Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 15. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 141
Link Soal
Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini. Manakah kalimat yang paling efektif, baku, dan tepat untuk digunakan dalam sebuah laporan resmi atau dokumen kedinasan?
A
Demi untuk meningkatkan kualitas layanan publik, kami telah menggalakkan program pelatihan bagi para pegawai.
B
Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik, program pelatihan telah digalakkan bagi pegawai.
C
Peningkatan kualitas layanan publik dapat dilakukan dengan menggalakkan program pelatihan bagi pegawai.
D
Agar kualitas layanan publik menjadi lebih baik, maka program pelatihan bagi pegawai perlu digalakkan.
E
Untuk meningkatkan kualitas layanan publik, kami telah menggalakkan program pelatihan bagi para pegawai.
NO. 142
Link Soal
Cermatilah paragraf berikut!
(1) Pengunjung pasti akan terpesona melihat kecantikan Gunung Rinjani.
(2) Di kawasan tersebut, kita bisa menjumpai deretan gedung pencakar langit yang megah.
(3) Pemandangan diperindah dengan langit biru dan awan putih.
(4) Gunung tersebut berdiri tegak dengan vegetasi hijau dan puncak pasir.
(5) Demikianlah indahnya panorama alam yang ditawarkan Gunung Rinjani.
Kalimat yang bersifat sumbang (tidak padu) dalam paragraf di atas adalah nomor...
A
(1)
B
(3)
C
(4)
D
(2)
E
(5)
NO. 143
Link Soal
Manakah kalimat di bawah ini yang menerapkan penulisan singkatan dan akronim secara benar sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia?
A
Kakaknya sedang melanjutkan pendidikan di AKPOL.
B
Pamannya bekerja sebagai pengawas PEMILU.
C
Ayahnya bekerja di BUMN (PERTAMINA).
D
Ayahnya bekerja di BUMN (Pertamina), kakaknya sedang pendidikan di Akpol, dan pamannya pengawas pemilu.
E
Adiknya lulus tes masuk AKPOL tahun ini.
NO. 144
Link Soal
Cermati kalimat berikut: 'Pemerintah sedang menggalakkan program imunisasi nasional agar supaya balita terhindar daripada berbagai penyakit berbahaya.' Kalimat tersebut tidak efektif karena...
A
Penggunaan kata yang bermakna ganda (ambigu)
B
Kesalahan penulisan kata baku
C
Pemborosan kata (pleonasme) pada 'agar supaya' dan 'daripada'
D
Tidak memiliki subjek yang jelas
E
Penggunaan istilah asing yang tidak perlu
NO. 145
Link Soal
Sumpah Pemuda pada tahun 1928, dengan salah satu poinnya yaitu 'Menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia', memiliki makna strategis yang sangat mendalam bagi perjuangan kemerdekaan dan pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Makna strategis tersebut terutama terletak pada...
A
Menegaskan bahwa Bahasa Indonesia adalah satu-satunya bahasa yang boleh digunakan di seluruh Nusantara.
B
Menciptakan alat komunikasi politik yang efektif untuk propaganda melawan penjajah.
C
Menjadi simbol pemersatu yang melampaui keragaman etnis dan budaya, serta fondasi identitas kebangsaan.
D
Menunjukkan superioritas budaya Jawa yang diwakili oleh bahasa Melayu sebagai cikal bakal Bahasa Indonesia.
E
Mendorong perkembangan literasi dan pendidikan di kalangan pemuda saat itu.
NO. 146
Link Soal
Di Negeri Samudra Bakti, sebuah negara kepulauan yang kaya akan keberagaman bahasa daerah, terdapat seorang pemimpin visioner bernama Presiden Dirgantara. Beliau sangat menyadari bahwa untuk menyatukan puluhan suku dan budaya, diperlukan sebuah bahasa nasional yang kuat, terstruktur, dan mampu menjadi medium komunikasi yang efektif di berbagai bidang, mulai dari pendidikan hingga pemerintahan. Presiden Dirgantara secara aktif mendorong pembakuan kosakata, penyusunan tata bahasa yang baku, serta penggunaan Bahasa Nasional Bakti yang konsisten dan tepat di seluruh lini kehidupan bernegara, bahkan sering memimpin diskusi tentang kaidah kebahasaan untuk menghindari pengaruh asing yang berlebihan. Tokoh nasional siapakah di Indonesia yang memiliki semangat dan dedikasi serupa dengan Presiden Dirgantara dalam memperjuangkan, membakukan, dan mengembangkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang modern dan berintegritas?
A
Sutan Takdir Alisjahbana
B
Muhammad Yamin
C
Ki Hajar Dewantara
D
Bung Tomo
E
Chairil Anwar
NO. 147
Link Soal
Dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang pesat, Bahasa Indonesia menghadapi tantangan signifikan. Penggunaan bahasa asing, terutama Inggris, semakin masif dalam ranah publik, komunikasi bisnis, hingga lingkungan kerja institusi pemerintah. Hal ini seringkali memunculkan dikotomi antara kebutuhan untuk bersaing secara global dengan keharusan menjaga kemurnian dan martabat Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan bahasa persatuan. Beberapa ASN bahkan cenderung menggunakan istilah asing yang sudah ada padanannya dalam Bahasa Indonesia demi terlihat 'modern' atau 'profesional'.
Jika Anda seorang ASN yang bertugas di bagian komunikasi publik suatu kementerian, bagaimana Anda akan menanggapi situasi ini dengan mempertimbangkan fungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara dan nilai integritas seorang ASN?
A
Mengeluarkan surat edaran internal yang melarang penggunaan bahasa asing dalam seluruh komunikasi resmi dan mengharuskan penggunaan padanan Bahasa Indonesia, serta memberikan sanksi bagi pelanggar untuk menegakkan disiplin kebahasaan.
B
Mendorong penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar melalui pelatihan rutin bagi ASN, sekaligus memfasilitasi forum diskusi untuk membahas dan menyepakati padanan istilah asing yang relevan, tanpa melarang total penggunaan bahasa asing yang krusial untuk konteks global.
C
Mempelopori kampanye penggunaan Bahasa Indonesia yang benar di media sosial dan portal berita, dengan menyajikan konten edukatif yang menarik mengenai kekayaan kosakata Bahasa Indonesia, sambil tetap menggunakan istilah asing jika dianggap lebih efektif untuk menjangkau audiens internasional.
D
Menganalisis secara kritis konteks penggunaan bahasa asing di lingkungan kementerian dan mengusulkan pedoman yang mengatur penggunaan bahasa asing hanya untuk situasi yang memang tidak ada padanan efektifnya dalam Bahasa Indonesia atau untuk komunikasi internasional, serta memberikan penghargaan bagi ASN yang konsisten menggunakan Bahasa Indonesia.
E
Menyusun glosarium istilah-istilah asing yang umum digunakan beserta padanan Bahasa Indonesia-nya untuk disebarluaskan di lingkungan kementerian, serta mengadakan kompetisi menulis esai dalam Bahasa Indonesia sebagai upaya meningkatkan kecintaan ASN terhadap bahasa nasional.
NO. 148
Link Soal
Cermati kalimat-kalimat berikut ini:
(1) Meskipun telah diimbau berulang kali, namun masih banyak masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan.
(2) Sesuai dengan hasil rapat, keputusan tersebut akan segera diimplementasikan mulai besok.
(3) Demi menunjang fasilitas umum, pemerintah setempat telah mengalokasikan dana yang cukup besar.
(4) Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan, para pegawai diwajibkan mengikuti pelatihan intensif.
(5) Oleh karena itu, semua pihak diharapkan untuk saling bahu-membahu dalam mengatasi permasalahan ini.
Kalimat manakah yang mengandung penggunaan konjungsi yang TIDAK tepat menurut kaidah bahasa Indonesia baku?
A
Kalimat (1)
B
Kalimat (2)
C
Kalimat (3)
D
Kalimat (4)
E
Kalimat (5)
NO. 149
Link Soal
Sebuah cerpen mengisahkan Sri yang berubah watak dari lembut menjadi keras karena suaminya yang egois dan pemarah. Cerita berakhir dengan perpisahan mereka di tengah perjalanan. Nilai moral utama dari kutipan tersebut adalah...
A
Perubahan tabiat dan ketidakharmonisan
B
Masalah yang dihadapi keluarga pejabat
C
Ketundukan perempuan terhadap laki-laki
D
Istri yang tertinggal di tengah perjalanan
E
Perlunya memperhitungkan setiap perjalanan jauh
NO. 150
Link Soal
Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini!
(1) Siswa mengadakan pertandingan antar kelas di akhir semester.
(2) Mereka menyambut kegiatan tersebut dengan gembira.
(3) Ekstrakurikuler ini bertujuan mendukung program sekolah.
(4) Wasit pertandingan adalah guru olahraga dan OSIS.
(5) Laporan pertanggungjawaban wajib dibuat setelah acara selesai.
Kesalahan penulisan kata berdasarkan aturan ejaan (EYD) terdapat pada kalimat...
A
(2)
B
(3)
C
(4)
D
(1)
E
(5)