Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 18. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 171
Link Soal
Dengan masuknya banyak tenaga kerja asing akibat globalisasi, strategi pemerintah apa yang paling tepat untuk melindungi tenaga kerja domestik dalam bingkai Bela Negara?
A
Melakukan deportasi terhadap semua pekerja asing dari wilayah Indonesia.
B
Melonggarkan peraturan untuk menarik lebih banyak investasi asing.
C
Mengembangkan mutu dan kemampuan sumber daya manusia Indonesia agar lebih mampu bersaing.
D
Menyerahkan seluruh lapangan pekerjaan kepada pekerja asing.
E
Membatasi akses pendidikan bagi tenaga kerja asing.
NO. 172
Link Soal
Pada tahun 1950-an, Desa Pancaran mengalami tekanan hebat dari kelompok-kelompok separatis yang ingin memisahkan diri dari negara kesatuan. Para penduduk, mulai dari petani hingga perangkat desa, bahu-membahu membentuk barisan pertahanan rakyat, menggunakan alat seadanya untuk menjaga keamanan desa, melindungi jalur logistik, dan menyebarkan semangat persatuan di tengah ancaman disintegrasi. Semangat bela negara saat itu terwujud dalam bentuk perlawanan fisik, pengorbanan langsung, dan gotong royong yang erat dalam mempertahankan wilayah.
Generasi penerus Desa Pancaran, kini di era 2020-an, tidak lagi dihadapkan pada ancaman separatis bersenjata secara langsung. Namun, mereka menghadapi tantangan yang tak kalah serius: penyebaran ideologi radikal melalui media sosial, eksploitasi sumber daya alam secara ilegal oleh pihak asing, serta masifnya informasi palsu yang berpotensi memecah belah bangsa. Komunitas di Desa Pancaran meresponsnya dengan aktif dalam literasi digital, mengorganisir patroli siber untuk melawan hoaks, mengkampanyekan pelestarian lingkungan, serta memperkuat ekonomi lokal melalui UMKM berbasis kearifan lokal. Bela negara di era ini terwujud dalam bentuk kesadaran digital, kepedulian lingkungan, serta penguatan identitas nasional melalui jalur non-militer.
Berdasarkan narasi di atas, perbandingan paling tepat mengenai pergeseran penerapan Bela Negara dari masa lalu ke masa kini di Desa Pancaran adalah...
A
Bela Negara bergeser dari penekanan pada pertahanan fisik dan teritorial menjadi fokus pada pertahanan non-fisik seperti ideologi, lingkungan, dan ekonomi, menuntut adaptasi strategi yang lebih kompleks.
B
Partisipasi masyarakat dalam Bela Negara di masa kini bersifat lebih individualistik dan kurang terorganisir, berbeda dengan semangat kolektif di masa lalu.
C
Ancaman terhadap Bela Negara di masa lalu lebih konkret dan mudah diidentifikasi, sedangkan di masa kini ancamannya bersifat abstrak dan tidak memerlukan partisipasi langsung.
D
Penerapan Bela Negara di masa lalu hanya melibatkan aparatur negara, sementara di masa kini telah meluas hingga ke seluruh lapisan masyarakat.
E
Relevansi Bela Negara di masa kini semakin menurun karena tantangan yang dihadapi tidak lagi terkait langsung dengan kedaulatan negara.
NO. 173
Link Soal
Menjelang pemilihan umum yang sangat kompetitif, terjadi polarisasi ekstrem di media sosial. Beberapa kelompok masyarakat dengan sengaja menyebarkan ujaran kebencian, informasi palsu, dan narasi provokatif yang menyerang identitas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) lawan politiknya. Hal ini menyebabkan ketegangan di berbagai lapisan masyarakat dan bahkan memicu bentrokan kecil di beberapa daerah. Pemerintah menghadapi tantangan besar dalam menjaga stabilitas dan persatuan di tengah hak asasi warga negara untuk berekspresi.
Dalam konteks Bela Negara, implikasi paling signifikan dari situasi ini terhadap ketahanan nasional adalah...
A
Menguji kemampuan pemerintah dalam mengimplementasikan kebijakan yang adil dan merata, sebagai prasyarat bagi tegaknya Bhinneka Tunggal Ika di tengah masyarakat yang majemuk.
B
Menurunnya kepercayaan publik terhadap proses demokrasi dan lembaga negara, yang dapat melemahkan legitimasi pemerintahan yang terpilih dan stabilitas politik jangka panjang.
C
Melemahnya rasa persatuan dan kesatuan bangsa akibat perpecahan ideologis dan primordialisme, sehingga berpotensi pada disintegrasi sosial dan politik yang mengancam keutuhan NKRI.
D
Meningkatnya intervensi asing yang memanfaatkan celah polarisasi internal untuk agenda geopolitik mereka, yang dapat membahayakan kedaulatan dan kemandirian bangsa.
E
Menciptakan lingkungan yang tidak kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan investasi, karena ketidakpastian sosial-politik akan menghambat kemajuan bangsa di kancah global.
NO. 174
Link Soal
Dalam menghadapi perkembangan teknologi dan informasi yang pesat, bagaimana pemerintah seharusnya bertindak untuk meminimalisir ancaman siber terhadap kedaulatan negara?
A
Sepenuhnya mengandalkan negara lain untuk mengatasi serangan siber.
B
Memperkuat kemampuan pertahanan siber nasional dan menyelenggarakan edukasi keamanan digital bagi publik.
C
Mengabaikan ancaman siber karena dianggap tidak memiliki kaitan dengan keamanan fisik.
D
Melakukan pembatasan total terhadap akses internet di seluruh wilayah negara.
E
Menyerahkan pengelolaan infrastruktur siber negara kepada entitas bisnis asing.
NO. 175
Link Soal
Pada Mei 2012, pemerintah meluncurkan lima kebijakan strategis untuk penghematan energi nasional. Manakah di bawah ini yang merupakan bagian dari kebijakan tersebut?
A
Mempermudah distribusi BBM bersubsidi ke daerah pelosok
B
Meningkatkan subsidi penggunaan air dan listrik untuk industri
C
Melakukan transisi penggunaan bahan bakar minyak menuju bahan bakar gas
D
Memberikan BBM bersubsidi khusus untuk sektor pertambangan besar
E
Menambah kuota BBM untuk kendaraan operasional BUMN
NO. 176
Link Soal
Berdasarkan amanat UUD 1945 Pasal 34, penyediaan fasilitas kesehatan dan layanan umum yang memadai bagi seluruh warga negara menjadi kewajiban dari...
A
Organisasi swasta
B
Pemerintah daerah saja
C
Negara
D
Lembaga kesehatan internasional
E
Pihak asuransi kesehatan
NO. 177
Link Soal
Berdasarkan UUD 1945, sistem pertahanan dan keamanan negara Indonesia bersifat semesta. Siapakah yang memegang tanggung jawab dalam upaya pertahanan dan keamanan negara tersebut?
A
Hanya Tentara Nasional Indonesia (TNI)
B
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk keamanan dalam negeri
C
TNI sebagai kekuatan utama dan Rakyat sebagai kekuatan pendukung
D
Seluruh Warga Negara Indonesia tanpa terkecuali
E
Dewan Keamanan PBB jika terjadi perang
NO. 178
Link Soal
Sebuah negara menghadapi serangan siber canggih yang menargetkan infrastruktur kritis serta kampanye disinformasi masif yang bertujuan memecah belah warga. Seorang profesional muda, sangat prihatin, memutuskan untuk aktif berpartisipasi dalam gerakan daring (online) untuk melawan disinformasi dengan melakukan pengecekan fakta dan menyebarkan informasi akurat, sekaligus secara sukarela menawarkan keahlian IT-nya kepada inisiatif pemerintah untuk meningkatkan kesadaran keamanan siber. Dari kelima nilai dasar Bela Negara, manakah yang paling menonjol ditunjukkan oleh tindakan individu tersebut?
A
Cinta Tanah Air
B
Sadar berbangsa dan bernegara
C
Setia pada Pancasila sebagai ideologi negara
D
Rela berkorban untuk bangsa dan negara
E
Memiliki kemampuan awal Bela Negara
NO. 179
Link Soal
Dalam konteks perjuangan kemerdekaan Indonesia dan semangat bela negara, Sayuti Melik dikenal memiliki kontribusi signifikan, yaitu ...
A
Menginisiasi pembentukan koperasi rakyat sebagai bentuk dukungan ekonomi.
B
Ikut serta dalam proses perumusan teks proklamasi kemerdekaan.
C
Berperan aktif dalam perlawanan bawah tanah menentang pendudukan Jepang.
D
Menjadi juru ketik naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang dibacakan Soekarno.
E
Berkontribusi dalam penyusunan kesepakatan damai antara Indonesia dan Belanda.
NO. 180
Link Soal
Sebuah kota besar di Indonesia menghadapi masalah serius terkait maraknya praktik pungutan liar (pungli) di berbagai layanan publik, mulai dari pengurusan KTP, perizinan usaha kecil, hingga penanganan aduan masyarakat. Fenomena ini, meskipun tampak kecil secara individual, telah menjadi sistemik dan sangat meresahkan masyarakat. Akibatnya, kepercayaan publik terhadap birokrasi menurun drastis, menghambat investasi, dan menciptakan iklim ketidakpastian hukum.
Dalam perspektif Bela Negara, apa implikasi paling mendalam dari praktik pungli sistemik ini terhadap ketahanan nasional dan integritas ASN, serta bagaimana konteks Bela Negara memberikan urgensi untuk mengatasi masalah ini?
A
Pungli mengikis integritas ASN, yang berdampak pada kualitas pelayanan publik dan efisiensi birokrasi, sehingga memperlambat pembangunan nasional secara keseluruhan.
B
Fenomena ini melemahkan sendi-sendi keadilan sosial dan penegakan hukum, merusak moralitas bangsa dan kepercayaan masyarakat kepada negara, yang merupakan bagian fundamental dari upaya mempertahankan NKRI.
C
Pungli merugikan keuangan negara dan menghambat pertumbuhan ekonomi, sehingga secara tidak langsung mengurangi kapasitas negara untuk membiayai program pertahanan dan keamanan nasional.
D
Meningkatnya ketidakpuasan masyarakat akibat pungli dapat memicu protes sosial dan instabilitas, yang mengancam ketertiban umum dan keamanan dalam negeri.
E
Menciptakan citra negatif bagi Indonesia di mata internasional, yang dapat mempengaruhi investasi asing dan hubungan diplomatik, melemahkan posisi tawar negara di kancah global.