka panjang yang paling mungkin timbul dari rendahnya kepatuhan terhadap standar EBI dalam komunikasi resmi birokrasi?
A
Terjadinya ketidakjelasan atau ambigu dalam interpretasi dokumen-dokumen resmi, yang dapat memicu kesalahan administrasi, penyimpangan kebijakan, atau bahkan sengketa hukum di kemudian hari.
B
Merosotnya citra publik institusi pemerintah karena dianggap tidak profesional dan kurang serius dalam menjalankan tugas, sehingga mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi.
C
Lambatnya proses birokrasi karena perlu waktu lebih lama untuk mengoreksi kesalahan penulisan atau merumuskan kembali pesan yang tidak baku, mengurangi efisiensi pelayanan publik.
D
Kesulitan dalam pelestarian dan pengembangan Bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi karena kurangnya standar yang konsisten di lingkungan pemerintah sebagai teladan.
E
Pembiasan makna dan tujuan dari kebijakan publik yang disampaikan, menyebabkan masyarakat salah memahami arahan pemerintah dan berpotensi menimbulkan resistensi atau ketidakpatuhan.
NO. 110
Link Soal
Perhatikan kalimat berikut: 'Dampak penggunaan gawai secara berlebihan pada anak bermacam-macam, seperti penurunan motivasi belajar, berkurangnya komunikasi... dan masuknya informasi yang tidak layak.' Manakah kata bentukan yang penggunaannya kurang tepat dalam kalimat tersebut?
A
penggunaan
B
berlebihan
C
penurunan
D
berkurangnya
E
masuknya