Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 17. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 161
Link Soal
Cermati potongan paragraf berikut:
(1) Bahasa memiliki sistem dan bukan sekadar alat bicara.
(2) Oleh sebab itu, menggunakan bahasa berarti tunduk pada aturan yang berlaku.
(3) [...].
(4) Aturan yang tersirat muncul melalui intuisi pengguna bahasa.
(5) Aturan yang tersurat dapat dilihat pada buku pedoman dan kamus.
Kalimat yang paling pas untuk mengisi bagian rumpang (3) agar paragraf menjadi koheren adalah...
A
Pengguna bahasa wajib memahami setiap kosa kata.
B
Kaidah dalam berbahasa dapat berupa hal yang tersirat maupun tersurat.
C
Bahasa menjadi identitas utama bagi suatu bangsa.
D
Kamus merupakan referensi utama dalam menulis karya ilmiah.
E
Aturan bahasa sering kali sulit untuk dipraktikkan.
NO. 162
Link Soal
Berdasarkan letak kalimat utamanya yang berada di awal paragraf (tentang tugas utama guru), paragraf pada soal sebelumnya digolongkan sebagai jenis paragraf...
A
Deduktif
B
Induktif
C
Efektif
D
Deduktif – Induktif
E
Induktif – Deduktif
NO. 163
Link Soal
Kedudukan dan Fungsi Bahasa Indonesia: Bahasa Indonesia memiliki kedudukan strategis sebagai bahasa negara dan bahasa persatuan, yang berperan penting dalam pembangunan nasional, pembentukan karakter bangsa, dan pemersatu keberagaman. Namun, dalam perkembangannya, arus globalisasi dan dominasi bahasa asing, serta penggunaan bahasa non-standar yang masif di ruang publik dan media sosial, cenderung mengikis kesadaran masyarakat akan pentingnya memelihara dan menggunakan Bahasa Indonesia secara baik dan benar.
Jika kecenderungan ini terus berlanjut dan masyarakat secara kolektif mengabaikan upaya untuk memartabatkan Bahasa Indonesia sebagai fondasi identitas dan alat pemersatu, dampak jangka panjang paling krusial yang akan mengancam keutuhan dan kohesi sosial bangsa Indonesia adalah...
A
Menurunnya kemampuan komunikasi formal antarlembaga negara dan masyarakat umum.
B
Tergerusnya kekayaan kosakata Bahasa Indonesia karena penyerapan istilah asing yang tidak terkontrol.
C
Melemahnya rasa kebanggaan dan identitas nasional, yang berpotensi menimbulkan fragmentasi sosial berbasis perbedaan linguistik.
D
Hambatan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi karena keterbatasan literatur dan kajian berbahasa Indonesia.
E
Peningkatan kesenjangan komunikasi antargenerasi karena perbedaan dominasi bahasa yang digunakan.
NO. 164
Link Soal
Cermati kalimat ini: 'Pemberian vaksin atau imunisasi secara luas, diakui sebagai salah satu intervensi kesehatan yang paling berhasil.' Manakah perbaikan ejaan yang benar?
A
vaksin seharusnya vaksinasi
B
tanda koma (,) setelah kata luas dihilangkan
C
intervensi seharusnya interfensi
D
di dunia seharusnya didunia
E
setelah dunia diberi tanda koma (,)
NO. 165
Link Soal
Di Desa Mekar Jaya, yang terletak di kaki Gunung Seroja, hiduplah Pak Tulus, seorang sesepuh desa yang sangat menjunjung tinggi Bahasa Indonesia baku. Beliau selalu menekankan pentingnya penggunaan bahasa yang baik dan benar dalam setiap kesempatan, terutama saat upacara bendera atau rapat desa. Menurutnya, Bahasa Indonesia adalah tiang penyangga persatuan bangsa, dan setiap kata harus diucapkan dengan penuh hormat sesuai kaidah yang diajarkan di sekolah dahulu.
Namun, cucu Pak Tulus, Lia, yang aktif di media sosial dan sering berinteraksi dengan teman-temannya dari berbagai kota, memiliki gaya berbahasa yang jauh berbeda. Lia sering mencampur Bahasa Indonesia dengan istilah-istilah gaul, singkatan-singkatan populer di internet, bahkan terkadang menyelipkan kata-kata dari bahasa asing yang dianggapnya lebih "keren" dan ekspresif. Lia berpendapat bahwa bahasa itu hidup dan dinamis, harus mampu beradaptasi agar tidak ketinggalan zaman dan tetap relevan bagi generasi muda.
Pak Tulus merasa khawatir identitas Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan akan luntur jika terus-menerus bercampur. Sementara Lia berargumen bahwa adaptasi justru membuat Bahasa Indonesia tetap relevan dan dicintai generasi muda.
Perbedaan pandangan dan pola penggunaan Bahasa Indonesia antara Pak Tulus dan Lia, jika dikaitkan dengan fungsi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional dan perkembangan zaman, paling tepat menunjukkan bahwa...
A
Penggunaan bahasa gaul dan asing merupakan ancaman serius bagi kelestarian Bahasa Indonesia baku sebagai identitas nasional yang harus dihentikan sepenuhnya.
B
Dinamika bahasa adalah keniscayaan dalam perkembangan zaman, namun adaptasi harus tetap berlandaskan pada kaidah kebahasaan agar fungsi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional tidak tergerus.
C
Generasi muda cenderung mengabaikan pentingnya Bahasa Indonesia baku karena pengaruh globalisasi dan teknologi yang tak terbendung.
D
Bahasa Indonesia akan terus berkembang dan beradaptasi tanpa perlu khawatir kehilangan identitasnya karena posisinya sebagai bahasa negara sudah kokoh dan dijamin undang-undang.
E
Pemerintah harus lebih gencar melakukan sosialisasi dan penindakan terhadap penggunaan bahasa yang tidak sesuai kaidah untuk menjaga kemurnian bahasa persatuan.
NO. 166
Link Soal
Pada awal abad ke-20, di tengah dominasi bahasa kolonial dan keberagaman bahasa daerah, muncul wacana serius untuk mencari 'bahasa persatuan' bagi kaum pribumi yang terpelajar. Bahasa Melayu, yang telah lama berfungsi sebagai lingua franca di Nusantara, dipandang memiliki potensi besar. Namun, pilihan ini bukan tanpa perdebatan, mengingat adanya bahasa daerah dengan penutur yang lebih banyak atau status kebudayaan yang tinggi. Akhirnya, keputusan untuk memilih Bahasa Melayu sebagai dasar Bahasa Indonesia dimatangkan dan dideklarasikan dalam Sumpah Pemuda. Mengapa pilihan ini, di antara berbagai opsi, secara strategis dianggap paling vital dan fundamental untuk membangun entitas kebangsaan Indonesia yang kokoh di masa depan, melebihi sekadar kemudahan komunikasi atau penyebaran informasi?
A
Bahasa Melayu memiliki struktur gramatikal yang paling sederhana dan mudah dipelajari oleh berbagai suku, sehingga mempercepat proses asimilasi budaya di seluruh Nusantara.
B
Bahasa Melayu secara historis telah diterima secara luas sebagai bahasa perdagangan dan komunikasi antar-etnis tanpa terikat pada suku mayoritas tertentu, sehingga tidak memicu sentimen etnosentrisme.
C
Pemerintah kolonial Belanda secara tidak langsung memfasilitasi penyebaran Bahasa Melayu melalui pendidikan dan penerbitan, sehingga membuatnya lebih siap menjadi bahasa nasional.
D
Kekayaan kosakata dan tradisi sastra Bahasa Melayu pada masa itu merupakan yang paling maju dibandingkan bahasa daerah lain, memberikan landasan kuat bagi pengembangan intelektual.
E
Bahasa Melayu memiliki fonologi yang mudah diadaptasi dan diucapkan oleh penutur dari berbagai latar belakang bahasa daerah, memudahkan integrasi linguistik.
NO. 167
Link Soal
Cermati kalimat berikut: 'Predikat sebagai Pulau Energi Bersih sangat mungkin terwujud bagi pulau Bali mengingat kondisi geografisnya yang mendukung, antara lain sudah menjadi tujuan wisatawan dunia... dan sudah di tetapkan sebagai Pusat Keunggulan (Center of Excellence) Energi Bersih Dunia.' Manakah perbaikan kesalahan ejaan yang tepat untuk kalimat tersebut?
A
penulisan 'Pulau Energi Bersih' diganti menjadi 'pulau Energi Bersih'
B
penulisan 'pulau Bali' diganti menjadi 'Pulau Bali'
C
penulisan 'infra struktur' diganti menjadi 'infrastruktur'
D
penulisan 'Februari' diganti menjadi 'Pebruari'
E
penulisan 'Center of Excellence' tidak dicetak miring
NO. 168
Link Soal
Pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Untuk mencapai tujuan tersebut, berbagai inovasi telah diimplementasikan dan evaluasi berkala dilakukan. Dalam konteks ini, perhatikan beberapa usulan perbaikan kalimat berikut yang diajukan oleh tim ahli bahasa untuk menyampaikan poin penting terkait transparansi dan akuntabilitas. Manakah kalimat yang paling tepat dan efektif sesuai kaidah PUEBI?
A
Pemerintah diharapkan terus meningkatkan transparansi, serta akuntabilitas dalam setiap kebijakan yang di keluarkan untuk publik.
B
Peningkatan transparansi dan akuntabilitas, dalam setiap kebijakan yang di keluarkan pemerintah, adalah krusial bagi publik.
C
Transparansi dan akuntabilitas harus selalu ditingkatkan oleh pemerintah, dalam setiap kebijakan yang dikeluarkannya, demi kepercayaan publik.
D
Setiap kebijakan yang di keluarkan pemerintah, harus menjunjung tinggi prinsip transparansi dan juga akuntabilitas demi publik.
E
Untuk publik, transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kebijakan yang pemerintah keluarkan, perlu untuk ditingkatkan secara kontinyu.
NO. 169
Link Soal
Seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi global, Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk membentuk dan membakukan istilah-istilah baru dalam Bahasa Indonesia. Proses ini melibatkan kerja keras lembaga kebahasaan untuk mengadaptasi, menyerap, atau menciptakan padanan kata dari bahasa asing, seringkali diwarnai perdebatan panjang. Evaluasi mengapa keberhasilan pembentukan dan pembakuan istilah ilmiah dan teknologi dalam Bahasa Indonesia secara mandiri, terlepas dari kerumitannya, merupakan indikator krusial bagi kemandirian intelektual dan kedaulatan bangsa di era informasi global?
A
Penggunaan istilah baku dalam Bahasa Indonesia memudahkan masyarakat umum memahami konsep ilmiah dan teknologi, sehingga meningkatkan literasi sains nasional.
B
Pembentukan istilah mandiri mengurangi ketergantungan pada penerjemahan langsung, yang seringkali menyebabkan ambiguitas dan ketidakakuratan dalam transfer pengetahuan.
C
Kemampuan menciptakan dan membakukan istilah sendiri menandakan bahwa Bahasa Indonesia memiliki kapasitas untuk menjadi medium ilmu pengetahuan tingkat tinggi, yang esensial bagi pengembangan peradaban dan inovasi bangsa tanpa dominasi asing.
D
Proses pembakuan istilah secara nasional mendorong kolaborasi antarilmuwan dan pakar bahasa, memperkuat jaringan keilmuan di Indonesia.
E
Memiliki korpus istilah ilmiah yang lengkap dalam Bahasa Indonesia akan meningkatkan daya saing global dalam publikasi ilmiah dan paten, memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.
NO. 170
Link Soal
Setelah terjadinya bencana alam berskala besar di beberapa provinsi, tim penanggulangan bencana yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat dan instansi pemerintah dari beragam latar belakang suku dan bahasa daerah menghadapi tantangan besar dalam koordinasi komunikasi. Pesan-pesan penting terkait evakuasi, logistik, dan bantuan seringkali disampaikan dengan gaya bahasa yang berbeda, atau bahkan disalahpahami karena hambatan linguistik, meskipun semua pihak berusaha menggunakan Bahasa Indonesia. Kondisi ini memperlambat respons dan menimbulkan ketegangan di antara para relawan serta korban. Bagaimana optimalisasi Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dapat paling efektif memperkuat integritas upaya penanggulangan bencana dan soliditas sosial dalam situasi kritis ini?
A
Dengan menyeragamkan penggunaan Bahasa Indonesia baku yang sangat formal dan teknis dalam semua bentuk komunikasi untuk menghindari ambiguitas sekecil apapun.
B
Dengan menyusun panduan komunikasi krisis yang sederhana, lugas, dan mudah dipahami dalam Bahasa Indonesia, serta secara aktif melatih semua pihak yang terlibat agar menggunakannya secara konsisten.
C
Dengan mendorong penggunaan bahasa daerah yang paling dominan di setiap lokasi bencana agar pesan lebih personal dan dapat diterima oleh korban secara emosional.
D
Dengan mengutamakan penggunaan isyarat, gambar, atau simbol-simbol universal dalam penyampaian informasi, daripada mengandalkan komunikasi verbal semata.
E
Dengan melibatkan penerjemah bahasa daerah secara masif di setiap titik distribusi bantuan untuk memastikan tidak ada pesan yang terlewatkan.