Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 15. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 141
Link Soal
Dengan anggapan bahwa kesehatan nasional merupakan elemen vital kekuatan suatu negara, bagaimana strategi yang tepat untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional dalam kerangka Bela Negara?
A
Meningkatkan pemberian subsidi untuk produk-produk kesehatan impor.
B
Mengembangkan sektor industri kesehatan domestik dan memperkukuh sistem kesehatan secara nasional.
C
Mendelegasikan sepenuhnya pengelolaan isu kesehatan kepada entitas internasional.
D
Mengabaikan permasalahan kesehatan karena dianggap bukan ancaman yang bersifat langsung.
E
Memangkas alokasi anggaran kesehatan demi memprioritaskan anggaran pertahanan militer.
NO. 142
Link Soal
Mengingat maraknya ancaman hoaks di tengah kemajuan teknologi informasi, bagaimana peran serta masyarakat dalam menangkalnya sebagai bagian dari Bela Negara?
A
Turut menyebarkan informasi yang diterima tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.
B
Melakukan verifikasi berita sebelum membagikannya dan melaporkan konten yang meragukan.
C
Menghindari sepenuhnya semua berita yang berasal dari platform media sosial.
D
Mengandalkan pemerintah sepenuhnya untuk memverifikasi setiap informasi yang beredar.
E
Melakukan pembatasan akses informasi kepada seluruh lapisan masyarakat.
NO. 143
Link Soal
Dalam menghadapi ancaman non-militer, seperti serangan siber, bagaimana Indonesia dapat mempersiapkan generasi mudanya agar lebih tangguh dalam konteks Bela Negara?
A
Meningkatkan pengajaran tentang keamanan siber di sekolah dan universitas.
B
Membatasi akses internet bagi generasi muda.
C
Menyerahkan urusan siber kepada pihak asing.
D
Mengurangi investasi di sektor pendidikan teknologi.
E
Mengandalkan tenaga ahli asing untuk menjaga keamanan siber.
NO. 144
Link Soal
Dalam menghadapi perkembangan teknologi dan informasi yang pesat, bagaimana pemerintah seharusnya bertindak untuk meminimalisir ancaman siber terhadap kedaulatan negara?
A
Sepenuhnya mengandalkan negara lain untuk mengatasi serangan siber.
B
Memperkuat kemampuan pertahanan siber nasional dan menyelenggarakan edukasi keamanan digital bagi publik.
C
Mengabaikan ancaman siber karena dianggap tidak memiliki kaitan dengan keamanan fisik.
D
Melakukan pembatasan total terhadap akses internet di seluruh wilayah negara.
E
Menyerahkan pengelolaan infrastruktur siber negara kepada entitas bisnis asing.
NO. 145
Link Soal
Di tengah maraknya arus gempuran ideologi asing, bagaimana masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam mempertahankan dan menguatkan nilai-nilai luhur Pancasila?
A
Menghindari setiap bentuk interaksi atau kontak dengan kebudayaan dari luar negeri.
B
Menggalakkan penyebaran dan penanaman nilai-nilai Pancasila melalui jalur pendidikan serta platform media sosial.
C
Melimpahkan seluruh urusan yang berkaitan dengan ideologi hanya kepada institusi pemerintah.
D
Mengadopsi ideologi-ideologi asing yang dianggap lebih relevan atau modern.
E
Menolak segala bentuk kerja sama yang bersifat internasional.
NO. 146
Link Soal
Mengingat perubahan iklim dapat berdampak pada stabilitas nasional, bagaimana integrasi kebijakan lingkungan yang efektif dalam kerangka Bela Negara?
A
Mengesampingkan persoalan perubahan iklim karena ancaman militer dianggap lebih mendesak.
B
Mendorong peningkatan kesadaran akan isu lingkungan hanya di lingkungan angkatan bersenjata.
C
Merancang dan mengimplementasikan kebijakan yang mendukung adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
D
Sepenuhnya menggantungkan diri pada bantuan negara-negara maju untuk mengatasi dampak perubahan iklim.
E
Hanya berfokus pada pertahanan fisik tanpa mempertimbangkan aspek kelestarian lingkungan.
NO. 147
Link Soal
Institusi vital negara seperti Bank Indonesia, Kepolisian Nasional, Kejaksaan Agung, dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus tetap steril dari intervensi politik personal dari seorang presiden, meskipun secara struktural berada di bawah eksekutif. Prinsip ini adalah wujud nyata dari konstitusionalisme yang menekankan pada ....
A
Keterikatan antarlembaga negara
B
Kemandirian fungsi lembaga
C
Pola interaksi lembaga
D
Penguasaan satu lembaga atas lainnya
E
Penataan sistematis kelembagaan
NO. 148
Link Soal
Pertempuran Ambarawa pada Desember 1945 menjadi bukti kehebatan taktik perang gerilya TNI. Strategi pengepungan rangkap yang diterapkan oleh Kolonel Soedirman dikenal dengan sebutan...
A
Supit Urang
B
Gerilya Semesta
C
Benteng Stelsel
D
Pagar Betis
E
Bumi Hangus
NO. 149
Link Soal
Pada Agresi Militer Belanda II tahun 1948, meskipun para pemimpin negara ditangkap dan ibu kota Yogyakarta diduduki, rakyat Indonesia tidak menyerah. Perlawanan bersenjata terus berkobar di berbagai daerah dengan semangat persatuan yang kuat antara laskar rakyat, Tentara Nasional Indonesia, dan berbagai elemen masyarakat. Semangat ini didasari oleh kecintaan terhadap kemerdekaan dan kedaulatan bangsa.
Jika semangat bela negara dari peristiwa tersebut direfleksikan dalam konteks tantangan bangsa Indonesia saat ini, seperti masifnya penyebaran disinformasi, polarisasi politik, dan ancaman intoleransi yang berpotensi memecah belah bangsa, pelajaran utama yang paling relevan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah...
A
Meningkatkan kemampuan literasi digital dan kritis dalam menyaring informasi untuk menjaga persatuan bangsa.
B
Mengorganisir gerakan perlawanan fisik terhadap pihak-pihak penyebar hoaks secara langsung di masyarakat.
C
Mendukung setiap kebijakan pemerintah tanpa kritik demi menjaga stabilitas nasional dari ancaman polarisasi.
D
Fokus pada peningkatan kapabilitas militer dan intelijen untuk menghadapi ancaman siber yang mengganggu kedaulatan.
E
Membentuk kembali laskar-laskar rakyat untuk membantu penegak hukum dalam mengatasi ujaran kebencian di masyarakat.
NO. 150
Link Soal
Penerapan demokrasi di Indonesia seringkali terhambat oleh politik adu domba antarwarga negara. Upaya apa yang paling efektif untuk menangkal hambatan ini dan memperkuat kekuatan bangsa di bidang politik?
A
Menggalang dukungan masyarakat untuk memperkuat posisi partai politik tertentu.
B
Mengadakan gerakan moral yang menyerukan pelaksanaan pemilu yang damai dan berintegritas.
C
Mengoptimalkan penggunaan media sosial sebagai alat utama kampanye politik.
D
Meningkatkan penekanan pada politik identitas untuk konsolidasi kelompok.
E
Memperkuat loyalitas internal di antara anggota organisasi politik.