Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 3. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 21
Link Soal
Cermati kalimat berikut: 'Pemerintah sedang menggalakkan *imunisasi* nasional agar *resiko* penyebaran virus dapat di *minimalisir*.' Manakah perbaikan kata tidak baku yang tepat untuk kalimat tersebut?
A
Imunisasi diganti vaksinasi, resiko diganti risiko.
B
Resiko diganti risiko, minimalisir diganti meminimalisasi.
C
Imunisasi diganti imun, minimalisir diganti minimal.
D
Resiko diganti risiko, minimalisir diganti diminimalisir.
E
Tidak ada yang perlu diperbaiki.
NO. 22
Link Soal
Dinas Pariwisata Kota Maju Jaya baru saja meluncurkan kampanye promosi wisata bertajuk 'Pesona Kota Maju Jaya' melalui akun media sosial resminya. Kepala Dinas Pariwisata, Ibu Nurul Hidayah, menugaskan timnya untuk membuat poster digital dan teks unggahan yang menarik. Setelah unggahan tersebut tayang, banyak warganet menyoroti penggunaan bahasa yang kurang tepat pada salah satu kalimat berikut: 'Mari nikmati indahnya kota maju jaya yang penuh pesona, serta fasilitas kekinian dan gratis parkir untuk semua pengunjung. Segera datang di akhir pekan ini!'
Pelanggaran kaidah kebahasaan paling mendasar yang tampak jelas pada kalimat sorotan tersebut terletak pada aspek...
A
Penulisan huruf kapital untuk nama geografi atau nama diri.
B
Penggunaan konjungsi dan kata penghubung yang tidak tepat.
C
Pilihan kata yang terlalu informal untuk konteks resmi.
D
Struktur kalimat yang tidak efektif dan bertele-tele.
E
Penggunaan tanda baca koma yang berlebihan.
NO. 23
Link Soal
Penggunaan Bahasa Indonesia dalam dunia teknologi dan sains seringkali menghadapi kendala. Istilah-istilah teknis baru lebih mudah diserap dari bahasa asing (terutama Inggris) daripada diciptakan padanan dalam Bahasa Indonesia. Hal ini mengakibatkan glosarium istilah-istilah ilmiah menjadi didominasi oleh serapan langsung, bahkan di lingkungan akademik dan riset. Akibatnya, pemahaman masyarakat umum terhadap inovasi teknologi menjadi terhambat, dan kemampuan Bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan pun dipertanyakan. Sebagai seorang ASN yang mengemban tugas dalam penyampaian informasi dan edukasi publik terkait perkembangan sains dan teknologi, Anda dihadapkan pada dilema ini.
Bagaimana Anda akan menyikapi situasi ini untuk menjaga integritas kebahasaan sekaligus memastikan informasi ilmiah tersampaikan secara efektif kepada masyarakat?
A
Menggunakan istilah asing secara langsung namun dengan memberikan penjelasan rinci dalam Bahasa Indonesia, serta menyarankan para ahli untuk lebih aktif dalam mencari atau menciptakan padanan istilah ilmiah.
B
Memprioritaskan penggunaan padanan Bahasa Indonesia yang sudah ada, dan jika belum ada, berkolaborasi dengan lembaga kebahasaan untuk membentuk padanan baru sebelum istilah tersebut digunakan dalam komunikasi publik.
C
Menerjemahkan setiap istilah teknis asing ke dalam Bahasa Indonesia secara literal, meskipun terkadang terkesan kaku atau kurang tepat, demi menjaga kemurnian bahasa dan konsistensi dalam komunikasi.
D
Mengadopsi istilah asing sepenuhnya jika sudah umum digunakan dan dipahami oleh masyarakat luas, tanpa perlu mencari padanan, agar penyampaian informasi lebih cepat dan efisien.
E
Menyusun kamus istilah sains dan teknologi dalam Bahasa Indonesia yang komprehensif, kemudian mewajibkan seluruh institusi pemerintah dan pendidikan untuk menggunakannya sebagai acuan tunggal.
NO. 24
Link Soal
Lengkapi kalimat berikut agar menjadi kalimat efektif: 'Kakek tua itu ... pengalamannya semasa kecil kepada cucu-cucunya.'
A
Bercerita
B
Menceritakan
C
Menceritakan tentang
D
Cerita hal
E
Menceritai
NO. 25
Link Soal
Setelah terjadinya bencana alam berskala besar di beberapa provinsi, tim penanggulangan bencana yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat dan instansi pemerintah dari beragam latar belakang suku dan bahasa daerah menghadapi tantangan besar dalam koordinasi komunikasi. Pesan-pesan penting terkait evakuasi, logistik, dan bantuan seringkali disampaikan dengan gaya bahasa yang berbeda, atau bahkan disalahpahami karena hambatan linguistik, meskipun semua pihak berusaha menggunakan Bahasa Indonesia. Kondisi ini memperlambat respons dan menimbulkan ketegangan di antara para relawan serta korban. Bagaimana optimalisasi Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dapat paling efektif memperkuat integritas upaya penanggulangan bencana dan soliditas sosial dalam situasi kritis ini?
A
Dengan menyeragamkan penggunaan Bahasa Indonesia baku yang sangat formal dan teknis dalam semua bentuk komunikasi untuk menghindari ambiguitas sekecil apapun.
B
Dengan menyusun panduan komunikasi krisis yang sederhana, lugas, dan mudah dipahami dalam Bahasa Indonesia, serta secara aktif melatih semua pihak yang terlibat agar menggunakannya secara konsisten.
C
Dengan mendorong penggunaan bahasa daerah yang paling dominan di setiap lokasi bencana agar pesan lebih personal dan dapat diterima oleh korban secara emosional.
D
Dengan mengutamakan penggunaan isyarat, gambar, atau simbol-simbol universal dalam penyampaian informasi, daripada mengandalkan komunikasi verbal semata.
E
Dengan melibatkan penerjemah bahasa daerah secara masif di setiap titik distribusi bantuan untuk memastikan tidak ada pesan yang terlewatkan.
NO. 26
Link Soal
Seorang staf Humas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang menyusun draf laporan kinerja tahunan. Ia harus memastikan bahwa semua kalimat yang digunakan dalam laporan tersebut sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia baku, khususnya terkait pemilihan kata. Dari lima draf pernyataan yang ia siapkan, manakah pernyataan yang seluruhnya menggunakan kata baku dan siap untuk dipublikasikan tanpa perlu revisi kebahasaan?
A
Pentingnya aktifitas koordinasi antar departemen tidak dapat dilepaskan dari upaya peningkatan efisiensi kerja.
B
Analisa dampak kebijakan baru tersebut membutuhkan data yang valid dan terpercaya.
C
Setiap aktivitas harus melalui analisis risiko yang komprehensif untuk menjaga sistem tetap efektif dan akuntabel.
D
Pemerintah terus berupaya meminimalisir resiko inflasi dengan menerapkan strategi moneter yang cermat.
E
Sistim pengawasan internal perlu diperkuat untuk menjamin integritas dan transparansi setiap proses administrasi.
NO. 27
Link Soal
Seorang auditor internal menemukan bahwa beberapa dokumen resmi penting yang diterbitkan oleh sebuah direktorat jenderal di salah satu kementerian memiliki inkonsistensi serius dalam penggunaan ejaan, tanda baca, dan tata bahasa baku, meskipun Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) telah diimplementasikan secara luas. Inkonsistensi ini tidak hanya ditemukan pada dokumen internal, tetapi juga pada surat-menyurat dengan lembaga lain. Mengapa konsistensi dalam penerapan PUEBI oleh ASN dan lembaga negara, selain sebagai kepatuhan pada kaidah bahasa, merupakan cerminan esensial dari nilai integritas dan profesionalisme aparatur negara?
A
Menunjukkan bahwa ASN memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap perubahan aturan dan pedoman yang dikeluarkan pemerintah pusat.
B
Mencerminkan ketelitian, ketertiban, dan tanggung jawab ASN dalam menjalankan tugas administratif, yang fundamental untuk membangun kepercayaan publik terhadap kredibilitas dan kapabilitas institusi pemerintah.
C
Mempermudah proses audit dan verifikasi dokumen oleh pihak eksternal, karena adanya standarisasi bahasa yang jelas dan seragam.
D
Mengurangi potensi kesalahpahaman atau ambiguitas dalam interpretasi kebijakan, yang dapat berujung pada inefisiensi atau perselisihan hukum.
E
Memperkuat citra Bahasa Indonesia sebagai bahasa yang teratur, modern, dan dihormati di mata komunitas internasional.
NO. 28
Link Soal
Pemerintah Indonesia secara aktif melakukan diplomasi kebudayaan, salah satunya dengan memperkenalkan Bahasa Indonesia ke kancah internasional. Banyak negara kini menyediakan program studi Bahasa Indonesia, dan minat belajar Bahasa Indonesia di luar negeri terus meningkat. Fenomena ini menunjukkan potensi Bahasa Indonesia untuk menjadi bahasa yang relevan di tingkat global. Namun, di sisi lain, kesadaran internal akan pentingnya standardisasi dan pengembangan Bahasa Indonesia itu sendiri masih menjadi pekerjaan rumah. Misalnya, masih banyak ASN yang kurang menguasai tata bahasa dan ejaan yang baku, atau bahkan meremehkan pentingnya penulisan ilmiah dalam Bahasa Indonesia.
Implikasi apa yang paling krusial terhadap visi Indonesia sebagai negara maju dan berdaya saing global jika ASN tidak memiliki komitmen kuat dalam pengembangan dan penguasaan Bahasa Indonesia secara baku dan ilmiah?
A
Terhambatnya penyebaran nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Indonesia ke dunia internasional, karena Bahasa Indonesia tidak dikembangkan sebagai medium yang kapabel untuk diplomasi kebudayaan.
B
Melemahnya posisi tawar Indonesia dalam forum internasional karena ASN diplomat atau perwakilan negara kurang mampu mengartikulasikan kepentingan nasional secara presisi dalam Bahasa Indonesia.
C
Tertinggalnya Indonesia dalam transfer pengetahuan dan teknologi global karena Bahasa Indonesia tidak berkembang menjadi bahasa ilmu pengetahuan yang kredibel dan diakui secara internasional.
D
Kesulitan dalam membangun citra profesional dan integritas ASN di mata komunitas internasional, karena ketidakmampuan menggunakan Bahasa Indonesia secara konsisten dan baku.
E
Hilangnya potensi Bahasa Indonesia untuk menjadi salah satu bahasa resmi PBB atau organisasi internasional lainnya, karena kurangnya dukungan internal dari aparatur negara.
NO. 29
Link Soal
Pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Untuk mencapai tujuan tersebut, berbagai inovasi telah diimplementasikan dan evaluasi berkala dilakukan. Dalam konteks ini, perhatikan beberapa usulan perbaikan kalimat berikut yang diajukan oleh tim ahli bahasa untuk menyampaikan poin penting terkait transparansi dan akuntabilitas. Manakah kalimat yang paling tepat dan efektif sesuai kaidah PUEBI?
A
Pemerintah diharapkan terus meningkatkan transparansi, serta akuntabilitas dalam setiap kebijakan yang di keluarkan untuk publik.
B
Peningkatan transparansi dan akuntabilitas, dalam setiap kebijakan yang di keluarkan pemerintah, adalah krusial bagi publik.
C
Transparansi dan akuntabilitas harus selalu ditingkatkan oleh pemerintah, dalam setiap kebijakan yang dikeluarkannya, demi kepercayaan publik.
D
Setiap kebijakan yang di keluarkan pemerintah, harus menjunjung tinggi prinsip transparansi dan juga akuntabilitas demi publik.
E
Untuk publik, transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kebijakan yang pemerintah keluarkan, perlu untuk ditingkatkan secara kontinyu.
NO. 30
Link Soal
Dari beberapa pernyataan di bawah ini, manakah yang menggunakan gaya bahasa atau makna konotasi?
A
Ibu merasa sangat kenyang setelah menyantap soto ayam.
B
Atlet itu jatuh bangun saat mencoba menggiring bola ke gawang.
C
Dia terbelalak karena kaget melihat atraksi yang berbahaya itu.
D
Pengalamannya sangat luas karena ia telah kenyang makan asam garam kehidupan.
E
Rasa terkejut membuat matanya terbuka sangat lebar.