PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia

Halaman 17. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

NO. 161
Manakah di antara kalimat berikut yang menggunakan kata baku sesuai dengan PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia)?
A
Kita harus menganalisa masalah ini dengan cermat.
B
Ibu membeli obat di apotik dekat rumah.
C
Atlet itu memiliki nafas yang sangat panjang.
D
Pemerintah sedang menggalakkan standarisasi produk lokal.
E
Risiko investasi saham memang cukup tinggi.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 162
Perhatikan kalimat berikut: 'Menteri meminta mahasiswa melakukan pengajaran bagi siswa SD yang pada masa pandemi mengalami kesulitan belajar secara daring, karena keterbatasan akses teknologi.' Manakah perbaikan ejaan yang paling tepat untuk kalimat tersebut?
A
sekolah dasar seharusnya Sekolah Dasar
B
sekolah dasar (SD) seharusnya SD (sekolah dasar)
C
pandemi seharusnya dicetak miring
D
setelah daring tidak ada koma (,)
E
teknologi seharusnya tekhnologi

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 163
Cermati kalimat berikut: 'Pemerintah sedang menggalakkan *imunisasi* nasional agar *resiko* penyebaran virus dapat di *minimalisir*.' Manakah perbaikan kata tidak baku yang tepat untuk kalimat tersebut?
A
Imunisasi diganti vaksinasi, resiko diganti risiko.
B
Resiko diganti risiko, minimalisir diganti meminimalisasi.
C
Imunisasi diganti imun, minimalisir diganti minimal.
D
Resiko diganti risiko, minimalisir diganti diminimalisir.
E
Tidak ada yang perlu diperbaiki.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 164
Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini. Manakah kalimat yang paling efektif, baku, dan tepat untuk digunakan dalam sebuah laporan resmi atau dokumen kedinasan?
A
Demi untuk meningkatkan kualitas layanan publik, kami telah menggalakkan program pelatihan bagi para pegawai.
B
Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik, program pelatihan telah digalakkan bagi pegawai.
C
Peningkatan kualitas layanan publik dapat dilakukan dengan menggalakkan program pelatihan bagi pegawai.
D
Agar kualitas layanan publik menjadi lebih baik, maka program pelatihan bagi pegawai perlu digalakkan.
E
Untuk meningkatkan kualitas layanan publik, kami telah menggalakkan program pelatihan bagi para pegawai.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 165
Manakah dari opsi berikut yang menunjukkan pemenggalan kata yang tidak tepat menurut kaidah Ejaan yang Disempurnakan (EBI)?
A
Te - ri - ma
B
Per - ta - ma
C
Sa - u - da - ra
D
Pe - ngem - bang
E
Ke - ber - sih - an

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 166
Cermati kalimat-kalimat berikut ini: (1) Meskipun telah diimbau berulang kali, namun masih banyak masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan. (2) Sesuai dengan hasil rapat, keputusan tersebut akan segera diimplementasikan mulai besok. (3) Demi menunjang fasilitas umum, pemerintah setempat telah mengalokasikan dana yang cukup besar. (4) Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan, para pegawai diwajibkan mengikuti pelatihan intensif. (5) Oleh karena itu, semua pihak diharapkan untuk saling bahu-membahu dalam mengatasi permasalahan ini. Kalimat manakah yang mengandung penggunaan konjungsi yang TIDAK tepat menurut kaidah bahasa Indonesia baku?
A
Kalimat (1)
B
Kalimat (2)
C
Kalimat (3)
D
Kalimat (4)
E
Kalimat (5)

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 167
Peringatan Hari Sumpah Pemuda selalu menggema dengan ikrar 'Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.' Namun, di era digitalisasi dan globalisasi yang masif, terjadi pergeseran tren penggunaan bahasa, terutama di kalangan generasi muda dan media sosial. Banyak ASN, baik secara pribadi maupun dalam kapasitas semi-resmi, sering menggunakan campuran Bahasa Indonesia tidak baku, bahasa gaul, dan istilah asing dalam komunikasi publik mereka. Sebagai Pembuat Soal Standar BKN, implikasi *terpenting* dari fenomena ini terhadap semangat Sumpah Pemuda dalam konteks pembinaan dan pengembangan Bahasa Indonesia sebagai pilar negara adalah...
A
Memperkaya kosakata Bahasa Indonesia dengan istilah-istilah baru yang relevan dengan perkembangan zaman dan budaya populer.
B
Meningkatkan kemampuan adaptasi Bahasa Indonesia terhadap pengaruh eksternal, sehingga tetap relevan di kancah global.
C
Mengikis rasa kebanggaan dan kepemilikan generasi muda terhadap Bahasa Indonesia sebagai identitas dan simbol persatuan, serta mengancam standardisasi bahasa yang esensial untuk komunikasi kenegaraan.
D
Mempermudah komunikasi lintas budaya dan generasi, karena bahasa gaul dan asing lebih mudah diterima oleh kelompok usia yang beragam.
E
Menunjukkan evolusi alami bahasa yang tidak dapat dihindari, sehingga upaya pembakuan dan pengembangan bahasa menjadi kurang relevan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 168
Seorang kepala daerah di Provinsi X meluncurkan gerakan "Cinta Bahasa Indonesia". Gerakan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama dalam komunikasi publik dan media sosial, mengingat maraknya penggunaan istilah asing dan bahasa gaul yang tidak baku. Namun, gerakan ini mendapat kritik dari sebagian masyarakat yang menganggapnya membatasi kreativitas berbahasa dan mengabaikan kekayaan bahasa daerah. Di sisi lain, para pegiat bahasa dan budayawan mendukung penuh inisiatif ini sebagai upaya menjaga identitas bangsa. Berdasarkan narasi di atas, bagaimana seharusnya Kepala Daerah Provinsi X menyeimbangkan upaya pelestarian dan pengembangan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan tanpa mengesampingkan dinamika kebahasaan di masyarakat?
A
Melakukan sosialisasi masif tentang pentingnya Bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa, sekaligus membuka ruang diskusi publik untuk mengakomodasi perkembangan bahasa dan menyerap istilah lokal yang relevan.
B
Mengeluarkan peraturan daerah yang mewajibkan penggunaan Bahasa Indonesia baku di semua ranah publik dan mengenakan denda bagi pelanggar.
C
Memfokuskan program pada pengembangan literasi Bahasa Indonesia di sekolah-sekolah dan membiarkan penggunaan bahasa di masyarakat berkembang secara mandiri.
D
Mendorong penggunaan bahasa daerah secara lebih luas sebagai bentuk pelestarian budaya, sementara Bahasa Indonesia cukup digunakan dalam konteks formal kenegaraan saja.
E
Menanggapi kritik dengan mengurangi intensitas gerakan "Cinta Bahasa Indonesia" dan lebih fokus pada penyerapan kosakata asing yang populer agar Bahasa Indonesia tetap relevan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 169
Manakah penulisan kata baku yang tepat di bawah ini untuk melengkapi kalimat: 'Ibu membeli obat di ... dan membayar menggunakan ...'
A
Apotik, kuitansi
B
Apotek, kwitansi
C
Apotek, kuitansi
D
Apotik, kwitangsi
E
Apotheek, kuitansi

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 170
Ejaan Bahasa Indonesia telah mengalami beberapa kali perubahan dan penyempurnaan, dari Ejaan Van Ophuijsen, Soewandi, EYD, hingga kini PUEBI. Perubahan-perubahan ini seringkali dipandang sebagai sekadar revisi teknis tata tulis. Namun, dalam konteks pembangunan bangsa dan pengukuhan identitas nasional pasca-kemerdekaan, upaya standardisasi ejaan ini memiliki peran yang jauh lebih strategis. Analisis bagaimana standardisasi ejaan secara fundamental berkontribusi pada pencapaian tujuan Sumpah Pemuda, melampaui sekadar kemudahan komunikasi dan pengajaran?
A
Standardisasi ejaan mempermudah proses belajar mengajar Bahasa Indonesia di seluruh pelosok negeri, memastikan pemahaman yang seragam di berbagai daerah.
B
Ejaan yang baku menciptakan rasa kepemilikan dan kebanggaan terhadap Bahasa Indonesia sebagai bahasa yang teratur dan modern, setara dengan bahasa-bahasa maju lainnya di dunia.
C
Pembakuan ejaan secara efektif meminimalkan variasi penulisan antarindividu dan antardaerah, sehingga menghasilkan konsensus linguistik yang kuat dan memperkokoh persatuan nasional di tingkat fundamental.
D
Ejaan yang stabil menjadi landasan bagi pengembangan sastra dan ilmu pengetahuan yang lebih maju, karena memungkinkan pencatatan gagasan yang konsisten dan akurat.
E
Standardisasi ejaan menjadi syarat mutlak agar Bahasa Indonesia dapat diadaptasi dengan baik ke dalam teknologi informasi dan komunikasi modern, seperti mesin pencari dan perangkat lunak.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.