PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia

Halaman 8. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

Perhatikan kalimat: 'Wanita berbaju merah itu sangat cantik sekali.' Kalimat berikut yang memiliki kesamaan fungsi imbuhan ber- dengan kata 'berbaju' adalah...
A
Tanpa diduga, ia berteriak kencang sekali
B
Ia datang menjemputku dengan bersepeda
C
Jangan bersedih hati, ia pasti datang
D
Bersepatu hak tinggi bukan masalah untukku
E
Ia suka sekali berenang bersama kakaknya

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Manakah di antara kalimat-kalimat berikut yang seluruh katanya sudah sesuai dengan standar kata baku?
A
Tolong bilang dulu ke Ibu kalau mau pinjam motor
B
Hadirin sekalian, silahkan menempati kursi masing-masing
C
Mohon maaf, hubungan kita hanya bisa sampai di sini saja
D
Saya berhalangan hadir di kantor hari ini karena kondisi kesehatan
E
Istri Pak Hasan sedang menderita sakit yang cukup parah

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di Negeri Pelita yang baru saja merdeka, Perdana Menteri Bayu menghadapi tantangan besar. Meskipun kaya akan keberagaman budaya dan bahasa daerah di antara Suku Mentari, Suku Gemilang, dan Suku Bintang, komunikasi lintas suku seringkali terhambat. Bayu melihat bahwa keberadaan banyak bahasa daerah, tanpa bahasa pengikat, dapat menghambat persatuan dan pembangunan bangsa. Dengan semangat kebangsaan yang membara, ia gigih memperjuangkan agar "Bahasa Persatuan Nusantara" diangkat sebagai bahasa resmi dan pengantar di seluruh penjuru negeri. Ia berhasil meyakinkan rakyat bahwa bahasa persatuan ini bukan untuk menghilangkan bahasa daerah, melainkan sebagai jembatan komunikasi dan identitas kolektif yang kokoh. Sosok Perdana Menteri Bayu, dengan perjuangannya dalam mengukuhkan "Bahasa Persatuan Nusantara" demi persatuan bangsa, paling mencerminkan semangat dan kontribusi tokoh nasional Indonesia pada masa perjuangan kemerdekaan, yaitu...
A
Mohammad Yamin
B
Soekarno
C
Wage Rudolf Supratman
D
Ki Hajar Dewantara
E
Jenderal Soedirman

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di era banjir informasi, narasi hoaks dan disinformasi sering kali dikemas dengan pilihan kata yang provokatif, struktur kalimat yang ambigu, dan retorika manipulatif, sehingga mudah memperdaya masyarakat awam dan memicu perpecahan. Fenomena ini mengancam stabilitas sosial dan ketahanan nasional. Dalam konteks upaya menjaga ketahanan bangsa dan mengedukasi publik, bagaimana penguasaan dan pemanfaatan Bahasa Indonesia yang baik dan benar oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat menjadi benteng pertahanan *paling efektif* terhadap ancaman disinformasi?
A
Dengan secara proaktif menyebarkan informasi yang benar dalam Bahasa Indonesia baku melalui saluran resmi untuk meng-counter narasi hoaks yang beredar.
B
Dengan mengajarkan masyarakat luas cara mengidentifikasi ujaran provokatif dan struktur kalimat ambigu melalui program literasi Bahasa Indonesia.
C
Dengan menjadi teladan dalam penggunaan bahasa yang lugas, jelas, faktual, dan tidak memecah belah dalam setiap komunikasi resmi maupun pribadi, sehingga membangun kepercayaan publik terhadap informasi pemerintah dan meningkatkan daya kritis masyarakat.
D
Dengan mengembangkan aplikasi pendeteksi hoaks berbasis analisis linguistik Bahasa Indonesia untuk membantu masyarakat memverifikasi kebenaran informasi.
E
Dengan mengeluarkan regulasi ketat yang melarang penggunaan Bahasa Indonesia yang menyesatkan atau provokatif di media sosial.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dalam proses perubahan naskah proklamasi dari tulisan tangan menjadi teks ketikan (otentik), terdapat beberapa perubahan redaksional. Manakah perubahan yang benar?
A
Kata 'Tempoh' diubah menjadi 'Tempo'
B
Kata 'Sukarno' diubah menjadi 'Soekarno'
C
Format tanggal '17-08-1945' diubah menjadi '17-08-05'
D
Kata 'Atas nama bangsa Indonesia' diubah menjadi 'Wakil-wakil bangsa Indonesia'
E
Kata 'Kemerdekaan' diubah menjadi 'Kebebasan'

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Berikut ini adalah kalimat yang menggunakan kata kerja transitif (memerlukan objek), KECUALI...
A
Polisi menangkap pencuri itu
B
Ibu membeli sayuran di pasar
C
Ban mobil itu meledak di jalan tol
D
Pemulung itu memungut barang bekas
E
Kakak membacakan adik sebuah dongeng

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dalam paragraf yang membahas tentang penggunaan kimono bagi hijabers, kalimat manakah yang merupakan kalimat utama? (1) Saat ini memakai kimono bagi yang berhijab tidak lagi menjadi masalah. (2) Hal itu disebabkan sudah terdapat toko...
A
Kalimat (1)
B
Kalimat (2)
C
Kalimat (3)
D
Kalimat (4)
E
Kalimat (5)

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Balai Pustaka, yang didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda pada awal abad ke-20, memiliki tujuan awal yang ambivalen: di satu sisi ingin 'mendidik' pribumi melalui bacaan 'aman', di sisi lain juga berfungsi sebagai alat kontrol terhadap penyebaran ide-ide radikal. Namun, secara paradoks, lembaga ini justru menjadi inkubator penting bagi perkembangan Bahasa Melayu menjadi Bahasa Indonesia modern dan lahirnya sastra Indonesia. Bagaimana dualisme fungsi Balai Pustaka ini secara efektif mempercepat proses modernisasi Bahasa Indonesia dan pengukuhan statusnya sebagai bahasa kebangsaan, meskipun niat awalnya berbeda?
A
Balai Pustaka secara tidak sengaja menyediakan infrastruktur percetakan dan distribusi buku yang luas, sehingga Bahasa Melayu/Indonesia dapat menjangkau pembaca di berbagai wilayah Nusantara.
B
Meskipun dengan sensor, Balai Pustaka mendorong standardisasi Bahasa Melayu dalam penulisan dan penerbitan, yang menjadi cikal bakal baku Bahasa Indonesia.
C
Para penulis pribumi menggunakan Balai Pustaka sebagai wadah untuk menyalurkan gagasan-gagasan nasionalisme secara terselubung, di balik cerita-cerita 'aman' yang diterbitkan.
D
Balai Pustaka menciptakan audiens pembaca yang lebih luas di kalangan pribumi, yang kemudian menuntut lebih banyak karya sastra dan pengetahuan dalam bahasa mereka sendiri.
E
Kontrol Balai Pustaka terhadap isi buku secara ironis memicu para intelektual pribumi untuk mengembangkan gaya penulisan yang lebih canggih dan simbolik, menghindari sensor namun tetap menyuarakan aspirasi bangsa.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Seorang auditor internal menemukan bahwa beberapa dokumen resmi penting yang diterbitkan oleh sebuah direktorat jenderal di salah satu kementerian memiliki inkonsistensi serius dalam penggunaan ejaan, tanda baca, dan tata bahasa baku, meskipun Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) telah diimplementasikan secara luas. Inkonsistensi ini tidak hanya ditemukan pada dokumen internal, tetapi juga pada surat-menyurat dengan lembaga lain. Mengapa konsistensi dalam penerapan PUEBI oleh ASN dan lembaga negara, selain sebagai kepatuhan pada kaidah bahasa, merupakan cerminan esensial dari nilai integritas dan profesionalisme aparatur negara?
A
Menunjukkan bahwa ASN memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap perubahan aturan dan pedoman yang dikeluarkan pemerintah pusat.
B
Mencerminkan ketelitian, ketertiban, dan tanggung jawab ASN dalam menjalankan tugas administratif, yang fundamental untuk membangun kepercayaan publik terhadap kredibilitas dan kapabilitas institusi pemerintah.
C
Mempermudah proses audit dan verifikasi dokumen oleh pihak eksternal, karena adanya standarisasi bahasa yang jelas dan seragam.
D
Mengurangi potensi kesalahpahaman atau ambiguitas dalam interpretasi kebijakan, yang dapat berujung pada inefisiensi atau perselisihan hukum.
E
Memperkuat citra Bahasa Indonesia sebagai bahasa yang teratur, modern, dan dihormati di mata komunitas internasional.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di Kota Harmoni, seorang penulis muda bernama Galih seringkali kesulitan menuangkan idenya dalam tulisan yang mudah dipahami. Karyanya cenderung menggunakan diksi yang rumit dan struktur kalimat yang berbelit-belit, warisan dari gaya penulisan sastra lama yang ia pelajari. Pak Budi, seorang redaktur senior yang bijaksana, melihat potensi Galih namun menyarankan agar ia menyederhanakan bahasanya, menggunakan kalimat efektif, dan membuang frasa-frasa usang. 'Bahasa itu alat komunikasi, Galih,' ujar Pak Budi. 'Lihatlah bagaimana Bahasa Indonesia kita berkembang. Dari bahasa yang terkesan kedaerahan dan kuno, ia berevolusi menjadi bahasa yang modern, lugas, dan mampu menampung berbagai pemikiran kompleks, berkat semangat para tokoh yang visioner. Kita harus memastikan bahasa ini terus relevan dan efisien untuk generasi mendatang.' Semangat modernisasi dan efisiensi bahasa yang ditekankan Pak Budi dalam nasihatnya kepada Galih paling relevan dengan pemikiran dan perjuangan tokoh nasional dalam bidang Bahasa Indonesia, yaitu...
A
Sutan Takdir Alisjahbana
B
Chairil Anwar
C
Pramoedya Ananta Toer
D
Sanusi Pane
E
Amir Hamzah

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.