Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 15. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 141
Link Soal
Pemerintah daerah di suatu provinsi X mengeluarkan peraturan baru yang mewajibkan seluruh warga negara berusia produktif di wilayahnya untuk mengikuti pelatihan keterampilan teknis tertentu selama satu bulan setiap tahun. Kebijakan ini diklaim sebagai upaya untuk meningkatkan ketahanan ekonomi daerah dan mempersiapkan warga dalam menghadapi potensi krisis multidimensional, serta akan dikenakan sanksi administrasi bagi yang tidak mengikuti.
Manakah pernyataan berikut yang paling tepat dalam menanggapi kebijakan pemerintah daerah tersebut dari perspektif Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945 terkait konsep Bela Negara?
A
Kebijakan tersebut merupakan bentuk implementasi sah dari hak dan kewajiban bela negara, mengingat ketahanan ekonomi adalah pilar penting ketahanan nasional.
B
Kebijakan ini secara fundamental bertentangan dengan prinsip hak asasi manusia karena memaksa partisipasi tanpa memperhatikan kebebasan individu.
C
Kebijakan ini berpotensi melanggar konstitusi dan prinsip hukum yang lebih tinggi jika tidak didasarkan pada undang-undang nasional dan tidak mempertimbangkan mekanisme serta bentuk bela negara yang telah diatur.
D
Otonomi daerah memberikan kewenangan penuh kepada pemerintah daerah untuk mengeluarkan peraturan demi kepentingan warganya, termasuk dalam konteks bela negara.
E
Konsep bela negara hanya relevan untuk pertahanan militer, sehingga pelatihan keterampilan teknis tidak dapat dikategorikan sebagai upaya bela negara.
NO. 142
Link Soal
Tentara PETA (Pembela Tanah Air) dibentuk pada masa pendudukan Jepang. Tujuan awal Jepang membentuk kesatuan militer ini adalah...
A
Mempersiapkan angkatan perang untuk Indonesia merdeka
B
Melatih pemuda Indonesia agar siap melawan Belanda
C
Mendapatkan bantuan pasukan dalam menghadapi Perang Pasifik
D
Menjaga keamanan internal wilayah jajahan
E
Membentuk kader pemimpin masa depan
NO. 143
Link Soal
Dalam konteks perjuangan kemerdekaan Indonesia dan semangat bela negara, Sayuti Melik dikenal memiliki kontribusi signifikan, yaitu ...
A
Menginisiasi pembentukan koperasi rakyat sebagai bentuk dukungan ekonomi.
B
Ikut serta dalam proses perumusan teks proklamasi kemerdekaan.
C
Berperan aktif dalam perlawanan bawah tanah menentang pendudukan Jepang.
D
Menjadi juru ketik naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang dibacakan Soekarno.
E
Berkontribusi dalam penyusunan kesepakatan damai antara Indonesia dan Belanda.
NO. 144
Link Soal
Pembentukan Mahkamah Konstitusi (MK) melalui amandemen UUD diperlukan untuk memperkuat mekanisme 'check and balance' dalam sistem kekuasaan negara, dengan wewenang utama menguji kesesuaian undang-undang (UU) dengan UUD. Mengapa prinsip konstitusionalisme menuntut UU untuk diuji kesesuaiannya dengan UUD?
A
Karena kekuasaan pembentukan undang-undang sepenuhnya berada di tangan lembaga legislatif.
B
Karena rakyat sebagai pemilik kedaulatan memiliki hak untuk mengawasi wakil-wakilnya.
C
Karena sebagai negara hukum, kekuasaan tertinggi dipegang oleh Mahkamah Konstitusi.
D
Karena Presiden sebagai pemegang kekuasaan eksekutif juga terlibat dalam proses pembentukan undang-undang.
E
Karena pembuatan undang-undang oleh legislatif dan eksekutif harus mendapatkan persetujuan dari konstituen dan MPR.
NO. 145
Link Soal
Sikap patriotisme dapat ditunjukkan melalui berbagai tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Bagi pemuda masa kini, contoh konkret perwujudan sikap tersebut adalah...
A
Menghindari pergaulan internasional agar tidak terkontaminasi
B
Disiplin dan jujur dalam membayar pajak negara
C
Mengambil bagian dalam aksi demonstrasi anarkis
D
Mengkonsumsi produk impor demi gaya hidup
E
Menghafalkan sejarah tanpa melakukan aksi nyata
NO. 146
Link Soal
Untuk menumpas pemberontakan DI/TII di Jawa Barat, pemerintah dan militer menerapkan strategi yang melibatkan partisipasi aktif rakyat untuk mengepung basis musuh. Operasi ini dikenal dengan nama...
A
Operasi Gerakan Banteng Nasional
B
Operasi 17 Agustus
C
Operasi Pagar Betis
D
Operasi Baratayudha
E
Operasi Saptamarga
NO. 147
Link Soal
Dalam menghadapi dinamika ancaman kontemporer yang mencakup bukan hanya agresi militer, tetapi juga perang informasi, ideologi transnasional, dan disinformasi di era digital, konsep Bela Negara bagi warga negara Indonesia harus diaktualisasikan secara komprehensif. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan esensi aktualisasi Bela Negara yang paling mendasar dan menyeluruh dalam konteks tersebut?
A
Meningkatkan kapabilitas pertahanan siber individu dan kolektif untuk menangkal serangan digital dan propaganda asing.
B
Aktif dalam setiap kegiatan kemasyarakatan yang mendukung pembangunan infrastruktur fisik dan ekonomi nasional.
C
Memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan sebagai landasan ideologi dan karakter bangsa.
D
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan patroli keamanan lingkungan atau kelompok relawan sosial untuk menjaga ketertiban umum.
E
Menguasai teknologi informasi dan komunikasi terkini untuk bersaing di pasar global dan meningkatkan daya saing bangsa.
NO. 148
Link Soal
Dalam konteks ancaman kontemporer yang semakin kompleks, seperti perang siber, penyebaran disinformasi masif, dan upaya perpecahan bangsa melalui media sosial, konsep bela negara bagi setiap warga negara tidak lagi semata-mata diartikan sebagai angkat senjata. Manakah bentuk partisipasi bela negara yang paling krusial dan dapat diterapkan oleh setiap individu warga negara untuk menghadapi ancaman-ancaman tersebut?
A
Meningkatkan kemampuan fisik dan keterampilan militer melalui pelatihan rutin yang diselenggarakan pemerintah.
B
Aktif dalam gerakan sosial yang menuntut transparansi pemerintah dan akuntabilitas pejabat publik.
C
Membangun literasi digital yang kuat, kritis dalam menerima informasi, serta menyebarkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan di segala platform.
D
Mendukung sepenuhnya setiap kebijakan luar negeri pemerintah untuk menunjukkan soliditas bangsa di mata internasional.
E
Berpartisipasi dalam program-program pembangunan ekonomi nasional untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
NO. 149
Link Soal
Di antara pilihan berikut, manakah yang merupakan bentuk ancaman non-militer yang berpotensi membahayakan kedaulatan suatu negara?
A
Serangan militer dari bangsa lain.
B
Aksi terorisme yang melibatkan serangan fisik.
C
Distribusi informasi palsu atau hoaks melalui platform daring.
D
Peningkatan kapabilitas militer oleh negara tetangga.
E
Pelanggaran kedaulatan wilayah udara oleh pesawat tempur asing.
NO. 150
Link Soal
Pada tahun 1950-an, Desa Pancaran mengalami tekanan hebat dari kelompok-kelompok separatis yang ingin memisahkan diri dari negara kesatuan. Para penduduk, mulai dari petani hingga perangkat desa, bahu-membahu membentuk barisan pertahanan rakyat, menggunakan alat seadanya untuk menjaga keamanan desa, melindungi jalur logistik, dan menyebarkan semangat persatuan di tengah ancaman disintegrasi. Semangat bela negara saat itu terwujud dalam bentuk perlawanan fisik, pengorbanan langsung, dan gotong royong yang erat dalam mempertahankan wilayah.
Generasi penerus Desa Pancaran, kini di era 2020-an, tidak lagi dihadapkan pada ancaman separatis bersenjata secara langsung. Namun, mereka menghadapi tantangan yang tak kalah serius: penyebaran ideologi radikal melalui media sosial, eksploitasi sumber daya alam secara ilegal oleh pihak asing, serta masifnya informasi palsu yang berpotensi memecah belah bangsa. Komunitas di Desa Pancaran meresponsnya dengan aktif dalam literasi digital, mengorganisir patroli siber untuk melawan hoaks, mengkampanyekan pelestarian lingkungan, serta memperkuat ekonomi lokal melalui UMKM berbasis kearifan lokal. Bela negara di era ini terwujud dalam bentuk kesadaran digital, kepedulian lingkungan, serta penguatan identitas nasional melalui jalur non-militer.
Berdasarkan narasi di atas, perbandingan paling tepat mengenai pergeseran penerapan Bela Negara dari masa lalu ke masa kini di Desa Pancaran adalah...
A
Bela Negara bergeser dari penekanan pada pertahanan fisik dan teritorial menjadi fokus pada pertahanan non-fisik seperti ideologi, lingkungan, dan ekonomi, menuntut adaptasi strategi yang lebih kompleks.
B
Partisipasi masyarakat dalam Bela Negara di masa kini bersifat lebih individualistik dan kurang terorganisir, berbeda dengan semangat kolektif di masa lalu.
C
Ancaman terhadap Bela Negara di masa lalu lebih konkret dan mudah diidentifikasi, sedangkan di masa kini ancamannya bersifat abstrak dan tidak memerlukan partisipasi langsung.
D
Penerapan Bela Negara di masa lalu hanya melibatkan aparatur negara, sementara di masa kini telah meluas hingga ke seluruh lapisan masyarakat.
E
Relevansi Bela Negara di masa kini semakin menurun karena tantangan yang dihadapi tidak lagi terkait langsung dengan kedaulatan negara.