Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 17. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 161
Link Soal
Pada tahun 1965, Indonesia menghadapi upaya serius untuk mengganti ideologi Pancasila dengan komunisme. Bagaimana respons yang paling tepat untuk menghadapi tantangan internal ini?
A
Mengupayakan penyatuan antara kelompok agama dan ideologi komunisme.
B
Mencari keselarasan antara kelompok agama dan pandangan sekuler.
C
Memicu konflik antara kelompok beragama dan yang tidak beragama.
D
Memperkuat keselarasan nilai-nilai antara kelompok agama dan Pancasila.
E
Membangun kemitraan antara komunitas keagamaan dan pemerintah.
NO. 162
Link Soal
Dalam era informasi yang serbacepat, Indonesia menghadapi ancaman siber berupa kampanye disinformasi dan propaganda sistematis dari aktor asing yang bertujuan memecah belah persatuan bangsa, merusak kepercayaan publik terhadap institusi negara, dan melemahkan ideologi Pancasila. Ancaman ini tidak melibatkan kekuatan militer fisik, melainkan manipulasi opini publik secara masif melalui berbagai platform digital.
Sebagai seorang warga negara Indonesia yang memahami nilai-nilai Bela Negara, respons paling tepat dan strategis yang harus Anda tunjukkan dalam menghadapi ancaman non-militer tersebut adalah...
A
Melaporkan setiap akun atau konten mencurigakan yang terindikasi menyebarkan disinformasi kepada aparat penegak hukum dan Kominfo untuk ditindaklanjuti secara hukum.
B
Secara aktif menyebarkan narasi tandingan yang positif dan informasi valid tentang keberhasilan pemerintah serta nilai-nilai kebangsaan melalui platform media sosial pribadi untuk membendung propaganda.
C
Mengembangkan dan mengaplikasikan literasi digital serta kemampuan berpikir kritis secara mandiri untuk membedakan informasi yang benar dari yang palsu, sekaligus berperan aktif menyosialisasikan pentingnya verifikasi informasi kepada lingkungan terdekat.
D
Mengabaikan sepenuhnya konten-konten provokatif tersebut dan fokus pada aktivitas nyata di lingkungan fisik karena ancaman siber dianggap tidak relevan dengan kehidupan sehari-hari.
E
Mengusulkan kepada pemerintah untuk memberlakukan sensor internet yang ketat dan memblokir total semua platform media sosial yang terbukti menjadi sarang disinformasi demi menjaga stabilitas nasional.
NO. 163
Link Soal
Menghadapi arus globalisasi dan keterbukaan informasi, sikap yang paling tepat bagi bangsa Indonesia terhadap masuknya budaya dari negara maju adalah...
A
Menerima tanpa syarat demi kemajuan zaman
B
Menolak secara total untuk menjaga kemurnian budaya
C
Melakukan filterisasi dan penyesuaian dengan jati diri bangsa
D
Menganggap semua budaya asing berdampak negatif
E
Mengutamakan budaya asing karena lebih modern
NO. 164
Link Soal
Desa Makmur Jaya, sebuah desa yang terletak di perbatasan negara, menghadapi berbagai tantangan multidimensional. Beberapa waktu lalu, muncul isu ketegangan di perbatasan yang memicu kekhawatiran warga. Namun, ancaman yang lebih halus dan persisten belakangan ini mulai terasa: sistem informasi desa yang mengelola data kependudukan diretas, menyebabkan kekacauan administrasi; masifnya hoaks di media sosial mengenai krisis pangan dan kebijakan pemerintah memicu keresahan; serta upaya infiltrasi ideologi radikal yang menjanjikan solusi instan atas masalah sosial.
Di tengah situasi ini, Ibu Siti, seorang guru SD, secara aktif menggalakkan literasi digital dan nilai-nilai Pancasila di sekolah. Bapak Budi, Kepala Puskesmas, tidak hanya fokus pada kesehatan fisik, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan mental dan membendung informasi kesehatan palsu. Sementara itu, Pak Arya, seorang ASN di kantor kecamatan, berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memulihkan sistem yang diretas dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya verifikasi informasi.
Berdasarkan narasi di atas, tindakan yang paling tepat menggambarkan esensi Bela Negara kontemporer dan paling efektif dalam memperkuat Ketahanan Nasional Desa Makmur Jaya di tengah kompleksitas ancaman yang dihadapi adalah...
A
Mengaktifkan siskamling dan pelatihan milisi rakyat sebagai respons utama terhadap ancaman di perbatasan, sembari menunggu bantuan dari aparat keamanan pusat.
B
Kolaborasi sinergis antara Ibu Siti (guru), Bapak Budi (dokter), dan Pak Arya (ASN) dalam membangun ketahanan masyarakat melalui literasi digital, edukasi kesehatan mental, serta pemulihan dan edukasi sistem informasi, sebagai respons terhadap ancaman non-militer.
C
Memprioritaskan pembangunan firewall dan sistem keamanan siber yang canggih untuk melindungi data desa, serta mengadakan seminar anti-radikalisme yang melibatkan tokoh agama.
D
Pembentukan gugus tugas khusus penanggulangan hoaks dan radikalisme yang beranggotakan perwakilan tokoh masyarakat, pemuda, dan aparat desa untuk melakukan filter informasi dan penindakan.
E
Peningkatan alokasi anggaran desa untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan diversifikasi sumber penghasilan guna membentengi diri dari manipulasi isu ekonomi.
NO. 165
Link Soal
Eksploitasi hutan yang berlebihan tanpa memperhatikan daya dukung lingkungan dapat mengancam kedaulatan wilayah karena kerusakan ekologis. Dampak jangka panjang yang paling fatal dari tindakan penebangan hutan secara liar adalah...
A
Menurunnya harga kayu di pasar internasional
B
Terjadinya bencana alam yang tidak terkendali yang merugikan rakyat
C
Meningkatnya devisa negara dari sektor non-migas
D
Berkurangnya lahan untuk pemukiman penduduk
E
Terbukanya lapangan kerja baru bagi penebang kayu
NO. 166
Link Soal
Dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang pesat, ancaman terhadap kedaulatan negara tidak lagi terbatas pada agresi militer, melainkan juga mencakup ancaman non-tradisional seperti perang siber, penyebaran hoaks, radikalisme transnasional, dan disinformasi. Berdasarkan amanat konstitusi dan semangat bela negara, manakah bentuk partisipasi warga negara yang paling strategis dan efektif untuk menghadapi ancaman non-tradisional tersebut di era digital?
A
Mengikuti program wajib militer secara sukarela dan siap sedia mengangkat senjata jika dibutuhkan negara.
B
Meningkatkan literasi digital, mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam interaksi daring, dan berperan aktif melawan disinformasi.
C
Mendorong pemerintah untuk meningkatkan alokasi anggaran pertahanan dan memperkuat kapasitas intelijen siber negara.
D
Membentuk komunitas siber untuk melakukan pemantauan dan melaporkan setiap aktivitas daring yang mencurigakan kepada aparat keamanan.
E
Menjaga solidaritas sosial melalui kegiatan-kegiatan kemanusiaan dan bakti sosial untuk memperkuat ketahanan nasional dari dalam.
NO. 167
Link Soal
Dalam era globalisasi, isu-isu lingkungan hidup menjadi tantangan global yang memerlukan perhatian serius. Bagaimana seharusnya pemerintah Indonesia menanggapi seruan dan masukan terkait pengelolaan lingkungan dari negara-negara lain?
A
Mengelola lingkungan hidup berdasarkan prinsip dan kebutuhannya sendiri tanpa intervensi eksternal.
B
Menolak secara mutlak semua seruan pengelolaan lingkungan hidup yang datang dari negara lain.
C
Memanfaatkan seruan dan praktik lingkungan dari negara lain sebagai bahan referensi yang relevan.
D
Mengikuti sepenuhnya setiap tuntutan global terkait pengelolaan lingkungan hidup tanpa penyesuaian.
E
Mengabaikan segala bentuk kecaman atau kritik dari negara lain mengenai pengelolaan lingkungan.
NO. 168
Link Soal
Dewasa ini, ancaman terhadap kedaulatan dan keutuhan NKRI tidak lagi hanya bersifat militer, melainkan juga berkembang dalam bentuk ancaman non-militer yang kompleks, seperti infiltrasi ideologi asing melalui disinformasi masif di media sosial, peretasan data strategis, dan upaya pelemahan ekonomi nasional. Menghadapi spektrum ancaman tersebut, upaya bela negara yang paling esensial dan strategis untuk membangun ketahanan nasional yang komprehensif adalah...
A
Peningkatan jumlah dan kualitas personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista).
B
Penguatan pendidikan Pancasila, kewarganegaraan, dan literasi digital secara masif di seluruh jenjang pendidikan serta masyarakat.
C
Penerapan sanksi hukum yang berat bagi pelaku penyebaran berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian di ruang publik.
D
Peningkatan kerja sama bilateral dan multilateral dengan negara-negara sahabat dalam bidang pertahanan dan keamanan siber.
E
Pembentukan badan khusus di bawah koordinasi Badan Intelijen Negara (BIN) untuk mendeteksi dan menanggulangi setiap bentuk ancaman non-militer.
NO. 169
Link Soal
Salah satu nilai dasar Pancasila yang sangat relevan dalam konteks bela negara adalah gotong royong. Bagaimana prinsip gotong royong ini secara efektif berkontribusi dalam menjaga ketahanan nasional di era modern?
A
Mendorong individu untuk bersaing secara sehat dalam pembangunan ekonomi.
B
Menitikberatkan pada pengembangan potensi diri tanpa intervensi pihak lain.
C
Memperkuat solidaritas sosial dan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan.
D
Meningkatkan efisiensi kerja melalui spesialisasi tugas masing-masing warga negara.
E
Mengurangi ketergantungan pada bantuan pemerintah dengan inisiatif mandiri.
NO. 170
Link Soal
Sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 30 UUD 1945, pihak yang memiliki hak sekaligus kewajiban untuk berpartisipasi dalam upaya pertahanan dan keamanan negara adalah...
A
Seluruh anggota TNI saja
B
Personel Kepolisian Negara Republik Indonesia
C
Gabungan kekuatan TNI dan POLRI
D
Seluruh warga negara Indonesia tanpa terkecuali
E
Menteri Pertahanan dan jajarannya