PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia

Halaman 4. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

Cermati kalimat berikut: 'Predikat sebagai Pulau Energi Bersih sangat mungkin terwujud bagi pulau Bali mengingat kondisi geografisnya yang mendukung, antara lain sudah menjadi tujuan wisatawan dunia... dan sudah di tetapkan sebagai Pusat Keunggulan (Center of Excellence) Energi Bersih Dunia.' Manakah perbaikan kesalahan ejaan yang tepat untuk kalimat tersebut?
A
penulisan 'Pulau Energi Bersih' diganti menjadi 'pulau Energi Bersih'
B
penulisan 'pulau Bali' diganti menjadi 'Pulau Bali'
C
penulisan 'infra struktur' diganti menjadi 'infrastruktur'
D
penulisan 'Februari' diganti menjadi 'Pebruari'
E
penulisan 'Center of Excellence' tidak dicetak miring

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Manakah di antara pemenggalan suku kata berikut yang TIDAK tepat (salah)?
A
La - ma
B
Kan - tor
C
Li - ur
D
Sin - ar
E
San - tan

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) secara konsisten menggunakan terminologi asing dan frasa berbahasa Inggris yang kompleks dalam laporan resmi, presentasi publik, dan komunikasi internal, dengan argumen bahwa praktik tersebut mencerminkan modernitas dan profesionalisme institusi. Tindakan ini dilakukan meskipun ada padanan kata dalam Bahasa Indonesia yang baku dan mudah dipahami. Sebagai Pembuat Soal Standar BKN, apa implikasi *utama* dari praktik penggunaan bahasa tersebut terhadap nilai integritas ASN dan identitas nasional, sesuai dengan semangat Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara?
A
Menunjukkan kemampuan ASN dalam menguasai bahasa asing, yang esensial untuk kolaborasi internasional dan adaptasi terhadap perkembangan global.
B
Mencerminkan kurangnya kebanggaan dan kesadaran ASN akan kedudukan Bahasa Indonesia sebagai simbol pemersatu dan identitas bangsa, berpotensi mengikis kepercayaan publik terhadap komitmen menjaga nilai-nilai luhur negara.
C
Mengurangi efektivitas komunikasi internal dan eksternal karena tidak semua audiens memiliki pemahaman yang sama terhadap istilah-istilah asing tersebut.
D
Mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dan tata bahasa baku, yang seharusnya menjadi pedoman dalam penyusunan dokumen resmi.
E
Memperkuat persepsi publik bahwa ASN cenderung elitis dan kurang membumi, sehingga menciptakan jarak dengan masyarakat yang dilayani.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di wilayah kepulauan fiktif Nusantara Bahari, pemerintah daerah yang baru terpilih, dipimpin oleh Gubernur Raya, memiliki visi ambisius untuk menjadikan daerahnya pusat pariwisata dan perdagangan internasional. Untuk mencapai tujuan ini, Gubernur Raya mengeluarkan kebijakan yang sangat kontroversial: secara bertahap menggantikan penggunaan Bahasa Bahari, bahasa nasional mereka, dengan bahasa asing populer dalam segala bentuk komunikasi resmi pemerintahan, pengajaran di sekolah-sekolah, hingga rambu-rambu jalan dan informasi publik. Alasan di balik kebijakan ini adalah untuk mempermudah akses informasi bagi wisatawan dan investor asing, serta meningkatkan daya saing global penduduk lokal. Namun, setelah beberapa tahun implementasi, kebijakan tersebut justru menimbulkan gejolak sosial dan masalah kebangsaan yang serius. Dampak negatif paling signifikan yang mungkin timbul akibat pengabaian bahasa nasional tersebut, dilihat dari perspektif keutuhan bangsa, adalah...
A
Terbentuknya kesenjangan komunikasi yang mendalam antara kelompok masyarakat yang fasih berbahasa asing dan yang tidak, berujung pada fragmentasi sosial dan melemahnya semangat persatuan.
B
Penurunan drastis kualitas pendidikan karena guru-guru lokal kesulitan mengajar dalam bahasa asing yang belum mereka kuasai sepenuhnya.
C
Peningkatan jumlah investasi asing dan wisatawan mancanegara yang datang ke Nusantara Bahari karena kemudahan berbahasa.
D
Hilangnya sebagian besar warisan budaya lokal karena masyarakat lebih fokus mempelajari budaya asing melalui bahasanya.
E
Munculnya generasi muda yang sangat kompetitif di pasar kerja internasional namun memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Pemerintah Indonesia secara aktif melakukan diplomasi kebudayaan, salah satunya dengan memperkenalkan Bahasa Indonesia ke kancah internasional. Banyak negara kini menyediakan program studi Bahasa Indonesia, dan minat belajar Bahasa Indonesia di luar negeri terus meningkat. Fenomena ini menunjukkan potensi Bahasa Indonesia untuk menjadi bahasa yang relevan di tingkat global. Namun, di sisi lain, kesadaran internal akan pentingnya standardisasi dan pengembangan Bahasa Indonesia itu sendiri masih menjadi pekerjaan rumah. Misalnya, masih banyak ASN yang kurang menguasai tata bahasa dan ejaan yang baku, atau bahkan meremehkan pentingnya penulisan ilmiah dalam Bahasa Indonesia. Implikasi apa yang paling krusial terhadap visi Indonesia sebagai negara maju dan berdaya saing global jika ASN tidak memiliki komitmen kuat dalam pengembangan dan penguasaan Bahasa Indonesia secara baku dan ilmiah?
A
Terhambatnya penyebaran nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Indonesia ke dunia internasional, karena Bahasa Indonesia tidak dikembangkan sebagai medium yang kapabel untuk diplomasi kebudayaan.
B
Melemahnya posisi tawar Indonesia dalam forum internasional karena ASN diplomat atau perwakilan negara kurang mampu mengartikulasikan kepentingan nasional secara presisi dalam Bahasa Indonesia.
C
Tertinggalnya Indonesia dalam transfer pengetahuan dan teknologi global karena Bahasa Indonesia tidak berkembang menjadi bahasa ilmu pengetahuan yang kredibel dan diakui secara internasional.
D
Kesulitan dalam membangun citra profesional dan integritas ASN di mata komunitas internasional, karena ketidakmampuan menggunakan Bahasa Indonesia secara konsisten dan baku.
E
Hilangnya potensi Bahasa Indonesia untuk menjadi salah satu bahasa resmi PBB atau organisasi internasional lainnya, karena kurangnya dukungan internal dari aparatur negara.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Manakah kalimat di bawah ini yang menerapkan penulisan singkatan dan akronim secara benar sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia?
A
Kakaknya sedang melanjutkan pendidikan di AKPOL.
B
Pamannya bekerja sebagai pengawas PEMILU.
C
Ayahnya bekerja di BUMN (PERTAMINA).
D
Ayahnya bekerja di BUMN (Pertamina), kakaknya sedang pendidikan di Akpol, dan pamannya pengawas pemilu.
E
Adiknya lulus tes masuk AKPOL tahun ini.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Balai Pustaka, yang didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda pada awal abad ke-20, memiliki tujuan awal yang ambivalen: di satu sisi ingin 'mendidik' pribumi melalui bacaan 'aman', di sisi lain juga berfungsi sebagai alat kontrol terhadap penyebaran ide-ide radikal. Namun, secara paradoks, lembaga ini justru menjadi inkubator penting bagi perkembangan Bahasa Melayu menjadi Bahasa Indonesia modern dan lahirnya sastra Indonesia. Bagaimana dualisme fungsi Balai Pustaka ini secara efektif mempercepat proses modernisasi Bahasa Indonesia dan pengukuhan statusnya sebagai bahasa kebangsaan, meskipun niat awalnya berbeda?
A
Balai Pustaka secara tidak sengaja menyediakan infrastruktur percetakan dan distribusi buku yang luas, sehingga Bahasa Melayu/Indonesia dapat menjangkau pembaca di berbagai wilayah Nusantara.
B
Meskipun dengan sensor, Balai Pustaka mendorong standardisasi Bahasa Melayu dalam penulisan dan penerbitan, yang menjadi cikal bakal baku Bahasa Indonesia.
C
Para penulis pribumi menggunakan Balai Pustaka sebagai wadah untuk menyalurkan gagasan-gagasan nasionalisme secara terselubung, di balik cerita-cerita 'aman' yang diterbitkan.
D
Balai Pustaka menciptakan audiens pembaca yang lebih luas di kalangan pribumi, yang kemudian menuntut lebih banyak karya sastra dan pengetahuan dalam bahasa mereka sendiri.
E
Kontrol Balai Pustaka terhadap isi buku secara ironis memicu para intelektual pribumi untuk mengembangkan gaya penulisan yang lebih canggih dan simbolik, menghindari sensor namun tetap menyuarakan aspirasi bangsa.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Penulisan nama serta gelar akademik yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang benar adalah...
A
Sutinah Pertiwi, S.H.
B
Moh Indrawan Setyo Hadi M.Pd.
C
Hj Rusti Sariringsih. Dr Laila Sari
D
Devi Rusli Hadiningrat, S S
E
Prof. Dr. Ahmad, SH

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Ia akan ikut bergabung dalam permainan ... cuaca cerah dan tidak turun hujan. Konjungsi yang paling tepat untuk melengkapi rumpang tersebut adalah...
A
Tetapi
B
Karena
C
Apabila
D
Namun
E
Dan

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Bacalah kalimat-kalimat berikut dengan saksama. Manakah kalimat yang paling tepat dan memenuhi kaidah Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEB) serta prinsip keefektifan kalimat?
A
Meskipun begitu, banyak individu yang masih belum memahami betul akan pentingnya literasi digital, sehingga problem serius kian marak.
B
Pemerintah berencana akan segera meluncurkan program pelatihan, untuk tingkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi era disrupsi informasi.
C
Penyebaran hoaks, dan misinformasi adalah tantangan utama; yang harus diatasi oleh seluruh elemen bangsa.
D
Untuk mencapai tujuan tersebut, perlu adanya sinergi antar pihak, baik itu pemerintah, swasta, maupun komunitas.
E
Peningkatan kesadaran akan pentingnya verifikasi informasi merupakan langkah awal yang krusial untuk membangun masyarakat yang cerdas digital.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.