Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 13. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 121
Link Soal
Pemerintah Indonesia secara aktif melakukan diplomasi kebudayaan, salah satunya dengan memperkenalkan Bahasa Indonesia ke kancah internasional. Banyak negara kini menyediakan program studi Bahasa Indonesia, dan minat belajar Bahasa Indonesia di luar negeri terus meningkat. Fenomena ini menunjukkan potensi Bahasa Indonesia untuk menjadi bahasa yang relevan di tingkat global. Namun, di sisi lain, kesadaran internal akan pentingnya standardisasi dan pengembangan Bahasa Indonesia itu sendiri masih menjadi pekerjaan rumah. Misalnya, masih banyak ASN yang kurang menguasai tata bahasa dan ejaan yang baku, atau bahkan meremehkan pentingnya penulisan ilmiah dalam Bahasa Indonesia.
Implikasi apa yang paling krusial terhadap visi Indonesia sebagai negara maju dan berdaya saing global jika ASN tidak memiliki komitmen kuat dalam pengembangan dan penguasaan Bahasa Indonesia secara baku dan ilmiah?
A
Terhambatnya penyebaran nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Indonesia ke dunia internasional, karena Bahasa Indonesia tidak dikembangkan sebagai medium yang kapabel untuk diplomasi kebudayaan.
B
Melemahnya posisi tawar Indonesia dalam forum internasional karena ASN diplomat atau perwakilan negara kurang mampu mengartikulasikan kepentingan nasional secara presisi dalam Bahasa Indonesia.
C
Tertinggalnya Indonesia dalam transfer pengetahuan dan teknologi global karena Bahasa Indonesia tidak berkembang menjadi bahasa ilmu pengetahuan yang kredibel dan diakui secara internasional.
D
Kesulitan dalam membangun citra profesional dan integritas ASN di mata komunitas internasional, karena ketidakmampuan menggunakan Bahasa Indonesia secara konsisten dan baku.
E
Hilangnya potensi Bahasa Indonesia untuk menjadi salah satu bahasa resmi PBB atau organisasi internasional lainnya, karena kurangnya dukungan internal dari aparatur negara.
NO. 122
Link Soal
Perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia yang terus disempurnakan, mulai dari Ejaan van Ophuijsen hingga Ejaan Bahasa Indonesia (EBI), mencerminkan upaya sistematis untuk membakukan dan menstandardisasi Bahasa Indonesia demi kemudahan komunikasi, pendidikan, dan administrasi negara. Namun, di era digital, banyak ASN yang kerap abai terhadap kaidah EBI dalam korespondensi resmi, penulisan laporan, maupun komunikasi publik di media sosial. Alasan yang sering dikemukakan adalah kepraktisan atau anggapan bahwa hal tersebut tidak esensial dibandingkan substansi pesan. Padahal, penggunaan bahasa yang baku dan benar adalah cerminan profesionalisme dan integritas.
Dalam sudut pandang integritas seorang ASN dan prinsip good governance, apa implikasi jangka panjang yang paling mungkin timbul dari rendahnya kepatuhan terhadap standar EBI dalam komunikasi resmi birokrasi?
A
Terjadinya ketidakjelasan atau ambigu dalam interpretasi dokumen-dokumen resmi, yang dapat memicu kesalahan administrasi, penyimpangan kebijakan, atau bahkan sengketa hukum di kemudian hari.
B
Merosotnya citra publik institusi pemerintah karena dianggap tidak profesional dan kurang serius dalam menjalankan tugas, sehingga mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi.
C
Lambatnya proses birokrasi karena perlu waktu lebih lama untuk mengoreksi kesalahan penulisan atau merumuskan kembali pesan yang tidak baku, mengurangi efisiensi pelayanan publik.
D
Kesulitan dalam pelestarian dan pengembangan Bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi karena kurangnya standar yang konsisten di lingkungan pemerintah sebagai teladan.
E
Pembiasan makna dan tujuan dari kebijakan publik yang disampaikan, menyebabkan masyarakat salah memahami arahan pemerintah dan berpotensi menimbulkan resistensi atau ketidakpatuhan.
NO. 123
Link Soal
Kesimpulan yang dapat ditarik dari bacaan tentang tugas guru tersebut adalah bahwa pemberian les tambahan diperbolehkan asalkan...
A
Mendapatkan keuntungan finansial yang besar
B
Dilakukan saat tidak mengajar di sekolah
C
Bertujuan meningkatkan pemahaman siswa yang kurang
D
Dapat meningkatkan popularitas sekolah
E
Hanya diberikan kepada siswa terbaik
NO. 124
Link Soal
Manakah di antara kalimat berikut yang menggunakan kata baku sesuai dengan PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia)?
A
Kita harus menganalisa masalah ini dengan cermat.
B
Ibu membeli obat di apotik dekat rumah.
C
Atlet itu memiliki nafas yang sangat panjang.
D
Pemerintah sedang menggalakkan standarisasi produk lokal.
E
Risiko investasi saham memang cukup tinggi.
NO. 125
Link Soal
Penggunaan Bahasa Indonesia dalam dunia teknologi dan sains seringkali menghadapi kendala. Istilah-istilah teknis baru lebih mudah diserap dari bahasa asing (terutama Inggris) daripada diciptakan padanan dalam Bahasa Indonesia. Hal ini mengakibatkan glosarium istilah-istilah ilmiah menjadi didominasi oleh serapan langsung, bahkan di lingkungan akademik dan riset. Akibatnya, pemahaman masyarakat umum terhadap inovasi teknologi menjadi terhambat, dan kemampuan Bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan pun dipertanyakan. Sebagai seorang ASN yang mengemban tugas dalam penyampaian informasi dan edukasi publik terkait perkembangan sains dan teknologi, Anda dihadapkan pada dilema ini.
Bagaimana Anda akan menyikapi situasi ini untuk menjaga integritas kebahasaan sekaligus memastikan informasi ilmiah tersampaikan secara efektif kepada masyarakat?
A
Menggunakan istilah asing secara langsung namun dengan memberikan penjelasan rinci dalam Bahasa Indonesia, serta menyarankan para ahli untuk lebih aktif dalam mencari atau menciptakan padanan istilah ilmiah.
B
Memprioritaskan penggunaan padanan Bahasa Indonesia yang sudah ada, dan jika belum ada, berkolaborasi dengan lembaga kebahasaan untuk membentuk padanan baru sebelum istilah tersebut digunakan dalam komunikasi publik.
C
Menerjemahkan setiap istilah teknis asing ke dalam Bahasa Indonesia secara literal, meskipun terkadang terkesan kaku atau kurang tepat, demi menjaga kemurnian bahasa dan konsistensi dalam komunikasi.
D
Mengadopsi istilah asing sepenuhnya jika sudah umum digunakan dan dipahami oleh masyarakat luas, tanpa perlu mencari padanan, agar penyampaian informasi lebih cepat dan efisien.
E
Menyusun kamus istilah sains dan teknologi dalam Bahasa Indonesia yang komprehensif, kemudian mewajibkan seluruh institusi pemerintah dan pendidikan untuk menggunakannya sebagai acuan tunggal.
NO. 126
Link Soal
Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini. Manakah kalimat yang paling efektif, baku, dan tepat untuk digunakan dalam sebuah laporan resmi atau dokumen kedinasan?
A
Demi untuk meningkatkan kualitas layanan publik, kami telah menggalakkan program pelatihan bagi para pegawai.
B
Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik, program pelatihan telah digalakkan bagi pegawai.
C
Peningkatan kualitas layanan publik dapat dilakukan dengan menggalakkan program pelatihan bagi pegawai.
D
Agar kualitas layanan publik menjadi lebih baik, maka program pelatihan bagi pegawai perlu digalakkan.
E
Untuk meningkatkan kualitas layanan publik, kami telah menggalakkan program pelatihan bagi para pegawai.
NO. 127
Link Soal
Sebuah rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) yang sangat krusial untuk implementasi kebijakan publik mengalami penundaan signifikan dalam pengesahannya. Penundaan ini disebabkan oleh banyaknya pasal yang menggunakan frasa ambigu, terminologi yang tidak konsisten, serta struktur kalimat yang multitafsir, sehingga menimbulkan perdebatan dan berbagai interpretasi di kalangan pemangku kepentingan dan ahli hukum. Sebagai akibatnya, masyarakat tidak mendapatkan kepastian hukum terkait kebijakan tersebut. Dalam konteks fungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa hukum dan administrasi negara, prinsip fundamental tata kelola pemerintahan yang *paling* terganggu oleh kondisi tersebut adalah...
A
Efisiensi birokrasi, karena membutuhkan klarifikasi dan revisi berulang yang memakan waktu dan sumber daya.
B
Partisipasi publik, sebab masyarakat akan kesulitan memahami isi RPP sehingga sulit memberikan masukan yang berkualitas.
C
Transparansi, karena informasi yang tidak jelas menyulitkan pengawasan publik terhadap proses legislasi dan implementasi kebijakan.
D
Akuntabilitas dan kepastian hukum, karena ambiguitas bahasa membuka celah untuk penyalahgunaan wewenang dan ketidakseragaman dalam penegakan hukum, yang merugikan masyarakat.
E
Responsivitas pemerintah, karena proses adaptasi kebijakan terhadap dinamika sosial menjadi terhambat oleh kekaburan bahasa dalam regulasi.
NO. 128
Link Soal
Pola kalimat 'Di kelas, guru memberikan penjelasan materi baru' serupa dengan...
A
Di pesta ulang tahun, anak-anak bermain game
B
Pada konferensi, para ilmuwan mempresentasikan hasil penelitian
C
Setiap sore, kucing bermain di halaman rumah
D
Di taman bermain, anak-anak riang bermain ayunan
E
Para pejabat negara menghadiri rapat kenegaraan
NO. 129
Link Soal
Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra Nasional (PPBSN) melakukan studi komparatif tentang dinamika penggunaan Bahasa Indonesia lintas generasi dan platform komunikasi digital. Temuan kunci menunjukkan bahwa generasi sebelum tahun 1980 cenderung menginternalisasi Bahasa Indonesia dengan kaidah tata bahasa yang ketat, memegang teguh pedoman Ejaan Yang Disempurnakan (EYD), dan mempraktikkan adaptasi selektif terhadap kosakata asing atau daerah, khususnya dalam ranah formal. Sebaliknya, observasi pada generasi setelah tahun 2000 mengungkapkan kecenderungan masif untuk mengintegrasikan slang, akronim, dan adopsi langsung istilah asing (e.g., 'literally,' 'spill the tea,' 'vibes') tanpa proses pembakuan yang jelas dalam komunikasi sehari-hari, bahkan di beberapa konteks semi-formal digital. Fenomena ini, menurut laporan PPBSN, berpotensi menciptakan fragmentasi linguistik dan mengaburkan batas antara Bahasa Indonesia baku dan non-baku di mata publik.
Berdasarkan analisis data studi PPBSN tersebut, tantangan strategis paling krusial yang dihadapi Bahasa Indonesia dalam mempertahankan perannya sebagai perekat identitas nasional di tengah arus perubahan linguistik ini berkaitan erat dengan aspek...
A
Fleksibilitas Bahasa Indonesia untuk menyerap dan mengakomodasi keberagaman dialek regional.
B
Penjagaan konsistensi kaidah bahasa baku dan otoritasnya sebagai standar komunikasi nasional.
C
Optimalisasi promosi Bahasa Indonesia sebagai bahasa pergaulan internasional dan diplomasi.
D
Pengembangan kurikulum pendidikan bahasa yang lebih responsif terhadap tren penggunaan bahasa gaul.
E
Peningkatan kapasitas infrastruktur digital untuk mendukung literasi berbahasa Indonesia.
NO. 130
Link Soal
Seorang staf ahli diminta menyusun draf laporan akhir program kerja pemerintah. Salah satu poin penting yang harus ditekankan adalah urgensi pelestarian lingkungan hidup dan partisipasi masyarakat. Staf tersebut menyusun lima draf kalimat untuk bagian tersebut. Manakah kalimat berikut yang paling tepat dan efektif untuk dicantumkan dalam laporan resmi tersebut, sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia baku dan prinsip kejelasan komunikasi?
A
Partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam upaya pelestarian lingkungan hidup agar berkelanjutan.
B
Untuk melestarikan lingkungan hidup, partisipasi aktif masyarakat merupakan sebuah keharusan.
C
Lingkungan hidup harus dilestarikan, sehingga partisipasi masyarakat mesti ditingkatkan.
D
Urgensi pelestarian lingkungan hidup membutuhkan partisipasi masyarakat yang proaktif dan berkelanjutan.
E
Diharapkan agar masyarakat mau berpartisipasi untuk pelestarian lingkungan hidup.