PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia

Halaman 12. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

NO. 111
Di Desa Cakrawala, Pak Budi, seorang pensiunan guru Bahasa Indonesia, sering mengamati perubahan dalam penggunaan bahasa oleh generasi muda. Ia teringat bagaimana di masa mudanya, penggunaan Bahasa Indonesia sangat dijunjung tinggi keformalannya, terutama dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan resmi. Kata-kata serapan dari bahasa daerah atau asing selalu melalui proses adaptasi yang ketat dan seringkali dianggap kurang pantas jika digunakan tanpa konteks yang tepat. Kini, ia melihat cucunya, Rio, dan teman-temannya di media sosial dengan mudahnya mencampuradukkan Bahasa Indonesia baku dengan istilah-istilah gaul, singkatan, dan kata-kata serapan dari bahasa asing yang langsung diadopsi tanpa penyesuaian. Fenomena ini membuat Pak Budi merenungkan tantangan besar yang dihadapi Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Berdasarkan narasi tersebut, perbandingan penerapan Bahasa Indonesia di masa lalu dan masa kini menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional adalah dalam aspek...
A
peningkatan daya tarik dan fleksibilitas bahasa agar lebih relevan dengan perkembangan zaman.
B
pelestarian kaidah kebahasaan baku sebagai fondasi identitas dan pemersatu bangsa.
C
diversifikasi penggunaan bahasa di berbagai platform komunikasi digital.
D
kemampuan beradaptasi dengan masuknya kosakata baru dari bahasa asing dan daerah.
E
efisiensi komunikasi lintas generasi dan budaya dalam era globalisasi.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 112
Sebagai seorang editor senior di sebuah penerbitan, Anda bertanggung jawab memastikan semua naskah mematuhi kaidah kebahasaan baku PUEBII (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan), khususnya dalam penulisan kalimat langsung. Perhatikan kutipan-kutipan berikut yang diambil dari draf laporan wawancara. Pilihlah satu di antara kutipan tersebut yang paling tepat dan sempurna penulisannya sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia.
A
"Saya tidak akan menyerah begitu saja", tegasnya, "sebelum tujuan ini tercapai."
B
Kepala Bagian Pemasaran berujar: "Kita harus menemukan strategi baru untuk meningkatkan penjualan!"
C
"Meskipun sulit, kita harus tetap optimis," kata Direktur Utama, "karena semangat adalah kunci keberhasilan."
D
"Apakah semua sudah siap?" Tanya Koordinator Acara.
E
"Waspada selalu," ingat Bapak Presiden, "terhadap penyebaran informasi palsu".

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 113
Seorang staf administrasi diminta untuk menyusun pengumuman resmi mengenai perubahan jam operasional kantor. Pengumuman tersebut akan ditempel di papan informasi dan juga diunggah di situs web instansi. Manakah dari pilihan kalimat pembuka pengumuman berikut yang paling tepat dan baku sesuai kaidah Bahasa Indonesia?
A
Diberitahukan kepada seluruh masyarakat, bahwasanya jam operasional kantor kami akan berubah mulai hari Senin, 10 Mei 2024.
B
Dengan ini kami informasikan bahwa, terhitung mulai Senin, 10 Mei 2024, jam operasional kantor akan mengalami penyesuaian.
C
Penting! Perubahan jam operasional kantor akan dimulai pada tanggal 10 Mei 2024 (Senin).
D
Harap maklum, jam operasional kantor akan diubah efektif per 10 Mei 2024, di hari Senin.
E
Bersama ini kami sampaikan, adanya perubahan jam operasional kantor, yang akan berlaku mulai hari Senin tanggal 10 Mei 2024.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 114
Sumpah Pemuda pada tahun 1928 mendeklarasikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Keputusan ini merupakan tonggak penting yang melampaui kepentingan etnis dan golongan, menjadikan Bahasa Indonesia sebagai simbol perekat bangsa yang majemuk. Namun, di era otonomi daerah, muncul kembali penguatan identitas lokal yang kadang-kadang disalahartikan sebagai penyingkiran bahasa nasional demi bahasa daerah. Beberapa kepala daerah bahkan memprioritaskan penggunaan bahasa daerah dalam forum-forum resmi pemerintahan tanpa pertimbangan yang matang, meskipun mayoritas audiens tidak memahami bahasa daerah tersebut. Fenomena ini, jika tidak disikapi dengan bijak, berpotensi mengikis fungsi Bahasa Indonesia sebagai instrumen komunikasi lintas budaya dan identitas nasional. Apa implikasi paling signifikan dari kecenderungan tersebut terhadap upaya menjaga persatuan dan keutuhan NKRI, ditinjau dari peran Bahasa Indonesia?
A
Melemahnya identitas nasional dan rasa kebangsaan karena Bahasa Indonesia tidak lagi menjadi representasi utama jati diri bangsa di mata dunia, digantikan oleh identitas daerah yang lebih menonjol.
B
Terhambatnya mobilitas sosial dan ekonomi antarwilayah karena perbedaan bahasa yang semakin kentara, menyulitkan komunikasi dan koordinasi lintas daerah dalam program-program pembangunan nasional.
C
Potensi konflik horizontal akibat kesenjangan pemahaman dan akses informasi antara kelompok masyarakat yang menguasai bahasa daerah mayoritas dan minoritas, sehingga mengancam kohesi sosial.
D
Menurunnya efektivitas komunikasi dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta antarlembaga daerah yang berbeda, yang dapat berujung pada inefisiensi birokrasi dan hambatan implementasi kebijakan publik secara nasional.
E
Tergerusnya kearifan lokal dan warisan budaya yang terkandung dalam bahasa daerah, sebab penekanan pada bahasa daerah sebagai identitas justru mengabaikan perlunya standar komunikasi nasional yang mengakomodasi keberagaman.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 115
Pak Budi, seorang Analis Kebijakan di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Makmur Jaya, ditugaskan untuk menyusun draf memo internal tentang “Prosedur Pengajuan Izin Limbah Cair yang Diperbarui”. Memo ini akan diedarkan kepada seluruh staf terkait untuk memastikan pemahaman yang seragam dan implementasi yang akurat. Dalam draf awalnya, Pak Budi menuliskan beberapa kalimat yang terasa kurang efektif atau tidak sesuai dengan kaidah bahasa resmi yang diharapkan dalam lingkungan kerja ASN. Salah satu kalimat yang ia tulis berbunyi: “Kita harusnya cepet proses permohonan izin dari masyarakat biar mereka gak nunggu lama.” Agar kalimat tersebut terdengar lebih formal, lugas, dan sesuai dengan gaya bahasa standar BKN/ASN untuk komunikasi internal yang resmi, bagaimana seharusnya Pak Budi merevisi kalimat tersebut?
A
Permohonan izin dari masyarakat perlu segera diproses untuk menghindari waktu tunggu yang berlebihan.
B
Kita mesti secepatnya memproses permohonan izin masyarakat agar tidak terjadi antrean yang panjang.
C
Harap proses permohonan izin warga dengan cepat supaya tidak membuat mereka lama menunggu.
D
Penting untuk memproses izin masyarakat secara kilat agar tidak ada keluhan yang muncul.
E
Tolong segera urus semua izin masyarakat agar mereka tidak protes dan lebih puas.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 116
Bacalah kalimat berikut: 'Iparnya, selain pekerjaannya pada sebuah perusahaan penerbit yang tersohor, juga penulis terkemuka.' Perbaikan kata bentukan yang salah pada kalimat tersebut adalah...
A
pekerjaannya seharusnya bekerja
B
penerbit seharusnya penerbitan
C
tersohor seharusnya tersohorkan
D
terkemuka seharusnya terkemuka
E
mengusung seharusnya berusung

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 117
Di wilayah kepulauan fiktif Nusantara Bahari, pemerintah daerah yang baru terpilih, dipimpin oleh Gubernur Raya, memiliki visi ambisius untuk menjadikan daerahnya pusat pariwisata dan perdagangan internasional. Untuk mencapai tujuan ini, Gubernur Raya mengeluarkan kebijakan yang sangat kontroversial: secara bertahap menggantikan penggunaan Bahasa Bahari, bahasa nasional mereka, dengan bahasa asing populer dalam segala bentuk komunikasi resmi pemerintahan, pengajaran di sekolah-sekolah, hingga rambu-rambu jalan dan informasi publik. Alasan di balik kebijakan ini adalah untuk mempermudah akses informasi bagi wisatawan dan investor asing, serta meningkatkan daya saing global penduduk lokal. Namun, setelah beberapa tahun implementasi, kebijakan tersebut justru menimbulkan gejolak sosial dan masalah kebangsaan yang serius. Dampak negatif paling signifikan yang mungkin timbul akibat pengabaian bahasa nasional tersebut, dilihat dari perspektif keutuhan bangsa, adalah...
A
Terbentuknya kesenjangan komunikasi yang mendalam antara kelompok masyarakat yang fasih berbahasa asing dan yang tidak, berujung pada fragmentasi sosial dan melemahnya semangat persatuan.
B
Penurunan drastis kualitas pendidikan karena guru-guru lokal kesulitan mengajar dalam bahasa asing yang belum mereka kuasai sepenuhnya.
C
Peningkatan jumlah investasi asing dan wisatawan mancanegara yang datang ke Nusantara Bahari karena kemudahan berbahasa.
D
Hilangnya sebagian besar warisan budaya lokal karena masyarakat lebih fokus mempelajari budaya asing melalui bahasanya.
E
Munculnya generasi muda yang sangat kompetitif di pasar kerja internasional namun memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 118
Lengkapi kalimat berikut agar menjadi kalimat efektif: 'Kakek tua itu ... pengalamannya semasa kecil kepada cucu-cucunya.'
A
Bercerita
B
Menceritakan
C
Menceritakan tentang
D
Cerita hal
E
Menceritai

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 119
Penggunaan imbuhan pen- (nomenklatur pelaku atau alat) yang paling tepat dalam konteks kalimat adalah...
A
Para petembak sudah mengambil posisi di bukit.
B
Petugas penabur benih ikan sedang bekerja di kolam.
C
Kedua peninju itu bertarung di atas ring.
D
Siapa petendang bola ke arah gawang itu?
E
Siska adalah pentari tradisional yang berbakat.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 120
Perhatikan kalimat: 'Pemerintah Daerah menyiapkan tempat pengungsian untuk kelompok rentan, seperti: ibu hamil, lansia, dan anak difabel.' Kesalahan ejaan pada kalimat tersebut terletak pada...
A
huruf d dan k pada Pemerintah Daerah Kabupaten seharusnya kecil
B
mengevakuasi seharusnya mengefakuasi
C
tanda koma (,) setelah kata rentan dihilangkan
D
tanda titik dua (:) setelah kata seperti dihilangkan
E
anak-anak seharusnya anak anak

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.