Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 8. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 71
Link Soal
Penggunaan tanda baca yang kurang tepat ditemukan pada kalimat...
A
Di rak bukunya terdapat novel, majalah, dan koran.
B
Dika bukan ingin membeli sepatu melainkan ingin membeli tas baru.
C
Alat tulis yang ia bawa: pulpen, penggaris, dan buku.
D
Ia akan berlibur jika mendapatkan izin dari kantor.
E
Jika hujan turun, ia tidak akan berangkat bekerja.
NO. 72
Link Soal
Perhatikan kalimat berikut: 'Anda boleh ngebut, tetapi jangan di jalan ini!' Kalimat tersebut memiliki maksud yang sama dengan...
A
Anda diperbolehkan mengebut, asalkan bukan di jalan ini
B
Anda boleh ngebut, jangan hanya terpaku di jalan ini
C
Anda hanya boleh ngebut khusus di jalan ini saja
D
Anda boleh ngebut, hanya boleh dilakukan di jalan ini
E
Anda dilarang ngebut di jalan manapun
NO. 73
Link Soal
Media sosial telah menjadi platform komunikasi utama bagi masyarakat, termasuk ASN. Di satu sisi, media sosial memungkinkan interaksi yang lebih personal dan cepat antara pemerintah dan publik. Di sisi lain, karakteristik informal media sosial seringkali mendorong penggunaan Bahasa Indonesia yang tidak baku, singkatan yang berlebihan, bahkan bahasa prokem dalam akun resmi institusi atau akun pribadi ASN yang mencantumkan identitas kedinasan. Hal ini dapat menimbulkan ambiguitas, menurunkan kredibilitas institusi, dan mengikis martabat Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara, terutama di mata generasi muda.
Apa strategi paling efektif yang harus diimplementasikan oleh sebuah kementerian untuk memastikan ASN-nya menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta santun, dalam setiap komunikasi di media sosial, sekaligus tetap menjaga relevansi dan daya tarik informasi?
A
Menyusun pedoman baku penggunaan Bahasa Indonesia di media sosial yang mencakup etika komunikasi, penggunaan ejaan, dan gaya bahasa, serta mengadakan lokakarya rutin untuk melatih ASN dalam penerapannya.
B
Membuat tim khusus yang bertugas memantau akun media sosial ASN dan institusi, memberikan teguran langsung jika ditemukan pelanggaran, dan mempublikasikan contoh-contoh penggunaan bahasa yang tidak tepat sebagai pembelajaran.
C
Menerbitkan daftar kosakata gaul atau singkatan yang boleh dan tidak boleh digunakan di media sosial oleh ASN, serta menyosialisasikannya melalui infografis yang menarik agar mudah dipahami.
D
Mendorong ASN untuk selalu menggunakan gaya bahasa formal dan baku layaknya dalam surat resmi, serta menghindari interaksi personal yang terlalu bebas di media sosial untuk menjaga citra institusi.
E
Mengintegrasikan pendidikan Bahasa Indonesia yang baik dan benar ke dalam kurikulum pengembangan karier ASN, dengan penekanan pada penggunaan bahasa di berbagai platform komunikasi modern, termasuk media sosial.
NO. 74
Link Soal
Cermati paragraf berikut:
"Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah berencana untuk mengimplementasikan sistem daring terpadu. Meskipun demikian, sosialisasi yang masif dan terstruktur mutlak diperlukan agar seluruh lapisan masyarakat dapat memahami serta memanfaatkan fasilitas ini secara optimal. Disamping itu, dukungan infrastruktur digital yang memadai juga menjadi prasyarat utama untuk keberhasilan program tersebut."
Manakah pernyataan yang paling tepat mengidentifikasi kesalahan kaidah kebahasaan atau menawarkan perbaikan yang paling esensial dalam paragraf di atas?
A
Frasa "Dalam rangka" seharusnya diganti dengan "Untuk" agar kalimat lebih ringkas dan efektif.
B
Penulisan "Disamping itu" merupakan kesalahan ejaan; seharusnya dipisah menjadi "Di samping itu".
C
Penggunaan kata "mengimplementasikan" kurang tepat dan seharusnya diganti dengan "menerapkan" karena lebih baku.
D
Kalimat kedua terlalu panjang dan perlu dipecah menjadi beberapa kalimat agar mudah dipahami.
E
Tanda koma setelah "Meskipun demikian" tidak diperlukan karena "Meskipun demikian" bukan konjungsi intrakalimat.
NO. 75
Link Soal
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 36 menegaskan bahwa Bahasa Negara adalah Bahasa Indonesia. Ketetapan ini tidak hanya bersifat deklaratif, tetapi juga imperatif, menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia memiliki kedudukan hukum tertinggi dan berfungsi sebagai alat pemersatu bangsa, identitas nasional, dan sarana komunikasi resmi negara. Namun, dalam praktik, masih banyak papan nama jalan, nama gedung, atau iklan komersial yang menggunakan bahasa asing secara dominan, bahkan tanpa padanan Bahasa Indonesia. Fenomena ini menunjukkan adanya erosi terhadap kedaulatan bahasa, yang berpotensi mengurangi kebanggaan nasional terhadap Bahasa Indonesia.
Sebagai ASN yang menjunjung tinggi konstitusi dan integritas kebangsaan, bagaimana Anda mengimplementasikan nilai Pasal 36 UUD 1945 ini dalam konteks menjaga kedaulatan Bahasa Indonesia di ruang publik?
A
Menggagas peraturan daerah atau kebijakan internal yang mewajibkan penggunaan Bahasa Indonesia pada seluruh papan nama, iklan, dan komunikasi publik, serta memberikan sanksi bagi pelanggar setelah periode sosialisasi.
B
Mendorong kesadaran masyarakat melalui kampanye publik tentang pentingnya Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara, dengan menyoroti dampak negatif dominasi bahasa asing terhadap identitas nasional.
C
Berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menertibkan langsung papan nama atau iklan yang melanggar ketentuan penggunaan Bahasa Indonesia di ruang publik tanpa padanan yang jelas.
D
Memberikan contoh konkret dengan selalu menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam setiap komunikasi, serta mendorong rekan kerja untuk melakukan hal yang sama sebagai bentuk implementasi kesadaran berkonstitusi.
E
Mengusulkan program insentif bagi pelaku usaha atau institusi yang secara konsisten dan kreatif menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam identitas visual dan komunikasi mereka.
NO. 76
Link Soal
Seorang staf Humas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang menyusun draf laporan kinerja tahunan. Ia harus memastikan bahwa semua kalimat yang digunakan dalam laporan tersebut sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia baku, khususnya terkait pemilihan kata. Dari lima draf pernyataan yang ia siapkan, manakah pernyataan yang seluruhnya menggunakan kata baku dan siap untuk dipublikasikan tanpa perlu revisi kebahasaan?
A
Pentingnya aktifitas koordinasi antar departemen tidak dapat dilepaskan dari upaya peningkatan efisiensi kerja.
B
Analisa dampak kebijakan baru tersebut membutuhkan data yang valid dan terpercaya.
C
Setiap aktivitas harus melalui analisis risiko yang komprehensif untuk menjaga sistem tetap efektif dan akuntabel.
D
Pemerintah terus berupaya meminimalisir resiko inflasi dengan menerapkan strategi moneter yang cermat.
E
Sistim pengawasan internal perlu diperkuat untuk menjamin integritas dan transparansi setiap proses administrasi.
NO. 77
Link Soal
Di sebuah federasi kepulauan yang baru merdeka bernama Bhinneka Raya, dengan lebih dari 300 suku bangsa dan beragam bahasa daerah, para pemimpin muda dari berbagai organisasi kebangsaan berkumpul dalam sebuah Kongres Pemuda di kota Harmoni pada tahun 1928. Mereka menghadapi tantangan besar: bagaimana menyatukan identitas bangsa yang baru lahir agar tidak terpecah belah oleh perbedaan yang ada. Salah satu agenda krusial adalah penetapan bahasa nasional. Berbagai opsi dipertimbangkan, termasuk bahasa dengan jumlah penutur terbanyak dan bahasa-bahasa dengan tradisi literatur yang kaya. Namun, setelah perdebatan panjang, mereka sepakat untuk mengangkat sebuah bahasa yang telah lama berfungsi sebagai bahasa perdagangan dan komunikasi antarpulau, sebuah bahasa yang netral dan relatif mudah dipelajari oleh berbagai kelompok etnis, meskipun bukan merupakan bahasa ibu dari kelompok etnis terbesar. Keputusan memilih bahasa tersebut sebagai bahasa nasional Bhinneka Raya, sebagaimana tercermin dalam narasi, paling erat kaitannya dengan pertimbangan historis Bahasa Indonesia yang menekankan pada...
A
Peran strategisnya sebagai bahasa pergaulan (lingua franca) yang telah diterima luas di seluruh wilayah kepulauan.
B
Kekayaan kosa kata dan struktur gramatikalnya yang lebih kompleks dibandingkan bahasa daerah lainnya.
C
Jumlah penutur aslinya yang mendominasi populasi Bhinneka Raya sejak zaman dahulu kala.
D
Dukungan kuat dari kekuatan kolonial untuk mempermudah administrasi pemerintahan.
E
Kemudahannya dalam menerjemahkan teks-teks keagamaan dari bahasa-bahasa Timur Tengah dan Barat.
NO. 78
Link Soal
Seorang kepala daerah di Provinsi X meluncurkan gerakan "Cinta Bahasa Indonesia". Gerakan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama dalam komunikasi publik dan media sosial, mengingat maraknya penggunaan istilah asing dan bahasa gaul yang tidak baku. Namun, gerakan ini mendapat kritik dari sebagian masyarakat yang menganggapnya membatasi kreativitas berbahasa dan mengabaikan kekayaan bahasa daerah. Di sisi lain, para pegiat bahasa dan budayawan mendukung penuh inisiatif ini sebagai upaya menjaga identitas bangsa.
Berdasarkan narasi di atas, bagaimana seharusnya Kepala Daerah Provinsi X menyeimbangkan upaya pelestarian dan pengembangan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan tanpa mengesampingkan dinamika kebahasaan di masyarakat?
A
Melakukan sosialisasi masif tentang pentingnya Bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa, sekaligus membuka ruang diskusi publik untuk mengakomodasi perkembangan bahasa dan menyerap istilah lokal yang relevan.
B
Mengeluarkan peraturan daerah yang mewajibkan penggunaan Bahasa Indonesia baku di semua ranah publik dan mengenakan denda bagi pelanggar.
C
Memfokuskan program pada pengembangan literasi Bahasa Indonesia di sekolah-sekolah dan membiarkan penggunaan bahasa di masyarakat berkembang secara mandiri.
D
Mendorong penggunaan bahasa daerah secara lebih luas sebagai bentuk pelestarian budaya, sementara Bahasa Indonesia cukup digunakan dalam konteks formal kenegaraan saja.
E
Menanggapi kritik dengan mengurangi intensitas gerakan "Cinta Bahasa Indonesia" dan lebih fokus pada penyerapan kosakata asing yang populer agar Bahasa Indonesia tetap relevan.
NO. 79
Link Soal
Dalam teks yang membahas tentang naskah kuno Lampung yang tersimpan di luar negeri, unsur 'apa' (what) yang paling tepat menggambarkan isi informasi tersebut adalah...
A
Penyebab kerusakan naskah kuno di Lampung
B
Lokasi museum negeri Lampung Ruwai Jurai
C
Kenyataan bahwa sebagian naskah kuno Lampung berada di lembaga asing
D
Biaya perawatan benda bersejarah di Lampung
E
Jumlah bahasa asing yang digunakan naskah kuno
NO. 80
Link Soal
Di era banjir informasi, narasi hoaks dan disinformasi sering kali dikemas dengan pilihan kata yang provokatif, struktur kalimat yang ambigu, dan retorika manipulatif, sehingga mudah memperdaya masyarakat awam dan memicu perpecahan. Fenomena ini mengancam stabilitas sosial dan ketahanan nasional. Dalam konteks upaya menjaga ketahanan bangsa dan mengedukasi publik, bagaimana penguasaan dan pemanfaatan Bahasa Indonesia yang baik dan benar oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat menjadi benteng pertahanan *paling efektif* terhadap ancaman disinformasi?
A
Dengan secara proaktif menyebarkan informasi yang benar dalam Bahasa Indonesia baku melalui saluran resmi untuk meng-counter narasi hoaks yang beredar.
B
Dengan mengajarkan masyarakat luas cara mengidentifikasi ujaran provokatif dan struktur kalimat ambigu melalui program literasi Bahasa Indonesia.
C
Dengan menjadi teladan dalam penggunaan bahasa yang lugas, jelas, faktual, dan tidak memecah belah dalam setiap komunikasi resmi maupun pribadi, sehingga membangun kepercayaan publik terhadap informasi pemerintah dan meningkatkan daya kritis masyarakat.
D
Dengan mengembangkan aplikasi pendeteksi hoaks berbasis analisis linguistik Bahasa Indonesia untuk membantu masyarakat memverifikasi kebenaran informasi.
E
Dengan mengeluarkan regulasi ketat yang melarang penggunaan Bahasa Indonesia yang menyesatkan atau provokatif di media sosial.