Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 1. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 1
Link Soal
Dalam menghadapi tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi informasi, konsep Bela Negara tidak lagi hanya terbatas pada aspek pertahanan militer konvensional. Transformasi digital yang membawa ancaman hibrida seperti serangan siber, penyebaran disinformasi, dan erosi nilai-nilai Pancasila menuntut adaptasi pemahaman dan implementasi Bela Negara. Mengingat kompleksitas ancaman tersebut, pernyataan yang paling tepat menggambarkan esensi dan prioritas Bela Negara di era kontemporer adalah:
A
Fokus utama adalah modernisasi alutsista dan peningkatan kapabilitas siber militer untuk menghadapi perang siber.
B
Mendorong partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kedaulatan informasi dan memperkuat ideologi Pancasila melalui literasi digital dan pengembangan karakter.
C
Mewajibkan setiap warga negara mengikuti pelatihan militer dasar sebagai bentuk kesiapsiagaan fisik menghadapi ancaman dari luar.
D
Pemerintah harus sepenuhnya mengendalikan arus informasi di media sosial untuk mencegah penyebaran hoaks dan konten radikal.
E
Prioritas utama adalah penguatan sektor ekonomi nasional secara mandiri agar tidak bergantung pada investasi asing dan meminimalisir intervensi.
NO. 2
Link Soal
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Namun, di era digital saat ini, bentuk ancaman terhadap kedaulatan negara semakin kompleks, tidak hanya terbatas pada agresi militer, tetapi juga meliputi ancaman siber, disinformasi massal, hingga polarisasi sosial yang menggerus persatuan. Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki pemahaman tentang Bela Negara, tindakan manakah yang paling strategis dan relevan untuk Anda lakukan dalam konteks ancaman non-militer di era modern ini, guna mewujudkan ketahanan nasional?
A
Mengikuti pelatihan militer dasar secara mandiri untuk kesiapan fisik dan mental menghadapi kemungkinan agresi militer, sebagai bentuk kesiapsiagaan personal.
B
Melaporkan setiap konten negatif atau disinformasi yang ditemui di media sosial kepada pihak berwajib dan aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya hoaks serta pentingnya literasi digital.
C
Meningkatkan kapasitas diri dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta memanfaatkannya untuk inovasi yang mendukung kemandirian ekonomi dan daya saing bangsa di kancah global.
D
Menyelenggarakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang mempererat tali persaudaraan antarwarga, tanpa menyinggung isu politik atau keamanan, untuk menciptakan kerukunan beragama.
E
Mendukung penuh kebijakan pemerintah yang bertujuan memperkuat sektor pertahanan militer, serta menyebarluaskan narasi positif tentang peran TNI/Polri dalam menjaga kedaulatan negara.
NO. 3
Link Soal
Pertempuran Ambarawa merupakan salah satu peristiwa heroik dalam upaya mempertahankan kemerdekaan. Dalam palagan ini, pasukan TKR dan rakyat berjuang mengusir pihak...
A
Tentara Sekutu (Inggris)
B
Tentara Kekaisaran Jepang
C
Pasukan NICA Belanda
D
Pasukan Gurkha bayaran
E
Tentara Amerika Serikat
NO. 4
Link Soal
Desa Makmur Jaya, sebuah desa yang terletak di perbatasan negara, menghadapi berbagai tantangan multidimensional. Beberapa waktu lalu, muncul isu ketegangan di perbatasan yang memicu kekhawatiran warga. Namun, ancaman yang lebih halus dan persisten belakangan ini mulai terasa: sistem informasi desa yang mengelola data kependudukan diretas, menyebabkan kekacauan administrasi; masifnya hoaks di media sosial mengenai krisis pangan dan kebijakan pemerintah memicu keresahan; serta upaya infiltrasi ideologi radikal yang menjanjikan solusi instan atas masalah sosial.
Di tengah situasi ini, Ibu Siti, seorang guru SD, secara aktif menggalakkan literasi digital dan nilai-nilai Pancasila di sekolah. Bapak Budi, Kepala Puskesmas, tidak hanya fokus pada kesehatan fisik, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan mental dan membendung informasi kesehatan palsu. Sementara itu, Pak Arya, seorang ASN di kantor kecamatan, berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memulihkan sistem yang diretas dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya verifikasi informasi.
Berdasarkan narasi di atas, tindakan yang paling tepat menggambarkan esensi Bela Negara kontemporer dan paling efektif dalam memperkuat Ketahanan Nasional Desa Makmur Jaya di tengah kompleksitas ancaman yang dihadapi adalah...
A
Mengaktifkan siskamling dan pelatihan milisi rakyat sebagai respons utama terhadap ancaman di perbatasan, sembari menunggu bantuan dari aparat keamanan pusat.
B
Kolaborasi sinergis antara Ibu Siti (guru), Bapak Budi (dokter), dan Pak Arya (ASN) dalam membangun ketahanan masyarakat melalui literasi digital, edukasi kesehatan mental, serta pemulihan dan edukasi sistem informasi, sebagai respons terhadap ancaman non-militer.
C
Memprioritaskan pembangunan firewall dan sistem keamanan siber yang canggih untuk melindungi data desa, serta mengadakan seminar anti-radikalisme yang melibatkan tokoh agama.
D
Pembentukan gugus tugas khusus penanggulangan hoaks dan radikalisme yang beranggotakan perwakilan tokoh masyarakat, pemuda, dan aparat desa untuk melakukan filter informasi dan penindakan.
E
Peningkatan alokasi anggaran desa untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan diversifikasi sumber penghasilan guna membentengi diri dari manipulasi isu ekonomi.
NO. 5
Link Soal
Seorang ASN bernama Budi bekerja di Direktorat Jenderal Layanan Digital Kementerian X. Direktorat tersebut sedang dalam tahap akhir peluncuran aplikasi 'E-Lapor Nasional', sebuah platform terpadu untuk pengaduan masyarakat yang sangat diantisipasi. Aplikasi ini dijadwalkan akan diluncurkan dalam seminggu, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan. Dalam pengujian terakhir, Budi menemukan adanya celah keamanan kritis yang berpotensi membocorkan data pribadi pelapor dan memungkinkan akses tidak sah ke database sistem. Mengatasi celah ini membutuhkan waktu minimal dua minggu dan akan menunda peluncuran. Atasan Budi, Kepala Direktorat, bersikeras peluncuran harus sesuai jadwal karena tekanan politik dan janji kepada publik.
Berdasarkan situasi di atas, tindakan yang paling tepat dilakukan Budi sebagai wujud implementasi nilai Bela Negara dalam menjaga kedaulatan negara di era digital adalah...
A
Melaporkan temuan celah keamanan tersebut secara berjenjang kepada atasan, menyertakan estimasi waktu perbaikan, dan merekomendasikan penundaan peluncuran demi keamanan data nasional.
B
Tetap meluncurkan aplikasi sesuai jadwal sambil secara diam-diam berupaya memperbaiki celah keamanan tersebut setelah peluncuran untuk menghindari teguran atasan.
C
Melaporkan celah keamanan tersebut kepada atasan, namun menyetujui peluncuran sesuai jadwal dengan alasan desakan publik dan politik, sembari berharap tidak ada insiden keamanan.
D
Meminta bantuan rekan kerja untuk memperbaiki celah keamanan secara kilat tanpa sepengetahuan atasan agar peluncuran tidak tertunda dan ia dipandang sebagai ASN yang solutif.
E
Mengabaikan celah keamanan tersebut dan mengikuti instruksi atasan untuk peluncuran tepat waktu, karena tanggung jawab keamanan adalah ranah tim siber, bukan dirinya.
NO. 6
Link Soal
Ancaman militer adalah ancaman yang menggunakan kekuatan bersenjata. Berikut ini yang BUKAN termasuk ancaman militer adalah...
A
Agresi militer asing
B
Spionase (Mata-mata)
C
Sabotase objek vital
D
Penyalahgunaan narkoba
E
Pelanggaran wilayah oleh kapal perang
NO. 7
Link Soal
Krisis energi global berpotensi menjadi ancaman serius bagi keamanan suatu negara. Dalam konteks Bela Negara, bagaimana kebijakan pemerintah yang berorientasi pada menjaga kedaulatan energi dapat berkontribusi pada ketahanan nasional?
A
Mengurangi investasi dalam pengembangan energi terbarukan.
B
Memprioritaskan penggunaan bahan bakar fosil yang diimpor dari luar negeri.
C
Mengembangkan sumber energi terbarukan dan meningkatkan produksi energi dari dalam negeri.
D
Menerapkan pembatasan ketat terhadap penggunaan energi di sektor-sektor industri.
E
Mengutamakan impor energi dari negara-negara tetangga sebagai solusi utama.
NO. 8
Link Soal
Untuk mengintensifkan kesadaran tentang Bela Negara, pemerintah telah memperkenalkan program pendidikan Bela Negara di berbagai institusi sekolah. Apa luaran utama yang diharapkan dari pelaksanaan pendidikan tersebut?
A
Meningkatkan kompetensi akademik peserta didik.
B
Mempersiapkan peserta didik untuk berkarir di sektor militer.
C
Mengembangkan semangat patriotisme dan rasa tanggung jawab terhadap negara pada generasi muda.
D
Menciptakan peserta didik yang lebih patuh dan disiplin dalam rutinitas harian.
E
Mendorong partisipasi peserta didik dalam aktivitas politik.
NO. 9
Link Soal
Pemberontakan DI/TII yang terjadi di Jawa Barat merupakan salah satu ancaman terhadap stabilitas kedaulatan negara pasca kemerdekaan. Pemberontakan ini dipimpin oleh...
A
Amir Syarifuddin
B
Kartosuwiryo
C
Muso
D
Semaun
E
Dharsono
NO. 10
Link Soal
Ancaman terhadap negara tidak hanya berupa serangan militer, tetapi juga non-militer. Berikut ini yang merupakan contoh ancaman non-militer di bidang ekonomi adalah...
A
Pelanggaran wilayah perbatasan oleh kapal asing
B
Penyebaran ideologi radikal melalui media sosial
C
Membanjirnya produk impor yang mematikan UMKM lokal
D
Pemberontakan bersenjata di daerah konflik
E
Wabah penyakit menular yang meluas