Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 11. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 101
Link Soal
Menghadapi tantangan globalisasi, metode apa yang efektif bagi pemerintah untuk melindungi kedaulatan ekonomi nasional?
A
Membatasi perdagangan internasional secara total untuk menghindari persaingan.
B
Meningkatkan daya saing produk dalam negeri dan menjaga sektor-sektor ekonomi strategis.
C
Mengurangi volume produksi domestik dan lebih mengutamakan produk impor.
D
Mengabaikan perkembangan ekonomi global dan berfokus pada isolasi ekonomi.
E
Bergantung pada negara lain untuk mendapatkan dukungan dalam menjaga perekonomian nasional.
NO. 102
Link Soal
Penyebaran hoaks dan ujaran kebencian melalui media sosial secara masif berpotensi mengancam kohesi sosial dan stabilitas nasional, yang merupakan bagian integral dari ketahanan negara. Dalam perspektif Bela Negara yang komprehensif, strategi paling holistik dan berkelanjutan untuk mengatasi ancaman non-militer ini adalah...
A
Memperkuat regulasi internet dan secara proaktif memblokir situs-situs atau akun yang terbukti menyebarkan konten provokatif tanpa verifikasi.
B
Mengintensifkan penegakan hukum dengan memberikan sanksi pidana yang berat kepada penyebar hoaks untuk menciptakan efek jera di masyarakat.
C
Menggalakkan literasi digital dan pendidikan Pancasila sejak dini, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memverifikasi informasi dan melawan disinformasi.
D
Membentuk gugus tugas lintas sektoral yang melibatkan intelijen negara dan militer untuk mengidentifikasi dan menindak pelaku penyebaran hoaks.
E
Mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk secara otomatis mendeteksi dan menghapus konten hoaks dari platform media sosial.
NO. 103
Link Soal
Politik luar negeri Indonesia adalah 'Bebas Aktif'. Manakah tindakan berikut yang bertentangan dengan prinsip tersebut karena dianggap tidak mendukung semangat perdamaian?
A
Mengirim pasukan Garuda untuk misi perdamaian PBB
B
Menjadi mediator konflik antar negara tetangga
C
Memutus hubungan diplomatik secara sepihak tanpa alasan mendesak
D
Melakukan perdagangan alutsista dengan negara lain
E
Bekerja sama dengan negara adidaya dalam bidang ekonomi
NO. 104
Link Soal
Di tengah kompleksitas ancaman non-militer global seperti disinformasi masif, perang siber, dan infiltrasi ideologi asing, konsep Bela Negara menuntut pemahaman yang lebih holistik dari warga negara. Mengacu pada landasan konstitusional dan ideologi bangsa, bentuk implementasi Bela Negara yang paling mendasar dan berkelanjutan bagi setiap warga negara Indonesia dalam menghadapi tantangan kontemporer adalah...
A
Aktif mengikuti program pelatihan kemiliteran atau komponen cadangan untuk memperkuat pertahanan fisik negara.
B
Meningkatkan kemampuan literasi digital dan kritis dalam menyaring informasi guna melawan hoaks dan propaganda yang merusak persatuan.
C
Mengembangkan inovasi dan kreativitas di berbagai sektor guna memperkuat kemandirian ekonomi serta daya saing bangsa.
D
Menginternalisasi dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar moral dan etika dalam setiap aspek kehidupan serta menyebarkan semangat kebangsaan.
E
Berperan aktif dalam pengawasan dan pelaporan potensi ancaman keamanan lingkungan kepada pihak berwajib.
NO. 105
Link Soal
UUD 1945 mengatur sistem pertahanan dan keamanan negara secara spesifik melalui pasal-pasalnya. Hal ini tertuang dalam...
A
Pasal 29
B
Pasal 31
C
Pasal 30
D
Pasal 27
E
Pasal 33
NO. 106
Link Soal
Anda adalah seorang analis data di Kementerian X yang bertanggung jawab mengawasi integritas data pada platform layanan publik digital. Dalam beberapa minggu terakhir, Anda mendapati pola anomali pada akses dan distribusi data pribadi pengguna yang mencurigakan, terindikasi dilakukan oleh oknum internal yang memiliki akses administratif. Data tersebut tampaknya digunakan untuk kampanye disinformasi yang merugikan stabilitas nasional melalui akun-akun anonim di media sosial. Anda memiliki bukti awal namun belum final. Rekan kerja senior Anda menyarankan untuk tidak terlalu reaktif agar tidak mengganggu 'iklim kerja kondusif' menjelang evaluasi kinerja tahunan, sementara atasan langsung Anda sedang cuti panjang.
Sebagai seorang ASN yang menjunjung tinggi nilai Bela Negara, tindakan yang paling tepat dan berintegritas dalam situasi ini adalah...
A
Melaporkan segera temuan awal tersebut melalui saluran pelaporan internal yang berlaku (whistleblower system), meskipun atasan langsung sedang cuti, disertai permintaan untuk investigasi lebih lanjut.
B
Mengumpulkan lebih banyak bukti secara diam-diam dan komprehensif sebelum melaporkan, agar laporan memiliki dasar yang kuat dan tidak mudah dimentahkan.
C
Berkonsultasi secara informal dengan rekan senior yang Anda percaya untuk mencari solusi bersama, tanpa melibatkan saluran formal terlebih dahulu.
D
Mengabaikan temuan tersebut untuk sementara waktu demi menjaga stabilitas dan iklim kerja, sambil menunggu atasan langsung kembali dari cuti.
E
Mencoba mengonfrontasi oknum yang dicurigai secara langsung untuk meminta klarifikasi, dengan harapan masalah dapat diselesaikan secara internal tanpa laporan formal.
NO. 107
Link Soal
Eksploitasi hutan yang berlebihan tanpa memperhatikan daya dukung lingkungan dapat mengancam kedaulatan wilayah karena kerusakan ekologis. Dampak jangka panjang yang paling fatal dari tindakan penebangan hutan secara liar adalah...
A
Menurunnya harga kayu di pasar internasional
B
Terjadinya bencana alam yang tidak terkendali yang merugikan rakyat
C
Meningkatnya devisa negara dari sektor non-migas
D
Berkurangnya lahan untuk pemukiman penduduk
E
Terbukanya lapangan kerja baru bagi penebang kayu
NO. 108
Link Soal
SEJARAH & RELEVANSI: Pada Agresi Militer Belanda II (1948), ketika ibu kota Yogyakarta diduduki dan pimpinan negara ditawan, Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dibentuk di Sumatera Barat. PDRI, yang dikenal sebagai 'Pemerintahan dalam Pelarian', berhasil menjaga eksistensi dan legitimasi Republik Indonesia di mata dunia, sekaligus mematahkan propaganda Belanda yang menyatakan RI telah bubar. Semangat ini menunjukkan ketangguhan bangsa dalam mempertahankan kedaulatan meskipun menghadapi gempuran militer dan politik yang masif.
Dalam konteks tantangan bangsa saat ini, di mana ancaman terhadap kedaulatan seringkali datang dalam bentuk perang informasi, hoaks, disinformasi, dan upaya pemecah belah melalui media digital, ASN dituntut untuk proaktif dalam menjalankan fungsi bela negara. Mengacu pada semangat dan strategi PDRI, pendekatan paling relevan yang harus diadaptasi oleh ASN dalam menghadapi tantangan kontemporer tersebut adalah...
A
Membangun narasi kebangsaan yang kuat dan terkoordinasi di platform digital, serta aktif mengedukasi masyarakat untuk menangkal disinformasi, sebagaimana PDRI menjaga legitimasi dan menepis propaganda Belanda.
B
Meningkatkan kemampuan pertahanan siber negara dengan membentuk tim siber militer yang beranggotakan ASN dari berbagai instansi untuk melindungi infrastruktur digital vital.
C
Mengadakan pelatihan rutin bagi ASN tentang wawasan kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila secara intensif untuk memperkuat ideologi sebagai tameng utama.
D
Menunggu arahan resmi dari pimpinan tertinggi negara sebelum mengambil tindakan apapun terkait isu-isu sensitif yang beredar di media sosial dan digital.
E
Menggunakan regulasi hukum secara ketat untuk menindak penyebar hoaks dan ujaran kebencian di media digital, agar tercipta efek jera di masyarakat.
NO. 109
Link Soal
Pada tahun 1950-an, Desa Pancaran mengalami tekanan hebat dari kelompok-kelompok separatis yang ingin memisahkan diri dari negara kesatuan. Para penduduk, mulai dari petani hingga perangkat desa, bahu-membahu membentuk barisan pertahanan rakyat, menggunakan alat seadanya untuk menjaga keamanan desa, melindungi jalur logistik, dan menyebarkan semangat persatuan di tengah ancaman disintegrasi. Semangat bela negara saat itu terwujud dalam bentuk perlawanan fisik, pengorbanan langsung, dan gotong royong yang erat dalam mempertahankan wilayah.
Generasi penerus Desa Pancaran, kini di era 2020-an, tidak lagi dihadapkan pada ancaman separatis bersenjata secara langsung. Namun, mereka menghadapi tantangan yang tak kalah serius: penyebaran ideologi radikal melalui media sosial, eksploitasi sumber daya alam secara ilegal oleh pihak asing, serta masifnya informasi palsu yang berpotensi memecah belah bangsa. Komunitas di Desa Pancaran meresponsnya dengan aktif dalam literasi digital, mengorganisir patroli siber untuk melawan hoaks, mengkampanyekan pelestarian lingkungan, serta memperkuat ekonomi lokal melalui UMKM berbasis kearifan lokal. Bela negara di era ini terwujud dalam bentuk kesadaran digital, kepedulian lingkungan, serta penguatan identitas nasional melalui jalur non-militer.
Berdasarkan narasi di atas, perbandingan paling tepat mengenai pergeseran penerapan Bela Negara dari masa lalu ke masa kini di Desa Pancaran adalah...
A
Bela Negara bergeser dari penekanan pada pertahanan fisik dan teritorial menjadi fokus pada pertahanan non-fisik seperti ideologi, lingkungan, dan ekonomi, menuntut adaptasi strategi yang lebih kompleks.
B
Partisipasi masyarakat dalam Bela Negara di masa kini bersifat lebih individualistik dan kurang terorganisir, berbeda dengan semangat kolektif di masa lalu.
C
Ancaman terhadap Bela Negara di masa lalu lebih konkret dan mudah diidentifikasi, sedangkan di masa kini ancamannya bersifat abstrak dan tidak memerlukan partisipasi langsung.
D
Penerapan Bela Negara di masa lalu hanya melibatkan aparatur negara, sementara di masa kini telah meluas hingga ke seluruh lapisan masyarakat.
E
Relevansi Bela Negara di masa kini semakin menurun karena tantangan yang dihadapi tidak lagi terkait langsung dengan kedaulatan negara.
NO. 110
Link Soal
Desa Makmur Jaya, sebuah desa yang terletak di perbatasan negara, menghadapi berbagai tantangan multidimensional. Beberapa waktu lalu, muncul isu ketegangan di perbatasan yang memicu kekhawatiran warga. Namun, ancaman yang lebih halus dan persisten belakangan ini mulai terasa: sistem informasi desa yang mengelola data kependudukan diretas, menyebabkan kekacauan administrasi; masifnya hoaks di media sosial mengenai krisis pangan dan kebijakan pemerintah memicu keresahan; serta upaya infiltrasi ideologi radikal yang menjanjikan solusi instan atas masalah sosial.
Di tengah situasi ini, Ibu Siti, seorang guru SD, secara aktif menggalakkan literasi digital dan nilai-nilai Pancasila di sekolah. Bapak Budi, Kepala Puskesmas, tidak hanya fokus pada kesehatan fisik, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan mental dan membendung informasi kesehatan palsu. Sementara itu, Pak Arya, seorang ASN di kantor kecamatan, berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memulihkan sistem yang diretas dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya verifikasi informasi.
Berdasarkan narasi di atas, tindakan yang paling tepat menggambarkan esensi Bela Negara kontemporer dan paling efektif dalam memperkuat Ketahanan Nasional Desa Makmur Jaya di tengah kompleksitas ancaman yang dihadapi adalah...
A
Mengaktifkan siskamling dan pelatihan milisi rakyat sebagai respons utama terhadap ancaman di perbatasan, sembari menunggu bantuan dari aparat keamanan pusat.
B
Kolaborasi sinergis antara Ibu Siti (guru), Bapak Budi (dokter), dan Pak Arya (ASN) dalam membangun ketahanan masyarakat melalui literasi digital, edukasi kesehatan mental, serta pemulihan dan edukasi sistem informasi, sebagai respons terhadap ancaman non-militer.
C
Memprioritaskan pembangunan firewall dan sistem keamanan siber yang canggih untuk melindungi data desa, serta mengadakan seminar anti-radikalisme yang melibatkan tokoh agama.
D
Pembentukan gugus tugas khusus penanggulangan hoaks dan radikalisme yang beranggotakan perwakilan tokoh masyarakat, pemuda, dan aparat desa untuk melakukan filter informasi dan penindakan.
E
Peningkatan alokasi anggaran desa untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan diversifikasi sumber penghasilan guna membentengi diri dari manipulasi isu ekonomi.