Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 12. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 111
Link Soal
Di era digitalisasi dan ancaman non-militer yang semakin kompleks seperti serangan siber, penyebaran hoaks, dan pandemi, pemahaman dan implementasi Bela Negara bagi warga negara Indonesia harus mengalami reorientasi dari sekadar konsep pertahanan fisik menjadi upaya komprehensif. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat merepresentasikan esensi Bela Negara yang adaptif dan partisipatif bagi warga negara dalam menghadapi tantangan kontemporer tersebut?
A
Mengutamakan peningkatan jumlah personel militer dan alokasi anggaran pertahanan sebagai respons utama terhadap semua bentuk ancaman.
B
Menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pertahanan negara kepada TNI dan Polri, sementara warga negara cukup mematuhi hukum dan membayar pajak.
C
Berperan aktif dalam menjaga ruang siber dari disinformasi, mengembangkan inovasi teknologi untuk kemandirian bangsa, serta berkontribusi pada penanganan krisis kesehatan dan lingkungan, sesuai dengan profesi dan kapasitas masing-masing.
D
Menggalakkan program wajib militer bagi seluruh warga negara tanpa kecuali untuk memastikan kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi invasi.
E
Memprioritaskan kerja sama internasional dan aliansi militer dengan negara-negara maju untuk menjamin keamanan nasional dari ancaman eksternal.
NO. 112
Link Soal
Ancaman yang menggunakan kekuatan bersenjata dan terorganisir yang dinilai membahayakan kedaulatan negara disebut...
A
Ancaman militer
B
Ancaman non-militer
C
Ancaman hibrida
D
Sabotase
E
Spionase
NO. 113
Link Soal
Dalam konteks ancaman kontemporer yang semakin kompleks, seperti perang siber, penyebaran disinformasi masif, dan upaya perpecahan bangsa melalui media sosial, konsep bela negara bagi setiap warga negara tidak lagi semata-mata diartikan sebagai angkat senjata. Manakah bentuk partisipasi bela negara yang paling krusial dan dapat diterapkan oleh setiap individu warga negara untuk menghadapi ancaman-ancaman tersebut?
A
Meningkatkan kemampuan fisik dan keterampilan militer melalui pelatihan rutin yang diselenggarakan pemerintah.
B
Aktif dalam gerakan sosial yang menuntut transparansi pemerintah dan akuntabilitas pejabat publik.
C
Membangun literasi digital yang kuat, kritis dalam menerima informasi, serta menyebarkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan di segala platform.
D
Mendukung sepenuhnya setiap kebijakan luar negeri pemerintah untuk menunjukkan soliditas bangsa di mata internasional.
E
Berpartisipasi dalam program-program pembangunan ekonomi nasional untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
NO. 114
Link Soal
Berdasarkan Pasal 30 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan setiap warga negara memiliki hak sekaligus kewajiban untuk berpartisipasi dalam upaya pertahanan dan keamanan negara, apa sebenarnya esensi atau tujuan pokok dari ketentuan tersebut?
A
Mendorong seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi dalam pengamanan nasional.
B
Mengukuhkan dominasi kekuatan militer.
C
Memastikan kestabilan kondisi politik di dalam negeri.
D
Meningkatkan kompetitivitas ekonomi negara.
E
Menciptakan lapangan kerja bagi penduduk.
NO. 115
Link Soal
Desa Makmur, sebuah desa terpencil yang kaya akan sumber daya alam, tiba-tiba dihadapkan pada serangkaian tantangan kompleks. Kelompok-kelompok tak bertanggung jawab mulai menyebarkan informasi palsu (hoaks) melalui media sosial tentang hasil tambang ilegal yang konon dilakukan oleh pejabat desa, memicu kemarahan warga dan konflik horizontal. Di sisi lain, muncul pula ajaran radikal yang mengatasnamakan agama, memecah belah kerukunan antarwarga dan menggerus nilai-nilai kearifan lokal. Bersamaan dengan itu, beberapa kasus penyakit menular muncul yang disebabkan oleh pencemaran lingkungan akibat aktivitas penambangan liar di dekat sungai, namun informasi mengenai penyebab dan penanganannya juga simpang siur karena hoaks yang beredar. Dalam situasi ini, Pak Budi (seorang Guru), Ibu Sita (seorang Dokter Puskesmas), dan Pak Amir (Kepala Desa sekaligus ASN) berdiskusi mengenai langkah terbaik untuk menjaga keutuhan dan keberlangsungan Desa Makmur.
Berdasarkan narasi di atas, manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan bentuk Bela Negara esensial yang harus diprioritaskan oleh ketiga profesi tersebut dalam menghadapi ancaman multidimensional di Desa Makmur?
A
Pak Budi aktif mengedukasi siswa dan orang tua tentang literasi digital dan bahaya radikalisme; Ibu Sita proaktif memberikan edukasi kesehatan dan menangani dampak lingkungan sambil meluruskan hoaks medis; Pak Amir memimpin koordinasi lintas sektor, memastikan penegakan hukum terhadap penambangan ilegal, dan menggalakkan dialog kerukunan antarwarga.
B
Pak Budi fokus mengajar mata pelajaran Pancasila dan Kewarganegaraan secara intensif; Ibu Sita menggalang dana untuk pengobatan massal bagi warga terdampak; Pak Amir melaporkan seluruh insiden kepada aparat keamanan pusat untuk penanganan militer dan non-militer.
C
Pak Budi mengadakan kegiatan bakti sosial untuk meningkatkan kebersamaan; Ibu Sita mendirikan posko kesehatan darurat di area penambangan; Pak Amir membentuk satgas khusus untuk memburu penyebar hoaks di media sosial.
D
Ketiganya membentuk unit pertahanan sipil swakarsa untuk menjaga keamanan desa dari ancaman pihak luar; seraya menunggu bantuan militer datang untuk menumpas kelompok radikal dan penambang ilegal.
E
Pak Budi menyelenggarakan seminar tentang sejarah perjuangan bangsa; Ibu Sita menyosialisasikan pentingnya pola hidup bersih dan sehat; Pak Amir meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya pada isu yang beredar tanpa melakukan klarifikasi ke kantor desa.
NO. 116
Link Soal
Dengan laju perkembangan teknologi yang pesat, bagaimana peran industri teknologi domestik dalam memperkokoh konsep Bela Negara?
A
Lebih mengandalkan impor teknologi dari negara-negara lain.
B
Mengabaikan pengembangan teknologi dalam negeri dengan alasan biaya tinggi.
C
Meningkatkan inovasi teknologi lokal guna memenuhi eskalasi kebutuhan pertahanan nasional.
D
Menyerahkan sepenuhnya proses pengembangan teknologi kepada entitas asing.
E
Memangkas investasi pada sektor teknologi untuk mengalihkan fokus ke sektor-sektor lain.
NO. 117
Link Soal
Untuk menjaga keutuhan wilayah perbatasan sebagai bagian dari Bela Negara, tindakan strategis apa yang harus diimplementasikan oleh pemerintah?
A
Mengurangi intensitas pengawasan di wilayah perbatasan karena biaya operasional yang tinggi.
B
Meningkatkan pengawasan dan membangun infrastruktur yang memadai di wilayah perbatasan guna mencegah pelanggaran kedaulatan.
C
Menyerahkan pengelolaan wilayah perbatasan kepada otoritas negara tetangga.
D
Mengurangi kehadiran aparat keamanan di sepanjang garis perbatasan negara.
E
Mengabaikan ancaman di wilayah perbatasan dengan alasan fokus utama pada wilayah inti dalam negeri.
NO. 118
Link Soal
Di era globalisasi dengan ancaman non-militer yang semakin dominan seperti siber, disinformasi, polarisasi sosial, dan ideologi transnasional, konsep bela negara bagi warga negara Indonesia perlu diinterpretasikan ulang agar tetap relevan. Berdasarkan perspektif ini, tindakan bela negara yang paling strategis dan transformatif bagi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di bidang pendidikan adalah...
A
Mengikuti pelatihan dasar kemiliteran secara rutin sebagai bentuk kesiapan fisik dan mental untuk pertahanan fisik negara.
B
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang meningkatkan rasa nasionalisme dan gotong royong di lingkungan sekitar.
C
Mengembangkan kurikulum dan metode pembelajaran yang menanamkan kesadaran kritis terhadap ancaman siber, disinformasi, dan ideologi transnasional, serta mendorong partisipasi aktif siswa dalam menjaga integritas bangsa.
D
Menyetujui dan mendukung penuh setiap kebijakan pemerintah terkait peningkatan anggaran pertahanan negara tanpa kritik, sebagai wujud ketaatan aparatur negara.
E
Melaporkan setiap indikasi adanya paham radikalisme atau intoleransi di lingkungan sekolah kepada pihak berwenang secara proaktif.
NO. 119
Link Soal
Sebuah organisasi non-pemerintah internasional menyebarkan narasi yang secara sistematis merendahkan Pancasila sebagai ideologi negara dan meragukan relevansi Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks kebhinekaan Indonesia. Mereka menggunakan data-data yang parsial dan interpretasi yang bias, serta bekerja sama dengan beberapa kelompok radikal di dalam negeri yang ingin mengganti ideologi negara. Kampanye ini berhasil menciptakan keraguan di sebagian kecil masyarakat, terutama kaum muda, tentang fondasi negara.
Dalam konteks Bela Negara, apa implikasi paling berbahaya dari kampanye semacam ini terhadap ketahanan ideologi Pancasila, dan bagaimana peran ASN dalam menghadapi ancaman non-militer tersebut yang paling strategis?
A
Memicu konflik sosial berbasis ideologi, sehingga ASN harus bersikap tegas dalam menindak setiap penyebaran ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.
B
Melemahnya keyakinan masyarakat terhadap Pancasila sebagai dasar negara, yang berpotensi pada fragmentasi sosial dan politis, sehingga ASN harus menjadi agen penguatan ideologi Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan melalui keteladanan dan edukasi.
C
Menciptakan kekacauan dalam sistem pemerintahan dan hukum, sehingga ASN harus fokus pada penegakan hukum dan menjaga stabilitas politik demi tegaknya NKRI.
D
Memperkuat gerakan separatisme dan radikalisme, yang mengharuskan ASN untuk meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada aparat keamanan.
E
Menurunnya kepercayaan internasional terhadap stabilitas politik dan ideologi Indonesia, sehingga ASN harus gencar melakukan diplomasi dan klarifikasi di forum-forum global.
NO. 120
Link Soal
Indonesia menganut konsep Sistem Pertahanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Makna inti dari sistem pertahanan tersebut adalah?
A
Sebuah sistem pertahanan yang sepenuhnya mengandalkan kekuatan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
B
Sebuah sistem yang mengintegrasikan partisipasi seluruh elemen bangsa dalam upaya menjaga pertahanan negara.
C
Strategi pertahanan yang bertumpu pada kerjasama aliansi militer dengan negara-negara asing.
D
Sistem pertahanan yang pengelolaannya diserahkan kepada lembaga-lembaga internasional.
E
Sistem yang hanya melibatkan personel militer dan kalangan elit politik.