PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia

Halaman 18. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

NO. 171
Ejaan Bahasa Indonesia telah mengalami beberapa kali perubahan dan penyempurnaan, dari Ejaan Van Ophuijsen, Soewandi, EYD, hingga kini PUEBI. Perubahan-perubahan ini seringkali dipandang sebagai sekadar revisi teknis tata tulis. Namun, dalam konteks pembangunan bangsa dan pengukuhan identitas nasional pasca-kemerdekaan, upaya standardisasi ejaan ini memiliki peran yang jauh lebih strategis. Analisis bagaimana standardisasi ejaan secara fundamental berkontribusi pada pencapaian tujuan Sumpah Pemuda, melampaui sekadar kemudahan komunikasi dan pengajaran?
A
Standardisasi ejaan mempermudah proses belajar mengajar Bahasa Indonesia di seluruh pelosok negeri, memastikan pemahaman yang seragam di berbagai daerah.
B
Ejaan yang baku menciptakan rasa kepemilikan dan kebanggaan terhadap Bahasa Indonesia sebagai bahasa yang teratur dan modern, setara dengan bahasa-bahasa maju lainnya di dunia.
C
Pembakuan ejaan secara efektif meminimalkan variasi penulisan antarindividu dan antardaerah, sehingga menghasilkan konsensus linguistik yang kuat dan memperkokoh persatuan nasional di tingkat fundamental.
D
Ejaan yang stabil menjadi landasan bagi pengembangan sastra dan ilmu pengetahuan yang lebih maju, karena memungkinkan pencatatan gagasan yang konsisten dan akurat.
E
Standardisasi ejaan menjadi syarat mutlak agar Bahasa Indonesia dapat diadaptasi dengan baik ke dalam teknologi informasi dan komunikasi modern, seperti mesin pencari dan perangkat lunak.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 172
Di era banjir informasi, narasi hoaks dan disinformasi sering kali dikemas dengan pilihan kata yang provokatif, struktur kalimat yang ambigu, dan retorika manipulatif, sehingga mudah memperdaya masyarakat awam dan memicu perpecahan. Fenomena ini mengancam stabilitas sosial dan ketahanan nasional. Dalam konteks upaya menjaga ketahanan bangsa dan mengedukasi publik, bagaimana penguasaan dan pemanfaatan Bahasa Indonesia yang baik dan benar oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat menjadi benteng pertahanan *paling efektif* terhadap ancaman disinformasi?
A
Dengan secara proaktif menyebarkan informasi yang benar dalam Bahasa Indonesia baku melalui saluran resmi untuk meng-counter narasi hoaks yang beredar.
B
Dengan mengajarkan masyarakat luas cara mengidentifikasi ujaran provokatif dan struktur kalimat ambigu melalui program literasi Bahasa Indonesia.
C
Dengan menjadi teladan dalam penggunaan bahasa yang lugas, jelas, faktual, dan tidak memecah belah dalam setiap komunikasi resmi maupun pribadi, sehingga membangun kepercayaan publik terhadap informasi pemerintah dan meningkatkan daya kritis masyarakat.
D
Dengan mengembangkan aplikasi pendeteksi hoaks berbasis analisis linguistik Bahasa Indonesia untuk membantu masyarakat memverifikasi kebenaran informasi.
E
Dengan mengeluarkan regulasi ketat yang melarang penggunaan Bahasa Indonesia yang menyesatkan atau provokatif di media sosial.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 173
Di wilayah kepulauan fiktif Nusantara Bahari, pemerintah daerah yang baru terpilih, dipimpin oleh Gubernur Raya, memiliki visi ambisius untuk menjadikan daerahnya pusat pariwisata dan perdagangan internasional. Untuk mencapai tujuan ini, Gubernur Raya mengeluarkan kebijakan yang sangat kontroversial: secara bertahap menggantikan penggunaan Bahasa Bahari, bahasa nasional mereka, dengan bahasa asing populer dalam segala bentuk komunikasi resmi pemerintahan, pengajaran di sekolah-sekolah, hingga rambu-rambu jalan dan informasi publik. Alasan di balik kebijakan ini adalah untuk mempermudah akses informasi bagi wisatawan dan investor asing, serta meningkatkan daya saing global penduduk lokal. Namun, setelah beberapa tahun implementasi, kebijakan tersebut justru menimbulkan gejolak sosial dan masalah kebangsaan yang serius. Dampak negatif paling signifikan yang mungkin timbul akibat pengabaian bahasa nasional tersebut, dilihat dari perspektif keutuhan bangsa, adalah...
A
Terbentuknya kesenjangan komunikasi yang mendalam antara kelompok masyarakat yang fasih berbahasa asing dan yang tidak, berujung pada fragmentasi sosial dan melemahnya semangat persatuan.
B
Penurunan drastis kualitas pendidikan karena guru-guru lokal kesulitan mengajar dalam bahasa asing yang belum mereka kuasai sepenuhnya.
C
Peningkatan jumlah investasi asing dan wisatawan mancanegara yang datang ke Nusantara Bahari karena kemudahan berbahasa.
D
Hilangnya sebagian besar warisan budaya lokal karena masyarakat lebih fokus mempelajari budaya asing melalui bahasanya.
E
Munculnya generasi muda yang sangat kompetitif di pasar kerja internasional namun memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 174
Pemerintah berkomitmen untuk mengoptimalkan peran bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan, administrasi publik, dan komunikasi ilmiah. Salah satu langkah yang diupayakan adalah mendorong penggunaan padanan kata bahasa Indonesia untuk istilah asing, terutama dalam dokumen resmi dan karya tulis ilmiah. Pernyataan di bawah ini yang paling tepat mencerminkan alasan fundamental di balik kebijakan tersebut, dilihat dari perspektif penguatan identitas nasional dan kemandirian intelektual bangsa, adalah...
A
Adanya kebutuhan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa bahasa Indonesia juga mampu menjadi bahasa ilmu pengetahuan yang mandiri tanpa intervensi asing.
B
Kebijakan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penurunan minat masyarakat terhadap bahasa Indonesia akibat dominasi bahasa asing dalam berbagai bidang.
C
Dengan membakukan istilah dalam bahasa Indonesia, kita dapat mempermudah proses penerjemahan literatur asing dan meningkatkan aksesibilitas informasi bagi seluruh lapisan masyarakat.
D
Penggunaan padanan kata bahasa Indonesia yang konsisten dan akurat merupakan fondasi penting untuk membangun korpus ilmu pengetahuan nasional yang kokoh, seragam, dan mudah dipahami, sehingga memperkuat jati diri serta kemandirian berpikir bangsa.
E
Kebijakan tersebut merupakan bentuk perlawanan terhadap imperialisme budaya dan bahasa asing yang berpotensi mengikis nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 175
Penggunaan tanda baca titik koma (;) pada kalimat-kalimat di bawah ini sudah tepat, kecuali...
A
Sekretaris bertugas mengetik surat; resepsionis menyambut tamu di lobi.
B
Beberapa pejabat daerah hadir; gubernur, bupati, serta camat.
C
Guru menerangkan materi di depan; siswa menyimak dengan teliti.
D
Adik menonton kartun di televisi; Ibu memasak sayur di dapur.
E
Dia sudah bekerja keras sekian lama; namun rumah impian belum juga terbeli.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 176
Manakah kalimat di bawah ini yang menerapkan penggunaan huruf kapital secara tepat sesuai pedoman umum ejaan bahasa Indonesia?
A
Bapaknya seorang brigadir jendral yang telah lama bertugas di Jayapura, Papua.
B
bapaknya seorang Brigadir Jendral yang telah lama bertugas di Jayapura, Papua.
C
Bapaknya seorang Brigadir Jendral yang telah lama bertugas di jayapura, Papua.
D
Bapaknya seorang Brigadir Jendral yang telah lama bertugas di Jayapura, Papua.
E
bapaknya seorang brigadir jendral yang telah lama bertugas di Jayapura, Papua.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 177
Cermati paragraf berikut ini: Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Salah satu program unggulan adalah pelatihan vokasi yang intensif, *yang mana* diharapkan mampu mencetak tenaga kerja terampil dan kompeten. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya koordinasi antarlembaga terkait, sehingga *berakibat pada* penyerapan lulusan pelatihan yang *belum maksimal*. Oleh karena itu, sinergi semua pihak *mutlak diperlukan* agar tujuan pembangunan nasional dapat tercapai. Frasa atau klausa yang paling tidak efektif atau mengandung kerancuan tata bahasa menurut kaidah Bahasa Indonesia baku adalah:
A
yang mana diharapkan
B
berakibat pada penyerapan
C
belum maksimal
D
mutlak diperlukan
E
sinergi semua pihak

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.