Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 15. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 141
Link Soal
Pentingnya Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan bahasa persatuan menuntut penggunaan yang cermat, terutama dalam naskah-naskah resmi dan publik. Kesalahan penggunaan kata atau struktur kalimat dapat mengaburkan makna dan berpotensi menimbulkan salah tafsir. Perhatikan kalimat berikut yang diambil dari draf pengumuman publik:
'Diharapkan kepada seluruh peserta rapat untuk hadir tepat waktu, guna kelancaran acara yang akan diselenggarakan besok.'
Identifikasi dan pilihlah perbaikan yang paling tepat untuk kalimat tersebut agar sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia baku, efektif, dan tidak ambigu, khususnya dalam konteks pengumuman resmi.
A
Seluruh peserta rapat diharapkan hadir tepat waktu demi kelancaran acara yang akan diselenggarakan besok.
B
Peserta rapat diharapkan dapat hadir tepat waktu agar acara besok berjalan lancar.
C
Dimohon kepada seluruh peserta rapat agar dapat hadir tepat waktu, supaya acara besok dapat berjalan dengan lancar.
D
Kepada seluruh peserta rapat diimbau agar hadir tepat waktu demi kelancaran acara besok.
E
Seluruh peserta rapat diharapkan hadir tepat waktu untuk kelancaran acara yang diselenggarakan besok.
NO. 142
Link Soal
Di Desa Cakrawala, Pak Budi, seorang pensiunan guru Bahasa Indonesia, sering mengamati perubahan dalam penggunaan bahasa oleh generasi muda. Ia teringat bagaimana di masa mudanya, penggunaan Bahasa Indonesia sangat dijunjung tinggi keformalannya, terutama dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan resmi. Kata-kata serapan dari bahasa daerah atau asing selalu melalui proses adaptasi yang ketat dan seringkali dianggap kurang pantas jika digunakan tanpa konteks yang tepat. Kini, ia melihat cucunya, Rio, dan teman-temannya di media sosial dengan mudahnya mencampuradukkan Bahasa Indonesia baku dengan istilah-istilah gaul, singkatan, dan kata-kata serapan dari bahasa asing yang langsung diadopsi tanpa penyesuaian. Fenomena ini membuat Pak Budi merenungkan tantangan besar yang dihadapi Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Berdasarkan narasi tersebut, perbandingan penerapan Bahasa Indonesia di masa lalu dan masa kini menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional adalah dalam aspek...
A
peningkatan daya tarik dan fleksibilitas bahasa agar lebih relevan dengan perkembangan zaman.
B
pelestarian kaidah kebahasaan baku sebagai fondasi identitas dan pemersatu bangsa.
C
diversifikasi penggunaan bahasa di berbagai platform komunikasi digital.
D
kemampuan beradaptasi dengan masuknya kosakata baru dari bahasa asing dan daerah.
E
efisiensi komunikasi lintas generasi dan budaya dalam era globalisasi.
NO. 143
Link Soal
Balai Pustaka, yang didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda pada awal abad ke-20, memiliki tujuan awal yang ambivalen: di satu sisi ingin 'mendidik' pribumi melalui bacaan 'aman', di sisi lain juga berfungsi sebagai alat kontrol terhadap penyebaran ide-ide radikal. Namun, secara paradoks, lembaga ini justru menjadi inkubator penting bagi perkembangan Bahasa Melayu menjadi Bahasa Indonesia modern dan lahirnya sastra Indonesia. Bagaimana dualisme fungsi Balai Pustaka ini secara efektif mempercepat proses modernisasi Bahasa Indonesia dan pengukuhan statusnya sebagai bahasa kebangsaan, meskipun niat awalnya berbeda?
A
Balai Pustaka secara tidak sengaja menyediakan infrastruktur percetakan dan distribusi buku yang luas, sehingga Bahasa Melayu/Indonesia dapat menjangkau pembaca di berbagai wilayah Nusantara.
B
Meskipun dengan sensor, Balai Pustaka mendorong standardisasi Bahasa Melayu dalam penulisan dan penerbitan, yang menjadi cikal bakal baku Bahasa Indonesia.
C
Para penulis pribumi menggunakan Balai Pustaka sebagai wadah untuk menyalurkan gagasan-gagasan nasionalisme secara terselubung, di balik cerita-cerita 'aman' yang diterbitkan.
D
Balai Pustaka menciptakan audiens pembaca yang lebih luas di kalangan pribumi, yang kemudian menuntut lebih banyak karya sastra dan pengetahuan dalam bahasa mereka sendiri.
E
Kontrol Balai Pustaka terhadap isi buku secara ironis memicu para intelektual pribumi untuk mengembangkan gaya penulisan yang lebih canggih dan simbolik, menghindari sensor namun tetap menyuarakan aspirasi bangsa.
NO. 144
Link Soal
Manakah di antara kalimat berikut yang merupakan kalimat efektif sesuai kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar?
A
Bagi semua peserta rapat diharapkan hadir tepat waktu.
B
Semua peserta rapat diharapkan hadir tepat waktu.
C
Kepada para hadirin dipersilahkan duduk kembali.
D
Dia naik ke atas panggung untuk menerima piala.
E
Saya melihat mahasiswa itu sedang mendiskusikan tentang masalah skripsi.
NO. 145
Link Soal
Provinsi 'Bumi Kencana', sebuah wilayah di negara fiktif 'Nusantara Indah', mulai secara masif mengadopsi bahasa asing, khususnya Bahasa 'Globalia', sebagai bahasa pengantar utama dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan dasar, pelayanan publik, hingga korespondensi resmi antarlembaga pemerintah. Kebijakan ini didorong oleh keyakinan bahwa penguasaan Bahasa Globalia akan mempercepat kemajuan ekonomi dan integrasi internasional. Lambat laun, penggunaan Bahasa Indonesia di ruang publik semakin menurun, bahkan di kalangan generasi muda, karena dianggap 'kurang modern' atau 'tidak relevan' untuk mencapai kesuksesan. Akibatnya, banyak warga mulai kesulitan memahami tata bahasa dan kosakata Bahasa Indonesia yang baku, dan lebih nyaman berkomunikasi dalam Bahasa Globalia. Dampak negatif paling signifikan dari pengabaian Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dalam kasus Provinsi Bumi Kencana ini adalah...
A
Terciptanya sekat komunikasi antarwilayah di dalam negeri yang masih setia menggunakan Bahasa Indonesia secara dominan.
B
Menurunnya kualitas pendidikan nasional karena para guru tidak mahir berbahasa Globalia.
C
Hilangnya jati diri bangsa dan terkikisnya persatuan nasional karena salah satu pilar kebangsaan telah terabaikan.
D
Terhambatnya investasi asing karena para investor kesulitan memahami dokumen berbahasa Indonesia.
E
Peningkatan biaya operasional pemerintah karena harus menyediakan penerjemah untuk setiap komunikasi resmi.
NO. 146
Link Soal
Pertimbangkan lima kalimat berikut yang mungkin digunakan dalam sebuah dokumen resmi pemerintah. Manakah kalimat yang paling memenuhi kriteria keefektifan, keformalan, dan kebenaran kaidah bahasa Indonesia (PUEB) untuk sebuah komunikasi publik yang profesional?
A
Keputusan ini, yang sudah kami diskusikan panjang lebar, bertujuan untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik secara signifikan.
B
Pemerintah menghimbau agar seluruh warga negara proaktif dalam menyukseskan program-program pembangunan yang telah ditetapkan.
C
Penerapan regulasi baru ini diharapkan mampu mengoptimalkan capaian target pembangunan nasional yang berkelanjutan serta berkeadilan.
D
Demi mewujudkan visi Indonesia Maju, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mutlak diperlukan agar semua tujuan tercapai.
E
Dengan demikian, partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat krusial dalam mendukung keberlanjutan inisiatif strategis ini.
NO. 147
Link Soal
Pada era 1980-an di Desa Maju Jaya, almarhum Bapak Lurah Slamet dikenal sangat ketat dalam penggunaan Bahasa Indonesia yang baku dan formal dalam setiap surat menyurat resmi desa, bahkan teguran lisan pun selalu diusahakan menggunakan ragam bahasa resmi. Beliau percaya ini adalah bentuk pengamalan Pancasila sila ketiga dan upaya menjaga martabat bahasa negara. Kini, di Kota Megah Harapan, cucu beliau, Nona Citra, seorang pegiat media sosial, kerap menggunakan Bahasa Indonesia dengan banyak sisipan kata bahasa Inggris populer, singkatan, dan emotikon dalam konten-kontennya yang menjangkau ribuan pengikut. Ia berpendapat bahwa ini adalah bentuk adaptasi bahasa agar relevan dengan generasi muda dan dinamika komunikasi digital. Jika kita melihat fenomena ini dari sudut pandang pembinaan dan pengembangan Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan sikap yang harus diambil?
A
Penggunaan bahasa baku harus tetap dipertahankan secara mutlak di semua ranah komunikasi, karena merupakan identitas bangsa yang tidak boleh tergerus perkembangan zaman.
B
Fleksibilitas penggunaan bahasa, termasuk sisipan bahasa asing dan slang, adalah keniscayaan di era digital yang harus diakomodasi sepenuhnya tanpa batas demi relevansi.
C
Bahasa Indonesia baku wajib digunakan dalam konteks resmi dan ilmiah, sementara dalam komunikasi informal dan media sosial, adaptasi dan inovasi bahasa dapat ditoleransi dengan tetap mengedepankan kaidah dasar kebahasaan.
D
Bahasa Indonesia sudah selayaknya beradaptasi sepenuhnya mengikuti tren global dan hanya digunakan sebagai bahasa pengantar di sekolah dasar saja, selebihnya bebas berinovasi.
E
Pemerintah harus membuat regulasi ketat yang melarang penggunaan bahasa asing dan slang di media sosial untuk memastikan kemurnian Bahasa Indonesia.
NO. 148
Link Soal
Setelah terjadinya bencana alam berskala besar di beberapa provinsi, tim penanggulangan bencana yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat dan instansi pemerintah dari beragam latar belakang suku dan bahasa daerah menghadapi tantangan besar dalam koordinasi komunikasi. Pesan-pesan penting terkait evakuasi, logistik, dan bantuan seringkali disampaikan dengan gaya bahasa yang berbeda, atau bahkan disalahpahami karena hambatan linguistik, meskipun semua pihak berusaha menggunakan Bahasa Indonesia. Kondisi ini memperlambat respons dan menimbulkan ketegangan di antara para relawan serta korban. Bagaimana optimalisasi Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dapat paling efektif memperkuat integritas upaya penanggulangan bencana dan soliditas sosial dalam situasi kritis ini?
A
Dengan menyeragamkan penggunaan Bahasa Indonesia baku yang sangat formal dan teknis dalam semua bentuk komunikasi untuk menghindari ambiguitas sekecil apapun.
B
Dengan menyusun panduan komunikasi krisis yang sederhana, lugas, dan mudah dipahami dalam Bahasa Indonesia, serta secara aktif melatih semua pihak yang terlibat agar menggunakannya secara konsisten.
C
Dengan mendorong penggunaan bahasa daerah yang paling dominan di setiap lokasi bencana agar pesan lebih personal dan dapat diterima oleh korban secara emosional.
D
Dengan mengutamakan penggunaan isyarat, gambar, atau simbol-simbol universal dalam penyampaian informasi, daripada mengandalkan komunikasi verbal semata.
E
Dengan melibatkan penerjemah bahasa daerah secara masif di setiap titik distribusi bantuan untuk memastikan tidak ada pesan yang terlewatkan.
NO. 149
Link Soal
Cermatilah paragraf berikut!
(1) Pengunjung pasti akan terpesona melihat kecantikan Gunung Rinjani.
(2) Di kawasan tersebut, kita bisa menjumpai deretan gedung pencakar langit yang megah.
(3) Pemandangan diperindah dengan langit biru dan awan putih.
(4) Gunung tersebut berdiri tegak dengan vegetasi hijau dan puncak pasir.
(5) Demikianlah indahnya panorama alam yang ditawarkan Gunung Rinjani.
Kalimat yang bersifat sumbang (tidak padu) dalam paragraf di atas adalah nomor...
A
(1)
B
(3)
C
(4)
D
(2)
E
(5)
NO. 150
Link Soal
Di Negeri Samudra Bakti, sebuah negara kepulauan yang kaya akan keberagaman bahasa daerah, terdapat seorang pemimpin visioner bernama Presiden Dirgantara. Beliau sangat menyadari bahwa untuk menyatukan puluhan suku dan budaya, diperlukan sebuah bahasa nasional yang kuat, terstruktur, dan mampu menjadi medium komunikasi yang efektif di berbagai bidang, mulai dari pendidikan hingga pemerintahan. Presiden Dirgantara secara aktif mendorong pembakuan kosakata, penyusunan tata bahasa yang baku, serta penggunaan Bahasa Nasional Bakti yang konsisten dan tepat di seluruh lini kehidupan bernegara, bahkan sering memimpin diskusi tentang kaidah kebahasaan untuk menghindari pengaruh asing yang berlebihan. Tokoh nasional siapakah di Indonesia yang memiliki semangat dan dedikasi serupa dengan Presiden Dirgantara dalam memperjuangkan, membakukan, dan mengembangkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang modern dan berintegritas?
A
Sutan Takdir Alisjahbana
B
Muhammad Yamin
C
Ki Hajar Dewantara
D
Bung Tomo
E
Chairil Anwar