PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia

Halaman 9. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

Di Desa Mekar Jaya, yang terletak di kaki Gunung Seroja, hiduplah Pak Tulus, seorang sesepuh desa yang sangat menjunjung tinggi Bahasa Indonesia baku. Beliau selalu menekankan pentingnya penggunaan bahasa yang baik dan benar dalam setiap kesempatan, terutama saat upacara bendera atau rapat desa. Menurutnya, Bahasa Indonesia adalah tiang penyangga persatuan bangsa, dan setiap kata harus diucapkan dengan penuh hormat sesuai kaidah yang diajarkan di sekolah dahulu. Namun, cucu Pak Tulus, Lia, yang aktif di media sosial dan sering berinteraksi dengan teman-temannya dari berbagai kota, memiliki gaya berbahasa yang jauh berbeda. Lia sering mencampur Bahasa Indonesia dengan istilah-istilah gaul, singkatan-singkatan populer di internet, bahkan terkadang menyelipkan kata-kata dari bahasa asing yang dianggapnya lebih "keren" dan ekspresif. Lia berpendapat bahwa bahasa itu hidup dan dinamis, harus mampu beradaptasi agar tidak ketinggalan zaman dan tetap relevan bagi generasi muda. Pak Tulus merasa khawatir identitas Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan akan luntur jika terus-menerus bercampur. Sementara Lia berargumen bahwa adaptasi justru membuat Bahasa Indonesia tetap relevan dan dicintai generasi muda. Perbedaan pandangan dan pola penggunaan Bahasa Indonesia antara Pak Tulus dan Lia, jika dikaitkan dengan fungsi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional dan perkembangan zaman, paling tepat menunjukkan bahwa...
A
Penggunaan bahasa gaul dan asing merupakan ancaman serius bagi kelestarian Bahasa Indonesia baku sebagai identitas nasional yang harus dihentikan sepenuhnya.
B
Dinamika bahasa adalah keniscayaan dalam perkembangan zaman, namun adaptasi harus tetap berlandaskan pada kaidah kebahasaan agar fungsi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional tidak tergerus.
C
Generasi muda cenderung mengabaikan pentingnya Bahasa Indonesia baku karena pengaruh globalisasi dan teknologi yang tak terbendung.
D
Bahasa Indonesia akan terus berkembang dan beradaptasi tanpa perlu khawatir kehilangan identitasnya karena posisinya sebagai bahasa negara sudah kokoh dan dijamin undang-undang.
E
Pemerintah harus lebih gencar melakukan sosialisasi dan penindakan terhadap penggunaan bahasa yang tidak sesuai kaidah untuk menjaga kemurnian bahasa persatuan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Kecamatan Bima Sakti menunjukkan fenomena menarik dalam evolusi penggunaan Bahasa Indonesia untuk komunikasi publik di lingkungan kelurahan. Pada era 1980-an, kepemimpinan Bapak Lurah Jaya secara konsisten mendorong penerapan Bahasa Indonesia baku, struktur kalimat yang rapi, penghindaran serapan asing yang tidak perlu, serta ketatnya kaidah PUEBI, mencerminkan semangat kebangsaan yang kuat. Kontrasnya, di masa kini, Ibu Lurah Lestari dan staf muda kelurahan cenderung mengadopsi gaya yang lebih kasual, banyak menggunakan istilah serapan langsung dari bahasa Inggris ('urgent call', 'deadline submission'), dan singkatan populer dalam pengumuman via media sosial, dengan dalih kemudahan pemahaman bagi generasi milenial. Namun, praktik ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga senior akan kelunturan standar kebahasaan. Dari perspektif sosiolinguistik, perbandingan praktik komunikasi kebahasaan di Kecamatan Bima Sakti ini paling tepat mengilustrasikan dinamika yang mendasari...
A
Pergeseran paradigma dari penegakan kaidah preskriptif kebahasaan menuju adaptasi fungsional demi inklusivitas komunikasi publik.
B
Perubahan preferensi demografi masyarakat terhadap media komunikasi daring yang lebih interaktif.
C
Peningkatan kapasitas linguistik staf kelurahan dalam mengadopsi kosakata asing secara fleksibel.
D
Evolusi peran pemerintahan lokal dalam menanggapi tuntutan globalisasi dan modernisasi birokrasi.
E
Dilema antara pelestarian identitas budaya melalui bahasa dan kebutuhan untuk efisiensi pesan di era digital.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Manakah di antara kalimat berikut yang menggunakan kata baku sesuai dengan Kaidah Bahasa Indonesia yang benar?
A
Kami sedang menganalisa data survei tersebut.
B
Apotik itu menjual obat generik dengan harga murah.
C
Jadwal praktek dokter gigi dimulai pukul lima sore.
D
Ijazah asli harus dilampirkan saat pendaftaran.
E
Ia membeli cindera mata untuk keluarganya.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Cermati kalimat-kalimat di bawah ini. Kalimat yang memuat kata dengan makna konotasi (kiasan) adalah...
A
Cahaya bulan purnama sangat indah menerangi kegelapan
B
Karena panik, pengemudi itu membanting setir ke arah kiri
C
Pihak kepolisian baru saja menangkap seorang pencuri kambing hitam
D
Banyak tikus yang berkeliaran di gudang belakang rumah
E
Perkara sengketa tersebut akhirnya diselesaikan di meja hijau

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Cermati potongan paragraf berikut: (1) Bahasa memiliki sistem dan bukan sekadar alat bicara. (2) Oleh sebab itu, menggunakan bahasa berarti tunduk pada aturan yang berlaku. (3) [...]. (4) Aturan yang tersirat muncul melalui intuisi pengguna bahasa. (5) Aturan yang tersurat dapat dilihat pada buku pedoman dan kamus. Kalimat yang paling pas untuk mengisi bagian rumpang (3) agar paragraf menjadi koheren adalah...
A
Pengguna bahasa wajib memahami setiap kosa kata.
B
Kaidah dalam berbahasa dapat berupa hal yang tersirat maupun tersurat.
C
Bahasa menjadi identitas utama bagi suatu bangsa.
D
Kamus merupakan referensi utama dalam menulis karya ilmiah.
E
Aturan bahasa sering kali sulit untuk dipraktikkan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi global, Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk membentuk dan membakukan istilah-istilah baru dalam Bahasa Indonesia. Proses ini melibatkan kerja keras lembaga kebahasaan untuk mengadaptasi, menyerap, atau menciptakan padanan kata dari bahasa asing, seringkali diwarnai perdebatan panjang. Evaluasi mengapa keberhasilan pembentukan dan pembakuan istilah ilmiah dan teknologi dalam Bahasa Indonesia secara mandiri, terlepas dari kerumitannya, merupakan indikator krusial bagi kemandirian intelektual dan kedaulatan bangsa di era informasi global?
A
Penggunaan istilah baku dalam Bahasa Indonesia memudahkan masyarakat umum memahami konsep ilmiah dan teknologi, sehingga meningkatkan literasi sains nasional.
B
Pembentukan istilah mandiri mengurangi ketergantungan pada penerjemahan langsung, yang seringkali menyebabkan ambiguitas dan ketidakakuratan dalam transfer pengetahuan.
C
Kemampuan menciptakan dan membakukan istilah sendiri menandakan bahwa Bahasa Indonesia memiliki kapasitas untuk menjadi medium ilmu pengetahuan tingkat tinggi, yang esensial bagi pengembangan peradaban dan inovasi bangsa tanpa dominasi asing.
D
Proses pembakuan istilah secara nasional mendorong kolaborasi antarilmuwan dan pakar bahasa, memperkuat jaringan keilmuan di Indonesia.
E
Memiliki korpus istilah ilmiah yang lengkap dalam Bahasa Indonesia akan meningkatkan daya saing global dalam publikasi ilmiah dan paten, memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Bacalah paragraf berikut dengan saksama: 'Pada era globalisasi ini, banyak sekali masyarakat khususnya para milenial yang sudah mulai melupakan bahasa ibu. Padahal, bahasa daerah dan bahasa nasional (bahasa Indonesia) merupakan identitas bangsa yang harus dijunjung tinggi dan dilestarikan. Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam setiap kesempatan.' Analisis paragraf tersebut dan tentukan bagian kalimat yang mengandung ketidakefektifan paling signifikan berdasarkan kaidah Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dan prinsip keefektifan kalimat, serta bagaimana perbaikan yang paling tepat untuk bagian tersebut.
A
Kalimat pertama: Frasa 'banyak sekali masyarakat khususnya para milenial' sebaiknya diperbaiki menjadi 'banyak masyarakat, terutama milenial'. Perbaikan ini menghilangkan pemborosan kata dan membuat kalimat lebih formal.
B
Kalimat kedua: Penulisan 'bahasa nasional (bahasa Indonesia)' sebaiknya diganti menjadi 'bahasa Nasional (Bahasa Indonesia)' untuk mengikuti kaidah kapitalisasi nama bahasa dan istilah kenegaraan.
C
Kalimat ketiga: Frasa 'bahasa Indonesia yang baik dan benar' sebaiknya diubah menjadi 'bahasa Indonesia sesuai kaidah' untuk lebih memperjelas standar penggunaan bahasa.
D
Kalimat pertama: Frasa 'melupakan bahasa ibu' sebaiknya diganti menjadi 'mengabaikan bahasa daerah dan nasional' untuk menghindari ambiguitas makna 'bahasa ibu' dalam konteks ini.
E
Kalimat ketiga: Bagian 'sudah sepatutnya kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga' sebaiknya diperbaiki menjadi 'sudah sepatutnya kita sebagai warga negara Indonesia bangga' atau 'kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga'. Perbaikan ini menghilangkan redundansi penggunaan dua penanda kewajiban sekaligus ('sudah sepatutnya' dan 'harus'), sehingga kalimat lebih efektif dan sesuai PUEBI.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di Kecamatan Bima Sakti pada era 1980-an, Bapak Lurah Jaya selalu menekankan pentingnya penggunaan Bahasa Indonesia yang baku dan santun dalam setiap surat dinas, pengumuman kepada warga, bahkan dalam percakapan resmi di kantor kelurahan. Para staf diwajibkan menyusun kalimat dengan struktur yang rapi, menghindari serapan asing yang tidak perlu, dan memastikan setiap pesan disampaikan dengan kejelasan tanpa ambiguitas, mencerminkan semangat kebangsaan yang kuat terhadap bahasa persatuan. Poster-poster informasi publik pun dibuat dengan kaidah PUEBI yang ketat. Namun, kini di Kecamatan Bima Sakti yang sama, generasi muda staf kelurahan, yang dipimpin oleh Ibu Lurah Lestari, seringkali mengunggah pengumuman melalui media sosial dengan gaya bahasa yang lebih kasual, banyak menyertakan istilah serapan langsung dari bahasa Inggris seperti 'urgent call', 'deadline submission', atau 'sharing session', serta menggunakan singkatan populer. Meskipun tujuannya agar lebih mudah dipahami oleh generasi milenial, beberapa warga senior merasa bahwa standar kebahasaan mulai luntur dan keaslian Bahasa Indonesia kurang terjaga. Perbandingan praktik penggunaan Bahasa Indonesia di Kecamatan Bima Sakti dari era 1980-an hingga saat ini, sebagaimana diceritakan di atas, paling tepat menunjukkan perubahan dalam hal...
A
tingkat kepatuhan terhadap kaidah kebahasaan baku dalam ranah publik dan resmi.
B
fungsi Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi utama masyarakat.
C
jumlah kosakata Bahasa Indonesia yang aktif digunakan dalam percakapan sehari-hari.
D
peran Bahasa Indonesia dalam mempererat persatuan antarsuku bangsa di daerah tersebut.
E
pengaruh media massa terhadap perkembangan struktur kalimat Bahasa Indonesia.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Manakah di antara kalimat-kalimat berikut yang seluruh katanya sudah sesuai dengan standar kata baku?
A
Tolong bilang dulu ke Ibu kalau mau pinjam motor
B
Hadirin sekalian, silahkan menempati kursi masing-masing
C
Mohon maaf, hubungan kita hanya bisa sampai di sini saja
D
Saya berhalangan hadir di kantor hari ini karena kondisi kesehatan
E
Istri Pak Hasan sedang menderita sakit yang cukup parah

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Manakah di antara kalimat berikut yang menggunakan kata baku yang tepat sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI)?
A
Ibu membeli obat di apotik dekat rumah.
B
Kakak sedang menyusun jadwal praktek dokter.
C
Kita harus berpikir positif dalam menghadapi masalah.
D
Atlet itu sangat handal dalam cabang lari.
E
Nasehat orang tua harus selalu didengarkan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.