Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 9. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 81
Link Soal
Bacalah teks berikut:
'Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Kita harus memulainya dari diri kita sendiri dengan hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan. Setelah itu, kita bisa mengajak lingkungan terdekat seperti keluarga dan tetangga. Dengan kesadaran bersama, menjaga kebersihan bukan lagi beban berat.'
Apa ide pokok yang terkandung dalam paragraf di atas?
A
Kebersihan diri harus didahulukan dibanding lingkungan
B
Menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kolektif
C
Pentingnya kesadaran untuk keberhasilan kebersihan
D
Kebersihan lingkungan adalah tugas yang ringan
E
Setiap pribadi bertanggung jawab atas kebersihan
NO. 82
Link Soal
Berdasarkan teks tentang video NASA di Hari Bumi, simpulan yang paling tepat mengenai perubahan bumi yang diamati melalui satelit SeaWiFS selama 20 tahun adalah...
A
NASA membuat video tentang perubahan bumi
B
Bumi mengalami perubahan dalam dua dasawarsa
C
Keadaan bumi saat ini dapat dilihat dari luar angkasa
D
Bumi setiap hari melakukan pernapasan dan berubah
E
Perubahan bumi merupakan tanggapan atas berbagai hal
NO. 83
Link Soal
Di Desa Cakrawala, Pak Budi, seorang pensiunan guru Bahasa Indonesia, sering mengamati perubahan dalam penggunaan bahasa oleh generasi muda. Ia teringat bagaimana di masa mudanya, penggunaan Bahasa Indonesia sangat dijunjung tinggi keformalannya, terutama dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan resmi. Kata-kata serapan dari bahasa daerah atau asing selalu melalui proses adaptasi yang ketat dan seringkali dianggap kurang pantas jika digunakan tanpa konteks yang tepat. Kini, ia melihat cucunya, Rio, dan teman-temannya di media sosial dengan mudahnya mencampuradukkan Bahasa Indonesia baku dengan istilah-istilah gaul, singkatan, dan kata-kata serapan dari bahasa asing yang langsung diadopsi tanpa penyesuaian. Fenomena ini membuat Pak Budi merenungkan tantangan besar yang dihadapi Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Berdasarkan narasi tersebut, perbandingan penerapan Bahasa Indonesia di masa lalu dan masa kini menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional adalah dalam aspek...
A
peningkatan daya tarik dan fleksibilitas bahasa agar lebih relevan dengan perkembangan zaman.
B
pelestarian kaidah kebahasaan baku sebagai fondasi identitas dan pemersatu bangsa.
C
diversifikasi penggunaan bahasa di berbagai platform komunikasi digital.
D
kemampuan beradaptasi dengan masuknya kosakata baru dari bahasa asing dan daerah.
E
efisiensi komunikasi lintas generasi dan budaya dalam era globalisasi.
NO. 84
Link Soal
Seorang staf Humas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang menyusun draf laporan kinerja tahunan. Ia harus memastikan bahwa semua kalimat yang digunakan dalam laporan tersebut sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia baku, khususnya terkait pemilihan kata. Dari lima draf pernyataan yang ia siapkan, manakah pernyataan yang seluruhnya menggunakan kata baku dan siap untuk dipublikasikan tanpa perlu revisi kebahasaan?
A
Pentingnya aktifitas koordinasi antar departemen tidak dapat dilepaskan dari upaya peningkatan efisiensi kerja.
B
Analisa dampak kebijakan baru tersebut membutuhkan data yang valid dan terpercaya.
C
Setiap aktivitas harus melalui analisis risiko yang komprehensif untuk menjaga sistem tetap efektif dan akuntabel.
D
Pemerintah terus berupaya meminimalisir resiko inflasi dengan menerapkan strategi moneter yang cermat.
E
Sistim pengawasan internal perlu diperkuat untuk menjamin integritas dan transparansi setiap proses administrasi.
NO. 85
Link Soal
Bacalah paragraf berikut dengan cermat:
"Meskipun angka pengangguran menurun secara signifikan, namun pemerintah tetap berkomitmen untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi lulusan perguruan tinggi. Hal ini dikarenakan persaingan di dunia kerja semakin ketat, sehingga banyak sarjana yang belum mendapatkan pekerjaan sesuai dengan latar belakang pendidikannya."
Manakah perbaikan yang paling tepat untuk paragraf di atas agar menjadi lebih efektif dan sesuai dengan kaidah kebahasaan baku?
A
Menghilangkan kata "namun" karena berlebihan setelah "Meskipun".
B
Mengganti frasa "Hal ini dikarenakan" menjadi "Hal ini terjadi karena".
C
Menggabungkan kedua kalimat menjadi satu kalimat majemuk yang lebih padu.
D
Mengubah "lulusan perguruan tinggi" menjadi "sarjana" untuk konsistensi.
E
Menambahkan konjungsi "dengan demikian" sebelum "sehingga" pada kalimat kedua.
NO. 86
Link Soal
Sebuah rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) yang sangat krusial untuk implementasi kebijakan publik mengalami penundaan signifikan dalam pengesahannya. Penundaan ini disebabkan oleh banyaknya pasal yang menggunakan frasa ambigu, terminologi yang tidak konsisten, serta struktur kalimat yang multitafsir, sehingga menimbulkan perdebatan dan berbagai interpretasi di kalangan pemangku kepentingan dan ahli hukum. Sebagai akibatnya, masyarakat tidak mendapatkan kepastian hukum terkait kebijakan tersebut. Dalam konteks fungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa hukum dan administrasi negara, prinsip fundamental tata kelola pemerintahan yang *paling* terganggu oleh kondisi tersebut adalah...
A
Efisiensi birokrasi, karena membutuhkan klarifikasi dan revisi berulang yang memakan waktu dan sumber daya.
B
Partisipasi publik, sebab masyarakat akan kesulitan memahami isi RPP sehingga sulit memberikan masukan yang berkualitas.
C
Transparansi, karena informasi yang tidak jelas menyulitkan pengawasan publik terhadap proses legislasi dan implementasi kebijakan.
D
Akuntabilitas dan kepastian hukum, karena ambiguitas bahasa membuka celah untuk penyalahgunaan wewenang dan ketidakseragaman dalam penegakan hukum, yang merugikan masyarakat.
E
Responsivitas pemerintah, karena proses adaptasi kebijakan terhadap dinamika sosial menjadi terhambat oleh kekaburan bahasa dalam regulasi.
NO. 87
Link Soal
Di sebuah federasi kepulauan yang baru merdeka bernama Bhinneka Raya, dengan lebih dari 300 suku bangsa dan beragam bahasa daerah, para pemimpin muda dari berbagai organisasi kebangsaan berkumpul dalam sebuah Kongres Pemuda di kota Harmoni pada tahun 1928. Mereka menghadapi tantangan besar: bagaimana menyatukan identitas bangsa yang baru lahir agar tidak terpecah belah oleh perbedaan yang ada. Salah satu agenda krusial adalah penetapan bahasa nasional. Berbagai opsi dipertimbangkan, termasuk bahasa dengan jumlah penutur terbanyak dan bahasa-bahasa dengan tradisi literatur yang kaya. Namun, setelah perdebatan panjang, mereka sepakat untuk mengangkat sebuah bahasa yang telah lama berfungsi sebagai bahasa perdagangan dan komunikasi antarpulau, sebuah bahasa yang netral dan relatif mudah dipelajari oleh berbagai kelompok etnis, meskipun bukan merupakan bahasa ibu dari kelompok etnis terbesar. Keputusan memilih bahasa tersebut sebagai bahasa nasional Bhinneka Raya, sebagaimana tercermin dalam narasi, paling erat kaitannya dengan pertimbangan historis Bahasa Indonesia yang menekankan pada...
A
Peran strategisnya sebagai bahasa pergaulan (lingua franca) yang telah diterima luas di seluruh wilayah kepulauan.
B
Kekayaan kosa kata dan struktur gramatikalnya yang lebih kompleks dibandingkan bahasa daerah lainnya.
C
Jumlah penutur aslinya yang mendominasi populasi Bhinneka Raya sejak zaman dahulu kala.
D
Dukungan kuat dari kekuatan kolonial untuk mempermudah administrasi pemerintahan.
E
Kemudahannya dalam menerjemahkan teks-teks keagamaan dari bahasa-bahasa Timur Tengah dan Barat.
NO. 88
Link Soal
Kesimpulan yang dapat ditarik dari bacaan tentang tugas guru tersebut adalah bahwa pemberian les tambahan diperbolehkan asalkan...
A
Mendapatkan keuntungan finansial yang besar
B
Dilakukan saat tidak mengajar di sekolah
C
Bertujuan meningkatkan pemahaman siswa yang kurang
D
Dapat meningkatkan popularitas sekolah
E
Hanya diberikan kepada siswa terbaik
NO. 89
Link Soal
Bacalah kalimat-kalimat berikut dengan saksama. Manakah kalimat yang paling tepat dan memenuhi kaidah Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEB) serta prinsip keefektifan kalimat?
A
Meskipun begitu, banyak individu yang masih belum memahami betul akan pentingnya literasi digital, sehingga problem serius kian marak.
B
Pemerintah berencana akan segera meluncurkan program pelatihan, untuk tingkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi era disrupsi informasi.
C
Penyebaran hoaks, dan misinformasi adalah tantangan utama; yang harus diatasi oleh seluruh elemen bangsa.
D
Untuk mencapai tujuan tersebut, perlu adanya sinergi antar pihak, baik itu pemerintah, swasta, maupun komunitas.
E
Peningkatan kesadaran akan pentingnya verifikasi informasi merupakan langkah awal yang krusial untuk membangun masyarakat yang cerdas digital.
NO. 90
Link Soal
Di kota fiktif Puspanegara pada era 1980-an, Bapak Suryo, seorang pegawai administrasi kelurahan, sering kali menulis surat edaran atau pengumuman dengan gaya bahasa yang cenderung santai, banyak menggunakan akronim lokal, dan terkadang mencampuradukkan bahasa daerah dengan Bahasa Indonesia tanpa memperhatikan struktur kalimat baku. Sebagai contoh, sebuah pengumuman kerja bakti bisa berbunyi: 'Warga dimohon kumpul di balai besok pagi jam 7, ada gawean bersih-bersih'. Empat puluh tahun kemudian, di kelurahan yang sama, Ibu Sari, yang kini menjabat posisi serupa, selalu memastikan setiap dokumen resmi, baik surat, laporan, maupun pengumuman di media sosial kelurahan, disusun dengan mengacu pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEB) dan kaidah tata bahasa baku. Kalimat yang digunakan pun formal, lugas, dan terstruktur sesuai standar Bahasa Indonesia. Contohnya: 'Seluruh warga diimbau untuk berkumpul di balai kelurahan pada hari Sabtu, 20 Mei 2023, pukul 07.00 WIB dalam rangka kegiatan kerja bakti kebersihan lingkungan.'
Perbandingan penerapan Bahasa Indonesia antara Bapak Suryo di masa lalu dan Ibu Sari di masa kini dalam narasi di atas paling tepat menggambarkan perubahan fokus pada aspek...
A
Penggunaan diksi yang lebih puitis dan emotif dalam komunikasi formal.
B
Peningkatan urgensi untuk menyesuaikan bahasa dengan tren global dan kata serapan asing.
C
Penekanan pada standardisasi, kebakuan, dan formalitas bahasa dalam ruang publik dan administratif.
D
Kebebasan ekspresi yang lebih besar dalam penggunaan bahasa untuk menyampaikan pesan yang efektif.
E
Pergeseran dari komunikasi tertulis ke lisan yang lebih efisien dan langsung.