PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia

Halaman 8. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

Pertimbangkan lima kalimat berikut yang mungkin digunakan dalam sebuah dokumen resmi pemerintah. Manakah kalimat yang paling memenuhi kriteria keefektifan, keformalan, dan kebenaran kaidah bahasa Indonesia (PUEB) untuk sebuah komunikasi publik yang profesional?
A
Keputusan ini, yang sudah kami diskusikan panjang lebar, bertujuan untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik secara signifikan.
B
Pemerintah menghimbau agar seluruh warga negara proaktif dalam menyukseskan program-program pembangunan yang telah ditetapkan.
C
Penerapan regulasi baru ini diharapkan mampu mengoptimalkan capaian target pembangunan nasional yang berkelanjutan serta berkeadilan.
D
Demi mewujudkan visi Indonesia Maju, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mutlak diperlukan agar semua tujuan tercapai.
E
Dengan demikian, partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat krusial dalam mendukung keberlanjutan inisiatif strategis ini.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Ia akan ikut bergabung dalam permainan ... cuaca cerah dan tidak turun hujan. Konjungsi yang paling tepat untuk melengkapi rumpang tersebut adalah...
A
Tetapi
B
Karena
C
Apabila
D
Namun
E
Dan

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Perhatikan kalimat berikut: 'Menteri meminta mahasiswa melakukan pengajaran bagi siswa SD yang pada masa pandemi mengalami kesulitan belajar secara daring, karena keterbatasan akses teknologi.' Manakah perbaikan ejaan yang paling tepat untuk kalimat tersebut?
A
sekolah dasar seharusnya Sekolah Dasar
B
sekolah dasar (SD) seharusnya SD (sekolah dasar)
C
pandemi seharusnya dicetak miring
D
setelah daring tidak ada koma (,)
E
teknologi seharusnya tekhnologi

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Cermati paragraf berikut: "Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengadakan program sosialisasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pada masyarakat. Program ini diikuti oleh ratusan warga dari berbagai kecamatan. Diharapkan, dengan adanya program ini, dapat meningkatkan kesadaran warga akan dampak positif dari lingkungan yang bersih dan sehat, demi terwujudnya tujuan pembangunan berkelanjutan." Penggunaan kalimat "Diharapkan, dengan adanya program ini, dapat meningkatkan kesadaran warga akan dampak positif dari lingkungan yang bersih dan sehat" dalam paragraf tersebut kurang efektif dan tidak sepenuhnya sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia baku. Perbaikan yang paling tepat untuk kalimat tersebut agar lebih efektif dan baku adalah...
A
Diharapkan program ini dapat meningkatkan kesadaran warga akan dampak positif dari lingkungan yang bersih dan sehat.
B
Dengan program ini, kesadaran warga akan dampak positif dari lingkungan yang bersih dan sehat diharapkan dapat meningkat.
C
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga akan dampak positif dari lingkungan yang bersih dan sehat.
D
Peningkatan kesadaran warga akan dampak positif lingkungan yang bersih dan sehat diharapkan terjadi melalui program ini.
E
Diharapkan agar program ini mampu meningkatkan kesadaran warga akan dampak positif dari lingkungan yang bersih dan sehat.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Manakah kalimat berikut yang menerapkan penulisan tanda hubung (-) sesuai dengan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) yang tepat?
A
Waktu aku berkunjung ke pameran seni yang ke-3 di TIM, tampak beraneka ragam karya pelukis se-Indonesia.
B
Saat aku jalan jalan ke-pameran lukisan yang ke-3 kalinya di TIM, aku melihat beranekaragam lukisan se Indonesia.
C
Waktu aku jalan-jalan ke pameran lukisan yang ke 3 kalinya di TIM, aku melihat beranekaragam lukisan se-Indonesia.
D
Saat aku jalan-jalan ke-pameran lukisan yang ke 3 kalinya di TIM, aku melihat beraneka ragam lukisan se-Indonesia.
E
Saat aku jalan jalan ke pameran lukisan yang ke-3 kalinya di TIM, aku melihat beranekaragam lukisan hasil tangan dingin se-Indonesia.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dinas Pariwisata Kota Maju Jaya baru saja meluncurkan kampanye promosi wisata bertajuk 'Pesona Kota Maju Jaya' melalui akun media sosial resminya. Kepala Dinas Pariwisata, Ibu Nurul Hidayah, menugaskan timnya untuk membuat poster digital dan teks unggahan yang menarik. Setelah unggahan tersebut tayang, banyak warganet menyoroti penggunaan bahasa yang kurang tepat pada salah satu kalimat berikut: 'Mari nikmati indahnya kota maju jaya yang penuh pesona, serta fasilitas kekinian dan gratis parkir untuk semua pengunjung. Segera datang di akhir pekan ini!' Pelanggaran kaidah kebahasaan paling mendasar yang tampak jelas pada kalimat sorotan tersebut terletak pada aspek...
A
Penulisan huruf kapital untuk nama geografi atau nama diri.
B
Penggunaan konjungsi dan kata penghubung yang tidak tepat.
C
Pilihan kata yang terlalu informal untuk konteks resmi.
D
Struktur kalimat yang tidak efektif dan bertele-tele.
E
Penggunaan tanda baca koma yang berlebihan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 36 menegaskan bahwa Bahasa Negara adalah Bahasa Indonesia. Ketetapan ini tidak hanya bersifat deklaratif, tetapi juga imperatif, menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia memiliki kedudukan hukum tertinggi dan berfungsi sebagai alat pemersatu bangsa, identitas nasional, dan sarana komunikasi resmi negara. Namun, dalam praktik, masih banyak papan nama jalan, nama gedung, atau iklan komersial yang menggunakan bahasa asing secara dominan, bahkan tanpa padanan Bahasa Indonesia. Fenomena ini menunjukkan adanya erosi terhadap kedaulatan bahasa, yang berpotensi mengurangi kebanggaan nasional terhadap Bahasa Indonesia. Sebagai ASN yang menjunjung tinggi konstitusi dan integritas kebangsaan, bagaimana Anda mengimplementasikan nilai Pasal 36 UUD 1945 ini dalam konteks menjaga kedaulatan Bahasa Indonesia di ruang publik?
A
Menggagas peraturan daerah atau kebijakan internal yang mewajibkan penggunaan Bahasa Indonesia pada seluruh papan nama, iklan, dan komunikasi publik, serta memberikan sanksi bagi pelanggar setelah periode sosialisasi.
B
Mendorong kesadaran masyarakat melalui kampanye publik tentang pentingnya Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara, dengan menyoroti dampak negatif dominasi bahasa asing terhadap identitas nasional.
C
Berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menertibkan langsung papan nama atau iklan yang melanggar ketentuan penggunaan Bahasa Indonesia di ruang publik tanpa padanan yang jelas.
D
Memberikan contoh konkret dengan selalu menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam setiap komunikasi, serta mendorong rekan kerja untuk melakukan hal yang sama sebagai bentuk implementasi kesadaran berkonstitusi.
E
Mengusulkan program insentif bagi pelaku usaha atau institusi yang secara konsisten dan kreatif menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam identitas visual dan komunikasi mereka.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di sebuah dusun terpencil di kaki Gunung Merapi, Dusun Pucuk Harapan, seorang guru muda bernama Bu Lestari menghadapi tantangan besar. Murid-muridnya lebih fasih menggunakan bahasa daerah yang kaya, dan menganggap Bahasa Indonesia sebagai mata pelajaran yang kaku serta kurang relevan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Bu Lestari seringkali merasa putus asa, namun ia teringat akan kisah perjuangan seorang tokoh bangsa yang dengan gigih meyakinkan seluruh pemuda dari berbagai suku dan pulau untuk mengikrarkan satu bahasa persatuan, di tengah keberagaman yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Tokoh tersebut berhasil menanamkan kesadaran bahwa bahasa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga fondasi utama untuk membangun identitas bangsa yang satu dan padu. Berkat inspirasi dari semangat tokoh tersebut, Bu Lestari kembali bersemangat, mencari cara-cara kreatif untuk mengajarkan Bahasa Indonesia agar lebih dicintai dan dipahami oleh murid-muridnya, sebagai jembatan yang menghubungkan mereka dengan saudara sebangsa di seluruh penjuru Nusantara. Siapakah tokoh nasional yang paling relevan menginspirasi Bu Lestari dalam narasi tersebut, terutama mengingat perannya dalam mengukuhkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan bangsa?
A
Mohammad Hatta
B
Soekarno
C
Ki Hajar Dewantara
D
Mohammad Yamin
E
Sutan Takdir Alisjahbana

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Balai Pustaka, yang didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda pada awal abad ke-20, memiliki tujuan awal yang ambivalen: di satu sisi ingin 'mendidik' pribumi melalui bacaan 'aman', di sisi lain juga berfungsi sebagai alat kontrol terhadap penyebaran ide-ide radikal. Namun, secara paradoks, lembaga ini justru menjadi inkubator penting bagi perkembangan Bahasa Melayu menjadi Bahasa Indonesia modern dan lahirnya sastra Indonesia. Bagaimana dualisme fungsi Balai Pustaka ini secara efektif mempercepat proses modernisasi Bahasa Indonesia dan pengukuhan statusnya sebagai bahasa kebangsaan, meskipun niat awalnya berbeda?
A
Balai Pustaka secara tidak sengaja menyediakan infrastruktur percetakan dan distribusi buku yang luas, sehingga Bahasa Melayu/Indonesia dapat menjangkau pembaca di berbagai wilayah Nusantara.
B
Meskipun dengan sensor, Balai Pustaka mendorong standardisasi Bahasa Melayu dalam penulisan dan penerbitan, yang menjadi cikal bakal baku Bahasa Indonesia.
C
Para penulis pribumi menggunakan Balai Pustaka sebagai wadah untuk menyalurkan gagasan-gagasan nasionalisme secara terselubung, di balik cerita-cerita 'aman' yang diterbitkan.
D
Balai Pustaka menciptakan audiens pembaca yang lebih luas di kalangan pribumi, yang kemudian menuntut lebih banyak karya sastra dan pengetahuan dalam bahasa mereka sendiri.
E
Kontrol Balai Pustaka terhadap isi buku secara ironis memicu para intelektual pribumi untuk mengembangkan gaya penulisan yang lebih canggih dan simbolik, menghindari sensor namun tetap menyuarakan aspirasi bangsa.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Manakah dari opsi berikut yang menunjukkan pemenggalan kata yang tidak tepat menurut kaidah Ejaan yang Disempurnakan (EBI)?
A
Te - ri - ma
B
Per - ta - ma
C
Sa - u - da - ra
D
Pe - ngem - bang
E
Ke - ber - sih - an

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.