PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia

Halaman 5. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

Dinas Pariwisata Kota Maju Jaya baru saja meluncurkan kampanye promosi wisata bertajuk 'Pesona Kota Maju Jaya' melalui akun media sosial resminya. Kepala Dinas Pariwisata, Ibu Nurul Hidayah, menugaskan timnya untuk membuat poster digital dan teks unggahan yang menarik. Setelah unggahan tersebut tayang, banyak warganet menyoroti penggunaan bahasa yang kurang tepat pada salah satu kalimat berikut: 'Mari nikmati indahnya kota maju jaya yang penuh pesona, serta fasilitas kekinian dan gratis parkir untuk semua pengunjung. Segera datang di akhir pekan ini!' Pelanggaran kaidah kebahasaan paling mendasar yang tampak jelas pada kalimat sorotan tersebut terletak pada aspek...
A
Penulisan huruf kapital untuk nama geografi atau nama diri.
B
Penggunaan konjungsi dan kata penghubung yang tidak tepat.
C
Pilihan kata yang terlalu informal untuk konteks resmi.
D
Struktur kalimat yang tidak efektif dan bertele-tele.
E
Penggunaan tanda baca koma yang berlebihan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Berdasarkan letak kalimat utamanya yang berada di awal paragraf (tentang tugas utama guru), paragraf pada soal sebelumnya digolongkan sebagai jenis paragraf...
A
Deduktif
B
Induktif
C
Efektif
D
Deduktif – Induktif
E
Induktif – Deduktif

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Perhatikan kalimat berikut: 'Menteri meminta mahasiswa melakukan pengajaran bagi siswa SD yang pada masa pandemi mengalami kesulitan belajar secara daring, karena keterbatasan akses teknologi.' Manakah perbaikan ejaan yang paling tepat untuk kalimat tersebut?
A
sekolah dasar seharusnya Sekolah Dasar
B
sekolah dasar (SD) seharusnya SD (sekolah dasar)
C
pandemi seharusnya dicetak miring
D
setelah daring tidak ada koma (,)
E
teknologi seharusnya tekhnologi

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Perhatikan kalimat-kalimat berikut: 1. Pemerintah berencana untuk menaikkan harga bahan bakar minyak guna menekan laju inflasi. 2. Meskipun telah dilakukan sosialisasi secara masif, namun masih banyak masyarakat yang belum memahami substansi kebijakan baru tersebut. 3. Berbagai upaya telah ditempuh demi terwujudnya tujuan pembangunan berkelanjutan di seluruh wilayah. 4. Sejak zaman dahulu, nenek moyang kita telah mewariskan kearifan lokal yang patut dilestarikan. 5. Beliau merupakan salah satu dari sedikit pemimpin yang berkomitmen tinggi terhadap integritas dan pemberantasan korupsi. Manakah di antara kalimat-kalimat di atas yang tidak sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia baku (PUEB)?
A
Kalimat nomor 1
B
Kalimat nomor 2
C
Kalimat nomor 3
D
Kalimat nomor 4
E
Kalimat nomor 5

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Cermati kalimat berikut: 'Predikat sebagai Pulau Energi Bersih sangat mungkin terwujud bagi pulau Bali mengingat kondisi geografisnya yang mendukung, antara lain sudah menjadi tujuan wisatawan dunia... dan sudah di tetapkan sebagai Pusat Keunggulan (Center of Excellence) Energi Bersih Dunia.' Manakah perbaikan kesalahan ejaan yang tepat untuk kalimat tersebut?
A
penulisan 'Pulau Energi Bersih' diganti menjadi 'pulau Energi Bersih'
B
penulisan 'pulau Bali' diganti menjadi 'Pulau Bali'
C
penulisan 'infra struktur' diganti menjadi 'infrastruktur'
D
penulisan 'Februari' diganti menjadi 'Pebruari'
E
penulisan 'Center of Excellence' tidak dicetak miring

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di Desa Mekar Jaya, yang terletak di kaki Gunung Seroja, hiduplah Pak Tulus, seorang sesepuh desa yang sangat menjunjung tinggi Bahasa Indonesia baku. Beliau selalu menekankan pentingnya penggunaan bahasa yang baik dan benar dalam setiap kesempatan, terutama saat upacara bendera atau rapat desa. Menurutnya, Bahasa Indonesia adalah tiang penyangga persatuan bangsa, dan setiap kata harus diucapkan dengan penuh hormat sesuai kaidah yang diajarkan di sekolah dahulu. Namun, cucu Pak Tulus, Lia, yang aktif di media sosial dan sering berinteraksi dengan teman-temannya dari berbagai kota, memiliki gaya berbahasa yang jauh berbeda. Lia sering mencampur Bahasa Indonesia dengan istilah-istilah gaul, singkatan-singkatan populer di internet, bahkan terkadang menyelipkan kata-kata dari bahasa asing yang dianggapnya lebih "keren" dan ekspresif. Lia berpendapat bahwa bahasa itu hidup dan dinamis, harus mampu beradaptasi agar tidak ketinggalan zaman dan tetap relevan bagi generasi muda. Pak Tulus merasa khawatir identitas Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan akan luntur jika terus-menerus bercampur. Sementara Lia berargumen bahwa adaptasi justru membuat Bahasa Indonesia tetap relevan dan dicintai generasi muda. Perbedaan pandangan dan pola penggunaan Bahasa Indonesia antara Pak Tulus dan Lia, jika dikaitkan dengan fungsi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional dan perkembangan zaman, paling tepat menunjukkan bahwa...
A
Penggunaan bahasa gaul dan asing merupakan ancaman serius bagi kelestarian Bahasa Indonesia baku sebagai identitas nasional yang harus dihentikan sepenuhnya.
B
Dinamika bahasa adalah keniscayaan dalam perkembangan zaman, namun adaptasi harus tetap berlandaskan pada kaidah kebahasaan agar fungsi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional tidak tergerus.
C
Generasi muda cenderung mengabaikan pentingnya Bahasa Indonesia baku karena pengaruh globalisasi dan teknologi yang tak terbendung.
D
Bahasa Indonesia akan terus berkembang dan beradaptasi tanpa perlu khawatir kehilangan identitasnya karena posisinya sebagai bahasa negara sudah kokoh dan dijamin undang-undang.
E
Pemerintah harus lebih gencar melakukan sosialisasi dan penindakan terhadap penggunaan bahasa yang tidak sesuai kaidah untuk menjaga kemurnian bahasa persatuan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Cermati kalimat ini: 'Pemberian vaksin atau imunisasi secara luas, diakui sebagai salah satu intervensi kesehatan yang paling berhasil.' Manakah perbaikan ejaan yang benar?
A
vaksin seharusnya vaksinasi
B
tanda koma (,) setelah kata luas dihilangkan
C
intervensi seharusnya interfensi
D
di dunia seharusnya didunia
E
setelah dunia diberi tanda koma (,)

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di kota fiktif Puspanegara pada era 1980-an, Bapak Suryo, seorang pegawai administrasi kelurahan, sering kali menulis surat edaran atau pengumuman dengan gaya bahasa yang cenderung santai, banyak menggunakan akronim lokal, dan terkadang mencampuradukkan bahasa daerah dengan Bahasa Indonesia tanpa memperhatikan struktur kalimat baku. Sebagai contoh, sebuah pengumuman kerja bakti bisa berbunyi: 'Warga dimohon kumpul di balai besok pagi jam 7, ada gawean bersih-bersih'. Empat puluh tahun kemudian, di kelurahan yang sama, Ibu Sari, yang kini menjabat posisi serupa, selalu memastikan setiap dokumen resmi, baik surat, laporan, maupun pengumuman di media sosial kelurahan, disusun dengan mengacu pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEB) dan kaidah tata bahasa baku. Kalimat yang digunakan pun formal, lugas, dan terstruktur sesuai standar Bahasa Indonesia. Contohnya: 'Seluruh warga diimbau untuk berkumpul di balai kelurahan pada hari Sabtu, 20 Mei 2023, pukul 07.00 WIB dalam rangka kegiatan kerja bakti kebersihan lingkungan.' Perbandingan penerapan Bahasa Indonesia antara Bapak Suryo di masa lalu dan Ibu Sari di masa kini dalam narasi di atas paling tepat menggambarkan perubahan fokus pada aspek...
A
Penggunaan diksi yang lebih puitis dan emotif dalam komunikasi formal.
B
Peningkatan urgensi untuk menyesuaikan bahasa dengan tren global dan kata serapan asing.
C
Penekanan pada standardisasi, kebakuan, dan formalitas bahasa dalam ruang publik dan administratif.
D
Kebebasan ekspresi yang lebih besar dalam penggunaan bahasa untuk menyampaikan pesan yang efektif.
E
Pergeseran dari komunikasi tertulis ke lisan yang lebih efisien dan langsung.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Pada masa perjuangan kemerdekaan, khususnya selama pendudukan Jepang, Bahasa Indonesia dihadapkan pada situasi yang kompleks. Belanda telah dilarang, dan Jepang berusaha mempromosikan bahasanya sendiri. Namun, justru dalam kondisi ini, Bahasa Indonesia mengalami percepatan perkembangan dan secara aktif digunakan oleh para pejuang kemerdekaan sebagai alat perlawanan dan konsolidasi. Mengapa, dalam konteks sosial-politik yang penuh tantangan tersebut, penggunaan Bahasa Indonesia menjadi instrumen paling efektif dalam membangun kesadaran nasional dan mempersatukan perlawanan, dibandingkan dengan upaya menggunakan bahasa daerah atau menolak penggunaan bahasa kolonial secara pasif?
A
Bahasa Indonesia menawarkan medium komunikasi yang netral, melampaui sekat-sekat etnis dan kedaerahan, sehingga mampu menyatukan berbagai kelompok pejuang dari seluruh Nusantara.
B
Penggunaan Bahasa Indonesia oleh para tokoh pergerakan nasional secara simbolis menunjukkan kemandirian budaya dan politik di hadapan penjajah, tanpa harus menunggu kemerdekaan formal.
C
Bahasa Indonesia merupakan satu-satunya bahasa yang dipahami secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat terpelajar dan rakyat biasa, memfasilitasi penyebaran ide-ide perjuangan.
D
Pemerintah pendudukan Jepang, secara tidak sengaja, memberikan ruang bagi pengembangan Bahasa Indonesia dengan melarang bahasa Belanda dan tidak sepenuhnya berhasil memaksakan bahasa Jepang.
E
Ketersediaan kamus dan literatur berbahasa Indonesia pada masa itu sudah cukup memadai untuk mendukung komunikasi dan pendidikan dalam skala nasional.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) secara konsisten menggunakan terminologi asing dan frasa berbahasa Inggris yang kompleks dalam laporan resmi, presentasi publik, dan komunikasi internal, dengan argumen bahwa praktik tersebut mencerminkan modernitas dan profesionalisme institusi. Tindakan ini dilakukan meskipun ada padanan kata dalam Bahasa Indonesia yang baku dan mudah dipahami. Sebagai Pembuat Soal Standar BKN, apa implikasi *utama* dari praktik penggunaan bahasa tersebut terhadap nilai integritas ASN dan identitas nasional, sesuai dengan semangat Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara?
A
Menunjukkan kemampuan ASN dalam menguasai bahasa asing, yang esensial untuk kolaborasi internasional dan adaptasi terhadap perkembangan global.
B
Mencerminkan kurangnya kebanggaan dan kesadaran ASN akan kedudukan Bahasa Indonesia sebagai simbol pemersatu dan identitas bangsa, berpotensi mengikis kepercayaan publik terhadap komitmen menjaga nilai-nilai luhur negara.
C
Mengurangi efektivitas komunikasi internal dan eksternal karena tidak semua audiens memiliki pemahaman yang sama terhadap istilah-istilah asing tersebut.
D
Mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dan tata bahasa baku, yang seharusnya menjadi pedoman dalam penyusunan dokumen resmi.
E
Memperkuat persepsi publik bahwa ASN cenderung elitis dan kurang membumi, sehingga menciptakan jarak dengan masyarakat yang dilayani.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.