Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 7. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 61
Link Soal
Dalam sebuah draf pidato resmi, terdapat kalimat: 'Berkaitan dengan kebijakan baru ini, maka seluruh aparatur sipil negara diharapkan dapat beradaptasi dengan cepat demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.' Jika ditinjau dari kaidah tata bahasa Indonesia baku dan efektif, perbaikan yang paling tepat untuk kalimat tersebut agar lebih lugas dan formal adalah...
A
Berkaitan dengan kebijakan baru ini, seluruh aparatur sipil negara diharapkan dapat beradaptasi dengan cepat demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.
B
Terkait kebijakan baru ini, maka diharapkan seluruh aparatur sipil negara dapat beradaptasi dengan cepat demi peningkatan kualitas pelayanan publik.
C
Seluruh aparatur sipil negara diharapkan dapat beradaptasi dengan cepat karena kebijakan baru ini demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.
D
Agar dapat beradaptasi dengan cepat demi meningkatkan kualitas pelayanan publik, seluruh aparatur sipil negara diharapkan memahami kebijakan baru ini.
E
Sehubungan dengan kebijakan baru ini, maka seluruh aparatur sipil negara diharapkan bisa beradaptasi dengan cepat guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.
NO. 62
Link Soal
Manakah penulisan kata baku yang tepat di bawah ini untuk melengkapi kalimat: 'Ibu membeli obat di ... dan membayar menggunakan ...'
A
Apotik, kuitansi
B
Apotek, kwitansi
C
Apotek, kuitansi
D
Apotik, kwitangsi
E
Apotheek, kuitansi
NO. 63
Link Soal
Setelah terjadinya bencana alam berskala besar di beberapa provinsi, tim penanggulangan bencana yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat dan instansi pemerintah dari beragam latar belakang suku dan bahasa daerah menghadapi tantangan besar dalam koordinasi komunikasi. Pesan-pesan penting terkait evakuasi, logistik, dan bantuan seringkali disampaikan dengan gaya bahasa yang berbeda, atau bahkan disalahpahami karena hambatan linguistik, meskipun semua pihak berusaha menggunakan Bahasa Indonesia. Kondisi ini memperlambat respons dan menimbulkan ketegangan di antara para relawan serta korban. Bagaimana optimalisasi Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dapat paling efektif memperkuat integritas upaya penanggulangan bencana dan soliditas sosial dalam situasi kritis ini?
A
Dengan menyeragamkan penggunaan Bahasa Indonesia baku yang sangat formal dan teknis dalam semua bentuk komunikasi untuk menghindari ambiguitas sekecil apapun.
B
Dengan menyusun panduan komunikasi krisis yang sederhana, lugas, dan mudah dipahami dalam Bahasa Indonesia, serta secara aktif melatih semua pihak yang terlibat agar menggunakannya secara konsisten.
C
Dengan mendorong penggunaan bahasa daerah yang paling dominan di setiap lokasi bencana agar pesan lebih personal dan dapat diterima oleh korban secara emosional.
D
Dengan mengutamakan penggunaan isyarat, gambar, atau simbol-simbol universal dalam penyampaian informasi, daripada mengandalkan komunikasi verbal semata.
E
Dengan melibatkan penerjemah bahasa daerah secara masif di setiap titik distribusi bantuan untuk memastikan tidak ada pesan yang terlewatkan.
NO. 64
Link Soal
Cermati potongan paragraf berikut:
(1) Bahasa memiliki sistem dan bukan sekadar alat bicara.
(2) Oleh sebab itu, menggunakan bahasa berarti tunduk pada aturan yang berlaku.
(3) [...].
(4) Aturan yang tersirat muncul melalui intuisi pengguna bahasa.
(5) Aturan yang tersurat dapat dilihat pada buku pedoman dan kamus.
Kalimat yang paling pas untuk mengisi bagian rumpang (3) agar paragraf menjadi koheren adalah...
A
Pengguna bahasa wajib memahami setiap kosa kata.
B
Kaidah dalam berbahasa dapat berupa hal yang tersirat maupun tersurat.
C
Bahasa menjadi identitas utama bagi suatu bangsa.
D
Kamus merupakan referensi utama dalam menulis karya ilmiah.
E
Aturan bahasa sering kali sulit untuk dipraktikkan.
NO. 65
Link Soal
Pemerintah berkomitmen untuk mengoptimalkan peran bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan, administrasi publik, dan komunikasi ilmiah. Salah satu langkah yang diupayakan adalah mendorong penggunaan padanan kata bahasa Indonesia untuk istilah asing, terutama dalam dokumen resmi dan karya tulis ilmiah. Pernyataan di bawah ini yang paling tepat mencerminkan alasan fundamental di balik kebijakan tersebut, dilihat dari perspektif penguatan identitas nasional dan kemandirian intelektual bangsa, adalah...
A
Adanya kebutuhan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa bahasa Indonesia juga mampu menjadi bahasa ilmu pengetahuan yang mandiri tanpa intervensi asing.
B
Kebijakan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penurunan minat masyarakat terhadap bahasa Indonesia akibat dominasi bahasa asing dalam berbagai bidang.
C
Dengan membakukan istilah dalam bahasa Indonesia, kita dapat mempermudah proses penerjemahan literatur asing dan meningkatkan aksesibilitas informasi bagi seluruh lapisan masyarakat.
D
Penggunaan padanan kata bahasa Indonesia yang konsisten dan akurat merupakan fondasi penting untuk membangun korpus ilmu pengetahuan nasional yang kokoh, seragam, dan mudah dipahami, sehingga memperkuat jati diri serta kemandirian berpikir bangsa.
E
Kebijakan tersebut merupakan bentuk perlawanan terhadap imperialisme budaya dan bahasa asing yang berpotensi mengikis nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.
NO. 66
Link Soal
Perhatikan penempatan tanda baca koma (jeda) berikut. Manakah kalimat yang paling tepat untuk menggambarkan bahwa Budi dan Darma adalah pimpinan perusahaan, sementara Putra Raharja adalah karyawan?
A
Budi, Darma, pimpinan perusahaan Angkasa PutrRaharja, karyawan perusahaan.
B
Budi, Darma, pimpinan perusahaan Angkasa. Putra, Raharja, karyawan perusahaan.
C
Budi, Darma, pimpinan perusahaan Angkasa. Putra Raharja, karyawan perusahaan.
D
Budi Darma, pimpinan perusahaan Angkasa. Putra Raharja, karyawan perusahaan.
E
Budi, Darma pimpinan perusahaan Angkasa Putra Raharja, karyawan perusahaan.
NO. 67
Link Soal
Di Negeri Samudra Bakti, sebuah negara kepulauan yang kaya akan keberagaman bahasa daerah, terdapat seorang pemimpin visioner bernama Presiden Dirgantara. Beliau sangat menyadari bahwa untuk menyatukan puluhan suku dan budaya, diperlukan sebuah bahasa nasional yang kuat, terstruktur, dan mampu menjadi medium komunikasi yang efektif di berbagai bidang, mulai dari pendidikan hingga pemerintahan. Presiden Dirgantara secara aktif mendorong pembakuan kosakata, penyusunan tata bahasa yang baku, serta penggunaan Bahasa Nasional Bakti yang konsisten dan tepat di seluruh lini kehidupan bernegara, bahkan sering memimpin diskusi tentang kaidah kebahasaan untuk menghindari pengaruh asing yang berlebihan. Tokoh nasional siapakah di Indonesia yang memiliki semangat dan dedikasi serupa dengan Presiden Dirgantara dalam memperjuangkan, membakukan, dan mengembangkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang modern dan berintegritas?
A
Sutan Takdir Alisjahbana
B
Muhammad Yamin
C
Ki Hajar Dewantara
D
Bung Tomo
E
Chairil Anwar
NO. 68
Link Soal
Dalam teks yang membahas tentang naskah kuno Lampung yang tersimpan di luar negeri, unsur 'apa' (what) yang paling tepat menggambarkan isi informasi tersebut adalah...
A
Penyebab kerusakan naskah kuno di Lampung
B
Lokasi museum negeri Lampung Ruwai Jurai
C
Kenyataan bahwa sebagian naskah kuno Lampung berada di lembaga asing
D
Biaya perawatan benda bersejarah di Lampung
E
Jumlah bahasa asing yang digunakan naskah kuno
NO. 69
Link Soal
Perhatikan kalimat berikut ini: 'Dengan adanya fasilitas, kerja sama antara pemerintah dan masyarakat serta pelayanan kesehatan yang baik dan berkwalitas, akan sangat mendukung terciptanya kepercayaan dan rasa aman.' Kata manakah yang penulisannya tidak baku menurut EBI?
A
fasilitas
B
kerja sama
C
masyarakat
D
berkwalitas
E
negeri
NO. 70
Link Soal
Seorang kepala daerah di Provinsi X meluncurkan gerakan "Cinta Bahasa Indonesia". Gerakan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama dalam komunikasi publik dan media sosial, mengingat maraknya penggunaan istilah asing dan bahasa gaul yang tidak baku. Namun, gerakan ini mendapat kritik dari sebagian masyarakat yang menganggapnya membatasi kreativitas berbahasa dan mengabaikan kekayaan bahasa daerah. Di sisi lain, para pegiat bahasa dan budayawan mendukung penuh inisiatif ini sebagai upaya menjaga identitas bangsa.
Berdasarkan narasi di atas, bagaimana seharusnya Kepala Daerah Provinsi X menyeimbangkan upaya pelestarian dan pengembangan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan tanpa mengesampingkan dinamika kebahasaan di masyarakat?
A
Melakukan sosialisasi masif tentang pentingnya Bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa, sekaligus membuka ruang diskusi publik untuk mengakomodasi perkembangan bahasa dan menyerap istilah lokal yang relevan.
B
Mengeluarkan peraturan daerah yang mewajibkan penggunaan Bahasa Indonesia baku di semua ranah publik dan mengenakan denda bagi pelanggar.
C
Memfokuskan program pada pengembangan literasi Bahasa Indonesia di sekolah-sekolah dan membiarkan penggunaan bahasa di masyarakat berkembang secara mandiri.
D
Mendorong penggunaan bahasa daerah secara lebih luas sebagai bentuk pelestarian budaya, sementara Bahasa Indonesia cukup digunakan dalam konteks formal kenegaraan saja.
E
Menanggapi kritik dengan mengurangi intensitas gerakan "Cinta Bahasa Indonesia" dan lebih fokus pada penyerapan kosakata asing yang populer agar Bahasa Indonesia tetap relevan.