Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 4. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 31
Link Soal
Cermati potongan paragraf berikut:
(1) Bahasa memiliki sistem dan bukan sekadar alat bicara.
(2) Oleh sebab itu, menggunakan bahasa berarti tunduk pada aturan yang berlaku.
(3) [...].
(4) Aturan yang tersirat muncul melalui intuisi pengguna bahasa.
(5) Aturan yang tersurat dapat dilihat pada buku pedoman dan kamus.
Kalimat yang paling pas untuk mengisi bagian rumpang (3) agar paragraf menjadi koheren adalah...
A
Pengguna bahasa wajib memahami setiap kosa kata.
B
Kaidah dalam berbahasa dapat berupa hal yang tersirat maupun tersurat.
C
Bahasa menjadi identitas utama bagi suatu bangsa.
D
Kamus merupakan referensi utama dalam menulis karya ilmiah.
E
Aturan bahasa sering kali sulit untuk dipraktikkan.
NO. 32
Link Soal
Dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang pesat, Bahasa Indonesia menghadapi tantangan signifikan. Penggunaan bahasa asing, terutama Inggris, semakin masif dalam ranah publik, komunikasi bisnis, hingga lingkungan kerja institusi pemerintah. Hal ini seringkali memunculkan dikotomi antara kebutuhan untuk bersaing secara global dengan keharusan menjaga kemurnian dan martabat Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan bahasa persatuan. Beberapa ASN bahkan cenderung menggunakan istilah asing yang sudah ada padanannya dalam Bahasa Indonesia demi terlihat 'modern' atau 'profesional'.
Jika Anda seorang ASN yang bertugas di bagian komunikasi publik suatu kementerian, bagaimana Anda akan menanggapi situasi ini dengan mempertimbangkan fungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara dan nilai integritas seorang ASN?
A
Mengeluarkan surat edaran internal yang melarang penggunaan bahasa asing dalam seluruh komunikasi resmi dan mengharuskan penggunaan padanan Bahasa Indonesia, serta memberikan sanksi bagi pelanggar untuk menegakkan disiplin kebahasaan.
B
Mendorong penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar melalui pelatihan rutin bagi ASN, sekaligus memfasilitasi forum diskusi untuk membahas dan menyepakati padanan istilah asing yang relevan, tanpa melarang total penggunaan bahasa asing yang krusial untuk konteks global.
C
Mempelopori kampanye penggunaan Bahasa Indonesia yang benar di media sosial dan portal berita, dengan menyajikan konten edukatif yang menarik mengenai kekayaan kosakata Bahasa Indonesia, sambil tetap menggunakan istilah asing jika dianggap lebih efektif untuk menjangkau audiens internasional.
D
Menganalisis secara kritis konteks penggunaan bahasa asing di lingkungan kementerian dan mengusulkan pedoman yang mengatur penggunaan bahasa asing hanya untuk situasi yang memang tidak ada padanan efektifnya dalam Bahasa Indonesia atau untuk komunikasi internasional, serta memberikan penghargaan bagi ASN yang konsisten menggunakan Bahasa Indonesia.
E
Menyusun glosarium istilah-istilah asing yang umum digunakan beserta padanan Bahasa Indonesia-nya untuk disebarluaskan di lingkungan kementerian, serta mengadakan kompetisi menulis esai dalam Bahasa Indonesia sebagai upaya meningkatkan kecintaan ASN terhadap bahasa nasional.
NO. 33
Link Soal
Di penghujung tahun 1920-an, tepatnya pada sebuah kongres besar yang diselenggarakan di Gedung Persatuan Nusa, Kota Merdeka, perwakilan dari berbagai organisasi kepemudaan seperti Gerakan Pemuda Bhinneka, Persatuan Pelajar Jayakarta, dan Ikatan Mahasiswa Nusantara berkumpul. Mereka disatukan oleh satu visi: kemerdekaan bangsa. Namun, realitas keberagaman bahasa daerah yang ada seringkali menjadi penghalang komunikasi dan persatuan. Setelah melalui serangkaian diskusi dan perdebatan yang intens, dengan semangat kebangsaan yang membara, para pemuda tersebut mencapai sebuah kesepakatan monumental. Mereka menyepakati untuk mengangkat sebuah bahasa yang telah lama menjadi lingua franca di seluruh kepulauan, menamainya ulang, dan menjadikannya bahasa persatuan serta identitas nasional yang kokoh. Peristiwa ini menjadi tonggak penting dalam sejarah pergerakan nasional Indonesia.
Konsep yang disepakati dan diikrarkan oleh para pemuda dalam narasi di atas, yang kemudian menjadi dasar kuat bagi persatuan bangsa, secara historis merujuk pada penetapan apa?
A
Ikrar Sumpah Pemuda yang menetapkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
B
Deklarasi Jakarta mengenai pentingnya penggunaan bahasa daerah dalam pembangunan nasional.
C
Pengesahan Undang-Undang Dasar 1945 yang menjadikan Bahasa Melayu sebagai bahasa negara.
D
Peresmian Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) sebagai pedoman tata bahasa baku.
E
Pembentukan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa pada era modern.
NO. 34
Link Soal
Di wilayah kepulauan fiktif Nusantara Bahari, pemerintah daerah yang baru terpilih, dipimpin oleh Gubernur Raya, memiliki visi ambisius untuk menjadikan daerahnya pusat pariwisata dan perdagangan internasional. Untuk mencapai tujuan ini, Gubernur Raya mengeluarkan kebijakan yang sangat kontroversial: secara bertahap menggantikan penggunaan Bahasa Bahari, bahasa nasional mereka, dengan bahasa asing populer dalam segala bentuk komunikasi resmi pemerintahan, pengajaran di sekolah-sekolah, hingga rambu-rambu jalan dan informasi publik. Alasan di balik kebijakan ini adalah untuk mempermudah akses informasi bagi wisatawan dan investor asing, serta meningkatkan daya saing global penduduk lokal. Namun, setelah beberapa tahun implementasi, kebijakan tersebut justru menimbulkan gejolak sosial dan masalah kebangsaan yang serius. Dampak negatif paling signifikan yang mungkin timbul akibat pengabaian bahasa nasional tersebut, dilihat dari perspektif keutuhan bangsa, adalah...
A
Terbentuknya kesenjangan komunikasi yang mendalam antara kelompok masyarakat yang fasih berbahasa asing dan yang tidak, berujung pada fragmentasi sosial dan melemahnya semangat persatuan.
B
Penurunan drastis kualitas pendidikan karena guru-guru lokal kesulitan mengajar dalam bahasa asing yang belum mereka kuasai sepenuhnya.
C
Peningkatan jumlah investasi asing dan wisatawan mancanegara yang datang ke Nusantara Bahari karena kemudahan berbahasa.
D
Hilangnya sebagian besar warisan budaya lokal karena masyarakat lebih fokus mempelajari budaya asing melalui bahasanya.
E
Munculnya generasi muda yang sangat kompetitif di pasar kerja internasional namun memiliki karakter kebangsaan yang kuat.
NO. 35
Link Soal
Di Negeri Samudra Bakti, sebuah negara kepulauan yang kaya akan keberagaman bahasa daerah, terdapat seorang pemimpin visioner bernama Presiden Dirgantara. Beliau sangat menyadari bahwa untuk menyatukan puluhan suku dan budaya, diperlukan sebuah bahasa nasional yang kuat, terstruktur, dan mampu menjadi medium komunikasi yang efektif di berbagai bidang, mulai dari pendidikan hingga pemerintahan. Presiden Dirgantara secara aktif mendorong pembakuan kosakata, penyusunan tata bahasa yang baku, serta penggunaan Bahasa Nasional Bakti yang konsisten dan tepat di seluruh lini kehidupan bernegara, bahkan sering memimpin diskusi tentang kaidah kebahasaan untuk menghindari pengaruh asing yang berlebihan. Tokoh nasional siapakah di Indonesia yang memiliki semangat dan dedikasi serupa dengan Presiden Dirgantara dalam memperjuangkan, membakukan, dan mengembangkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang modern dan berintegritas?
A
Sutan Takdir Alisjahbana
B
Muhammad Yamin
C
Ki Hajar Dewantara
D
Bung Tomo
E
Chairil Anwar
NO. 36
Link Soal
Ejaan Bahasa Indonesia telah mengalami beberapa kali perubahan dan penyempurnaan, dari Ejaan Van Ophuijsen, Soewandi, EYD, hingga kini PUEBI. Perubahan-perubahan ini seringkali dipandang sebagai sekadar revisi teknis tata tulis. Namun, dalam konteks pembangunan bangsa dan pengukuhan identitas nasional pasca-kemerdekaan, upaya standardisasi ejaan ini memiliki peran yang jauh lebih strategis. Analisis bagaimana standardisasi ejaan secara fundamental berkontribusi pada pencapaian tujuan Sumpah Pemuda, melampaui sekadar kemudahan komunikasi dan pengajaran?
A
Standardisasi ejaan mempermudah proses belajar mengajar Bahasa Indonesia di seluruh pelosok negeri, memastikan pemahaman yang seragam di berbagai daerah.
B
Ejaan yang baku menciptakan rasa kepemilikan dan kebanggaan terhadap Bahasa Indonesia sebagai bahasa yang teratur dan modern, setara dengan bahasa-bahasa maju lainnya di dunia.
C
Pembakuan ejaan secara efektif meminimalkan variasi penulisan antarindividu dan antardaerah, sehingga menghasilkan konsensus linguistik yang kuat dan memperkokoh persatuan nasional di tingkat fundamental.
D
Ejaan yang stabil menjadi landasan bagi pengembangan sastra dan ilmu pengetahuan yang lebih maju, karena memungkinkan pencatatan gagasan yang konsisten dan akurat.
E
Standardisasi ejaan menjadi syarat mutlak agar Bahasa Indonesia dapat diadaptasi dengan baik ke dalam teknologi informasi dan komunikasi modern, seperti mesin pencari dan perangkat lunak.
NO. 37
Link Soal
Kedudukan dan Fungsi Bahasa Indonesia: Bahasa Indonesia memiliki kedudukan strategis sebagai bahasa negara dan bahasa persatuan, yang berperan penting dalam pembangunan nasional, pembentukan karakter bangsa, dan pemersatu keberagaman. Namun, dalam perkembangannya, arus globalisasi dan dominasi bahasa asing, serta penggunaan bahasa non-standar yang masif di ruang publik dan media sosial, cenderung mengikis kesadaran masyarakat akan pentingnya memelihara dan menggunakan Bahasa Indonesia secara baik dan benar.
Jika kecenderungan ini terus berlanjut dan masyarakat secara kolektif mengabaikan upaya untuk memartabatkan Bahasa Indonesia sebagai fondasi identitas dan alat pemersatu, dampak jangka panjang paling krusial yang akan mengancam keutuhan dan kohesi sosial bangsa Indonesia adalah...
A
Menurunnya kemampuan komunikasi formal antarlembaga negara dan masyarakat umum.
B
Tergerusnya kekayaan kosakata Bahasa Indonesia karena penyerapan istilah asing yang tidak terkontrol.
C
Melemahnya rasa kebanggaan dan identitas nasional, yang berpotensi menimbulkan fragmentasi sosial berbasis perbedaan linguistik.
D
Hambatan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi karena keterbatasan literatur dan kajian berbahasa Indonesia.
E
Peningkatan kesenjangan komunikasi antargenerasi karena perbedaan dominasi bahasa yang digunakan.
NO. 38
Link Soal
Pertimbangkan lima kalimat berikut yang mungkin digunakan dalam sebuah dokumen resmi pemerintah. Manakah kalimat yang paling memenuhi kriteria keefektifan, keformalan, dan kebenaran kaidah bahasa Indonesia (PUEB) untuk sebuah komunikasi publik yang profesional?
A
Keputusan ini, yang sudah kami diskusikan panjang lebar, bertujuan untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik secara signifikan.
B
Pemerintah menghimbau agar seluruh warga negara proaktif dalam menyukseskan program-program pembangunan yang telah ditetapkan.
C
Penerapan regulasi baru ini diharapkan mampu mengoptimalkan capaian target pembangunan nasional yang berkelanjutan serta berkeadilan.
D
Demi mewujudkan visi Indonesia Maju, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mutlak diperlukan agar semua tujuan tercapai.
E
Dengan demikian, partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat krusial dalam mendukung keberlanjutan inisiatif strategis ini.
NO. 39
Link Soal
Perhatikan kalimat: 'Pada perayaan tahun baru, kembang api mewarnai langit.' Manakah kalimat di bawah ini yang memiliki pola struktur yang sama?
A
Di lapangan sepak bola, timnas Indonesia memenangkan pertandingan
B
Di tempat wisata, pengunjung menikmati keindahan alam
C
Setiap sore, anak-anak bermain di taman bermain
D
Di gedung pertunjukan, penonton bersorak ketika artis favorit tampil
E
Para pekerja bangun pabrik baru di kota tersebut
NO. 40
Link Soal
Gapkindo menyatakan bahwa pemerintah perlu mendorong 'kegunaan' karet untuk kebutuhan lain seperti bantalan rel. Apakah perbaikan yang tepat untuk kata 'kegunaan' dalam konteks kalimat tersebut?
A
digunakan seharusnya berguna
B
bantalan seharusnya bantal
C
pembuatan seharusnya membuat
D
mendorong seharusnya didorong
E
kegunaan seharusnya penggunaan