PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia

Halaman 15. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

NO. 141
Di antara kata-kata serapan berikut, manakah yang penulisannya tidak baku atau salah?
A
Genetik
B
Varitas
C
Silinder
D
Hemoglobin
E
Plaza

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 142
Di Desa Cakrawala, Pak Budi, seorang pensiunan guru Bahasa Indonesia, sering mengamati perubahan dalam penggunaan bahasa oleh generasi muda. Ia teringat bagaimana di masa mudanya, penggunaan Bahasa Indonesia sangat dijunjung tinggi keformalannya, terutama dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan resmi. Kata-kata serapan dari bahasa daerah atau asing selalu melalui proses adaptasi yang ketat dan seringkali dianggap kurang pantas jika digunakan tanpa konteks yang tepat. Kini, ia melihat cucunya, Rio, dan teman-temannya di media sosial dengan mudahnya mencampuradukkan Bahasa Indonesia baku dengan istilah-istilah gaul, singkatan, dan kata-kata serapan dari bahasa asing yang langsung diadopsi tanpa penyesuaian. Fenomena ini membuat Pak Budi merenungkan tantangan besar yang dihadapi Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Berdasarkan narasi tersebut, perbandingan penerapan Bahasa Indonesia di masa lalu dan masa kini menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional adalah dalam aspek...
A
peningkatan daya tarik dan fleksibilitas bahasa agar lebih relevan dengan perkembangan zaman.
B
pelestarian kaidah kebahasaan baku sebagai fondasi identitas dan pemersatu bangsa.
C
diversifikasi penggunaan bahasa di berbagai platform komunikasi digital.
D
kemampuan beradaptasi dengan masuknya kosakata baru dari bahasa asing dan daerah.
E
efisiensi komunikasi lintas generasi dan budaya dalam era globalisasi.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 143
Berdasarkan isi dan tujuannya yang mengajak pembaca untuk peduli lingkungan, teks pada soal sebelumnya termasuk dalam jenis karangan...
A
Narasi
B
Deskripsi
C
Eksposisi
D
Persuasi
E
Analisis

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 144
Perhatikan kalimat-kalimat berikut: 1. Pemerintah berencana untuk menaikkan harga bahan bakar minyak guna menekan laju inflasi. 2. Meskipun telah dilakukan sosialisasi secara masif, namun masih banyak masyarakat yang belum memahami substansi kebijakan baru tersebut. 3. Berbagai upaya telah ditempuh demi terwujudnya tujuan pembangunan berkelanjutan di seluruh wilayah. 4. Sejak zaman dahulu, nenek moyang kita telah mewariskan kearifan lokal yang patut dilestarikan. 5. Beliau merupakan salah satu dari sedikit pemimpin yang berkomitmen tinggi terhadap integritas dan pemberantasan korupsi. Manakah di antara kalimat-kalimat di atas yang tidak sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia baku (PUEB)?
A
Kalimat nomor 1
B
Kalimat nomor 2
C
Kalimat nomor 3
D
Kalimat nomor 4
E
Kalimat nomor 5

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 145
Secara etimologi, kata ideologi terbentuk dari kata 'idea' dan 'logos'. Dalam konteks ini, makna dari kata 'idea' adalah...
A
Ilmu Pengetahuan
B
Metode atau Cara
C
Gagasan atau Pemikiran
D
Hasil Perbuatan
E
Kebijaksanaan

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 146
Sebuah kementerian meluncurkan kampanye nasional antikorupsi dengan slogan-slogan yang sangat formal, menggunakan jargon birokrasi, dan struktur kalimat yang kompleks. Meskipun secara substansi pesannya baik, hasil evaluasi menunjukkan bahwa kampanye tersebut kurang efektif menjangkau masyarakat luas, terutama di daerah pedesaan dan kelompok pendidikan rendah, yang kesulitan memahami makna pesan-pesan tersebut. Akibatnya, pemahaman dan partisipasi publik dalam gerakan antikorupsi tidak optimal. Dalam perspektif optimalisasi fungsi Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi negara yang berintegritas dan akuntabel, apa kesalahan fundamental yang dilakukan dalam kampanye tersebut?
A
Kegagalan dalam memanfaatkan teknologi digital dan media sosial secara maksimal untuk memperluas jangkauan kampanye.
B
Menunjukkan bahwa lembaga tersebut tidak memiliki anggaran yang memadai untuk melakukan riset audiens secara komprehensif.
C
Mengabaikan prinsip komunikasi yang efektif dan inklusif, sehingga pesan integritas dan akuntabilitas negara tidak tersampaikan secara merata kepada seluruh lapisan masyarakat.
D
Terlalu fokus pada aspek formalitas dan estetika bahasa hukum, mengesampingkan esensi keterjangkauan pesan bagi khalayak umum.
E
Menciptakan kesan bahwa isu korupsi adalah masalah yang hanya dapat dipahami dan diselesaikan oleh kalangan profesional atau berpendidikan tinggi.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 147
Bacalah paragraf berikut dengan saksama: 'Pada era globalisasi ini, banyak sekali masyarakat khususnya para milenial yang sudah mulai melupakan bahasa ibu. Padahal, bahasa daerah dan bahasa nasional (bahasa Indonesia) merupakan identitas bangsa yang harus dijunjung tinggi dan dilestarikan. Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam setiap kesempatan.' Analisis paragraf tersebut dan tentukan bagian kalimat yang mengandung ketidakefektifan paling signifikan berdasarkan kaidah Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dan prinsip keefektifan kalimat, serta bagaimana perbaikan yang paling tepat untuk bagian tersebut.
A
Kalimat pertama: Frasa 'banyak sekali masyarakat khususnya para milenial' sebaiknya diperbaiki menjadi 'banyak masyarakat, terutama milenial'. Perbaikan ini menghilangkan pemborosan kata dan membuat kalimat lebih formal.
B
Kalimat kedua: Penulisan 'bahasa nasional (bahasa Indonesia)' sebaiknya diganti menjadi 'bahasa Nasional (Bahasa Indonesia)' untuk mengikuti kaidah kapitalisasi nama bahasa dan istilah kenegaraan.
C
Kalimat ketiga: Frasa 'bahasa Indonesia yang baik dan benar' sebaiknya diubah menjadi 'bahasa Indonesia sesuai kaidah' untuk lebih memperjelas standar penggunaan bahasa.
D
Kalimat pertama: Frasa 'melupakan bahasa ibu' sebaiknya diganti menjadi 'mengabaikan bahasa daerah dan nasional' untuk menghindari ambiguitas makna 'bahasa ibu' dalam konteks ini.
E
Kalimat ketiga: Bagian 'sudah sepatutnya kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga' sebaiknya diperbaiki menjadi 'sudah sepatutnya kita sebagai warga negara Indonesia bangga' atau 'kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga'. Perbaikan ini menghilangkan redundansi penggunaan dua penanda kewajiban sekaligus ('sudah sepatutnya' dan 'harus'), sehingga kalimat lebih efektif dan sesuai PUEBI.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 148
Ketika kita berada di suatu daerah terpencil di Indonesia dan mengalami kendala komunikasi karena perbedaan bahasa daerah, penggunaan Bahasa Indonesia menjadi solusi utama. Hal ini membuktikan fungsi Bahasa Indonesia sebagai...
A
Lambang kebanggaan nasional
B
Bahasa pengantar pendidikan
C
Alat pemersatu dan komunikasi antardaerah
D
Bahasa resmi kenegaraan
E
Identitas suku bangsa

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 149
Dalam konteks penyusunan surat dinas atau laporan resmi oleh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), penggunaan bahasa memiliki peran krusial dalam mencerminkan integritas dan mencegah benturan kepentingan. Bayangkan seorang kepala bagian pengadaan barang dan jasa diminta menyusun nota dinas rekomendasi vendor untuk sebuah proyek strategis. Beliau mengetahui bahwa salah satu vendor yang menjadi kandidat kuat adalah perusahaan di mana adik kandungnya menjabat sebagai direktur utama. Untuk menunjukkan transparansi penuh, menegakkan integritas, dan secara proaktif menghindari potensi benturan kepentingan, pendekatan kebahasaan manakah yang paling tepat untuk digunakan dalam nota dinas tersebut?
A
Merekomendasikan PT Cepat Karya karena rekam jejaknya terbukti sangat baik dalam menyelesaikan proyek sejenis sesuai standar yang ditetapkan, tanpa menyebutkan hubungan personal.
B
Menyampaikan bahwa berdasarkan evaluasi teknis dan harga, PT Cepat Karya adalah pilihan terbaik, dan akan melampirkan seluruh dokumen penilaian untuk transparansi.
C
Menyatakan secara eksplisit, 'Mengingat adanya relasi keluarga (adik kandung) dengan Direktur Utama PT Cepat Karya, saya menyatakan potensi benturan kepentingan ini dan oleh karenanya menyerahkan keputusan akhir kepada atasan langsung setelah meninjau seluruh data objektif'.
D
Menggunakan kalimat pasif untuk menjelaskan proses evaluasi yang ketat terhadap semua vendor, termasuk PT Cepat Karya, untuk memastikan objektivitas dan kepatuhan prosedur.
E
Hanya menandatangani nota dinas yang telah disiapkan oleh staf, dengan keyakinan penuh bahwa staf sudah melakukan tugasnya secara objektif dan bebas dari pengaruh.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 150
Seorang auditor internal menemukan bahwa beberapa dokumen resmi penting yang diterbitkan oleh sebuah direktorat jenderal di salah satu kementerian memiliki inkonsistensi serius dalam penggunaan ejaan, tanda baca, dan tata bahasa baku, meskipun Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) telah diimplementasikan secara luas. Inkonsistensi ini tidak hanya ditemukan pada dokumen internal, tetapi juga pada surat-menyurat dengan lembaga lain. Mengapa konsistensi dalam penerapan PUEBI oleh ASN dan lembaga negara, selain sebagai kepatuhan pada kaidah bahasa, merupakan cerminan esensial dari nilai integritas dan profesionalisme aparatur negara?
A
Menunjukkan bahwa ASN memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap perubahan aturan dan pedoman yang dikeluarkan pemerintah pusat.
B
Mencerminkan ketelitian, ketertiban, dan tanggung jawab ASN dalam menjalankan tugas administratif, yang fundamental untuk membangun kepercayaan publik terhadap kredibilitas dan kapabilitas institusi pemerintah.
C
Mempermudah proses audit dan verifikasi dokumen oleh pihak eksternal, karena adanya standarisasi bahasa yang jelas dan seragam.
D
Mengurangi potensi kesalahpahaman atau ambiguitas dalam interpretasi kebijakan, yang dapat berujung pada inefisiensi atau perselisihan hukum.
E
Memperkuat citra Bahasa Indonesia sebagai bahasa yang teratur, modern, dan dihormati di mata komunitas internasional.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.