Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 6. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 51
Link Soal
Setelah terjadinya bencana alam berskala besar di beberapa provinsi, tim penanggulangan bencana yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat dan instansi pemerintah dari beragam latar belakang suku dan bahasa daerah menghadapi tantangan besar dalam koordinasi komunikasi. Pesan-pesan penting terkait evakuasi, logistik, dan bantuan seringkali disampaikan dengan gaya bahasa yang berbeda, atau bahkan disalahpahami karena hambatan linguistik, meskipun semua pihak berusaha menggunakan Bahasa Indonesia. Kondisi ini memperlambat respons dan menimbulkan ketegangan di antara para relawan serta korban. Bagaimana optimalisasi Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dapat paling efektif memperkuat integritas upaya penanggulangan bencana dan soliditas sosial dalam situasi kritis ini?
A
Dengan menyeragamkan penggunaan Bahasa Indonesia baku yang sangat formal dan teknis dalam semua bentuk komunikasi untuk menghindari ambiguitas sekecil apapun.
B
Dengan menyusun panduan komunikasi krisis yang sederhana, lugas, dan mudah dipahami dalam Bahasa Indonesia, serta secara aktif melatih semua pihak yang terlibat agar menggunakannya secara konsisten.
C
Dengan mendorong penggunaan bahasa daerah yang paling dominan di setiap lokasi bencana agar pesan lebih personal dan dapat diterima oleh korban secara emosional.
D
Dengan mengutamakan penggunaan isyarat, gambar, atau simbol-simbol universal dalam penyampaian informasi, daripada mengandalkan komunikasi verbal semata.
E
Dengan melibatkan penerjemah bahasa daerah secara masif di setiap titik distribusi bantuan untuk memastikan tidak ada pesan yang terlewatkan.
NO. 52
Link Soal
Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) secara konsisten menggunakan terminologi asing dan frasa berbahasa Inggris yang kompleks dalam laporan resmi, presentasi publik, dan komunikasi internal, dengan argumen bahwa praktik tersebut mencerminkan modernitas dan profesionalisme institusi. Tindakan ini dilakukan meskipun ada padanan kata dalam Bahasa Indonesia yang baku dan mudah dipahami. Sebagai Pembuat Soal Standar BKN, apa implikasi *utama* dari praktik penggunaan bahasa tersebut terhadap nilai integritas ASN dan identitas nasional, sesuai dengan semangat Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara?
A
Menunjukkan kemampuan ASN dalam menguasai bahasa asing, yang esensial untuk kolaborasi internasional dan adaptasi terhadap perkembangan global.
B
Mencerminkan kurangnya kebanggaan dan kesadaran ASN akan kedudukan Bahasa Indonesia sebagai simbol pemersatu dan identitas bangsa, berpotensi mengikis kepercayaan publik terhadap komitmen menjaga nilai-nilai luhur negara.
C
Mengurangi efektivitas komunikasi internal dan eksternal karena tidak semua audiens memiliki pemahaman yang sama terhadap istilah-istilah asing tersebut.
D
Mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dan tata bahasa baku, yang seharusnya menjadi pedoman dalam penyusunan dokumen resmi.
E
Memperkuat persepsi publik bahwa ASN cenderung elitis dan kurang membumi, sehingga menciptakan jarak dengan masyarakat yang dilayani.
NO. 53
Link Soal
Sebuah cerpen mengisahkan Sri yang berubah watak dari lembut menjadi keras karena suaminya yang egois dan pemarah. Cerita berakhir dengan perpisahan mereka di tengah perjalanan. Nilai moral utama dari kutipan tersebut adalah...
A
Perubahan tabiat dan ketidakharmonisan
B
Masalah yang dihadapi keluarga pejabat
C
Ketundukan perempuan terhadap laki-laki
D
Istri yang tertinggal di tengah perjalanan
E
Perlunya memperhitungkan setiap perjalanan jauh
NO. 54
Link Soal
Manakah di antara kalimat berikut yang menggunakan kata baku yang tepat sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI)?
A
Ibu membeli obat di apotik dekat rumah.
B
Kakak sedang menyusun jadwal praktek dokter.
C
Kita harus berpikir positif dalam menghadapi masalah.
D
Atlet itu sangat handal dalam cabang lari.
E
Nasehat orang tua harus selalu didengarkan.
NO. 55
Link Soal
Bacalah dengan saksama kalimat-kalimat di bawah ini:
I. Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta memperluas akses layanan kesehatan bagi seluruh rakyat.
II. Pemerintah berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas akses layanan kesehatan bagi seluruh rakyat.
III. Pemerintah memiliki komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta perluasan akses layanan kesehatan bagi seluruh rakyat.
IV. Pemerintah berkomitmen akan peningkatan kualitas pendidikan dan perluasan akses layanan kesehatan bagi seluruh rakyat.
Manakah kalimat yang paling tepat dan efektif berdasarkan kaidah Bahasa Indonesia baku?
A
Kalimat I
B
Kalimat II
C
Kalimat III
D
Kalimat IV
E
Semua kalimat tepat dan efektif
NO. 56
Link Soal
Bacalah paragraf berikut dengan cermat:
"Meskipun angka pengangguran menurun secara signifikan, namun pemerintah tetap berkomitmen untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi lulusan perguruan tinggi. Hal ini dikarenakan persaingan di dunia kerja semakin ketat, sehingga banyak sarjana yang belum mendapatkan pekerjaan sesuai dengan latar belakang pendidikannya."
Manakah perbaikan yang paling tepat untuk paragraf di atas agar menjadi lebih efektif dan sesuai dengan kaidah kebahasaan baku?
A
Menghilangkan kata "namun" karena berlebihan setelah "Meskipun".
B
Mengganti frasa "Hal ini dikarenakan" menjadi "Hal ini terjadi karena".
C
Menggabungkan kedua kalimat menjadi satu kalimat majemuk yang lebih padu.
D
Mengubah "lulusan perguruan tinggi" menjadi "sarjana" untuk konsistensi.
E
Menambahkan konjungsi "dengan demikian" sebelum "sehingga" pada kalimat kedua.
NO. 57
Link Soal
Di penghujung tahun 1920-an, tepatnya pada sebuah kongres besar yang diselenggarakan di Gedung Persatuan Nusa, Kota Merdeka, perwakilan dari berbagai organisasi kepemudaan seperti Gerakan Pemuda Bhinneka, Persatuan Pelajar Jayakarta, dan Ikatan Mahasiswa Nusantara berkumpul. Mereka disatukan oleh satu visi: kemerdekaan bangsa. Namun, realitas keberagaman bahasa daerah yang ada seringkali menjadi penghalang komunikasi dan persatuan. Setelah melalui serangkaian diskusi dan perdebatan yang intens, dengan semangat kebangsaan yang membara, para pemuda tersebut mencapai sebuah kesepakatan monumental. Mereka menyepakati untuk mengangkat sebuah bahasa yang telah lama menjadi lingua franca di seluruh kepulauan, menamainya ulang, dan menjadikannya bahasa persatuan serta identitas nasional yang kokoh. Peristiwa ini menjadi tonggak penting dalam sejarah pergerakan nasional Indonesia.
Konsep yang disepakati dan diikrarkan oleh para pemuda dalam narasi di atas, yang kemudian menjadi dasar kuat bagi persatuan bangsa, secara historis merujuk pada penetapan apa?
A
Ikrar Sumpah Pemuda yang menetapkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
B
Deklarasi Jakarta mengenai pentingnya penggunaan bahasa daerah dalam pembangunan nasional.
C
Pengesahan Undang-Undang Dasar 1945 yang menjadikan Bahasa Melayu sebagai bahasa negara.
D
Peresmian Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) sebagai pedoman tata bahasa baku.
E
Pembentukan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa pada era modern.
NO. 58
Link Soal
Sumpah Pemuda pada tahun 1928 mendeklarasikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Keputusan ini merupakan tonggak penting yang melampaui kepentingan etnis dan golongan, menjadikan Bahasa Indonesia sebagai simbol perekat bangsa yang majemuk. Namun, di era otonomi daerah, muncul kembali penguatan identitas lokal yang kadang-kadang disalahartikan sebagai penyingkiran bahasa nasional demi bahasa daerah. Beberapa kepala daerah bahkan memprioritaskan penggunaan bahasa daerah dalam forum-forum resmi pemerintahan tanpa pertimbangan yang matang, meskipun mayoritas audiens tidak memahami bahasa daerah tersebut. Fenomena ini, jika tidak disikapi dengan bijak, berpotensi mengikis fungsi Bahasa Indonesia sebagai instrumen komunikasi lintas budaya dan identitas nasional.
Apa implikasi paling signifikan dari kecenderungan tersebut terhadap upaya menjaga persatuan dan keutuhan NKRI, ditinjau dari peran Bahasa Indonesia?
A
Melemahnya identitas nasional dan rasa kebangsaan karena Bahasa Indonesia tidak lagi menjadi representasi utama jati diri bangsa di mata dunia, digantikan oleh identitas daerah yang lebih menonjol.
B
Terhambatnya mobilitas sosial dan ekonomi antarwilayah karena perbedaan bahasa yang semakin kentara, menyulitkan komunikasi dan koordinasi lintas daerah dalam program-program pembangunan nasional.
C
Potensi konflik horizontal akibat kesenjangan pemahaman dan akses informasi antara kelompok masyarakat yang menguasai bahasa daerah mayoritas dan minoritas, sehingga mengancam kohesi sosial.
D
Menurunnya efektivitas komunikasi dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta antarlembaga daerah yang berbeda, yang dapat berujung pada inefisiensi birokrasi dan hambatan implementasi kebijakan publik secara nasional.
E
Tergerusnya kearifan lokal dan warisan budaya yang terkandung dalam bahasa daerah, sebab penekanan pada bahasa daerah sebagai identitas justru mengabaikan perlunya standar komunikasi nasional yang mengakomodasi keberagaman.
NO. 59
Link Soal
Manakah tata cara penulisan nama beserta gelar akademik yang sesuai dengan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia (EBI)?
A
Dr. Moh. Ilham S.Pd.
B
Moh. Ilham, S.Pd.
C
Moh. Ilham. S. Pd.
D
Moh, Ilham S, Pd
E
Moh. Ilham, S, Pd.
NO. 60
Link Soal
Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini. Manakah kalimat yang paling efektif, baku, dan tepat untuk digunakan dalam sebuah laporan resmi atau dokumen kedinasan?
A
Demi untuk meningkatkan kualitas layanan publik, kami telah menggalakkan program pelatihan bagi para pegawai.
B
Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik, program pelatihan telah digalakkan bagi pegawai.
C
Peningkatan kualitas layanan publik dapat dilakukan dengan menggalakkan program pelatihan bagi pegawai.
D
Agar kualitas layanan publik menjadi lebih baik, maka program pelatihan bagi pegawai perlu digalakkan.
E
Untuk meningkatkan kualitas layanan publik, kami telah menggalakkan program pelatihan bagi para pegawai.