Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 11. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 101
Link Soal
Di era digital saat ini, ancaman terhadap kedaulatan negara tidak lagi terbatas pada agresi militer konvensional, melainkan juga mencakup serangan siber, penyebaran hoaks yang masif, hingga polarisasi sosial akibat informasi yang salah. Dalam konteks ini, partisipasi aktif warga negara dalam Bela Negara perlu diinterpretasikan ulang agar tetap relevan dan efektif. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat merefleksikan esensi Bela Negara di tengah tantangan kontemporer tersebut, sejalan dengan nilai-nilai Pancasila?
A
Meningkatkan anggaran pertahanan untuk mengembangkan teknologi siber canggih dan memperkuat TNI.
B
Menggalakkan wajib militer bagi seluruh warga negara tanpa kecuali untuk menghadapi ancaman multidimensional.
C
Mendorong setiap warga negara untuk aktif menyaring informasi, melawan hoaks, serta mempromosikan persatuan melalui literasi digital dan etika bermedia sosial.
D
Memberlakukan undang-undang yang ketat untuk membatasi kebebasan berekspresi demi mencegah penyebaran informasi negatif.
E
Menguatkan peran organisasi masyarakat dan komunitas agama dalam pendidikan moral Pancasila untuk menangkal paham radikal.
NO. 102
Link Soal
Upaya Indonesia dalam ikut serta menjaga ketertiban dunia yang berlandaskan pada prinsip perdamaian abadi, kemerdekaan, dan keadilan sosial adalah pengamalan Pancasila, khususnya sila...
A
Ketuhanan Yang Maha Esa
B
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
C
Persatuan Indonesia
D
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
E
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
NO. 103
Link Soal
Dalam menjalin hubungan internasional, sebuah negara menggunakan berbagai instrumen untuk mencapai kepentingan nasionalnya. Di bawah ini adalah sarana-sarana yang lazim digunakan dalam hubungan internasional, KECUALI...
A
Diplomasi
B
Propaganda
C
Kekuatan Ekonomi
D
Kekuatan Militer (Show of force)
E
Peperangan terbuka
NO. 104
Link Soal
Indonesia, sebagai negara kepulauan dengan keberagaman sosial dan budaya yang tinggi, menghadapi tantangan Bela Negara yang semakin kompleks di era digital ini. Ancaman tidak lagi terbatas pada agresi militer konvensional, melainkan juga merambah ke ranah siber, disinformasi, polarisasi sosial, dan eksploitasi sumber daya alam secara ilegal. Dalam konteks ini, partisipasi aktif masyarakat sipil, termasuk aparatur sipil negara (ASN), menjadi krusial.
Manakah di antara pernyataan berikut yang paling tepat mencerminkan esensi kontribusi ASN dalam Bela Negara menghadapi spektrum ancaman non-militer kontemporer tersebut?
A
Memastikan keamanan data pribadi dan instansi dari serangan siber, serta melaporkan konten radikal atau hoaks yang ditemukan di media sosial.
B
Menginisiasi program-program sosial untuk memberdayakan masyarakat di wilayah perbatasan guna memperkuat kedaulatan negara dari ancaman luar.
C
Menyelaraskan setiap kebijakan dan tindakan dalam pelayanan publik dengan nilai-nilai Pancasila, menjaga integritas, profesionalisme, serta aktif dalam menyaring dan mengklarifikasi informasi yang berpotensi memecah belah bangsa.
D
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional.
E
Menggalang dana untuk membantu korban bencana alam di seluruh pelosok negeri sebagai wujud kepedulian sosial.
NO. 105
Link Soal
Indonesia sedang menghadapi gelombang ancaman non-militer yang kompleks dan simultan. Sebuah serangan siber skala besar telah melumpuhkan beberapa sistem perbankan vital, menyebabkan kekacauan ekonomi dan kepanikan di masyarakat. Di saat yang sama, penetrasi budaya asing yang masif melalui platform digital mulai mengikis identitas lokal di kalangan generasi muda, ditambah lagi dengan masifnya penyebaran hoaks dan narasi radikal yang bertujuan memecah belah bangsa serta meruntuhkan kepercayaan publik terhadap institusi negara. Dalam konteks ini, beragam elemen masyarakat berupaya menunjukkan aksi bela negara mereka.
Melihat kompleksitas ancaman tersebut, tindakan bela negara yang paling strategis dan komprehensif untuk membangun ketahanan nasional dalam jangka panjang adalah...
A
Mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, pakar siber, pendidik, dan tokoh masyarakat untuk merancang dan mengimplementasikan program literasi digital nasional, penguatan infrastruktur siber proaktif, serta pengarusutamaan narasi kebangsaan di semua lini kehidupan.
B
Pemerintah segera membentuk tim khusus penanggulangan siber nasional dengan anggaran besar, sekaligus mengaktifkan kembali badan sensor untuk memblokir konten-konten negatif dan provokatif di media sosial.
C
Para guru dan dosen secara masif mengadakan seminar dan lokakarya tentang bahaya hoaks, radikalisme, serta pentingnya menjaga identitas budaya bangsa, yang didukung oleh kampanye publik melalui media massa.
D
Setiap profesi, mulai dari dokter yang memastikan layanan kesehatan, ASN yang menjaga stabilitas birokrasi, hingga jurnalis yang menyajikan informasi akurat, menjalankan perannya secara optimal sebagai garda terdepan bela negara.
E
Mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) berbasis komunitas untuk deteksi dini ancaman radikalisme, serta menggalakkan program UMKM berbasis digital untuk memperkuat ekonomi kerakyatan secara mandiri.
NO. 106
Link Soal
Berdasarkan amanat UUD 1945 Pasal 34, penyediaan fasilitas kesehatan dan layanan umum yang memadai bagi seluruh warga negara menjadi kewajiban dari...
A
Organisasi swasta
B
Pemerintah daerah saja
C
Negara
D
Lembaga kesehatan internasional
E
Pihak asuransi kesehatan
NO. 107
Link Soal
Melalui kesepakatan ZOPFAN (Zone of Peace, Freedom, and Neutrality), apa harapan utama dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara?
A
Agar negara maju bersedia memberikan bantuan teknologi nuklir
B
Agar negara adidaya tidak melakukan intervensi dalam konflik internal kawasan
C
Agar seluruh anggota ASEAN resmi bergabung menjadi anggota blok non-blok
D
Agar negara besar membatasi pengaruh militer dan politik mereka di Asia Tenggara
E
Agar terjalin pemutusan hubungan diplomatik dengan negara-negara adidaya
NO. 108
Link Soal
Ancaman militer yang dilakukan oleh negara lain dengan menggunakan kekuatan bersenjata yang terorganisir dan dinilai membahayakan kedaulatan negara disebut...
A
Spionase
B
Sabotase
C
Agresi
D
Terorisme
E
Pemberontakan bersenjata
NO. 109
Link Soal
Desa Makmur Jaya, sebuah desa yang terletak di perbatasan negara, menghadapi berbagai tantangan multidimensional. Beberapa waktu lalu, muncul isu ketegangan di perbatasan yang memicu kekhawatiran warga. Namun, ancaman yang lebih halus dan persisten belakangan ini mulai terasa: sistem informasi desa yang mengelola data kependudukan diretas, menyebabkan kekacauan administrasi; masifnya hoaks di media sosial mengenai krisis pangan dan kebijakan pemerintah memicu keresahan; serta upaya infiltrasi ideologi radikal yang menjanjikan solusi instan atas masalah sosial.
Di tengah situasi ini, Ibu Siti, seorang guru SD, secara aktif menggalakkan literasi digital dan nilai-nilai Pancasila di sekolah. Bapak Budi, Kepala Puskesmas, tidak hanya fokus pada kesehatan fisik, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan mental dan membendung informasi kesehatan palsu. Sementara itu, Pak Arya, seorang ASN di kantor kecamatan, berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memulihkan sistem yang diretas dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya verifikasi informasi.
Berdasarkan narasi di atas, tindakan yang paling tepat menggambarkan esensi Bela Negara kontemporer dan paling efektif dalam memperkuat Ketahanan Nasional Desa Makmur Jaya di tengah kompleksitas ancaman yang dihadapi adalah...
A
Mengaktifkan siskamling dan pelatihan milisi rakyat sebagai respons utama terhadap ancaman di perbatasan, sembari menunggu bantuan dari aparat keamanan pusat.
B
Kolaborasi sinergis antara Ibu Siti (guru), Bapak Budi (dokter), dan Pak Arya (ASN) dalam membangun ketahanan masyarakat melalui literasi digital, edukasi kesehatan mental, serta pemulihan dan edukasi sistem informasi, sebagai respons terhadap ancaman non-militer.
C
Memprioritaskan pembangunan firewall dan sistem keamanan siber yang canggih untuk melindungi data desa, serta mengadakan seminar anti-radikalisme yang melibatkan tokoh agama.
D
Pembentukan gugus tugas khusus penanggulangan hoaks dan radikalisme yang beranggotakan perwakilan tokoh masyarakat, pemuda, dan aparat desa untuk melakukan filter informasi dan penindakan.
E
Peningkatan alokasi anggaran desa untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan diversifikasi sumber penghasilan guna membentengi diri dari manipulasi isu ekonomi.
NO. 110
Link Soal
Di tengah masifnya serangan siber global dan kebutuhan mendesak akan keamanan data negara, seorang ahli keamanan siber warga negara Indonesia menemukan kerentanan kritis pada infrastruktur digital vital milik pemerintah. Daripada segera melaporkan temuan tersebut kepada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) atau instansi berwenang lainnya, ia memilih untuk mendokumentasikannya dan mempublikasikannya dalam sebuah blog pribadi yang dapat diakses secara luas, dengan alasan ingin meningkatkan kesadaran publik tentang bahaya siber. Bagaimana tindakan ahli siber tersebut dapat dievaluasi berdasarkan nilai-nilai dasar Bela Negara?
A
Tindakannya adalah wujud dari keterbukaan informasi dan hak kebebasan berekspresi, yang juga merupakan bagian dari hak asasi warga negara.
B
Tindakannya mencerminkan kontribusi positif dalam edukasi publik, namun keliru dalam metode pelaporan yang seharusnya mengutamakan keamanan nasional.
C
Tindakannya menunjukkan ketidakpahaman terhadap esensi Bela Negara yang menuntut partisipasi aktif dalam pertahanan negara, termasuk di ranah siber.
D
Tindakannya secara tidak langsung membahayakan keamanan nasional karena mengekspos kerentanan tanpa mitigasi, melanggar prinsip kesadaran berbangsa dan bernegara.
E
Tindakannya merupakan bentuk modern dari Bela Negara, di mana transparansi dan partisipasi individu menjadi kunci pertahanan di era digital.