Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 16. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 151
Link Soal
Ejaan Bahasa Indonesia telah mengalami beberapa kali perubahan dan penyempurnaan, dari Ejaan Van Ophuijsen, Soewandi, EYD, hingga kini PUEBI. Perubahan-perubahan ini seringkali dipandang sebagai sekadar revisi teknis tata tulis. Namun, dalam konteks pembangunan bangsa dan pengukuhan identitas nasional pasca-kemerdekaan, upaya standardisasi ejaan ini memiliki peran yang jauh lebih strategis. Analisis bagaimana standardisasi ejaan secara fundamental berkontribusi pada pencapaian tujuan Sumpah Pemuda, melampaui sekadar kemudahan komunikasi dan pengajaran?
A
Standardisasi ejaan mempermudah proses belajar mengajar Bahasa Indonesia di seluruh pelosok negeri, memastikan pemahaman yang seragam di berbagai daerah.
B
Ejaan yang baku menciptakan rasa kepemilikan dan kebanggaan terhadap Bahasa Indonesia sebagai bahasa yang teratur dan modern, setara dengan bahasa-bahasa maju lainnya di dunia.
C
Pembakuan ejaan secara efektif meminimalkan variasi penulisan antarindividu dan antardaerah, sehingga menghasilkan konsensus linguistik yang kuat dan memperkokoh persatuan nasional di tingkat fundamental.
D
Ejaan yang stabil menjadi landasan bagi pengembangan sastra dan ilmu pengetahuan yang lebih maju, karena memungkinkan pencatatan gagasan yang konsisten dan akurat.
E
Standardisasi ejaan menjadi syarat mutlak agar Bahasa Indonesia dapat diadaptasi dengan baik ke dalam teknologi informasi dan komunikasi modern, seperti mesin pencari dan perangkat lunak.
NO. 152
Link Soal
Dalam sebuah forum internasional yang dihadiri oleh delegasi Indonesia, sebagian besar presentasi, sesi diskusi, dan dokumen resmi disajikan dalam bahasa Inggris. Meskipun ada fasilitas penerjemah simultan untuk Bahasa Indonesia, dan Bahasa Indonesia adalah salah satu bahasa resmi PBB, delegasi Indonesia lebih memilih menggunakan bahasa Inggris dalam interaksi mereka. Alasan pragmatis sering dikemukakan, seperti kemudahan komunikasi dan penerimaan yang lebih luas. Namun, apa implikasi jangka panjang yang *paling signifikan* dari kecenderungan ini terhadap penguatan identitas nasional dan martabat bangsa Indonesia di kancah global?
A
Mempercepat proses diseminasi informasi dan pertukaran pengetahuan dengan komunitas internasional, sehingga meningkatkan kapasitas bangsa dalam berbagai bidang.
B
Menurunnya kesadaran dan kebanggaan akan Bahasa Indonesia sebagai salah satu penanda identitas bangsa di forum global, yang berpotensi mengikis kepercayaan diri nasional dan simbol kedaulatan bahasa.
C
Memungkinkan delegasi Indonesia untuk berinteraksi lebih lancar dan efektif dengan delegasi dari berbagai negara, menghindari potensi kesalahpahaman linguistik.
D
Mengurangi beban finansial dan logistik yang terkait dengan penyediaan jasa penerjemah dan penerjemahan dokumen ke dalam Bahasa Indonesia.
E
Menunjukkan adaptabilitas dan keterbukaan Indonesia terhadap standar komunikasi internasional yang didominasi oleh bahasa Inggris sebagai bahasa lingua franca.
NO. 153
Link Soal
Sebagai seorang editor senior di sebuah penerbitan, Anda bertanggung jawab memastikan semua naskah mematuhi kaidah kebahasaan baku PUEBII (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan), khususnya dalam penulisan kalimat langsung. Perhatikan kutipan-kutipan berikut yang diambil dari draf laporan wawancara. Pilihlah satu di antara kutipan tersebut yang paling tepat dan sempurna penulisannya sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia.
A
"Saya tidak akan menyerah begitu saja", tegasnya, "sebelum tujuan ini tercapai."
B
Kepala Bagian Pemasaran berujar: "Kita harus menemukan strategi baru untuk meningkatkan penjualan!"
C
"Meskipun sulit, kita harus tetap optimis," kata Direktur Utama, "karena semangat adalah kunci keberhasilan."
D
"Apakah semua sudah siap?" Tanya Koordinator Acara.
E
"Waspada selalu," ingat Bapak Presiden, "terhadap penyebaran informasi palsu".
NO. 154
Link Soal
Kalimat berikut ini mengandung penggunaan kata yang TIDAK baku, yaitu...
A
Nasihat yang kamu berikan sangat membantu saya
B
Sistim operasi pada perangkat elektronik ini sangat mutakhir
C
Tindakan anak itu sangat keterlaluan karena terlibat tawuran
D
Silakan datang ke kediaman saya jika ada waktu luang
E
Saya akan berada di luar kota hingga hari Sabtu mendatang
NO. 155
Link Soal
Bacalah paragraf berikut dengan cermat:
"Meskipun angka pengangguran menurun secara signifikan, namun pemerintah tetap berkomitmen untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi lulusan perguruan tinggi. Hal ini dikarenakan persaingan di dunia kerja semakin ketat, sehingga banyak sarjana yang belum mendapatkan pekerjaan sesuai dengan latar belakang pendidikannya."
Manakah perbaikan yang paling tepat untuk paragraf di atas agar menjadi lebih efektif dan sesuai dengan kaidah kebahasaan baku?
A
Menghilangkan kata "namun" karena berlebihan setelah "Meskipun".
B
Mengganti frasa "Hal ini dikarenakan" menjadi "Hal ini terjadi karena".
C
Menggabungkan kedua kalimat menjadi satu kalimat majemuk yang lebih padu.
D
Mengubah "lulusan perguruan tinggi" menjadi "sarjana" untuk konsistensi.
E
Menambahkan konjungsi "dengan demikian" sebelum "sehingga" pada kalimat kedua.
NO. 156
Link Soal
Seorang kepala daerah di Provinsi X meluncurkan gerakan "Cinta Bahasa Indonesia". Gerakan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama dalam komunikasi publik dan media sosial, mengingat maraknya penggunaan istilah asing dan bahasa gaul yang tidak baku. Namun, gerakan ini mendapat kritik dari sebagian masyarakat yang menganggapnya membatasi kreativitas berbahasa dan mengabaikan kekayaan bahasa daerah. Di sisi lain, para pegiat bahasa dan budayawan mendukung penuh inisiatif ini sebagai upaya menjaga identitas bangsa.
Berdasarkan narasi di atas, bagaimana seharusnya Kepala Daerah Provinsi X menyeimbangkan upaya pelestarian dan pengembangan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan tanpa mengesampingkan dinamika kebahasaan di masyarakat?
A
Melakukan sosialisasi masif tentang pentingnya Bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa, sekaligus membuka ruang diskusi publik untuk mengakomodasi perkembangan bahasa dan menyerap istilah lokal yang relevan.
B
Mengeluarkan peraturan daerah yang mewajibkan penggunaan Bahasa Indonesia baku di semua ranah publik dan mengenakan denda bagi pelanggar.
C
Memfokuskan program pada pengembangan literasi Bahasa Indonesia di sekolah-sekolah dan membiarkan penggunaan bahasa di masyarakat berkembang secara mandiri.
D
Mendorong penggunaan bahasa daerah secara lebih luas sebagai bentuk pelestarian budaya, sementara Bahasa Indonesia cukup digunakan dalam konteks formal kenegaraan saja.
E
Menanggapi kritik dengan mengurangi intensitas gerakan "Cinta Bahasa Indonesia" dan lebih fokus pada penyerapan kosakata asing yang populer agar Bahasa Indonesia tetap relevan.
NO. 157
Link Soal
Di wilayah kepulauan fiktif Nusantara Bahari, pemerintah daerah yang baru terpilih, dipimpin oleh Gubernur Raya, memiliki visi ambisius untuk menjadikan daerahnya pusat pariwisata dan perdagangan internasional. Untuk mencapai tujuan ini, Gubernur Raya mengeluarkan kebijakan yang sangat kontroversial: secara bertahap menggantikan penggunaan Bahasa Bahari, bahasa nasional mereka, dengan bahasa asing populer dalam segala bentuk komunikasi resmi pemerintahan, pengajaran di sekolah-sekolah, hingga rambu-rambu jalan dan informasi publik. Alasan di balik kebijakan ini adalah untuk mempermudah akses informasi bagi wisatawan dan investor asing, serta meningkatkan daya saing global penduduk lokal. Namun, setelah beberapa tahun implementasi, kebijakan tersebut justru menimbulkan gejolak sosial dan masalah kebangsaan yang serius. Dampak negatif paling signifikan yang mungkin timbul akibat pengabaian bahasa nasional tersebut, dilihat dari perspektif keutuhan bangsa, adalah...
A
Terbentuknya kesenjangan komunikasi yang mendalam antara kelompok masyarakat yang fasih berbahasa asing dan yang tidak, berujung pada fragmentasi sosial dan melemahnya semangat persatuan.
B
Penurunan drastis kualitas pendidikan karena guru-guru lokal kesulitan mengajar dalam bahasa asing yang belum mereka kuasai sepenuhnya.
C
Peningkatan jumlah investasi asing dan wisatawan mancanegara yang datang ke Nusantara Bahari karena kemudahan berbahasa.
D
Hilangnya sebagian besar warisan budaya lokal karena masyarakat lebih fokus mempelajari budaya asing melalui bahasanya.
E
Munculnya generasi muda yang sangat kompetitif di pasar kerja internasional namun memiliki karakter kebangsaan yang kuat.
NO. 158
Link Soal
Manakah kalimat berikut yang menerapkan penulisan tanda hubung (-) sesuai dengan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) yang tepat?
A
Waktu aku berkunjung ke pameran seni yang ke-3 di TIM, tampak beraneka ragam karya pelukis se-Indonesia.
B
Saat aku jalan jalan ke-pameran lukisan yang ke-3 kalinya di TIM, aku melihat beranekaragam lukisan se Indonesia.
C
Waktu aku jalan-jalan ke pameran lukisan yang ke 3 kalinya di TIM, aku melihat beranekaragam lukisan se-Indonesia.
D
Saat aku jalan-jalan ke-pameran lukisan yang ke 3 kalinya di TIM, aku melihat beraneka ragam lukisan se-Indonesia.
E
Saat aku jalan jalan ke pameran lukisan yang ke-3 kalinya di TIM, aku melihat beranekaragam lukisan hasil tangan dingin se-Indonesia.
NO. 159
Link Soal
Penggunaan imbuhan pen- (nomenklatur pelaku atau alat) yang paling tepat dalam konteks kalimat adalah...
A
Para petembak sudah mengambil posisi di bukit.
B
Petugas penabur benih ikan sedang bekerja di kolam.
C
Kedua peninju itu bertarung di atas ring.
D
Siapa petendang bola ke arah gawang itu?
E
Siska adalah pentari tradisional yang berbakat.
NO. 160
Link Soal
Perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia yang terus disempurnakan, mulai dari Ejaan van Ophuijsen hingga Ejaan Bahasa Indonesia (EBI), mencerminkan upaya sistematis untuk membakukan dan menstandardisasi Bahasa Indonesia demi kemudahan komunikasi, pendidikan, dan administrasi negara. Namun, di era digital, banyak ASN yang kerap abai terhadap kaidah EBI dalam korespondensi resmi, penulisan laporan, maupun komunikasi publik di media sosial. Alasan yang sering dikemukakan adalah kepraktisan atau anggapan bahwa hal tersebut tidak esensial dibandingkan substansi pesan. Padahal, penggunaan bahasa yang baku dan benar adalah cerminan profesionalisme dan integritas.
Dalam sudut pandang integritas seorang ASN dan prinsip good governance, apa implikasi jangka panjang yang paling mungkin timbul dari rendahnya kepatuhan terhadap standar EBI dalam komunikasi resmi birokrasi?
A
Terjadinya ketidakjelasan atau ambigu dalam interpretasi dokumen-dokumen resmi, yang dapat memicu kesalahan administrasi, penyimpangan kebijakan, atau bahkan sengketa hukum di kemudian hari.
B
Merosotnya citra publik institusi pemerintah karena dianggap tidak profesional dan kurang serius dalam menjalankan tugas, sehingga mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi.
C
Lambatnya proses birokrasi karena perlu waktu lebih lama untuk mengoreksi kesalahan penulisan atau merumuskan kembali pesan yang tidak baku, mengurangi efisiensi pelayanan publik.
D
Kesulitan dalam pelestarian dan pengembangan Bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi karena kurangnya standar yang konsisten di lingkungan pemerintah sebagai teladan.
E
Pembiasan makna dan tujuan dari kebijakan publik yang disampaikan, menyebabkan masyarakat salah memahami arahan pemerintah dan berpotensi menimbulkan resistensi atau ketidakpatuhan.