PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia

Halaman 4. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

Seorang auditor internal menemukan bahwa beberapa dokumen resmi penting yang diterbitkan oleh sebuah direktorat jenderal di salah satu kementerian memiliki inkonsistensi serius dalam penggunaan ejaan, tanda baca, dan tata bahasa baku, meskipun Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) telah diimplementasikan secara luas. Inkonsistensi ini tidak hanya ditemukan pada dokumen internal, tetapi juga pada surat-menyurat dengan lembaga lain. Mengapa konsistensi dalam penerapan PUEBI oleh ASN dan lembaga negara, selain sebagai kepatuhan pada kaidah bahasa, merupakan cerminan esensial dari nilai integritas dan profesionalisme aparatur negara?
A
Menunjukkan bahwa ASN memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap perubahan aturan dan pedoman yang dikeluarkan pemerintah pusat.
B
Mencerminkan ketelitian, ketertiban, dan tanggung jawab ASN dalam menjalankan tugas administratif, yang fundamental untuk membangun kepercayaan publik terhadap kredibilitas dan kapabilitas institusi pemerintah.
C
Mempermudah proses audit dan verifikasi dokumen oleh pihak eksternal, karena adanya standarisasi bahasa yang jelas dan seragam.
D
Mengurangi potensi kesalahpahaman atau ambiguitas dalam interpretasi kebijakan, yang dapat berujung pada inefisiensi atau perselisihan hukum.
E
Memperkuat citra Bahasa Indonesia sebagai bahasa yang teratur, modern, dan dihormati di mata komunitas internasional.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Pak Budi, seorang Analis Kebijakan di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Makmur Jaya, ditugaskan untuk menyusun draf memo internal tentang “Prosedur Pengajuan Izin Limbah Cair yang Diperbarui”. Memo ini akan diedarkan kepada seluruh staf terkait untuk memastikan pemahaman yang seragam dan implementasi yang akurat. Dalam draf awalnya, Pak Budi menuliskan beberapa kalimat yang terasa kurang efektif atau tidak sesuai dengan kaidah bahasa resmi yang diharapkan dalam lingkungan kerja ASN. Salah satu kalimat yang ia tulis berbunyi: “Kita harusnya cepet proses permohonan izin dari masyarakat biar mereka gak nunggu lama.” Agar kalimat tersebut terdengar lebih formal, lugas, dan sesuai dengan gaya bahasa standar BKN/ASN untuk komunikasi internal yang resmi, bagaimana seharusnya Pak Budi merevisi kalimat tersebut?
A
Permohonan izin dari masyarakat perlu segera diproses untuk menghindari waktu tunggu yang berlebihan.
B
Kita mesti secepatnya memproses permohonan izin masyarakat agar tidak terjadi antrean yang panjang.
C
Harap proses permohonan izin warga dengan cepat supaya tidak membuat mereka lama menunggu.
D
Penting untuk memproses izin masyarakat secara kilat agar tidak ada keluhan yang muncul.
E
Tolong segera urus semua izin masyarakat agar mereka tidak protes dan lebih puas.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Cermati paragraf berikut ini: Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Salah satu program unggulan adalah pelatihan vokasi yang intensif, *yang mana* diharapkan mampu mencetak tenaga kerja terampil dan kompeten. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya koordinasi antarlembaga terkait, sehingga *berakibat pada* penyerapan lulusan pelatihan yang *belum maksimal*. Oleh karena itu, sinergi semua pihak *mutlak diperlukan* agar tujuan pembangunan nasional dapat tercapai. Frasa atau klausa yang paling tidak efektif atau mengandung kerancuan tata bahasa menurut kaidah Bahasa Indonesia baku adalah:
A
yang mana diharapkan
B
berakibat pada penyerapan
C
belum maksimal
D
mutlak diperlukan
E
sinergi semua pihak

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Manakah tata cara penulisan nama beserta gelar akademik yang sesuai dengan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia (EBI)?
A
Dr. Moh. Ilham S.Pd.
B
Moh. Ilham, S.Pd.
C
Moh. Ilham. S. Pd.
D
Moh, Ilham S, Pd
E
Moh. Ilham, S, Pd.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Pola kalimat 'Di kelas, guru memberikan penjelasan materi baru' serupa dengan...
A
Di pesta ulang tahun, anak-anak bermain game
B
Pada konferensi, para ilmuwan mempresentasikan hasil penelitian
C
Setiap sore, kucing bermain di halaman rumah
D
Di taman bermain, anak-anak riang bermain ayunan
E
Para pejabat negara menghadiri rapat kenegaraan

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Penggunaan tanda baca yang kurang tepat ditemukan pada kalimat...
A
Di rak bukunya terdapat novel, majalah, dan koran.
B
Dika bukan ingin membeli sepatu melainkan ingin membeli tas baru.
C
Alat tulis yang ia bawa: pulpen, penggaris, dan buku.
D
Ia akan berlibur jika mendapatkan izin dari kantor.
E
Jika hujan turun, ia tidak akan berangkat bekerja.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Manakah di antara kalimat berikut yang mengandung kata bermakna umum (hipernim)?
A
Ia memetik senar gitarnya dengan sangat piawai
B
Melakukan olahraga rutin sangat bermanfaat bagi kesehatan
C
Pak Karman rutin bersepeda setiap pagi
D
Bisnis peternakan ayam sedang naik daun
E
Ia menjual kebun sawit warisan orang tuanya

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Pada era 1980-an di Desa Maju Jaya, almarhum Bapak Lurah Slamet dikenal sangat ketat dalam penggunaan Bahasa Indonesia yang baku dan formal dalam setiap surat menyurat resmi desa, bahkan teguran lisan pun selalu diusahakan menggunakan ragam bahasa resmi. Beliau percaya ini adalah bentuk pengamalan Pancasila sila ketiga dan upaya menjaga martabat bahasa negara. Kini, di Kota Megah Harapan, cucu beliau, Nona Citra, seorang pegiat media sosial, kerap menggunakan Bahasa Indonesia dengan banyak sisipan kata bahasa Inggris populer, singkatan, dan emotikon dalam konten-kontennya yang menjangkau ribuan pengikut. Ia berpendapat bahwa ini adalah bentuk adaptasi bahasa agar relevan dengan generasi muda dan dinamika komunikasi digital. Jika kita melihat fenomena ini dari sudut pandang pembinaan dan pengembangan Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan sikap yang harus diambil?
A
Penggunaan bahasa baku harus tetap dipertahankan secara mutlak di semua ranah komunikasi, karena merupakan identitas bangsa yang tidak boleh tergerus perkembangan zaman.
B
Fleksibilitas penggunaan bahasa, termasuk sisipan bahasa asing dan slang, adalah keniscayaan di era digital yang harus diakomodasi sepenuhnya tanpa batas demi relevansi.
C
Bahasa Indonesia baku wajib digunakan dalam konteks resmi dan ilmiah, sementara dalam komunikasi informal dan media sosial, adaptasi dan inovasi bahasa dapat ditoleransi dengan tetap mengedepankan kaidah dasar kebahasaan.
D
Bahasa Indonesia sudah selayaknya beradaptasi sepenuhnya mengikuti tren global dan hanya digunakan sebagai bahasa pengantar di sekolah dasar saja, selebihnya bebas berinovasi.
E
Pemerintah harus membuat regulasi ketat yang melarang penggunaan bahasa asing dan slang di media sosial untuk memastikan kemurnian Bahasa Indonesia.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Pak Anton, seorang staf baru di bagian Tata Usaha Kantor Kecamatan Mekar Sari, bertugas menyusun surat balasan resmi untuk permohonan izin keramaian dari sebuah organisasi masyarakat. Setelah draf surat selesai, Kepala Bagian Tata Usaha menyoroti beberapa poin: penggunaan frasa yang ambigu, pilihan kata yang cenderung informal, dan beberapa kesalahan penempatan tanda koma. Kepala Bagian menegaskan bahwa surat dinas harus mencerminkan ketelitian, profesionalisme, dan kepatuhan terhadap kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Melihat kondisi tersebut, langkah perbaikan yang paling fundamental dan komprehensif yang harus Pak Anton lakukan terhadap draf suratnya agar sesuai dengan standar komunikasi resmi ASN adalah...
A
Mengidentifikasi dan mengganti frasa ambigu dengan kalimat yang lugas dan eksplisit, mengubah kata-kata informal menjadi padanan baku, serta mengoreksi penempatan tanda baca berdasarkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEB).
B
Memprioritaskan kecepatan penyelesaian surat dengan melakukan perbaikan seadanya pada kesalahan paling mencolok, karena isi substansial surat sudah benar.
C
Meminta pendapat dari rekan kerja lain untuk memilih gaya bahasa yang lebih populer dan mudah diterima oleh masyarakat umum, meskipun itu sedikit menyimpang dari kaidah baku.
D
Memfokuskan perbaikan hanya pada substansi utama surat agar maksud permohonan izin tersampaikan, karena aspek kebahasaan dianggap sebagai detail minor.
E
Mempertahankan beberapa frasa informal untuk menciptakan kesan yang lebih personal dan ramah kepada organisasi masyarakat yang menjadi penerima surat.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Cermatilah kalimat berikut: 'Meskipun sudah di revisi beberapa kali, hasil rapat tim panitia masih banyak mengandung kekeliruan fatal, diantaranya mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh ketua.' Berdasarkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEB), manakah pilihan yang menunjukkan perbaikan paling tepat untuk kalimat di atas?
A
Meskipun sudah **direvisi** beberapa kali, hasil rapat **panitia** masih banyak mengandung kekeliruan fatal, **di antaranya** mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh ketua.
B
Meskipun sudah **direvisi** beberapa kali, hasil rapat **tim panitia** masih banyak mengandung kekeliruan fatal, **diantaranya** mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh ketua.
C
Meskipun sudah **di revisi** beberapa kali, hasil rapat **panitia** masih banyak mengandung kekeliruan fatal, **di antaranya** mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh ketua.
D
Meskipun sudah **direvisi** beberapa kali, hasil rapat **panitia** masih banyak mengandung kekeliruan fatal, **diantaranya** mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh ketua.
E
Meskipun sudah di revisi beberapa kali, hasil rapat tim panitia masih banyak mengandung kekeliruan fatal, diantaranya mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh Ketua.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.