Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 17. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 161
Link Soal
Dengan masuknya banyak tenaga kerja asing akibat globalisasi, strategi pemerintah apa yang paling tepat untuk melindungi tenaga kerja domestik dalam bingkai Bela Negara?
A
Melakukan deportasi terhadap semua pekerja asing dari wilayah Indonesia.
B
Melonggarkan peraturan untuk menarik lebih banyak investasi asing.
C
Mengembangkan mutu dan kemampuan sumber daya manusia Indonesia agar lebih mampu bersaing.
D
Menyerahkan seluruh lapangan pekerjaan kepada pekerja asing.
E
Membatasi akses pendidikan bagi tenaga kerja asing.
NO. 162
Link Soal
Seorang aktivis muda secara konsisten mengkampanyekan pentingnya pelestarian hutan dan sumber daya air di wilayahnya. Ia tidak hanya menyuarakan penolakan terhadap praktik illegal logging dan pencemaran sungai, tetapi juga aktif mengedukasi masyarakat tentang mitigasi bencana alam dan pemanfaatan energi terbarukan. Dalam konteks hak dan kewajiban warga negara terhadap pembelaan negara, tindakan aktivis tersebut paling tepat dikategorikan sebagai...
A
Implementasi hak konstitusional warga negara untuk berpartisipasi dalam pemerintahan.
B
Perwujudan bela negara non-fisik yang berkontribusi pada ketahanan nasional di bidang lingkungan dan sosial.
C
Bentuk kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah yang berpotensi mengancam kedaulatan negara.
D
Upaya individu dalam menciptakan good governance dan bersih dari korupsi untuk stabilitas negara.
E
Kewajiban warga negara untuk menjaga kelestarian alam sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
NO. 163
Link Soal
Di Kota Swadaya, menjelang perhelatan akbar pemilihan kepala daerah, muncul sebuah entitas digital bernama 'Komunitas Pembela Kebenaran Sejati' di berbagai platform media sosial. Komunitas ini secara sistematis menyebarkan disinformasi dan narasi provokatif yang menuding bahwa salah satu kandidat memiliki agenda tersembunyi untuk mengubah dasar negara dan bahwa kebijakan pemerintah pusat saat ini sarat akan kepentingan asing yang merugikan rakyat. Meskipun informasi tersebut telah diverifikasi sebagai hoaks oleh lembaga berwenang, narasi ini berhasil memicu keresahan, kecurigaan, dan polarisasi tajam di tengah masyarakat. Beberapa diskusi daring bahkan berujung pada pertikaian verbal yang mengarah pada ancaman nyata terhadap kerukunan antarwarga. Kasus ini menunjukkan betapa rentannya persatuan bangsa terhadap ancaman non-militer di era digital.
Berdasarkan narasi tersebut, ancaman yang dihadapi bangsa ini secara fundamental bertentangan dengan esensi bela negara, terutama dalam konteks...
A
Pengamalan nilai-nilai Pancasila dan menjaga keutuhan ideologi negara.
B
Partisipasi aktif dalam sistem pertahanan keamanan rakyat semesta.
C
Pembangunan ekonomi nasional yang berdaya saing global.
D
Penegakan supremasi hukum dan keadilan tanpa pandang bulu.
E
Menjaga kedaulatan wilayah perbatasan negara dari infiltrasi asing.
NO. 164
Link Soal
Beberapa tahun terakhir, Indonesia menghadapi gelombang masif disinformasi dan hoaks yang disebarkan melalui platform digital, seringkali berasal dari aktor non-negara, baik dari dalam maupun luar negeri. Konten-konten ini bertujuan merusak persatuan, memecah belah bangsa, dan menciptakan ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah serta institusi negara. Fenomena ini, jika tidak diatasi secara serius, dapat menggerus pilar-pilar kebangsaan.
Dalam perspektif Bela Negara di era digital, apa implikasi terpenting dari ancaman ini terhadap ketahanan nasional, dan bagaimana peran ASN dalam penanggulangannya yang paling efektif sesuai dengan prinsip kesadaran berbangsa dan bernegara?
A
Ancaman ini mengikis rasa kebersamaan, sehingga ASN harus fokus pada pemblokiran akun dan situs penyebar hoaks secara masif untuk menjaga stabilitas informasi.
B
Disinformasi melemahkan kohesi sosial, menuntut ASN untuk menjadi agen literasi digital yang proaktif, mendidik masyarakat tentang pentingnya verifikasi informasi dan berpikir kritis, sekaligus menjadi teladan dalam penggunaan media sosial yang bijak.
C
Penyebaran hoaks merusak reputasi bangsa, sehingga ASN perlu mengembangkan sistem peringatan dini dan respons cepat untuk melawan narasi negatif dengan propaganda tandingan yang kuat dan terstruktur.
D
Ancaman ini menciptakan polarisasi politik, yang mengharuskan ASN untuk secara tegas menindak setiap ujaran kebencian dan konten provokatif melalui penegakan hukum tanpa kompromi untuk melindungi Pancasila.
E
Ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah akan meningkat, oleh karena itu ASN wajib melaporkan setiap konten yang berpotensi merusak nama baik instansi atau pejabat negara kepada pihak berwenang sebagai bentuk pembelaan.
NO. 165
Link Soal
Konstitusi Indonesia menegaskan bahwa urusan pertahanan bukan hanya tanggung jawab aparat militer, melainkan hak dan kewajiban seluruh rakyat. Pernyataan bahwa 'Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara' tercantum dalam...
A
Pasal 27 ayat (1)
B
Pasal 27 ayat (2)
C
Pasal 27 ayat (3)
D
Pasal 30 ayat (1)
E
Pasal 30 ayat (2)
NO. 166
Link Soal
Patriotisme di era modern tidak harus dengan mengangkat senjata. Inti dari sikap patriotisme yang dapat diterapkan oleh setiap warga negara dalam profesinya masing-masing adalah...
A
Selalu merasa bangsanya lebih unggul dari bangsa lain (Chauvinisme)
B
Rela mengorbankan waktu dan tenaga untuk kepentingan pribadi dan golongan
C
Kesediaan berjuang dan berkorban untuk kepentingan negara di atas kepentingan pribadi
D
Menolak semua budaya asing yang masuk ke Indonesia
E
Hanya menggunakan produk dalam negeri tanpa mau bersaing global
NO. 167
Link Soal
Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) melibatkan seluruh komponen bangsa. Dalam sistem ini, Tentara Nasional Indonesia (TNI) berperan sebagai...
A
Komponen Pendukung
B
Komponen Cadangan
C
Komponen Utama
D
Komponen Dasar
E
Komponen Khusus
NO. 168
Link Soal
Dalam Sishankamrata (Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta), rakyat berfungsi sebagai kekuatan pendukung. Contoh partisipasi warga negara dalam bela negara di lingkungan masyarakat yang paling tepat adalah...
A
Ikut serta dalam pelatihan militer wajib setiap akhir pekan
B
Mengaktifkan kegiatan Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan) secara bergilir
C
Menjadi anggota komponen cadangan tanpa seleksi
D
Melakukan main hakim sendiri terhadap pelaku kejahatan
E
Menolak segala bentuk budaya asing yang masuk ke lingkungan
NO. 169
Link Soal
Bagaimana upaya warga negara dalam menjaga stabilitas nasional di tengah ancaman ideologi transnasional?
A
Menghindari interaksi dengan ideologi-ideologi dari luar negeri.
B
Menyerahkan semua tanggung jawab sepenuhnya kepada institusi militer.
C
Secara aktif menyebarkan dan mempertahankan nilai-nilai Pancasila di lingkungan sosial dan media.
D
Membatasi akses informasi dari luar negeri.
E
Mengabaikan ancaman ideologi transnasional, menganggapnya tidak memiliki dampak langsung.
NO. 170
Link Soal
Sebuah organisasi non-pemerintah internasional menyebarkan narasi yang secara sistematis merendahkan Pancasila sebagai ideologi negara dan meragukan relevansi Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks kebhinekaan Indonesia. Mereka menggunakan data-data yang parsial dan interpretasi yang bias, serta bekerja sama dengan beberapa kelompok radikal di dalam negeri yang ingin mengganti ideologi negara. Kampanye ini berhasil menciptakan keraguan di sebagian kecil masyarakat, terutama kaum muda, tentang fondasi negara.
Dalam konteks Bela Negara, apa implikasi paling berbahaya dari kampanye semacam ini terhadap ketahanan ideologi Pancasila, dan bagaimana peran ASN dalam menghadapi ancaman non-militer tersebut yang paling strategis?
A
Memicu konflik sosial berbasis ideologi, sehingga ASN harus bersikap tegas dalam menindak setiap penyebaran ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.
B
Melemahnya keyakinan masyarakat terhadap Pancasila sebagai dasar negara, yang berpotensi pada fragmentasi sosial dan politis, sehingga ASN harus menjadi agen penguatan ideologi Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan melalui keteladanan dan edukasi.
C
Menciptakan kekacauan dalam sistem pemerintahan dan hukum, sehingga ASN harus fokus pada penegakan hukum dan menjaga stabilitas politik demi tegaknya NKRI.
D
Memperkuat gerakan separatisme dan radikalisme, yang mengharuskan ASN untuk meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada aparat keamanan.
E
Menurunnya kepercayaan internasional terhadap stabilitas politik dan ideologi Indonesia, sehingga ASN harus gencar melakukan diplomasi dan klarifikasi di forum-forum global.