Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 18. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 171
Link Soal
Seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi global, Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk membentuk dan membakukan istilah-istilah baru dalam Bahasa Indonesia. Proses ini melibatkan kerja keras lembaga kebahasaan untuk mengadaptasi, menyerap, atau menciptakan padanan kata dari bahasa asing, seringkali diwarnai perdebatan panjang. Evaluasi mengapa keberhasilan pembentukan dan pembakuan istilah ilmiah dan teknologi dalam Bahasa Indonesia secara mandiri, terlepas dari kerumitannya, merupakan indikator krusial bagi kemandirian intelektual dan kedaulatan bangsa di era informasi global?
A
Penggunaan istilah baku dalam Bahasa Indonesia memudahkan masyarakat umum memahami konsep ilmiah dan teknologi, sehingga meningkatkan literasi sains nasional.
B
Pembentukan istilah mandiri mengurangi ketergantungan pada penerjemahan langsung, yang seringkali menyebabkan ambiguitas dan ketidakakuratan dalam transfer pengetahuan.
C
Kemampuan menciptakan dan membakukan istilah sendiri menandakan bahwa Bahasa Indonesia memiliki kapasitas untuk menjadi medium ilmu pengetahuan tingkat tinggi, yang esensial bagi pengembangan peradaban dan inovasi bangsa tanpa dominasi asing.
D
Proses pembakuan istilah secara nasional mendorong kolaborasi antarilmuwan dan pakar bahasa, memperkuat jaringan keilmuan di Indonesia.
E
Memiliki korpus istilah ilmiah yang lengkap dalam Bahasa Indonesia akan meningkatkan daya saing global dalam publikasi ilmiah dan paten, memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.
NO. 172
Link Soal
Manakah di antara kalimat-kalimat berikut yang seluruh katanya sudah sesuai dengan standar kata baku?
A
Tolong bilang dulu ke Ibu kalau mau pinjam motor
B
Hadirin sekalian, silahkan menempati kursi masing-masing
C
Mohon maaf, hubungan kita hanya bisa sampai di sini saja
D
Saya berhalangan hadir di kantor hari ini karena kondisi kesehatan
E
Istri Pak Hasan sedang menderita sakit yang cukup parah
NO. 173
Link Soal
Perhatikan kalimat berikut:
"Menurut Kepala Pusat Bahasa dan Perbukuan menjelaskan bahwa literasi digital merupakan kunci utama, untuk menghadapi tantangan era globalisasi."
Kesalahan penggunaan kaidah PUEBI yang paling tepat pada kalimat tersebut terdapat pada bagian....
A
Penggunaan frasa "Menurut...menjelaskan bahwa" yang redundan.
B
Penempatan tanda koma sebelum frasa "untuk menghadapi".
C
Penulisan frasa "literasi digital" yang seharusnya diawali huruf kapital.
D
Penggunaan kata "merupakan" yang seharusnya "adalah".
E
Tidak adanya tanda titik di akhir kalimat.
NO. 174
Link Soal
Di antara pilihan kata serapan berikut, manakah yang penulisannya tidak sesuai dengan standar Bahasa Indonesia yang berlaku?
A
Atlet
B
Varitas
C
Apotek
D
Komoditas
E
Aktivitas
NO. 175
Link Soal
Cermati paragraf berikut ini:
Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Salah satu program unggulan adalah pelatihan vokasi yang intensif, *yang mana* diharapkan mampu mencetak tenaga kerja terampil dan kompeten. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya koordinasi antarlembaga terkait, sehingga *berakibat pada* penyerapan lulusan pelatihan yang *belum maksimal*. Oleh karena itu, sinergi semua pihak *mutlak diperlukan* agar tujuan pembangunan nasional dapat tercapai.
Frasa atau klausa yang paling tidak efektif atau mengandung kerancuan tata bahasa menurut kaidah Bahasa Indonesia baku adalah:
A
yang mana diharapkan
B
berakibat pada penyerapan
C
belum maksimal
D
mutlak diperlukan
E
sinergi semua pihak
NO. 176
Link Soal
Bacalah paragraf berikut dengan cermat:
"Meskipun angka pengangguran menurun secara signifikan, namun pemerintah tetap berkomitmen untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi lulusan perguruan tinggi. Hal ini dikarenakan persaingan di dunia kerja semakin ketat, sehingga banyak sarjana yang belum mendapatkan pekerjaan sesuai dengan latar belakang pendidikannya."
Manakah perbaikan yang paling tepat untuk paragraf di atas agar menjadi lebih efektif dan sesuai dengan kaidah kebahasaan baku?
A
Menghilangkan kata "namun" karena berlebihan setelah "Meskipun".
B
Mengganti frasa "Hal ini dikarenakan" menjadi "Hal ini terjadi karena".
C
Menggabungkan kedua kalimat menjadi satu kalimat majemuk yang lebih padu.
D
Mengubah "lulusan perguruan tinggi" menjadi "sarjana" untuk konsistensi.
E
Menambahkan konjungsi "dengan demikian" sebelum "sehingga" pada kalimat kedua.
NO. 177
Link Soal
Di Desa Mekar Jaya, yang terletak di kaki Gunung Seroja, hiduplah Pak Tulus, seorang sesepuh desa yang sangat menjunjung tinggi Bahasa Indonesia baku. Beliau selalu menekankan pentingnya penggunaan bahasa yang baik dan benar dalam setiap kesempatan, terutama saat upacara bendera atau rapat desa. Menurutnya, Bahasa Indonesia adalah tiang penyangga persatuan bangsa, dan setiap kata harus diucapkan dengan penuh hormat sesuai kaidah yang diajarkan di sekolah dahulu.
Namun, cucu Pak Tulus, Lia, yang aktif di media sosial dan sering berinteraksi dengan teman-temannya dari berbagai kota, memiliki gaya berbahasa yang jauh berbeda. Lia sering mencampur Bahasa Indonesia dengan istilah-istilah gaul, singkatan-singkatan populer di internet, bahkan terkadang menyelipkan kata-kata dari bahasa asing yang dianggapnya lebih "keren" dan ekspresif. Lia berpendapat bahwa bahasa itu hidup dan dinamis, harus mampu beradaptasi agar tidak ketinggalan zaman dan tetap relevan bagi generasi muda.
Pak Tulus merasa khawatir identitas Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan akan luntur jika terus-menerus bercampur. Sementara Lia berargumen bahwa adaptasi justru membuat Bahasa Indonesia tetap relevan dan dicintai generasi muda.
Perbedaan pandangan dan pola penggunaan Bahasa Indonesia antara Pak Tulus dan Lia, jika dikaitkan dengan fungsi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional dan perkembangan zaman, paling tepat menunjukkan bahwa...
A
Penggunaan bahasa gaul dan asing merupakan ancaman serius bagi kelestarian Bahasa Indonesia baku sebagai identitas nasional yang harus dihentikan sepenuhnya.
B
Dinamika bahasa adalah keniscayaan dalam perkembangan zaman, namun adaptasi harus tetap berlandaskan pada kaidah kebahasaan agar fungsi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional tidak tergerus.
C
Generasi muda cenderung mengabaikan pentingnya Bahasa Indonesia baku karena pengaruh globalisasi dan teknologi yang tak terbendung.
D
Bahasa Indonesia akan terus berkembang dan beradaptasi tanpa perlu khawatir kehilangan identitasnya karena posisinya sebagai bahasa negara sudah kokoh dan dijamin undang-undang.
E
Pemerintah harus lebih gencar melakukan sosialisasi dan penindakan terhadap penggunaan bahasa yang tidak sesuai kaidah untuk menjaga kemurnian bahasa persatuan.