Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 13. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 121
Link Soal
Manakah tata cara penulisan nama beserta gelar akademik yang sesuai dengan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia (EBI)?
A
Dr. Moh. Ilham S.Pd.
B
Moh. Ilham, S.Pd.
C
Moh. Ilham. S. Pd.
D
Moh, Ilham S, Pd
E
Moh. Ilham, S, Pd.
NO. 122
Link Soal
Manakah di antara kalimat berikut yang merupakan kalimat efektif sesuai kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar?
A
Bagi semua peserta rapat diharapkan hadir tepat waktu.
B
Semua peserta rapat diharapkan hadir tepat waktu.
C
Kepada para hadirin dipersilahkan duduk kembali.
D
Dia naik ke atas panggung untuk menerima piala.
E
Saya melihat mahasiswa itu sedang mendiskusikan tentang masalah skripsi.
NO. 123
Link Soal
Di Negeri Samudra Bakti, sebuah negara kepulauan yang kaya akan keberagaman bahasa daerah, terdapat seorang pemimpin visioner bernama Presiden Dirgantara. Beliau sangat menyadari bahwa untuk menyatukan puluhan suku dan budaya, diperlukan sebuah bahasa nasional yang kuat, terstruktur, dan mampu menjadi medium komunikasi yang efektif di berbagai bidang, mulai dari pendidikan hingga pemerintahan. Presiden Dirgantara secara aktif mendorong pembakuan kosakata, penyusunan tata bahasa yang baku, serta penggunaan Bahasa Nasional Bakti yang konsisten dan tepat di seluruh lini kehidupan bernegara, bahkan sering memimpin diskusi tentang kaidah kebahasaan untuk menghindari pengaruh asing yang berlebihan. Tokoh nasional siapakah di Indonesia yang memiliki semangat dan dedikasi serupa dengan Presiden Dirgantara dalam memperjuangkan, membakukan, dan mengembangkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang modern dan berintegritas?
A
Sutan Takdir Alisjahbana
B
Muhammad Yamin
C
Ki Hajar Dewantara
D
Bung Tomo
E
Chairil Anwar
NO. 124
Link Soal
Manakah di antara kalimat berikut yang menggunakan kata baku sesuai dengan PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia)?
A
Kita harus menganalisa masalah ini dengan cermat.
B
Ibu membeli obat di apotik dekat rumah.
C
Atlet itu memiliki nafas yang sangat panjang.
D
Pemerintah sedang menggalakkan standarisasi produk lokal.
E
Risiko investasi saham memang cukup tinggi.
NO. 125
Link Soal
Cermatilah kalimat berikut: 'Meskipun sudah di revisi beberapa kali, hasil rapat tim panitia masih banyak mengandung kekeliruan fatal, diantaranya mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh ketua.'
Berdasarkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEB), manakah pilihan yang menunjukkan perbaikan paling tepat untuk kalimat di atas?
A
Meskipun sudah **direvisi** beberapa kali, hasil rapat **panitia** masih banyak mengandung kekeliruan fatal, **di antaranya** mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh ketua.
B
Meskipun sudah **direvisi** beberapa kali, hasil rapat **tim panitia** masih banyak mengandung kekeliruan fatal, **diantaranya** mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh ketua.
C
Meskipun sudah **di revisi** beberapa kali, hasil rapat **panitia** masih banyak mengandung kekeliruan fatal, **di antaranya** mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh ketua.
D
Meskipun sudah **direvisi** beberapa kali, hasil rapat **panitia** masih banyak mengandung kekeliruan fatal, **diantaranya** mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh ketua.
E
Meskipun sudah di revisi beberapa kali, hasil rapat tim panitia masih banyak mengandung kekeliruan fatal, diantaranya mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh Ketua.
NO. 126
Link Soal
Ejaan Bahasa Indonesia telah mengalami beberapa kali perubahan dan penyempurnaan, dari Ejaan Van Ophuijsen, Soewandi, EYD, hingga kini PUEBI. Perubahan-perubahan ini seringkali dipandang sebagai sekadar revisi teknis tata tulis. Namun, dalam konteks pembangunan bangsa dan pengukuhan identitas nasional pasca-kemerdekaan, upaya standardisasi ejaan ini memiliki peran yang jauh lebih strategis. Analisis bagaimana standardisasi ejaan secara fundamental berkontribusi pada pencapaian tujuan Sumpah Pemuda, melampaui sekadar kemudahan komunikasi dan pengajaran?
A
Standardisasi ejaan mempermudah proses belajar mengajar Bahasa Indonesia di seluruh pelosok negeri, memastikan pemahaman yang seragam di berbagai daerah.
B
Ejaan yang baku menciptakan rasa kepemilikan dan kebanggaan terhadap Bahasa Indonesia sebagai bahasa yang teratur dan modern, setara dengan bahasa-bahasa maju lainnya di dunia.
C
Pembakuan ejaan secara efektif meminimalkan variasi penulisan antarindividu dan antardaerah, sehingga menghasilkan konsensus linguistik yang kuat dan memperkokoh persatuan nasional di tingkat fundamental.
D
Ejaan yang stabil menjadi landasan bagi pengembangan sastra dan ilmu pengetahuan yang lebih maju, karena memungkinkan pencatatan gagasan yang konsisten dan akurat.
E
Standardisasi ejaan menjadi syarat mutlak agar Bahasa Indonesia dapat diadaptasi dengan baik ke dalam teknologi informasi dan komunikasi modern, seperti mesin pencari dan perangkat lunak.
NO. 127
Link Soal
Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) mengunggah serangkaian opini pribadi di media sosial dengan menggunakan bahasa yang sangat sarkastik, merendahkan kelompok tertentu, dan cenderung memecah belah. Meskipun ASN tersebut tidak secara eksplisit menyebut jabatannya, identitasnya sebagai pegawai pemerintah mudah terlacak dan unggahan tersebut menjadi viral, menimbulkan kontroversi dan kritik keras dari masyarakat. Tindakan ini, meskipun di ranah pribadi, memiliki implikasi serius terhadap integritas korps ASN dan citra negara. Dalam perspektif fungsi Bahasa Indonesia sebagai sarana komunikasi negara yang berintegritas, pelanggaran nilai apa yang *paling fundamental* dari perilaku ASN tersebut?
A
Pelanggaran terhadap kode etik ASN yang mengharuskan penggunaan media sosial secara bijak dan profesional, sesuai dengan standar perilaku pegawai pemerintah.
B
Mengikis kewibawaan dan martabat Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi yang seharusnya digunakan dengan penuh tanggung jawab dan integritas, terutama oleh aparatur negara yang mewakili negara.
C
Menunjukkan ketidakmampuan ASN dalam membedakan ranah privat dan publik, yang dapat menimbulkan konflik kepentingan atau bias dalam pelaksanaan tugas.
D
Merusak reputasi pribadi ASN yang bersangkutan dan berpotensi menghambat jenjang kariernya di masa depan akibat sanksi disipliner.
E
Memperkuat stigma negatif masyarakat terhadap ASN sebagai kelompok yang kurang sensitif atau tidak peduli terhadap isu-isu sosial dan persatuan bangsa.
NO. 128
Link Soal
Bacalah paragraf berikut dengan saksama:
'Pada era globalisasi ini, banyak sekali masyarakat khususnya para milenial yang sudah mulai melupakan bahasa ibu. Padahal, bahasa daerah dan bahasa nasional (bahasa Indonesia) merupakan identitas bangsa yang harus dijunjung tinggi dan dilestarikan. Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam setiap kesempatan.'
Analisis paragraf tersebut dan tentukan bagian kalimat yang mengandung ketidakefektifan paling signifikan berdasarkan kaidah Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dan prinsip keefektifan kalimat, serta bagaimana perbaikan yang paling tepat untuk bagian tersebut.
A
Kalimat pertama: Frasa 'banyak sekali masyarakat khususnya para milenial' sebaiknya diperbaiki menjadi 'banyak masyarakat, terutama milenial'. Perbaikan ini menghilangkan pemborosan kata dan membuat kalimat lebih formal.
B
Kalimat kedua: Penulisan 'bahasa nasional (bahasa Indonesia)' sebaiknya diganti menjadi 'bahasa Nasional (Bahasa Indonesia)' untuk mengikuti kaidah kapitalisasi nama bahasa dan istilah kenegaraan.
C
Kalimat ketiga: Frasa 'bahasa Indonesia yang baik dan benar' sebaiknya diubah menjadi 'bahasa Indonesia sesuai kaidah' untuk lebih memperjelas standar penggunaan bahasa.
D
Kalimat pertama: Frasa 'melupakan bahasa ibu' sebaiknya diganti menjadi 'mengabaikan bahasa daerah dan nasional' untuk menghindari ambiguitas makna 'bahasa ibu' dalam konteks ini.
E
Kalimat ketiga: Bagian 'sudah sepatutnya kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga' sebaiknya diperbaiki menjadi 'sudah sepatutnya kita sebagai warga negara Indonesia bangga' atau 'kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga'. Perbaikan ini menghilangkan redundansi penggunaan dua penanda kewajiban sekaligus ('sudah sepatutnya' dan 'harus'), sehingga kalimat lebih efektif dan sesuai PUEBI.
NO. 129
Link Soal
Cermati kalimat ini: 'Pemberian vaksin atau imunisasi secara luas, diakui sebagai salah satu intervensi kesehatan yang paling berhasil.' Manakah perbaikan ejaan yang benar?
A
vaksin seharusnya vaksinasi
B
tanda koma (,) setelah kata luas dihilangkan
C
intervensi seharusnya interfensi
D
di dunia seharusnya didunia
E
setelah dunia diberi tanda koma (,)
NO. 130
Link Soal
Kalimat: 'Akar tanaman bakau melengkung besar-besar.' Kata reduplikasi 'besar-besar' pada kalimat tersebut memiliki kesamaan makna dengan kata reduplikasi dalam kalimat...
A
Jumlah anak-anak dalam satu keluarga dibatasi.
B
Ia sering menelepon saya pada waktu malam-malam.
C
Mahasiswa dalam negeri juga pintar-pintar dalam bidang teknologi.
D
Kami membeli makanan kecil di kantin saat istirahat.
E
Anak itu senang bermanja-manja kepada orang tuanya.