Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 1. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 1
Link Soal
Menjelang pemilihan umum yang sangat kompetitif, terjadi polarisasi ekstrem di media sosial. Beberapa kelompok masyarakat dengan sengaja menyebarkan ujaran kebencian, informasi palsu, dan narasi provokatif yang menyerang identitas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) lawan politiknya. Hal ini menyebabkan ketegangan di berbagai lapisan masyarakat dan bahkan memicu bentrokan kecil di beberapa daerah. Pemerintah menghadapi tantangan besar dalam menjaga stabilitas dan persatuan di tengah hak asasi warga negara untuk berekspresi.
Dalam konteks Bela Negara, implikasi paling signifikan dari situasi ini terhadap ketahanan nasional adalah...
A
Menguji kemampuan pemerintah dalam mengimplementasikan kebijakan yang adil dan merata, sebagai prasyarat bagi tegaknya Bhinneka Tunggal Ika di tengah masyarakat yang majemuk.
B
Menurunnya kepercayaan publik terhadap proses demokrasi dan lembaga negara, yang dapat melemahkan legitimasi pemerintahan yang terpilih dan stabilitas politik jangka panjang.
C
Melemahnya rasa persatuan dan kesatuan bangsa akibat perpecahan ideologis dan primordialisme, sehingga berpotensi pada disintegrasi sosial dan politik yang mengancam keutuhan NKRI.
D
Meningkatnya intervensi asing yang memanfaatkan celah polarisasi internal untuk agenda geopolitik mereka, yang dapat membahayakan kedaulatan dan kemandirian bangsa.
E
Menciptakan lingkungan yang tidak kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan investasi, karena ketidakpastian sosial-politik akan menghambat kemajuan bangsa di kancah global.
NO. 2
Link Soal
Untuk menumpas pemberontakan DI/TII di Jawa Barat, pemerintah dan militer menerapkan strategi yang melibatkan partisipasi aktif rakyat untuk mengepung basis musuh. Operasi ini dikenal dengan nama...
A
Operasi Gerakan Banteng Nasional
B
Operasi 17 Agustus
C
Operasi Pagar Betis
D
Operasi Baratayudha
E
Operasi Saptamarga
NO. 3
Link Soal
Di tengah derasnya arus informasi dan berkembangnya potensi ancaman non-militer seperti disinformasi, ideologi radikal, dan polarisasi sosial melalui media digital, manakah bentuk partisipasi bela negara yang paling efektif dan komprehensif bagi seorang warga negara Indonesia?
A
Aktif mengkampanyekan penggunaan produk lokal untuk memperkuat ekonomi nasional dan ketahanan pangan.
B
Mengikuti pelatihan dasar kemiliteran sebagai komponen cadangan jika suatu saat negara membutuhkan.
C
Mampu menyaring informasi dengan kritis, melaporkan konten provokatif sesuai prosedur, serta aktif menyebarkan narasi kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila secara positif di ruang digital.
D
Menjaga etika dan norma kesopanan saat berinteraksi di dunia maya agar tidak menimbulkan perpecahan antarmasyarakat.
E
Menghadiri upacara peringatan hari besar nasional dan mengibarkan bendera merah putih di rumah.
NO. 4
Link Soal
Dalam era informasi yang serbacepat, Indonesia menghadapi ancaman siber berupa kampanye disinformasi dan propaganda sistematis dari aktor asing yang bertujuan memecah belah persatuan bangsa, merusak kepercayaan publik terhadap institusi negara, dan melemahkan ideologi Pancasila. Ancaman ini tidak melibatkan kekuatan militer fisik, melainkan manipulasi opini publik secara masif melalui berbagai platform digital.
Sebagai seorang warga negara Indonesia yang memahami nilai-nilai Bela Negara, respons paling tepat dan strategis yang harus Anda tunjukkan dalam menghadapi ancaman non-militer tersebut adalah...
A
Melaporkan setiap akun atau konten mencurigakan yang terindikasi menyebarkan disinformasi kepada aparat penegak hukum dan Kominfo untuk ditindaklanjuti secara hukum.
B
Secara aktif menyebarkan narasi tandingan yang positif dan informasi valid tentang keberhasilan pemerintah serta nilai-nilai kebangsaan melalui platform media sosial pribadi untuk membendung propaganda.
C
Mengembangkan dan mengaplikasikan literasi digital serta kemampuan berpikir kritis secara mandiri untuk membedakan informasi yang benar dari yang palsu, sekaligus berperan aktif menyosialisasikan pentingnya verifikasi informasi kepada lingkungan terdekat.
D
Mengabaikan sepenuhnya konten-konten provokatif tersebut dan fokus pada aktivitas nyata di lingkungan fisik karena ancaman siber dianggap tidak relevan dengan kehidupan sehari-hari.
E
Mengusulkan kepada pemerintah untuk memberlakukan sensor internet yang ketat dan memblokir total semua platform media sosial yang terbukti menjadi sarang disinformasi demi menjaga stabilitas nasional.
NO. 5
Link Soal
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 menyatakan bahwa warga negara berusia 18-50 tahun wajib mengikuti latihan dasar militer jika dianggap perlu. Apa sasaran pokok dari ketentuan kebijakan ini?
A
Mempersiapkan warga untuk bergabung menjadi prajurit TNI.
B
Membentuk tenaga kerja yang memiliki kedisiplinan tinggi.
C
Menjamin bahwa setiap warga negara memiliki kapabilitas dasar dalam pertahanan negara.
D
Meningkatkan tingkat kedisiplinan secara nasional.
E
Mendorong kemajuan ekonomi melalui implementasi bela negara.
NO. 6
Link Soal
Di era digital saat ini, ancaman terhadap kedaulatan negara tidak lagi terbatas pada agresi militer konvensional, melainkan juga mencakup serangan siber, penyebaran hoaks yang masif, hingga polarisasi sosial akibat informasi yang salah. Dalam konteks ini, partisipasi aktif warga negara dalam Bela Negara perlu diinterpretasikan ulang agar tetap relevan dan efektif. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat merefleksikan esensi Bela Negara di tengah tantangan kontemporer tersebut, sejalan dengan nilai-nilai Pancasila?
A
Meningkatkan anggaran pertahanan untuk mengembangkan teknologi siber canggih dan memperkuat TNI.
B
Menggalakkan wajib militer bagi seluruh warga negara tanpa kecuali untuk menghadapi ancaman multidimensional.
C
Mendorong setiap warga negara untuk aktif menyaring informasi, melawan hoaks, serta mempromosikan persatuan melalui literasi digital dan etika bermedia sosial.
D
Memberlakukan undang-undang yang ketat untuk membatasi kebebasan berekspresi demi mencegah penyebaran informasi negatif.
E
Menguatkan peran organisasi masyarakat dan komunitas agama dalam pendidikan moral Pancasila untuk menangkal paham radikal.
NO. 7
Link Soal
Di antara pilihan berikut, manakah yang merupakan bentuk ancaman non-militer yang berpotensi membahayakan kedaulatan suatu negara?
A
Serangan militer dari bangsa lain.
B
Aksi terorisme yang melibatkan serangan fisik.
C
Distribusi informasi palsu atau hoaks melalui platform daring.
D
Peningkatan kapabilitas militer oleh negara tetangga.
E
Pelanggaran kedaulatan wilayah udara oleh pesawat tempur asing.
NO. 8
Link Soal
Di tengah pesatnya laju informasi di era digital, apa bentuk partisipasi masyarakat yang esensial dalam mempertahankan kedaulatan informasi sebagai bagian dari Bela Negara?
A
Membatasi akses internet bagi seluruh penduduk.
B
Melaporkan setiap kabar yang meresahkan kepada pihak berwenang.
C
Memastikan bahwa informasi yang disebarluaskan berlandaskan fakta dan bebas dari hoaks.
D
Sepenuhnya menyerahkan tugas penyaringan informasi kepada aparat keamanan.
E
Menghindari segala bentuk informasi yang berasal dari luar negeri.
NO. 9
Link Soal
Dalam menjalin hubungan internasional, sebuah negara menggunakan berbagai instrumen untuk mencapai kepentingan nasionalnya. Di bawah ini adalah sarana-sarana yang lazim digunakan dalam hubungan internasional, KECUALI...
A
Diplomasi
B
Propaganda
C
Kekuatan Ekonomi
D
Kekuatan Militer (Show of force)
E
Peperangan terbuka
NO. 10
Link Soal
Mengingat keberagaman Indonesia, penting bagi warga negara untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila. Dari opsi berikut, manakah yang paling mencerminkan aktualisasi Sila Ketiga Pancasila, 'Persatuan Indonesia'?
A
Membantu tetangga dalam persiapan upacara adat budayanya.
B
Menghargai dan menerima keputusan yang dibuat secara bersama meskipun ada perbedaan pendapat.
C
Menunjukkan rasa empati dan kepedulian kepada tetangga yang tertimpa bencana.
D
Memiliki rasa bangga dan menggunakan Bahasa Indonesia dalam percakapan sehari-hari.
E
Saling menghormati perayaan hari besar keagamaan antarumat beragama.