Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 3. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 21
Link Soal
Perhatikan kalimat berikut: 'Anda boleh ngebut, tetapi jangan di jalan ini!' Kalimat tersebut memiliki maksud yang sama dengan...
A
Anda diperbolehkan mengebut, asalkan bukan di jalan ini
B
Anda boleh ngebut, jangan hanya terpaku di jalan ini
C
Anda hanya boleh ngebut khusus di jalan ini saja
D
Anda boleh ngebut, hanya boleh dilakukan di jalan ini
E
Anda dilarang ngebut di jalan manapun
NO. 22
Link Soal
Kalimat: 'Akar tanaman bakau melengkung besar-besar.' Kata reduplikasi 'besar-besar' pada kalimat tersebut memiliki kesamaan makna dengan kata reduplikasi dalam kalimat...
A
Jumlah anak-anak dalam satu keluarga dibatasi.
B
Ia sering menelepon saya pada waktu malam-malam.
C
Mahasiswa dalam negeri juga pintar-pintar dalam bidang teknologi.
D
Kami membeli makanan kecil di kantin saat istirahat.
E
Anak itu senang bermanja-manja kepada orang tuanya.
NO. 23
Link Soal
Dalam sebuah draf pidato resmi, terdapat kalimat: 'Berkaitan dengan kebijakan baru ini, maka seluruh aparatur sipil negara diharapkan dapat beradaptasi dengan cepat demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.' Jika ditinjau dari kaidah tata bahasa Indonesia baku dan efektif, perbaikan yang paling tepat untuk kalimat tersebut agar lebih lugas dan formal adalah...
A
Berkaitan dengan kebijakan baru ini, seluruh aparatur sipil negara diharapkan dapat beradaptasi dengan cepat demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.
B
Terkait kebijakan baru ini, maka diharapkan seluruh aparatur sipil negara dapat beradaptasi dengan cepat demi peningkatan kualitas pelayanan publik.
C
Seluruh aparatur sipil negara diharapkan dapat beradaptasi dengan cepat karena kebijakan baru ini demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.
D
Agar dapat beradaptasi dengan cepat demi meningkatkan kualitas pelayanan publik, seluruh aparatur sipil negara diharapkan memahami kebijakan baru ini.
E
Sehubungan dengan kebijakan baru ini, maka seluruh aparatur sipil negara diharapkan bisa beradaptasi dengan cepat guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.
NO. 24
Link Soal
Sebagai seorang editor senior di sebuah penerbitan, Anda bertanggung jawab memastikan semua naskah mematuhi kaidah kebahasaan baku PUEBII (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan), khususnya dalam penulisan kalimat langsung. Perhatikan kutipan-kutipan berikut yang diambil dari draf laporan wawancara. Pilihlah satu di antara kutipan tersebut yang paling tepat dan sempurna penulisannya sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia.
A
"Saya tidak akan menyerah begitu saja", tegasnya, "sebelum tujuan ini tercapai."
B
Kepala Bagian Pemasaran berujar: "Kita harus menemukan strategi baru untuk meningkatkan penjualan!"
C
"Meskipun sulit, kita harus tetap optimis," kata Direktur Utama, "karena semangat adalah kunci keberhasilan."
D
"Apakah semua sudah siap?" Tanya Koordinator Acara.
E
"Waspada selalu," ingat Bapak Presiden, "terhadap penyebaran informasi palsu".
NO. 25
Link Soal
Baca paragraf berikut dengan saksama:
"Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah meluncurkan program Merdeka Belajar. Program ini bertujuan untuk memberikan keleluasaan lebih besar kepada siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Sasaran utama dari program ini adalah agar tercipta ekosistem pendidikan yang lebih inovatif serta relevan dengan kebutuhan zaman yang terus berkembang. Diharapkan, lulusan akan memiliki kompetensi yang kuat dan siap menghadapi tantangan masa depan."
Identifikasi kalimat yang paling kurang efektif atau kurang tepat dari segi kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam konteks tulisan formal.
A
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah meluncurkan program Merdeka Belajar.
B
Program ini bertujuan untuk memberikan keleluasaan lebih besar kepada siswa dan guru dalam proses pembelajaran.
C
Sasaran utama dari program ini adalah agar tercipta ekosistem pendidikan yang lebih inovatif serta relevan dengan kebutuhan zaman yang terus berkembang.
D
Diharapkan, lulusan akan memiliki kompetensi yang kuat dan siap menghadapi tantangan masa depan.
E
Tidak ada kalimat yang kurang efektif atau kurang tepat.
NO. 26
Link Soal
Perhatikan kalimat berikut: (1) Ibu rumah tangga harus kreatif. (2) Prinsip itulah yang mengilhami Sri Sumarni warga Jangli untuk menggeluti konpeksi rumahan. (3) Dia membuat berbagai kerajinan tangan cantik. Kesalahan penulisan kata sesuai EYD terdapat pada kalimat nomor...
A
Kalimat (1)
B
Kalimat (2)
C
Kalimat (3)
D
Kalimat (4)
E
Kalimat (5)
NO. 27
Link Soal
Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini. Manakah kalimat yang paling efektif, baku, dan tepat untuk digunakan dalam sebuah laporan resmi atau dokumen kedinasan?
A
Demi untuk meningkatkan kualitas layanan publik, kami telah menggalakkan program pelatihan bagi para pegawai.
B
Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik, program pelatihan telah digalakkan bagi pegawai.
C
Peningkatan kualitas layanan publik dapat dilakukan dengan menggalakkan program pelatihan bagi pegawai.
D
Agar kualitas layanan publik menjadi lebih baik, maka program pelatihan bagi pegawai perlu digalakkan.
E
Untuk meningkatkan kualitas layanan publik, kami telah menggalakkan program pelatihan bagi para pegawai.
NO. 28
Link Soal
Manakah kalimat di bawah ini yang menerapkan penggunaan huruf kapital secara tepat sesuai pedoman umum ejaan bahasa Indonesia?
A
Bapaknya seorang brigadir jendral yang telah lama bertugas di Jayapura, Papua.
B
bapaknya seorang Brigadir Jendral yang telah lama bertugas di Jayapura, Papua.
C
Bapaknya seorang Brigadir Jendral yang telah lama bertugas di jayapura, Papua.
D
Bapaknya seorang Brigadir Jendral yang telah lama bertugas di Jayapura, Papua.
E
bapaknya seorang brigadir jendral yang telah lama bertugas di Jayapura, Papua.
NO. 29
Link Soal
Pada masa perjuangan kemerdekaan, khususnya selama pendudukan Jepang, Bahasa Indonesia dihadapkan pada situasi yang kompleks. Belanda telah dilarang, dan Jepang berusaha mempromosikan bahasanya sendiri. Namun, justru dalam kondisi ini, Bahasa Indonesia mengalami percepatan perkembangan dan secara aktif digunakan oleh para pejuang kemerdekaan sebagai alat perlawanan dan konsolidasi. Mengapa, dalam konteks sosial-politik yang penuh tantangan tersebut, penggunaan Bahasa Indonesia menjadi instrumen paling efektif dalam membangun kesadaran nasional dan mempersatukan perlawanan, dibandingkan dengan upaya menggunakan bahasa daerah atau menolak penggunaan bahasa kolonial secara pasif?
A
Bahasa Indonesia menawarkan medium komunikasi yang netral, melampaui sekat-sekat etnis dan kedaerahan, sehingga mampu menyatukan berbagai kelompok pejuang dari seluruh Nusantara.
B
Penggunaan Bahasa Indonesia oleh para tokoh pergerakan nasional secara simbolis menunjukkan kemandirian budaya dan politik di hadapan penjajah, tanpa harus menunggu kemerdekaan formal.
C
Bahasa Indonesia merupakan satu-satunya bahasa yang dipahami secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat terpelajar dan rakyat biasa, memfasilitasi penyebaran ide-ide perjuangan.
D
Pemerintah pendudukan Jepang, secara tidak sengaja, memberikan ruang bagi pengembangan Bahasa Indonesia dengan melarang bahasa Belanda dan tidak sepenuhnya berhasil memaksakan bahasa Jepang.
E
Ketersediaan kamus dan literatur berbahasa Indonesia pada masa itu sudah cukup memadai untuk mendukung komunikasi dan pendidikan dalam skala nasional.
NO. 30
Link Soal
Cermati paragraf berikut:
"Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah berencana untuk mengimplementasikan sistem daring terpadu. Meskipun demikian, sosialisasi yang masif dan terstruktur mutlak diperlukan agar seluruh lapisan masyarakat dapat memahami serta memanfaatkan fasilitas ini secara optimal. Disamping itu, dukungan infrastruktur digital yang memadai juga menjadi prasyarat utama untuk keberhasilan program tersebut."
Manakah pernyataan yang paling tepat mengidentifikasi kesalahan kaidah kebahasaan atau menawarkan perbaikan yang paling esensial dalam paragraf di atas?
A
Frasa "Dalam rangka" seharusnya diganti dengan "Untuk" agar kalimat lebih ringkas dan efektif.
B
Penulisan "Disamping itu" merupakan kesalahan ejaan; seharusnya dipisah menjadi "Di samping itu".
C
Penggunaan kata "mengimplementasikan" kurang tepat dan seharusnya diganti dengan "menerapkan" karena lebih baku.
D
Kalimat kedua terlalu panjang dan perlu dipecah menjadi beberapa kalimat agar mudah dipahami.
E
Tanda koma setelah "Meskipun demikian" tidak diperlukan karena "Meskipun demikian" bukan konjungsi intrakalimat.