PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara

Halaman 10. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

Di tengah tantangan kemandirian ekonomi, mengapa tindakan membeli produk buatan dalam negeri dianggap sebagai wujud partisipasi warga negara dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)?
A
Meningkatkan kapabilitas daya beli di kalangan masyarakat umum.
B
Mendukung dan menguatkan kapasitas usaha ekonomi rakyat.
C
Memperbesar volume aliran transaksi dagang di pasar domestik.
D
Memupuk gaya hidup hemat dan sederhana di tengah masyarakat.
E
Memberi kesempatan masyarakat mendapatkan barang dengan harga terjangkau.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Eksploitasi hutan yang berlebihan tanpa memperhatikan daya dukung lingkungan dapat mengancam kedaulatan wilayah karena kerusakan ekologis. Dampak jangka panjang yang paling fatal dari tindakan penebangan hutan secara liar adalah...
A
Menurunnya harga kayu di pasar internasional
B
Terjadinya bencana alam yang tidak terkendali yang merugikan rakyat
C
Meningkatnya devisa negara dari sektor non-migas
D
Berkurangnya lahan untuk pemukiman penduduk
E
Terbukanya lapangan kerja baru bagi penebang kayu

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di tengah maraknya arus gempuran ideologi asing, bagaimana masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam mempertahankan dan menguatkan nilai-nilai luhur Pancasila?
A
Menghindari setiap bentuk interaksi atau kontak dengan kebudayaan dari luar negeri.
B
Menggalakkan penyebaran dan penanaman nilai-nilai Pancasila melalui jalur pendidikan serta platform media sosial.
C
Melimpahkan seluruh urusan yang berkaitan dengan ideologi hanya kepada institusi pemerintah.
D
Mengadopsi ideologi-ideologi asing yang dianggap lebih relevan atau modern.
E
Menolak segala bentuk kerja sama yang bersifat internasional.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Pemerintah Indonesia mengeluarkan Deklarasi Djuanda pada tahun 1957 dengan tujuan utama untuk...
A
Memperkuat sistem pertahanan darat NKRI
B
Mewujudkan zona damai melalui konsep Wawasan Nusantara
C
Melindungi kedaulatan dan kekayaan sumber daya alam di perairan Indonesia
D
Mempermudah birokrasi penindakan hukum di wilayah perbatasan
E
Membangun pelabuhan internasional di setiap pulau besar

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Menurut Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, kelompok mana yang dikategorikan sebagai komponen cadangan dalam sistem pertahanan negara?
A
Pegawai Negeri Sipil (PNS).
B
Warga negara Indonesia yang telah menjalani pelatihan atau pendidikan dasar kemiliteran.
C
Kalangan pelajar dan mahasiswa.
D
Aparatur Sipil Negara (ASN) dan anggota kepolisian.
E
Mantan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dalam menghadapi dinamika ancaman kontemporer yang mencakup bukan hanya agresi militer, tetapi juga perang informasi, ideologi transnasional, dan disinformasi di era digital, konsep Bela Negara bagi warga negara Indonesia harus diaktualisasikan secara komprehensif. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan esensi aktualisasi Bela Negara yang paling mendasar dan menyeluruh dalam konteks tersebut?
A
Meningkatkan kapabilitas pertahanan siber individu dan kolektif untuk menangkal serangan digital dan propaganda asing.
B
Aktif dalam setiap kegiatan kemasyarakatan yang mendukung pembangunan infrastruktur fisik dan ekonomi nasional.
C
Memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan sebagai landasan ideologi dan karakter bangsa.
D
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan patroli keamanan lingkungan atau kelompok relawan sosial untuk menjaga ketertiban umum.
E
Menguasai teknologi informasi dan komunikasi terkini untuk bersaing di pasar global dan meningkatkan daya saing bangsa.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Radikalisme menjadi salah satu ancaman signifikan terhadap kedaulatan ideologi negara. Strategi apa yang dapat diimplementasikan pemerintah untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana melawan radikalisme?
A
Menutup secara total semua platform media sosial yang tersedia.
B
Memaksimalkan penggunaan media sosial untuk melancarkan kampanye anti-radikalisme dan menyebarkan nilai-nilai kebangsaan.
C
Menerapkan pembatasan ketat terhadap akses dan penggunaan media sosial oleh masyarakat.
D
Melarang sepenuhnya warga negara untuk mengakses informasi yang berasal dari luar negeri.
E
Menghindari segala bentuk pembahasan atau diskusi mengenai ideologi negara di media sosial.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Ancaman terhadap kedaulatan negara di era digital semakin kompleks, tidak hanya berbentuk agresi militer, tetapi juga meliputi penyebaran ideologi radikal melalui media sosial, manipulasi informasi (hoaks), dan upaya delegitimasi pemerintah. Dalam konteks ini, partisipasi bela negara bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk adaptif dan komprehensif, tidak hanya pada tataran individu tetapi juga institusional. Manakah di antara tindakan berikut yang paling merefleksikan implementasi bela negara yang efektif dan relevan bagi seorang ASN dalam menghadapi ancaman non-militer di era digital?
A
Secara personal aktif melakukan penyaringan informasi dan mengkampanyekan nilai-nilai kebangsaan di media sosialnya.
B
Mengikuti program pelatihan kesiapsiagaan sipil dalam menghadapi ancaman siber yang diselenggarakan oleh lembaga pertahanan negara.
C
Mengembangkan dan menerapkan kebijakan atau program di unit kerjanya yang bertujuan meningkatkan literasi digital publik serta membangun narasi kebangsaan yang positif dan kontra-radikal secara terstruktur.
D
Rutin melaporkan akun-akun media sosial yang terindikasi menyebarkan hoaks dan radikalisme kepada lembaga penegak hukum yang berwenang.
E
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang bertujuan memperkuat kohesi sosial dan kerukunan antarwarga di lingkungan tempat tinggal.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Perubahan iklim adalah salah satu ancaman non-tradisional yang sedang dihadapi oleh Indonesia. Mengapa isu ini dianggap sebagai ancaman serius terhadap kedaulatan negara?
A
Potensial memengaruhi relasi diplomatik dengan negara-negara lain.
B
Menyebabkan disrupsi pada perekonomian global.
C
Berpotensi merusak sumber daya alam yang merupakan basis ekonomi negara.
D
Memicu perselisihan politik di dalam negeri.
E
Mendorong intervensi negara asing dalam urusan domestik.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 100
Indonesia menghadapi ancaman multidimensional. Gelombang disinformasi masif dan narasi radikal berbasis suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) menyebar cepat di platform digital, memecah belah persatuan. Di sisi lain, serangan siber terencana menargetkan infrastruktur ekonomi vital, sementara penetrasi budaya asing yang masif melalui media populer global mulai mengikis nilai-nilai kearifan lokal. Dalam situasi ini, Bapak Haris, seorang guru SMA di daerah perbatasan; Ibu Siti, seorang dokter di sebuah rumah sakit daerah; dan Bapak Joko, seorang Analis Kebijakan di Kementerian Komunikasi dan Informatika, dihadapkan pada tantangan untuk mengimplementasikan nilai-nilai Bela Negara sesuai profesi masing-masing. Sebagai wujud Bela Negara yang komprehensif dan terkoordinasi dalam menghadapi ancaman di atas, tindakan kolektif paling efektif dan strategis yang dapat dilakukan oleh Bapak Haris, Ibu Siti, dan Bapak Joko adalah...
A
Bapak Haris mengorganisir kegiatan ekstrakurikuler literasi digital dan kebangsaan bagi siswa, Ibu Siti secara aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan persatuan di daerahnya, sementara Bapak Joko berkolaborasi dengan lembaga siber nasional untuk mengembangkan sistem deteksi dini ancaman siber dan memblokir konten radikal secara cepat.
B
Bapak Haris mengajar materi Bela Negara secara intensif dan melaporkan penyebar hoax yang ditemukannya, Ibu Siti menjadi relawan kesehatan di daerah konflik potensial, dan Bapak Joko mengawasi secara ketat peredaran informasi di internet serta menindak tegas akun-akun yang menyebarkan provokasi.
C
Bapak Haris membentuk tim siswa untuk memantau media sosial, Ibu Siti menganalisis dampak psikologis dari hoax di masyarakat, dan Bapak Joko mengajukan proposal undang-undang baru tentang keamanan siber dan informasi.
D
Bapak Haris menggalang dana untuk korban serangan siber, Ibu Siti mengadakan seminar tentang bahaya radikalisme, dan Bapak Joko melakukan penelusuran identitas pelaku serangan siber untuk diserahkan ke penegak hukum.
E
Bapak Haris mengedukasi masyarakat tentang ancaman budaya asing, Ibu Siti memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada seluruh warga tanpa memandang latar belakang, dan Bapak Joko membangun firewall nasional yang kuat untuk melindungi semua data pemerintah.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.