Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 15. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 141
Link Soal
Dalam menghadapi krisis energi global, langkah strategis apa yang harus diambil untuk memperkuat ketahanan energi Indonesia sebagai bagian dari upaya Bela Negara?
A
Meningkatkan ketergantungan pada impor bahan bakar fosil.
B
Mengesampingkan sumber energi terbarukan karena pertimbangan biaya awal yang tinggi.
C
Mengembangkan sumber energi terbarukan dan meningkatkan kemandirian dalam produksi energi.
D
Mengurangi alokasi investasi di seluruh sektor energi.
E
Menyerahkan sepenuhnya pengelolaan sektor energi kepada negara lain.
NO. 142
Link Soal
Dalam kerangka sistem pertahanan negara, Tentara Nasional Indonesia (TNI) berperan sebagai komponen utama, sementara masyarakat berfungsi sebagai komponen pendukung. Jelaskan bagaimana peran masyarakat sebagai komponen pendukung tersebut diwujudkan dalam sistem pertahanan?
A
Secara aktif mengikuti program wajib militer.
B
Menjalankan rutinitas pekerjaan sehari-hari tanpa campur tangan.
C
Menyampaikan informasi krusial mengenai potensi ancaman keamanan kepada aparat terkait.
D
Bertanggung jawab dalam merumuskan strategi pertahanan nasional.
E
Melimpahkan seluruh kewajiban pertahanan kepada institusi militer.
NO. 143
Link Soal
Menurut konsep pertahanan rakyat semesta (Sishankamrata), setiap individu warga negara memiliki peran dalam menjaga keamanan negara. Di era modern ini, bentuk peran seperti apa yang paling relevan untuk diwujudkan oleh warga negara?
A
Mengikuti pelatihan militer secara penuh waktu dan profesional.
B
Menyebarluaskan nilai-nilai kebangsaan melalui platform media sosial.
C
Menghindari segala bentuk interaksi dengan individu atau kelompok dari negara asing.
D
Secara sukarela mendaftarkan diri sebagai relawan militer di negara lain.
E
Mendelegasikan sepenuhnya tanggung jawab keamanan negara kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI).
NO. 144
Link Soal
Pandemi global COVID-19 telah menunjukkan bahwa ancaman terhadap kedaulatan negara tidak hanya bersifat militer, tetapi juga non-militer yang dapat mengganggu stabilitas sosial, ekonomi, dan kesehatan publik secara masif. Dalam konteks ini, partisipasi masyarakat dalam bela negara menjadi sangat krusial. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat mencerminkan esensi dan implementasi bela negara oleh warga negara di era ancaman non-militer kompleks seperti pandemi?
A
Mengikuti pelatihan dasar militer untuk siap siaga menghadapi setiap kemungkinan darurat nasional.
B
Mengembangkan inovasi teknologi kesehatan dan mendukung kebijakan pemerintah dalam penanganan pandemi untuk menjaga keberlangsungan hidup bangsa.
C
Aktif menyebarkan informasi di media sosial mengenai bahaya pandemi agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan diri.
D
Menuntut pemerintah untuk menyediakan fasilitas kesehatan gratis dan vaksinasi massal tanpa terkecuali bagi seluruh warga negara.
E
Melakukan demonstrasi damai menolak kebijakan pembatasan sosial yang dianggap menghambat kebebasan individu dan aktivitas ekonomi.
NO. 145
Link Soal
Peristiwa 10 November 1945 di Surabaya, di mana rakyat menolak menyerah dan bertempur sengit melawan Sekutu, diperingati sebagai Hari Pahlawan. Makna inspiratif utama dari kejadian tersebut bagi kita adalah agar kita ....
A
Mampu meneruskan nilai-nilai kepahlawanan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia
B
Senantiasa gigih dalam membangun dan mengisi kemerdekaan
C
Memetik pelajaran berharga dari insiden 10 November 1945
D
Meniru keberanian Bung Tomo sebagai figur pahlawan nasional
E
Mengerti esensi pesan heroik yang terkandung dalam peristiwa tersebut
NO. 146
Link Soal
Indonesia menghadapi ancaman multidimensional. Gelombang disinformasi masif dan narasi radikal berbasis suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) menyebar cepat di platform digital, memecah belah persatuan. Di sisi lain, serangan siber terencana menargetkan infrastruktur ekonomi vital, sementara penetrasi budaya asing yang masif melalui media populer global mulai mengikis nilai-nilai kearifan lokal. Dalam situasi ini, Bapak Haris, seorang guru SMA di daerah perbatasan; Ibu Siti, seorang dokter di sebuah rumah sakit daerah; dan Bapak Joko, seorang Analis Kebijakan di Kementerian Komunikasi dan Informatika, dihadapkan pada tantangan untuk mengimplementasikan nilai-nilai Bela Negara sesuai profesi masing-masing. Sebagai wujud Bela Negara yang komprehensif dan terkoordinasi dalam menghadapi ancaman di atas, tindakan kolektif paling efektif dan strategis yang dapat dilakukan oleh Bapak Haris, Ibu Siti, dan Bapak Joko adalah...
A
Bapak Haris mengorganisir kegiatan ekstrakurikuler literasi digital dan kebangsaan bagi siswa, Ibu Siti secara aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan persatuan di daerahnya, sementara Bapak Joko berkolaborasi dengan lembaga siber nasional untuk mengembangkan sistem deteksi dini ancaman siber dan memblokir konten radikal secara cepat.
B
Bapak Haris mengajar materi Bela Negara secara intensif dan melaporkan penyebar hoax yang ditemukannya, Ibu Siti menjadi relawan kesehatan di daerah konflik potensial, dan Bapak Joko mengawasi secara ketat peredaran informasi di internet serta menindak tegas akun-akun yang menyebarkan provokasi.
C
Bapak Haris membentuk tim siswa untuk memantau media sosial, Ibu Siti menganalisis dampak psikologis dari hoax di masyarakat, dan Bapak Joko mengajukan proposal undang-undang baru tentang keamanan siber dan informasi.
D
Bapak Haris menggalang dana untuk korban serangan siber, Ibu Siti mengadakan seminar tentang bahaya radikalisme, dan Bapak Joko melakukan penelusuran identitas pelaku serangan siber untuk diserahkan ke penegak hukum.
E
Bapak Haris mengedukasi masyarakat tentang ancaman budaya asing, Ibu Siti memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada seluruh warga tanpa memandang latar belakang, dan Bapak Joko membangun firewall nasional yang kuat untuk melindungi semua data pemerintah.
NO. 147
Link Soal
Dalam Hukum Perdata Internasional, sengketa atau hubungan hukum tidak hanya melibatkan individu (orang perorangan). Subjek hukum lain yang diakui memiliki hak dan kewajiban internasional adalah...
A
Partai Politik lokal
B
Organisasi Kemasyarakatan (Ormas)
C
Organisasi Internasional
D
Lembaga Adat
E
Perusahaan perseorangan domestik
NO. 148
Link Soal
Di tengah ancaman globalisasi yang berpotensi memengaruhi budaya bangsa, langkah apa yang paling tepat untuk melestarikan nilai-nilai kebangsaan?
A
Menutup diri dari semua bentuk pengaruh asing.
B
Mengadopsi budaya asing secara tidak selektif tanpa penyaringan.
C
Mendorong revitalisasi budaya lokal dan menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
D
Mengabaikan budaya lokal demi mengejar modernisasi.
E
Membiarkan generasi muda memilih budayanya sendiri tanpa arahan yang jelas.
NO. 149
Link Soal
Arus budaya asing berpotensi menggerus kekayaan budaya lokal Indonesia. Untuk menangkal dampak negatif ini, tindakan yang paling efektif adalah ....
A
Mengaktifkan dan mempromosikan budaya lokal dalam berbagai acara dan momen
B
Mencegah sepenuhnya masuknya pengaruh kebudayaan dari negara lain
C
Mendirikan lebih banyak pusat pelatihan seni dan budaya di berbagai wilayah
D
Mengadaptasi budaya lokal agar selaras dengan budaya dari luar
E
Memperkuat budaya nasional sebagai landasan untuk mengembangkan budaya daerah
NO. 150
Link Soal
SEJARAH & RELEVANSI: Pada Agresi Militer Belanda II (1948), ketika ibu kota Yogyakarta diduduki dan pimpinan negara ditawan, Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dibentuk di Sumatera Barat. PDRI, yang dikenal sebagai 'Pemerintahan dalam Pelarian', berhasil menjaga eksistensi dan legitimasi Republik Indonesia di mata dunia, sekaligus mematahkan propaganda Belanda yang menyatakan RI telah bubar. Semangat ini menunjukkan ketangguhan bangsa dalam mempertahankan kedaulatan meskipun menghadapi gempuran militer dan politik yang masif.
Dalam konteks tantangan bangsa saat ini, di mana ancaman terhadap kedaulatan seringkali datang dalam bentuk perang informasi, hoaks, disinformasi, dan upaya pemecah belah melalui media digital, ASN dituntut untuk proaktif dalam menjalankan fungsi bela negara. Mengacu pada semangat dan strategi PDRI, pendekatan paling relevan yang harus diadaptasi oleh ASN dalam menghadapi tantangan kontemporer tersebut adalah...
A
Membangun narasi kebangsaan yang kuat dan terkoordinasi di platform digital, serta aktif mengedukasi masyarakat untuk menangkal disinformasi, sebagaimana PDRI menjaga legitimasi dan menepis propaganda Belanda.
B
Meningkatkan kemampuan pertahanan siber negara dengan membentuk tim siber militer yang beranggotakan ASN dari berbagai instansi untuk melindungi infrastruktur digital vital.
C
Mengadakan pelatihan rutin bagi ASN tentang wawasan kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila secara intensif untuk memperkuat ideologi sebagai tameng utama.
D
Menunggu arahan resmi dari pimpinan tertinggi negara sebelum mengambil tindakan apapun terkait isu-isu sensitif yang beredar di media sosial dan digital.
E
Menggunakan regulasi hukum secara ketat untuk menindak penyebar hoaks dan ujaran kebencian di media digital, agar tercipta efek jera di masyarakat.