PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia

Halaman 5. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

Dalam sebuah forum seminar internasional di Jakarta, seorang pejabat publik Indonesia menyampaikan pidatonya dengan dominasi penggunaan istilah-istilah asing yang kompleks dan tidak umum, padahal konteks forum tersebut juga melibatkan audiens umum dari berbagai latar belakang pendidikan. Jika padanan kata dalam Bahasa Indonesia tersedia dan lebih mudah dipahami, tindakan pejabat tersebut berpotensi melemahkan fungsi Bahasa Indonesia sebagai...
A
Lambang identitas nasional, karena tidak mencerminkan jati diri bangsa.
B
Bahasa negara, karena tidak menggunakan bahasa resmi dalam acara penting.
C
Alat pemersatu berbagai suku bangsa, karena menciptakan batasan komunikasi antar-sesama warga negara.
D
Lambang kebanggaan nasional, karena menunjukkan kurangnya apresiasi terhadap bahasa sendiri.
E
Alat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena tidak berupaya memperkaya kosakata bahasa.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini! (1) Siswa mengadakan pertandingan antar kelas di akhir semester. (2) Mereka menyambut kegiatan tersebut dengan gembira. (3) Ekstrakurikuler ini bertujuan mendukung program sekolah. (4) Wasit pertandingan adalah guru olahraga dan OSIS. (5) Laporan pertanggungjawaban wajib dibuat setelah acara selesai. Kesalahan penulisan kata berdasarkan aturan ejaan (EYD) terdapat pada kalimat...
A
(2)
B
(3)
C
(4)
D
(1)
E
(5)

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Manakah dari opsi berikut yang menunjukkan pemenggalan kata yang tidak tepat menurut kaidah Ejaan yang Disempurnakan (EBI)?
A
Te - ri - ma
B
Per - ta - ma
C
Sa - u - da - ra
D
Pe - ngem - bang
E
Ke - ber - sih - an

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Untuk mencapai tujuan tersebut, berbagai inovasi telah diimplementasikan dan evaluasi berkala dilakukan. Dalam konteks ini, perhatikan beberapa usulan perbaikan kalimat berikut yang diajukan oleh tim ahli bahasa untuk menyampaikan poin penting terkait transparansi dan akuntabilitas. Manakah kalimat yang paling tepat dan efektif sesuai kaidah PUEBI?
A
Pemerintah diharapkan terus meningkatkan transparansi, serta akuntabilitas dalam setiap kebijakan yang di keluarkan untuk publik.
B
Peningkatan transparansi dan akuntabilitas, dalam setiap kebijakan yang di keluarkan pemerintah, adalah krusial bagi publik.
C
Transparansi dan akuntabilitas harus selalu ditingkatkan oleh pemerintah, dalam setiap kebijakan yang dikeluarkannya, demi kepercayaan publik.
D
Setiap kebijakan yang di keluarkan pemerintah, harus menjunjung tinggi prinsip transparansi dan juga akuntabilitas demi publik.
E
Untuk publik, transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kebijakan yang pemerintah keluarkan, perlu untuk ditingkatkan secara kontinyu.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Sejarah pembentukan Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara tidak lepas dari perjuangan panjang para tokoh bangsa untuk menyatukan beragam suku dan budaya di Nusantara. Bahasa Melayu, yang kemudian diangkat menjadi Bahasa Indonesia, memiliki keunggulan karena sifatnya yang akomodatif, sederhana, dan telah lama menjadi lingua franca di kawasan Asia Tenggara. Pemilihan ini menunjukkan visi kebangsaan yang jauh ke depan, mengesampingkan egoisme primordial demi kepentingan nasional yang lebih besar. Namun, di era kontemporer, ancaman terhadap Bahasa Indonesia justru datang dari internal, yakni kurangnya kebanggaan dan komitmen sebagian warga negara, termasuk ASN, untuk menggunakan Bahasa Indonesia secara optimal, bahkan cenderung menganggap remeh strukturnya. Apa latar belakang filosofis terkuat di balik pemilihan Bahasa Melayu sebagai cikal bakal Bahasa Indonesia, yang relevan untuk memperkuat komitmen ASN terhadap bahasanya di tengah tantangan ini?
A
Sifat Bahasa Melayu yang demokratis dan non-feodal, memungkinkan partisipasi setara dari seluruh elemen masyarakat tanpa diskriminasi berdasarkan kasta atau asal-usul, sejalan dengan prinsip Bhinneka Tunggal Ika.
B
Ketersediaan kamus dan tata bahasa Bahasa Melayu yang sudah mapan dibandingkan bahasa daerah lain pada masa itu, sehingga memudahkan proses kodifikasi dan standarisasi sebagai bahasa nasional.
C
Kekayaan kosakata dan fleksibilitas struktur Bahasa Melayu yang memungkinkan adaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern, menjadikannya potensial sebagai bahasa ilmu.
D
Posisi strategis Bahasa Melayu sebagai bahasa perdagangan dan komunikasi antarbudaya selama berabad-abad, menjadikannya pilihan pragmatis untuk mempersatukan wilayah kepulauan yang luas.
E
Kesederhanaan fonologi dan morfologi Bahasa Melayu yang mudah dipelajari oleh penutur bahasa lain, sehingga sangat efektif untuk menyebarkan semangat nasionalisme dan pendidikan massal ke seluruh pelosok negeri.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Tim redaksi jurnal ilmiah 'Paradigma Edukasi' sedang dalam tahap akhir penyuntingan naskah untuk edisi mendatang. Salah satu artikel penting ditulis oleh seorang akademisi terkemuka, Rahmawati Suryaningrat, yang memegang gelar Doktor (Dr.), Sarjana Pendidikan (S.Pd.), dan Magister Humaniora (M.Hum.). Berdasarkan pedoman gaya penulisan jurnal yang mengacu pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEB), penulisan nama dan gelar akademik kontributor harus sangat presisi. Setelah meninjau berbagai draf, manakah penulisan nama dan gelar Dr. Rahmawati Suryaningrat yang paling tepat dan sesuai dengan kaidah PUEB?
A
Dr Rahmawati Suryaningrat, S.Pd, M.Hum.
B
Dr. Rahmawati Suryaningrat, S.Pd, M.Hum.
C
DR. Rahmawati Suryaningrat, S.Pd., M.Hum.
D
Dr. Rahmawati Suryaningrat, S.Pd., M.Hum.
E
Dr. Rahmawati Suryaningrat S.Pd., M.Hum.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Perhatikan kalimat berikut: 'Menteri meminta mahasiswa melakukan pengajaran bagi siswa SD yang pada masa pandemi mengalami kesulitan belajar secara daring, karena keterbatasan akses teknologi.' Manakah perbaikan ejaan yang paling tepat untuk kalimat tersebut?
A
sekolah dasar seharusnya Sekolah Dasar
B
sekolah dasar (SD) seharusnya SD (sekolah dasar)
C
pandemi seharusnya dicetak miring
D
setelah daring tidak ada koma (,)
E
teknologi seharusnya tekhnologi

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Pertimbangkan lima kalimat berikut yang mungkin digunakan dalam sebuah dokumen resmi pemerintah. Manakah kalimat yang paling memenuhi kriteria keefektifan, keformalan, dan kebenaran kaidah bahasa Indonesia (PUEB) untuk sebuah komunikasi publik yang profesional?
A
Keputusan ini, yang sudah kami diskusikan panjang lebar, bertujuan untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik secara signifikan.
B
Pemerintah menghimbau agar seluruh warga negara proaktif dalam menyukseskan program-program pembangunan yang telah ditetapkan.
C
Penerapan regulasi baru ini diharapkan mampu mengoptimalkan capaian target pembangunan nasional yang berkelanjutan serta berkeadilan.
D
Demi mewujudkan visi Indonesia Maju, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mutlak diperlukan agar semua tujuan tercapai.
E
Dengan demikian, partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat krusial dalam mendukung keberlanjutan inisiatif strategis ini.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di penghujung tahun 1920-an, tepatnya pada sebuah kongres besar yang diselenggarakan di Gedung Persatuan Nusa, Kota Merdeka, perwakilan dari berbagai organisasi kepemudaan seperti Gerakan Pemuda Bhinneka, Persatuan Pelajar Jayakarta, dan Ikatan Mahasiswa Nusantara berkumpul. Mereka disatukan oleh satu visi: kemerdekaan bangsa. Namun, realitas keberagaman bahasa daerah yang ada seringkali menjadi penghalang komunikasi dan persatuan. Setelah melalui serangkaian diskusi dan perdebatan yang intens, dengan semangat kebangsaan yang membara, para pemuda tersebut mencapai sebuah kesepakatan monumental. Mereka menyepakati untuk mengangkat sebuah bahasa yang telah lama menjadi lingua franca di seluruh kepulauan, menamainya ulang, dan menjadikannya bahasa persatuan serta identitas nasional yang kokoh. Peristiwa ini menjadi tonggak penting dalam sejarah pergerakan nasional Indonesia. Konsep yang disepakati dan diikrarkan oleh para pemuda dalam narasi di atas, yang kemudian menjadi dasar kuat bagi persatuan bangsa, secara historis merujuk pada penetapan apa?
A
Ikrar Sumpah Pemuda yang menetapkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
B
Deklarasi Jakarta mengenai pentingnya penggunaan bahasa daerah dalam pembangunan nasional.
C
Pengesahan Undang-Undang Dasar 1945 yang menjadikan Bahasa Melayu sebagai bahasa negara.
D
Peresmian Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) sebagai pedoman tata bahasa baku.
E
Pembentukan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa pada era modern.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di sebuah dusun terpencil di kaki Gunung Merapi, Dusun Pucuk Harapan, seorang guru muda bernama Bu Lestari menghadapi tantangan besar. Murid-muridnya lebih fasih menggunakan bahasa daerah yang kaya, dan menganggap Bahasa Indonesia sebagai mata pelajaran yang kaku serta kurang relevan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Bu Lestari seringkali merasa putus asa, namun ia teringat akan kisah perjuangan seorang tokoh bangsa yang dengan gigih meyakinkan seluruh pemuda dari berbagai suku dan pulau untuk mengikrarkan satu bahasa persatuan, di tengah keberagaman yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Tokoh tersebut berhasil menanamkan kesadaran bahwa bahasa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga fondasi utama untuk membangun identitas bangsa yang satu dan padu. Berkat inspirasi dari semangat tokoh tersebut, Bu Lestari kembali bersemangat, mencari cara-cara kreatif untuk mengajarkan Bahasa Indonesia agar lebih dicintai dan dipahami oleh murid-muridnya, sebagai jembatan yang menghubungkan mereka dengan saudara sebangsa di seluruh penjuru Nusantara. Siapakah tokoh nasional yang paling relevan menginspirasi Bu Lestari dalam narasi tersebut, terutama mengingat perannya dalam mengukuhkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan bangsa?
A
Mohammad Hatta
B
Soekarno
C
Ki Hajar Dewantara
D
Mohammad Yamin
E
Sutan Takdir Alisjahbana

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.