Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 14. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 131
Link Soal
Secara etimologi, kata ideologi terbentuk dari kata 'idea' dan 'logos'. Dalam konteks ini, makna dari kata 'idea' adalah...
A
Ilmu Pengetahuan
B
Metode atau Cara
C
Gagasan atau Pemikiran
D
Hasil Perbuatan
E
Kebijaksanaan
NO. 132
Link Soal
Dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang pesat, Bahasa Indonesia menghadapi tantangan signifikan. Penggunaan bahasa asing, terutama Inggris, semakin masif dalam ranah publik, komunikasi bisnis, hingga lingkungan kerja institusi pemerintah. Hal ini seringkali memunculkan dikotomi antara kebutuhan untuk bersaing secara global dengan keharusan menjaga kemurnian dan martabat Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan bahasa persatuan. Beberapa ASN bahkan cenderung menggunakan istilah asing yang sudah ada padanannya dalam Bahasa Indonesia demi terlihat 'modern' atau 'profesional'.
Jika Anda seorang ASN yang bertugas di bagian komunikasi publik suatu kementerian, bagaimana Anda akan menanggapi situasi ini dengan mempertimbangkan fungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara dan nilai integritas seorang ASN?
A
Mengeluarkan surat edaran internal yang melarang penggunaan bahasa asing dalam seluruh komunikasi resmi dan mengharuskan penggunaan padanan Bahasa Indonesia, serta memberikan sanksi bagi pelanggar untuk menegakkan disiplin kebahasaan.
B
Mendorong penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar melalui pelatihan rutin bagi ASN, sekaligus memfasilitasi forum diskusi untuk membahas dan menyepakati padanan istilah asing yang relevan, tanpa melarang total penggunaan bahasa asing yang krusial untuk konteks global.
C
Mempelopori kampanye penggunaan Bahasa Indonesia yang benar di media sosial dan portal berita, dengan menyajikan konten edukatif yang menarik mengenai kekayaan kosakata Bahasa Indonesia, sambil tetap menggunakan istilah asing jika dianggap lebih efektif untuk menjangkau audiens internasional.
D
Menganalisis secara kritis konteks penggunaan bahasa asing di lingkungan kementerian dan mengusulkan pedoman yang mengatur penggunaan bahasa asing hanya untuk situasi yang memang tidak ada padanan efektifnya dalam Bahasa Indonesia atau untuk komunikasi internasional, serta memberikan penghargaan bagi ASN yang konsisten menggunakan Bahasa Indonesia.
E
Menyusun glosarium istilah-istilah asing yang umum digunakan beserta padanan Bahasa Indonesia-nya untuk disebarluaskan di lingkungan kementerian, serta mengadakan kompetisi menulis esai dalam Bahasa Indonesia sebagai upaya meningkatkan kecintaan ASN terhadap bahasa nasional.
NO. 133
Link Soal
Dalam menyusun naskah pidato resmi atau laporan kedinasan, penggunaan bahasa Indonesia yang baku, efektif, dan lugas sangatlah penting. Dari kalimat-kalimat berikut, manakah yang paling memenuhi kriteria tersebut?
A
Mengingat akan pentingnya kesadaran menjaga lingkungan, maka program ini diupayakan untuk segera dilaksanakan.
B
Pemerintah akan berupaya untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di setiap daerah.
C
Adapun terkait dengan hasil rapat kemarin, telah disepakati bahwa akan dibentuk tim ad hoc.
D
Peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan prioritas utama pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
E
Oleh karena itu, maka demi tercapainya tujuan tersebut, setiap instansi diharapkan dapat segera menindaklanjuti.
NO. 134
Link Soal
Bacalah dengan saksama kalimat-kalimat di bawah ini:
I. Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta memperluas akses layanan kesehatan bagi seluruh rakyat.
II. Pemerintah berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas akses layanan kesehatan bagi seluruh rakyat.
III. Pemerintah memiliki komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta perluasan akses layanan kesehatan bagi seluruh rakyat.
IV. Pemerintah berkomitmen akan peningkatan kualitas pendidikan dan perluasan akses layanan kesehatan bagi seluruh rakyat.
Manakah kalimat yang paling tepat dan efektif berdasarkan kaidah Bahasa Indonesia baku?
A
Kalimat I
B
Kalimat II
C
Kalimat III
D
Kalimat IV
E
Semua kalimat tepat dan efektif
NO. 135
Link Soal
Manakah di antara pilihan berikut yang pemenggalan suku katanya TIDAK sesuai dengan kaidah Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)?
A
Ku - at
B
Se - ko - lah
C
Sa - u - da - ra
D
Ten - dang
E
Ran - tau
NO. 136
Link Soal
Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini. Manakah kalimat yang paling efektif, baku, dan tepat untuk digunakan dalam sebuah laporan resmi atau dokumen kedinasan?
A
Demi untuk meningkatkan kualitas layanan publik, kami telah menggalakkan program pelatihan bagi para pegawai.
B
Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik, program pelatihan telah digalakkan bagi pegawai.
C
Peningkatan kualitas layanan publik dapat dilakukan dengan menggalakkan program pelatihan bagi pegawai.
D
Agar kualitas layanan publik menjadi lebih baik, maka program pelatihan bagi pegawai perlu digalakkan.
E
Untuk meningkatkan kualitas layanan publik, kami telah menggalakkan program pelatihan bagi para pegawai.
NO. 137
Link Soal
Pertimbangkan lima kalimat berikut yang mungkin digunakan dalam sebuah dokumen resmi pemerintah. Manakah kalimat yang paling memenuhi kriteria keefektifan, keformalan, dan kebenaran kaidah bahasa Indonesia (PUEB) untuk sebuah komunikasi publik yang profesional?
A
Keputusan ini, yang sudah kami diskusikan panjang lebar, bertujuan untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik secara signifikan.
B
Pemerintah menghimbau agar seluruh warga negara proaktif dalam menyukseskan program-program pembangunan yang telah ditetapkan.
C
Penerapan regulasi baru ini diharapkan mampu mengoptimalkan capaian target pembangunan nasional yang berkelanjutan serta berkeadilan.
D
Demi mewujudkan visi Indonesia Maju, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mutlak diperlukan agar semua tujuan tercapai.
E
Dengan demikian, partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat krusial dalam mendukung keberlanjutan inisiatif strategis ini.
NO. 138
Link Soal
Pemerintah Provinsi 'X' menginisiasi kebijakan agresif untuk mempromosikan dan menggunakan bahasa daerah dalam berbagai aspek pemerintahan, mulai dari surat-menyurat internal, pengantar rapat resmi, hingga nama-nama gedung dan acara publik, dengan tujuan melestarikan budaya lokal. Namun, dalam pelaksanaannya, seringkali Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara justru terpinggirkan atau hanya digunakan seadanya. Berdasarkan amanat konstitusi UUD 1945 dan fungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara, bagaimana seharusnya pemerintah daerah menyeimbangkan upaya pelestarian bahasa daerah dengan penguatan kedudukan Bahasa Indonesia sebagai simbol persatuan dan identitas nasional?
A
Menetapkan Bahasa Indonesia sebagai satu-satunya bahasa resmi untuk semua komunikasi pemerintahan dan melarang penggunaan bahasa daerah dalam konteks formal.
B
Mengintegrasikan bahasa daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya yang dilestarikan, namun tetap menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar utama dalam seluruh kegiatan pemerintahan dan komunikasi resmi kenegaraan.
C
Memberikan prioritas penuh pada penggunaan bahasa daerah dalam semua aspek pemerintahan di tingkat lokal untuk menjamin pelestariannya, dan membatasi Bahasa Indonesia hanya untuk komunikasi dengan pemerintah pusat.
D
Mendorong penggunaan Bahasa Indonesia dan bahasa daerah secara bergantian di setiap kesempatan, tanpa perlu ada hierarki prioritas yang jelas antara keduanya.
E
Memfokuskan pelestarian bahasa daerah melalui kurikulum pendidikan di sekolah-sekolah, tanpa perlu mengaitkannya dengan penggunaan dalam administrasi pemerintahan sehari-hari.
NO. 139
Link Soal
Perhatikan kalimat berikut ini: 'Dengan adanya fasilitas, kerja sama antara pemerintah dan masyarakat serta pelayanan kesehatan yang baik dan berkwalitas, akan sangat mendukung terciptanya kepercayaan dan rasa aman.' Kata manakah yang penulisannya tidak baku menurut EBI?
A
fasilitas
B
kerja sama
C
masyarakat
D
berkwalitas
E
negeri
NO. 140
Link Soal
Di Desa Mekar Jaya, yang terletak di kaki Gunung Seroja, hiduplah Pak Tulus, seorang sesepuh desa yang sangat menjunjung tinggi Bahasa Indonesia baku. Beliau selalu menekankan pentingnya penggunaan bahasa yang baik dan benar dalam setiap kesempatan, terutama saat upacara bendera atau rapat desa. Menurutnya, Bahasa Indonesia adalah tiang penyangga persatuan bangsa, dan setiap kata harus diucapkan dengan penuh hormat sesuai kaidah yang diajarkan di sekolah dahulu.
Namun, cucu Pak Tulus, Lia, yang aktif di media sosial dan sering berinteraksi dengan teman-temannya dari berbagai kota, memiliki gaya berbahasa yang jauh berbeda. Lia sering mencampur Bahasa Indonesia dengan istilah-istilah gaul, singkatan-singkatan populer di internet, bahkan terkadang menyelipkan kata-kata dari bahasa asing yang dianggapnya lebih "keren" dan ekspresif. Lia berpendapat bahwa bahasa itu hidup dan dinamis, harus mampu beradaptasi agar tidak ketinggalan zaman dan tetap relevan bagi generasi muda.
Pak Tulus merasa khawatir identitas Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan akan luntur jika terus-menerus bercampur. Sementara Lia berargumen bahwa adaptasi justru membuat Bahasa Indonesia tetap relevan dan dicintai generasi muda.
Perbedaan pandangan dan pola penggunaan Bahasa Indonesia antara Pak Tulus dan Lia, jika dikaitkan dengan fungsi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional dan perkembangan zaman, paling tepat menunjukkan bahwa...
A
Penggunaan bahasa gaul dan asing merupakan ancaman serius bagi kelestarian Bahasa Indonesia baku sebagai identitas nasional yang harus dihentikan sepenuhnya.
B
Dinamika bahasa adalah keniscayaan dalam perkembangan zaman, namun adaptasi harus tetap berlandaskan pada kaidah kebahasaan agar fungsi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional tidak tergerus.
C
Generasi muda cenderung mengabaikan pentingnya Bahasa Indonesia baku karena pengaruh globalisasi dan teknologi yang tak terbendung.
D
Bahasa Indonesia akan terus berkembang dan beradaptasi tanpa perlu khawatir kehilangan identitasnya karena posisinya sebagai bahasa negara sudah kokoh dan dijamin undang-undang.
E
Pemerintah harus lebih gencar melakukan sosialisasi dan penindakan terhadap penggunaan bahasa yang tidak sesuai kaidah untuk menjaga kemurnian bahasa persatuan.